Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Penulis: ABDI IQBAL
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT REHABILITASI NARKOBA DI TANJUNG SELOR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PRILAKU

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Badan narkotika nasional Pusat (BNN) telah merilis data terbaru tentang pemakai narkoba di Kaltara, menurut data tersebut pengguna narkotika di Kaltara berada pada peringkat 3 nasional. Namun demikian jumlah pecandu Narkotika yang menjalani proses rehabilitasi medis dan sosial saat ini sangat minim. Hal ini dikarenakan tidak adanya pusat rehabilitasi di Kalimantan Utara khususnya Tanjung Selor. Menurut hukum yang berlaku di Indonesia, pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. Hal ini diperjelas dalam Pasal 3 ayat (1) Peraturan Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor 11 Tahun 2014 tentang Tata Cara Penanganan Tersangka dan/atau Terdakwa Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke Dalam Lembaga Rehabilitasi (Peraturan BNN 11/2014). Pusat Rehabilitasi Narkoba adalah tempat terapi untuk penyembuhan dan pemulihan para korban napza. Dengan dibangunnya Pusat Rehabilitasi Narkoba diharapkan dapat membantu para korban Penyalah gunaan narkoba ( NAPZA) untuk lepas dari pengunaan narkoba dan bisa kembali hidup normal di masyarakat. Untuk dapat merrencanakan dan merancang pusat rehabilitasi pengguna narkoba, meliputi metode pengumpulan data dengan cara: Survei lapangan secara langsung, studi literatur yang berkaitan dengan tema dan obyek rancangan. Untuk mendapatkan data-data mengenai obyek rancangan, dilakukan studi banding melalui literatur serta studi obyek tentang Pusat Rehabilitasi Narkoba secara langsung yang memiliki kesamaan fungsi.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail