Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Penulis: AHMAD JAMALUDIN
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS RISIKO KERJA DENGAN METODE FMEA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BULUNGAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pembangunan gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Bulungan terletak di Jalan Kolonel Soetadji nomor 46 Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Tujuan pembangunan gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Bulungan adalah untuk menghasilkan pembangunan yang dapat dipertanggungjawabkan dan memenuhi kriteria teknis bangunan negara yang layak secara mutu, biaya dan kriteria administrasi bagi bangunan negara, akan tetapi setiap pembangunan proyek konstruksi pasti memiliki risiko kecelakaan kerja sehingga perlu dilakukan manajemen risiko untuk diidentifikasi bahaya dan pengendalian risiko terhadap aktivitas konstruksi. Penelitian ini juga bertujuan mengetahui respon yang sesuai untuk meminimalisir ataupun meniadakan dampak negatif yang diberikan oleh risiko aktivitas konstruksi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei menggunakan kuisioner. Analisis dimulai dari identifikasi risiko melalui studi literatur, lalu dilakukan penyebaran kuisioner kepada 17 responden untuk menguji validitas dan reliabilitas, pertanyaan kuisioner disebarkan kebeberapa proyek yang ada di Kabupaten Bulungan. Selanjutnya analisis risiko dilakukan mancari nilai yang mewakili jawaban yang berasal dari 8 responden, kepada para pekerja pembangunan gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Bulungan menggunakan metode metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Dihitung dengan mengalikan nilai hasil severity index, keparahan (Severity), kejadian (Occurance) dan deteksi (Detection) untuk mengetahui nilai Risk Priority Numbers (RPN) nilai tertinggi dan kategori tingkat keparahan. Hasil penelitian dan pengujian yang di lakukan pada proyek pembangunan gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Bulungan berdasarkan nilai RPN (Risk Priority Numbers) nilai tertinggi jenis pekerjaan diperoleh pada pemancangan tiang pancang beton (Minipile) 25 x 25 cm K-400 mengakibatkan failure mode atau mode kegagalan kebisingan dan getaran mempengaruhi bangunan yang ada di sekitar lokasi, seling drop hammer putus, retak atau pecah kepala tiang pancang saat dipukul, terdorong atau masuk jauh dari perkiran dan terpercik oli pancang sebesar 210.919,033. Berdasarkan kategori keparahan dari 38 jenis pekerjaan terdapat 24 tingkat risiko rendah, tingkat risiko 2 sedang dan 12 tingkat risiko tinggi.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail