Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Geoslope
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS STABILITAS LERENG TANAH DENGAN GEOTEKSTIL (STUDI KASUS RUAS JALAN RING ROAD KABUPATEN MALINAU STA 26+915)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kondisi lereng dengan beban yang besar dan kemiringan yang curam dapat menyebabkan terjadinya kelongsoran sehingga diperlukan sebuah perkuatan lereng, salah satunya yaitu dengan geotekstil. Geotekstil sering digunakan karena memiliki beberapa keunggulan, antara lain mudah dalam pelaksanaan, murah, dan dapat meningkatkan stabilitas lereng secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jarak vertikal antar geotekstil (Sv) terhadap angka keamanan lereng yang dilakukan dengan membandingkan dua perhitungan yaitu perhitungan manual dan program Geoslope. Analisis yang dilakukan dengan perhitungan manual, yaitu stabilitas lereng dengan perkuatan, serta stabilitas lereng dengan perkuatan dan tanpa perkuatan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh besarnya nilai SF akibat dari variasi jarak vertikal antar geotekstil, nilai SF lereng dalam kondisi eksisting sebesar 1.12, kemudian dari hasil nilai SF tersebut dilakukan penggalian pada lokasi lereng tanah lalu diganti dengan tanah timbunan, kemudian dianalisis nilai SF tanah timbunan tanpa perkuatan geotekstik didapatkan sebesar 1.42, kemudian diperlukan analisis perhitungan nilai beban merata yang bekerja diatasnya dan jika tidak menggunakan perkuatan geotekstil didapatkan nilai SF sebesar 0.358, dari nilai SF tersebut dapat disimpulkan perlu ditambakan perkuatan geotekstil pada tanah timbunan tersebut, pada analisa selanjutnya, menghitung manual pada lereng tanah menggunakan dua variasi jarak vertikal antar geotekstil (Sv) dengan variasi 1 m dan 1.5 m, dari analisa perhitungan manual didapatkan nilai SF variasi Sv 1 m didapatkan sebesar 1.60 dan nilai SF pada variasi Sv 1.5 m didapatkan sebesar 1.242, kemudian dilakukan analisis lereng tanah dengan menggunakan Geoslope, didapatkan nilai SF pada variasi Sv 1 m didapatkan sebesar 1.764, dan pada nilai SF pada variasi Sv 1.5m didapatkan sebesar 1.255.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISA STABILITAS PERKUATAN DINDING PENAHAN TANAH MENGGUNAKAN GEOTEKSTIL UNTUK MENGATASI KELONGSORAN PADA LERENG SUNGAI SAJAU HILIR TANJUNG PALAS TIMUR

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sungai yang memiliki banyak manfaat bagi manusia harus dijaga agar manfaat dari sungai tidak habis. Penggerusan pada lereng sungai yang dapat terjadi dapat merusak karena banyak faktor seperti perubahan tata guna lahan, bertambahnya penduduk disekitaran sungai dan kurangnya kesadaran untuk menjaga sungai. Untuk mengatasi masalah yang terjadi pada lereng sungai, perlu adanya perbaikan. Maka dari itu banyak teknik perbaikan untuk penahan atau perkuatan terhadap dinding sungai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui safety factor lereng dalam kondisi eksisting dan analisis stabilitas dinding penahan tanah terhadap bahaya pergeseran, penggulingan dan daya dukung dengan mendesain dinding penahan menggunakan geotekstil kemudian kontrol terhadap stabilitas pergeseran, guling dan daya dukung berdasarkan SNI 8460:2017. Peneliti selanjutnya menggunakan program Geoslope vers.2012 untuk mengetahui nilai safety factor lereng sebelum dilakukan penanganan. Dari penelitian tersebut diperoleh nilai safety factor lereng mengunakan geoslope dalam kondisi eksisting diperoleh nilai stabilitas lereng kritis 1,032 1,5, dan setelah kondisi lereng diperbaiki stabilitas pergeseran 2,232 > 1,5 (aman), penggulingan 11,49 > 2 (aman) dan daya dukung 3,7 > 3 (aman) dengan dimensi Sv = jarak pemadatan = 0,5 m, N = banyak Lapisan = 9 Lapis, L = Panjang Penguat = 9 m, Li = Panjang Lipatan = 1 m sehingga nilai safety factor menjadi 1,605 > 1,5 (aman).

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail