PENGARUH INVESTASI PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN BULUNGAN TAHUN 2014 - 2019
ABSTRAK Tingkat PDRB dapat menggambarkan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi yang ditunjukkan dengan tingginya nilai PDRB menunjukkan bahwa daerah tersebut mengalami kemajuan dalam perekonomian. Sumber penerimaan PDRB di Kabupaten Bulungan di pengaruhi oleh faktor Investasi, baik dari PMDN maupun PMA terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaiamana pengaruh Investasi terhadap PDRB di Kabupaten Bulungan tahun 2014-2019? Dan bagaimana perspektif ekonomi Islam tentang Investasi terhadap PDRB? Yang tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Investasi terhadap PDRB di Kabupaten Bulungan. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data sekunder dalam periode pengamatan 2014-2019. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi untuk realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri dan Penanaman Modal Asing, jumlah Produk Domestik Regional Bruto yang diperoleh dari BPS, data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi liner berganda. Secara keseluruhan hasil analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa secara parsial (Uji T) Penanaman Modal Dalam Negeri (X1) berpengaruh signifikan terhadap PDRB dengan nilai signifikan 0,004 < 0,005 dan dengan nilai t hitung 16,00 > t tabel 3,182. Sedangkan Penanaman Modal Asing (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB dengan nilai sognifikan 0,153 > 0,05 dan dengan nilai t hitung -2,257 < t tabel 3,182. Serta secara simultan (Uji F) menunjukkan hasil signifikan 0,004 < 0,05 yang artinya bahwa variabel PMDN dan PMA berpengaruh secara simultan terhadap PDRB. Dengan koefesien determinas (R Square) sebesar 0,365. Hal ini menjelaskan variabel PDRB dipengaruhi sebesar 36,5%. Pembentukan investasi disini adalah bahwa masyarakat tidak menggunakan semua pendapatanya untuk dikonsumsi, melainkan ada sebagian yang ditabung untuk pembentukan investasi. Investasi dianjurkan untuk menghindari asset-aset yang tidak termanfaatkan secara produktif. Untuk mendorong perekonomian, investasi dalam islam lebih ditujukan pada sektor riil dimana investasi ini secara langsung akan berdampak pada perkembangan pembangunan ekonomi, sebab akan menciptakan kesejahteraan pada masyarakat dengan akan menambah peluang lapangan kerja baru, serta meningkatkan roda perekonomian atau secara positif akan meningkatkan perekonomian daerah.