PENERAPAN METODE GOAL PROGRAMMING UNTUK PERENCANAAN PRODUKSI (Studi kasus: Mebel Khairyah Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara)
ABSTRAK Dalam industri, matematika berperan dalam mengidentifikasi permasalahan, membangun model matematika dan menyelesaikanya, kemudian menerapkannya pada hasil. Mebel Khairyah memiliki sumber daya yang terbatas dan berbagai sasaran yang ingin dicapai. Sasaran yang ingin dicapai adalah memaksimalkan jumlah produksi, memaksimalkan keuntungan, meminimumkan jam kerja lembur dan meminimumkan pemakaian bahan baku. Peramlan (forecasting) merupakan teknik yang dapat digunakan untuk menentukan jumlah volume produksi dimasa yang akan datang. Goal programming adalah metode yang bisa menyelesaikan masalah penentuan jumlah produksi yang optimal. Metode ini merupakan pengembangan dari Linier programming. Metode ini digunakan untuk mengoptimalkan sumber daya yang terbatas dengan berbagai sasaran (multi objective) yang ingin dicapai mebel khairyah. Hasil optimasi dilakukan dengan software POM. Jumlah volume produksi optimal secara berturut-turut pada bulan Mei, Juni, dan Juli untuk meja hasilnya sama adalah 71 unit dengan keuntungan Rp. 12.500.000, untuk jumlah volume produksi optimal untuk kursi pada bulan mei, juni, dan juli hasilnya sama adalah 62 unit dengan keuntungan Rp. 12.700.00, sedangkan jumlah volume produksi optimal untuk lemari secara berturut-turut pada bulan mei, juni, dan juli adalah 58 unit, 60 unit, dan 62 unit dengan keuntungan Rp. 12.900.000.