Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2020Versi 1

PARTISIPASI SWADAYA MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JEMBATAN PENGHUBUNG (Studi Kasus Pada Rt. 25, 17,16 Dan 15 Masyarakat Bulu Perindu Kelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Administrasi Negara•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Para pemangku kepentingan (stakeholder) yang terlibat dalam kegiatan pembangunan infrastruktur jembatan dan jembatan, yang terdiri dari pemerintah sebagai pemilik (owner) sekaligus pembuat kebijakan (policy maker), pengusaha/kontraktor sebagai penyedia jasa dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang peduli terhadap infrastruktur jalann dan jembatan, haruslah bersama-sama melaksanakan dan mengawasi kegiatan pembangunan sehingga infrastruktur jembatan dan jembatan yang dibangun tersebut tidak hanya berfungsi sebagaimana mestinya tapi juga berwawasan lingkungan sehingga produk infrastruktur yang dihasilkan ramah terhadap lingkungan. Adapun tujuan penelitian ini adalahuUntuk mengetahui Partisipasi Swadaya Masyarakat dalam Pembangunan Infrastuktur Jembatan Penghubung Masyarakat Bulu Perindu Kelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan. Dalam penelitian ini, penulis lebih mengarah pada jenis dan pendekatan penelitian dengan model kualitatif. Hal ini dimaksudkan agar penulis lebih fokus dalam penulisan dan dalam penulisan penelitian ini merujuk pada data yang bersifat deskriptif. Model penelitian deskriptif bertujuan agar penulis mendapatkan gambaran secara sistematis, faktual, dan akurat yang berkaitan dengan fenomena yang diteliti. Secara umum fokus utama penelitian ini adalah mengenai Bagaimana Partisipasi Swadaya Masyarakat dalam Pembangunan Infrastuktur Jembatan Penghubung Studi pada Rt. 25, 17,16 dan 15 Masyarakat Perindu Kelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan. Berdasarkan pembahasan dari bab-bab sebelumnya disimpulkan Kebijakan pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur jembatan di Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Tahun 2018 mengalami keterlambatan dalam pengalokasian dana Anggaran. Sehingga, kebijakan pengalokasian dan pelaksanaan APBD tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan. Alokasi anggaran tersebut adanya keterlambatan dalam penanganan yang dilakukan pemerintah kepada Kecamataan Tanjung Selor, sehingga masyarakat berinisiatif dalam pembuatan jembatan penghubung secara swadaya.

Kata kunci

Pembangunan,jembatan penghubung, Masyarakat.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PARTISIPASI SWADAYA MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JEMBATAN PENGHUBUNG (Studi Kasus Pada Rt. 25, 17,16 Dan 15 Masyarakat Bulu Perindu Kelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan)2020 · oai:ais:skripsi:615

Publikasi terkait