Gedung Konser Dan Pelatihan Seni Musik Dengan Pendekatan Arsitektur Hi-Tech
Sebagaimana manusia menggunakan kata-kata untuk memindahkan suatu konsep, ia juga menggunakan komposisi suara untuk mengungkap perasaan batinnya. Musik merupakan hasil dari cipta dan rasa manusia atas kehidupan dunianya Namun dalam perkembangan musik di kota Tanjung Selor sayangnya tidak di barengi dengan penyediaan fasilitas/wadah untuk melakukan pembinaan ataupun pagelaran musik. Maka dari itu gedung konser dan pelatihan seni musik ini menjadi alternatif sebagai wadah kegiatan yang berkaitan dengan seni musik. Bangunan gedung pertunjukan dan pelatihan seni musik yang dirancang akan mengambil konsep arsitektur hi-tech, Diharapkan dengan tema yang dipilih tersebut akan membuat bangunan yang di rancang akan menarik, baik dari segi estetika maupun fungsinya. Metode penelitian tentang deskriptif analisis adalah suatu metode yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. Dengan kata lain penelitian deskriptif analitis mengambil masalah atau memusatkan perhatian kepada masalah-masalah sebagaimana adanya saat penelitian dilaksanakan, hasil penelitian yang kemudian diolah dan dianalisis untuk diambil kesimpulannya. Tujuan dari karya tulis ini adalah bagaimana menyelesaikan masalah dalam sudut pandang arsitektur. Dapat ditinjau dari isu diperlukan nya sarana dan prasarana Gedung konser dan pelatihan seni musik. Disisi lain juga Perkembangan Arsitektur sejalan dengan perkembangan budaya, pola pikir dan gaya hidup suatu masyarakat pada umumnya, terutama dalam aspek seni, keindahan dan teknologi. Kata Kunci : Gedung Konser, Pelatihan Seni Musik, Arsitektur Hi-Tech