Abstrak
Peramalan adalah suatu cara memperkirakan dengan kuantitatif ataupun kualitatif apa yang akan terjadi di masa depan menurut data yang relevan di masa lalu. Beberapa metode yang digunakan untuk peramalan yaitu metode kuadrat terkecil (Least Squared) dan metode setengah rata-rata (Semi Averaged). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan peramalan permintaan produk roti menggunakan metode Least Squared dan metode Semi Averaged. Adapun subjek dalam penelitian ini adlah industri Tiara Rizki di Kelurahan Boyaoge Kecamatan Tatanga Kota Palu. Hasil perbandingan antara metode Least Square dan metode Semi Averaged yaitu untuk peramalan permintaan produk roti menggunakan metode Least Square diperoleh nilai MAPE sebesar 10,26%, dengan nilai MSE sebesar 10.794.730,4 dan RMSE sebesar 13.709,387, sedangkan menggunakan metode Semi Averaged diperoleh nilai MAPE 156,57%, dengan nilai MSE sebesar 4.051.463.753,7 dan RMSE sebesar 63.651,11. Dari hasil tersebut terlihat bahwa nilai MSE, RMSE dan MAPE menunjukkan nilai dari metode Least Squared lebih kecil dari metode Semi Averaged, sehingga dapat dikatakan bahwa metode Least Squared lebih baik dari metode Semi Averaged.