PENGARUH PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI (Caisim) DAN BAYAM (Amaranthus) DENGAN MENGGUNAKAN IKAN LELE (Clarias) PADA SISTEM AKUAPONIK
Anggun Gunawan. Program Sarjana Universitas Kaltara Tanjung Selor Pengaruh Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi (Caisim) Dan Bayam (Amaranthus) Dengan Menggunakan Ikan Lele (Clarias) Pada Sistem Akuaponik Dibawah Bimbingan Tati Hariyati, Sp., Mp. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi dan Bayam Dengan Menggunakan Ikan Lele Pada Sistem Akuaponik. Penelitian ini dilakukan di Desa Mara Hilir Kecamatan Tajung Palas Barat Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara pada bulan Juni sampai Juli 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor Pertama adalah konsentrasi kepadatan ikan, yaitu P1 (Tanpa Ikan Lele), P2 (Ikan Lele 6 Ekor), P3 (Ikan Lele 9 Ekor) dan P4 (k Ikan Lele 12 Ekor). Sementara faktor kedua adalah T1 (Tanaman Sawi) dan T2 (Tanaman Bayam). Pada penelitian ini yang menjadi fokus penelitian yaitu variabel pengamatan tanaman Sawi dan Bayam dan pengamatan parameter akuaponik. Pengambilan sampel dilakukan pada umur 16, 23 dan 30 hari dari semai dengan jumlah sampel yang diamati sebanyak 36 tanaman sawi dan 36 tanaman bayam. Dan pengamatan parameter akuaponik dilakukan sabanyak empat kali dalam waktu 30 hari pada minggu pertama, minggu kedua, minggu ketiga dan minggu keempat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara eksperimen dan pengamatan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data dari awal hingga akhir penelitian dilapangan. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan Analisis Of Variance (ANOVA) dalam Microsoft Excel. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi dan Bayam Dengan Menggunakan Ikan Lele Pada Sistem Akuaponik lebih berpengaruh dalam pertumbuhan dan produksi tanaman sawi dan bayam dibandingkan pada sistem non akuaponik.