ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Roberto Charlos. 201731006 Uji Kandungan Unsur Hara Makro Pupuk Organik Cair Dari Kayu Apu (Pistia Stratiotes) Dan Batang Pisang (Musa Paradisiaca) Peneliian ini dilatarbelakangi banyaknya sampah organik yang seharusnya dapat dimanfaatkan lebih maksimal seperti kayu apu dan batang pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kandungan unsur NPK dan C-Organik pada bahan dasar kayu dan batang pisang, maupun perlakuan perbandingan yang berbeda beda. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Desa Jelarai Selor dan sampel dikirim ke Laboratorium Tanah Universitas Mulawarman Samarinda untuk dianalisa dilakukan pada bulan Juni 2024. Parameter yang diamati yaitu kandungan NPK dan C-Organik. Adapun pembanding dalam penelitian ini mengacu pada standar mutu Permentan Nomor 70/Permantan/SR.140/10/2011 Metode yang digunakan adalah analisis eksperimen kuantitatif, dimana uji kadar N dengan metode Kjeldahl, Fofor dengan metode spektrofotometer UV-Vis, Kalium dengan metode Flamephotometer, c organic dengan walkey and black Adapun beberapa perlakuan sebagai berikut : a. 1 kilo Kayu Apu, air 2 liter, gula aren 4 tutup botol, EM4 2 tutup botol (A) b. 1 kilo batang pisang, air 2 liter, gula aren 4 tutup botol, EM4 2 tutup botol (B) c. 1 kilo kayu apu : 1 kilo batang pisang, air 4 liter, gula aren 8 tutup botol, EM4 4 tutup botol. (C) d. 2 kilo kayu apu : 1 kilo batang pisang, air 6 liter air, gula aren 12 tutup botol, EM 4 6 tutup botol (D) e. 1 kilo kayu apu : 2 kilo batang pisang, air 6 liter air, gula aren 12 tutup botol, EM 4 6 tutup botol (E) Berdasarkan hasil uji laboratorium dan mengacu pada standar mutu POC KEMENTAN tahun 2011 bahwa dari 5 perlakuan diatas menunjukan kandungan organic unsur nitrogen yang masih rendah. namun unsur hara fosfor dan kalium terkandung cukup dan sangat banyak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan terbaik pupuk organik cair dari feses walet dan kambing. Penelitian ini dilaksanakan di tanjung selor, dari bulan Februari hingga Juni 2024. Metode yang digunakan pada peneiitian ini rancangan acak kelompok dan analisis unsur hara pada pupuk organik cair dari feses walet dan kambing yang terdiri dari 3 perlakuan. Dimana dalam pelaksanaannya terdapat perlakuan yaitu 1 kg feses walet dengan 1 kg feses kambing, 1 kg feses walet dengan 2 kg feses kambing, dan 2 kg feses walet dengan 1 kg feses walet. Parameter yang diamati adalah kandungan unsur hara pupuk organik cair dari feses walet dan kambing meliputi N, P, K, dan C organik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Pada perlakuan P2 memiliki unsur N tertinggi yakni total sebesar 0,21% berada di atas standar mutu, sedangkan analisis kandungan unsur P yang tertinggi terdapat pada perlakuan p1 dengan nilai yang sebesar 42,04% nilai tersebut berada di atas standar mutu, kemudian hasil analisis kandungan unsur K yang tertinggi terdapat pada perlakuan p1 dengan nilai sebesar 46,37 dan nilai tersebut berada di atas standar mutu.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NUR HIDAYA. 201731016. Program Sarjana. Universitas Kaltara. Tanjung Selor Hulu.tudi PENGARUH PEMBERIAN POC TERHADAP PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucumis Sativus L). Di Bimbing oleh Tati Hariati SP., MP Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian POC terhadap produksi tanaman mentimun (cucumis sativus L.) dengan sistem melalui penyemprotan pada bunga terhadap dua varietas mentimun. Penelitian ini dilakukan di Tanjung selor, kecamatan ranjung selor hulu, Kabupaten bulungan, provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini dimulai dari Bulan Oktober 2022 hingga bulan Januari 2023. Rancangan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial, dimana dalam perlakuannya terdapat dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah menggunakan dua Varietas mentimun dengan empat taraf yaitu P0 T tanpa penyemprotan), p1 ( penyemprotan satu kali), p2 (penyemprotan dua kali) dan p3 ( penyemprotan tiga kali). (Monas) V1 dan Ronaldo(V2). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah umur panen, panjngan buah, diameter buah, ketebalan daging buah dan berat buah. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap produksi tanaman mentimun yaitu berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan dan produksi akibat pemberian POC. Kata Kunci : Mentimun, POC, Varietas