ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam penelitian ini penelitian terapan, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menerapkan, menguji dan mengevaluasi kemampuan suatu teori yang diterapkan dalam memecahkan masalah-masalah praktis di dalam Peningkatan Kemampuan Aparat Desa dan Pelaksanaan Tugas Administrasi Pemerintah di Desa Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui upaya peningkatan kemampuan aparat desa dalam pelaksanaan tugas administrasi pemerintahan di Desa Jelarai Selor dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi upaya peningkatan kemampuan aparat Desa dalam pelaksanaan tugas administrasi pemerintahan di Desa Jelarai Selor. Model analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif, model interaktif ini terdiri dari tiga hal utama dalam menganalisis data, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasis. Berdasarkan dari hasil pembahasan dikaitkan dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian, maka dapat ditarik beberapa Kesimpulan pokok sebagai berikut : Upaya peningkatan kemampuan aparat Desa Jelarai Selor dalam pelaksanaan tugas administrasi pemerintahan, khususrnya administrasi pemerintahan desa yang meliputi antara lain Pembinaan disiplin Aparat, Pendidikan dan pelatihan, Motivasi kerja, dan Pengembangan karir. Upaya peningkatan kemampuan aparat Desa Jelarai Selor dikarenakan kondisi pelaksanaan tugas pemerintahan desa disebabkan oleh beberapa faktor yang melingkupi Aparat desa. Faktor-faktor yang dimaksud adalah minimnya keterampilan/kemampuan setiap Aparat desa sehubungan dengan tugas-tugas tersebut, masih rendahnya disiplin kerja ditinjau dari aspek waktu, minimnya pemberian bimbingan terhadap aparat, pengawasan dan, pengendalian yang tidak efektif, serta kondisi kerja yang kurang mendukung.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Desa merupakan salah satu unit pemerintahan yang memiliki peranan penting dalam menyelenggarakan pelayanan publik kepada masyarakat di tingkat lokal. Namun, seringkali desa menghadapi berbagai tantangan dalam hal penyediaan pelayanan publik yang berkualitas, seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur yang terbatas, dan kurangnya aksesibilitas informasi bagi masyarakat. Dalam era digital ini, teknologi informasi telah menjadi salah satu solusi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di desa. Penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan publik di desa dapat memberikan berbagai manfaat, baik bagi pemerintah desa maupun bagi masyarakat. Pertama-tama, penggunaan teknologi informasi dapat meningkatkan aksesibilitas pelayanan publik di desa. Dengan adanya website desa atau aplikasi mobile, masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi terkait pelayanan publik, seperti pendaftaran penduduk, izin usaha, atau pengaduan masyarakat. Hal ini mengurangi ketergantungan masyarakat pada proses administrasi yang memakan waktu dan biaya. Selain itu, penggunaan teknologi informasi dapat meningkatkan efisiensi dalam penyelenggaraan pelayanan publik di desa. Dengan adanya sistem informasi manajemen yang terintegrasi, proses pengolahan data dan administrasi menjadi lebih cepat dan efisien. Misalnya, penggunaan aplikasi untuk pengelolaan keuangan desa dapat mengurangi risiko kesalahan dan mempercepat proses pelaporan keuangan. Selanjutnya, penggunaan teknologi informasi juga dapat meningkatkan transparansi dalam pelayanan publik di desa. Dengan adanya sistem yang terkomputerisasi, informasi terkait anggaran desa, program pembangunan, dan kegiatan pelayanan dapat diakses oleh masyarakat secara transparan. Hal ini dapat mengurangi potensi terjadinya praktik korupsi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Namun, dalam menerapkan teknologi informasi dalam pelayanan publik di desa, terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi. Tantangan tersebut antara lain adalah keterbatasan infrastruktur teknologi, keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi informasi, serta keamanan data dan privasi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari pemerintah desa dalam membangun infrastruktur teknologi yang memadai dan memberikan pelatihan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan teknologi informasi dengan baik. Dalam konteks ini, penelitian tentang peran teknologi informasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di desa menjadi sangat relevan. Dengan memahami manfaat dan tantangan yang terkait, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi dan kebijakan pemerintah desa dalam memanfaatkan teknologi informasi secara efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat desa. Kantor Desa Sekatak Bengara merupakan instansi yang berada dibawah naungan kantor Kecamatan Tanjung Palas. Tidak lepas dari masalah kualitas pegawai, kedudukan kantor Sekatak Bengara bertugas dan memiliki wewenang mengatur, menyusun strategi untuk pembangunan serta pengembangan desa. Pembangunan dan pengembangan desa sangat bergantung kepada pemerintah desa dan masyarakat yang turut berpartisipasi aktif untuk pengembangan desa. Efektivitas teknologi informasi dalam pelayanan publik di Kantor Desa Sekatak Bengara untuk mengoptimalisasikan potensi pelayanan yang disediakan dalam rangka mewujudkan pelayanan yang berkualitas dari kantor desa Sekatak Bengara. Kemampuan teknologi yang didapat selalu berdasarkan atas kesadaran dan tanggung jawab sebagai aparatur desa. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti Studi Tentang Peran Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Desa Sekatak Bengara Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN APARAT DESA DALAM PELAKSANAAN TUGAS ADMINISTRASI PEMERINTAH DESADI DESA SILVA RAHAYU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui upaya peningkatan kemampuan aparat desa dalam pelaksanaan tugas administrasi pemerintah desa di Desa Silva Rahayu dan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung upaya peningkatan kemampuan aparat desa dalam pelaksanaan tugas administrasi pemerintah desa di Desa Silva Rahayu. Jenis penelitian pada skripsi ini adalah penelitian kualitatif.Menurut Creswell (2010:4) mengatakan bahwa penelitian kualitatif merupakan metode-metode untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang oleh sejumlah individu atau sekelompok orang dianggap dari masalah sosial atau kemanusiaan. Berdasarkan dari hasil pembahasan dikaitkan dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian, maka dapat ditarik beberapa Kesimpulan pokok sebagai berikut : Upaya peningkatan kemampuan aparat Desa Silva Rahayu dalam pelaksanaan tugas administrasi pemerintah, khususnya administrasi pemerintah desa yang meliputi antara lain Pembinaan disiplin Aparat, Pendidikan dan pelatihan, Motivasi kerja, dan Pengembangan karir. Upaya peningkatan kemampuan aparat Desa Silva Rahayu dikarenakan kondisi pelaksanaan tugas pemerintah desa disebabkan oleh beberapa faktor yang melingkupi Aparat Desa. Faktor-faktor yang dimaksud adalah minimnya keterampilan/kemampuan setiap Aparat desa sehubungan dengan tugas-tugas tersebut, masih rendahnya disiplin kerja ditinjau dari aspek waktu, minimnya pemberian bimbingan terhadap aparat, pengawasan dan, pengendalian yang tidak efektif, serta kondisi kerja yang kurang mendukung. Pemerintah di Desa Silva Rahayu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan. Kata Kunci : Kemampuan Aparat, Pelaksanaan Administrasi.