Abstrak
Sektor pertanian yang terdiri dari sub sector tanaman pangan, perkebunan, perikanan, peternakan dan kehutanan masing-masing memiliki peranan signifikan dalam pembangunan nasional. Untuk sub sector perkebunan sendiri di Indonesia didominan oleh komoditas kelapa sawit, kelapa, karet, kopi, kakao, tebu dan teh. Di Indonesia sendiri daerah penghasil minyak kelapa sawit salah satunya Kalimantan, salah satunya di kawasan perkebunan di Tanjung Palas Utara. Sebelum ada perkebunan sumber pendapatan masyarakat relative homogen, yakni menggantung hidupnya pada sector primer, memanfaatkan sumber daya alam seperti apa adanya tanpa penggunaan teknologi yang berarti. Pada umumnya masyarakat hidup dari sector pertanian sebagai petani tanaman pangan terutama palawija.Selain teknologi yang digunakan sangat sederhana dan monoton sifatnya tanpa pembaharuan.Setelah adanya perkebunan kelapa sawit yang membuka peluang baru bagi masyarakat di Kecamatan Tanjung Palas Utara, perkebunan kelapa sawit membawa dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat di Kecamatan Tanjung Palas Utara, ini dapat dilihat dari tingkat pendapatan sebelum adanya perkebunan kelapa sawit dan sesudah adanya perkebunan kelapa sawit.Dengan adanya perkebunan kelapa sawit yang juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan.