Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kata kunci : Kerusakan Jalan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

pengaruh volume kendaraan terhadap tingkat kerusakan jalan pada ruas jalan sabanar lama tanjung selor

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Jalan raya merupakan prasarana transportasi yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat, sehingga desain perkerasan jalan yang baik adalah suatu kewajiban. Selain untuk menghubungkan suatu tempat ke tempat lain, perkerasan jalan yang baik juga dapat memberikan rasa aman dan nyaman dalam perjalanan. Kerusakan pada ruas jalan dapat menganggu kenyamanan, keamanan dan aktifitas ekonomi. Tanjung Selor sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara banyak memiliki ruas jalan salah satunya adalah ruas Jalan Sabanar Lama yang membentang sepanjang 4,1 km dari Pertigaan Jalan Sengkawit sampai STIT Al-Anshar. Pada Jalan Sabanar Lama terdapat kerusakan jalan sekitar 600 m yaitu pada ruas jalan antara depan Pelabuhan Kayan VI sampai Pertigaan Jalan Sabanar Lama II. Dari beberapa penelitian diketahui bahwa salah satu kerusakan jalan disebabkan oleh tingginya volume lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa volume kendaraan yang melalui ruas Jalan Sabanar Lama, mengetahui tingkat kerusakan di ruas Jalan Sabanar Lama, mengetahui pengaruh volume kendaraan terhadap tingkat kerusakan jalan pada ruas jalan Sabanar Lama. Sedangkan metode penelitian ini menggunakan Metode MKJI 1997 untuk menganalisis volume kendaraan dan Metode Bina Marga untuk menganalisis kerusakan jalan. Kerusakan jalan pada ruas Jalan Sabanar Lama terdapat beberapa jenis kerusakan seperti pelepasan butir, lubang, sungkur dan retak buaya. Dari beberapa kerusakan tersebut diketahui tingkat kerusakan menempati urutan prioritas 7. Dari hasil perhitungan di hasilkan adalah R2 = 11,93903 + 0,83475.X1 + 0,021516.X2 - 0,61588.X3, dengan Koefisien Korelasi = -1,02689. Artinya hasil yang diperoleh dari X1,X2,X3 analisis regresi berganda menunjukkan hubungan yang berlawanan antara Variabel X1 (Sepeda Motor), X2 (Kendaraan Ringan), X3 (Kendaraan Berat) terhadap Variabel Y (Kerusakan Jalan), jika Variabel X meningkat maka Variabel Y menurun begitupun sebaliknya.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (STUDI KASUS RUAS JALAN AZIZURAHMAN DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Syawal Febriyandi.H Dosen Pembimbing NPM 201612032 Zainal Abidin, S.T., M.Pd Departemen Teknik Sipil NIDN. 11.130170.02 ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX ( PCI ) ( Studi Kasus Ruas Jalan Azizurahman Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan ) ABSTRAK Jalan Azizurahman di Desa Mangkupadi mempunyai panjang ruas jalan 2,7 km merupakan salah satu jalan lokal primer yang sering dilintasi kendaraan berat dari banyaknya perusahaan dan kendaraan wisatawan lokal, yang akan menuju tempat wisata. Hal ini tentunya berdampak pada ruas jalan Azizurahman, dimana kendaraan berat sering melewati ruas jalan ini dan mengakibatkan kerusakan pada struktur jalan. Berdasarkan keadaan tersebut di atas , maka diperlukan penelitian untuk mengevaluasi kondisi perkerasan jalan sesuai jenis dan tingkat kerusakan dengan menggunakan metode PCI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kerusakan jalan dan mengetahui nilai kondisi perkerasan atau tingkat kerusakan jalan yang terjadi pada jalan Azizurahman Desa Mangkupadi,Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Adapun metode penelitian ini menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan menggunakan analisis deskripsi, yaitu dengan memusatkan suatu masalah yang ada pada saat sekarang dimana keadaan lalulintas di lokasi penelitian dapat diperoleh data yang akurat. Dari hasil analisis maka diperoleh hasil rekapitulasi dari STA 0+000 s/d STA 2+700 dengan total sampel 4 segmen, dan diperoleh nilai kondisi perkerasan sebesar 52,0% dan kerusakan tergolong sedang (Fair).

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail