Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Penataan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PROSES PEMEKARAN DESA PERSIAPAN JELARAI MERUDUNG MENUJU DESA DEFINITIF (Studi Desa Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemekaran desa merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, dan pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Desa Persiapan Jelarai Merudung merupakan hasil pemekaran dari Desa Jelarai Selor yang sedang dalam proses menjadi desa definitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemekaran Desa Persiapan Jelarai Merudung menuju desa definitif berdasarkan Pembentukan desa sebagaimana pasal 8 dalam Undang-Undang No.06 Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari Kepala Desa Jelarai Selor, Pengurus Desa Persiapan, Ketua RW, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kasi Pemerintahan Kecamatan Tanjung Selor, tokoh adat, dan masyarakat Desa Jelarai Merudung. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemekaran telah memenuhi pemenuhan persyaratan dasar desa persiapan untuk rencana pemekaran. Penelitian ini memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai proses pembentuka desa persiapan jelarai merudung mulai dari proses pembentukan desa melalui musyawarah yang telah dilaksanakan dan pemenuhan persyaratan pembentukan desa yang sudah terpenuhi berupa proposal desa persiapan. Namun, masih terdapat kendala, yaitu belum adanya kesepakatan mengenai belum terselesaikannya proses evaluasi sebagai syarat penetapan desa definitif dikarenakan kebijakan moratorium pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan percepatan penyelesaian tahapan evaluasi agar Desa Persiapan Jelarai Merudung dapat segera ditetapkan menjadi desa definitif.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI KEBUTUHAN RUANG PARKIR DI KULINER TEPI KAYAN (KULTEKA) DI TANJUNG SELOR

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Parkir merupakan kebutuhan bagi masyarakat, terutama pada temmpat-tempat perbelanjaan, perttokoan, perkantoran, dan tempat wisata. Tujuan awal dari pembuatan tempat parkir adalah untuk merapihkan kendaraan yang di parkirkan di sembarang tempat, agar tata letak tidak mengganggu lalu lintas dan jalan umum maka terciptalah tempat parkir. Proses pembuatan didasarkan pada tinjauan terhadap kapasitas ruang parkir dan penataan pola ruang parkir. Ruang parkir yang digambarkan dengan layout menggunakan autocad, berdasarkan gambar dari layout kita dapat mengetahui dengan spesifik kebutuhan ruang parkir dan penataannya. Penelitian ini menggunakan metode perhitungan akumulasi parkir, volume parkir, turnover, indeks, kebutuhan ruang parkir, dan perencanaan ruang parkir. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah suvey pendahuluan, peninjauan lokasi, survey dan data primer serta wawancara langsung kepada pihak pengelola lahan parkir tersebut. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa kapasitas ruang parkir di Kulteka Tanjung Selor adalah 146 kendaraan sepeda motor dan 44 kendaraan mobil dengan parkir motor dan mobil tertinggi yaitu 40 kendaraan sepeda motor dan 32 kendaraan mobil dengan luas 322 m2 dimana mampu menampung kendaraan dengan perencanaan ruang parkir yang dapat menangani kemacetan di jalan Kulteka dan dapat di pindah ke area parkir dengan pola parkir kombinasi yang terdiri dari pola parkir sudut 900 dan sudut 450 .

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penataan zona parkir dan jalur sirkulasi dipasar induk tanjung selor kabupaten bulungan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Parkir merupakan salah satu fasiltas umum yang sangat penting untuk menunjang kegiatan-kegiatan yang berada di sekitar pasar, dengan salah satu kebutuhan atau permintaan dari pemilik kendaraan yaitu fasilitas parkir yang aman dan mudah dicapai. Permasalahan parkir sangat penting untuk dikaji lebih mendalam, karena hampir semua aktivitas kegiatan diruang terbuka memerlukan sarana tempat parkir. Ruang parkir yang dibutuhkan harus tersedia secara memadai. Sebab dengan semakin besar volume lalulitas yang beraktivitas baik yang meninggalkan atau menuju pusat kegiatan, maka semakin besar pula kebutuhan ruang parkir. Untuk mengkaji permasalahan tersebut, maka fokus penelitian ini yaitu menjadikan area parkir pasar induk menjadi lebih baik, serta diharapkan mampu memberikan masukan yang berguna bagi pemerintah dan pihak-pihak yang terkait . Pengoptimalan lahan parkir dengan rencana desain sesuai dengan pedoman teknis penyelengaraan fasilitas parkir tahun 1996. Penelitian ini menngunakan metode survey. Parking is one of the public facilities that is very important to support activities around the market, with one of the needs or requests from vehicle owners, namely parking facilities that are safe and easily accessible. Parking problems are very important to study in more depth, because almost all outdoor activities require parking facilities. Adequate parking spaces must be available. Because the greater the volume of active traffic either leaving or heading to the activity center, the greater the need for parking space. To examine these problems, the focus of this research is to make the parking area of the wholesale market better, and it is hoped that it will be able to provide useful input for the government and related parties. Optimization of the parking area with a design plan in accordance with the technical guidelines for the implementation of parking facilities in 1996. This study uses a survey method.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MELAKUKAN PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA (Studi Pada Tepian Sungai Kayan Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pemerintah daerah dalam melakukan penataan pedagang kaki lima pada Tepian Sungai Kayan Tanjung Selor dari 3 indikator yaitu penataan tempat, pemberian perlindungan hukum dan perizinan, pembinaan dan pengawasan serta mengetahui faktor pendukung dan pengahambat peran pemerintah daerah dalam melakukan penataan pedagang kaki lima. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Fokus penelitian ini berfokus pada peran pemerintah daerah dalam melakukan penataan pedagang kaki lima berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bulungan Nomor 6 Tahun 2009 tentang Penataan Pedagang Kaki Lima dan mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat pemerintah dalam melakukan penataan pedagang kaki lima. Teknik pengumpulan data penelitian ini ialah dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah saat ini sedang melakukan tahap perencanaan untuk menyediakan tempat berjualan bagi pedagang kaki lima dan melakukan perehaban di Tepian Sungai Kayan untuk menyediakan tempat berjualan bagi PKL, perlindungan hukum dan perizin masih diberikan belum merata karena masih terdapat tempat yang belum diberikan izin oleh pemerintah untuk berjualan, pembinaan sudah diberikan oleh pemerintah daerah kepada PKL namun pengawasan masih belum dilakukan oleh pemerintah daerah. Faktor pendukung yaitu adanya dukungan dari OPD lainnya dan dukungan dari PKL yang berjualan di Tepian Sungai Kayan, adapun faktor penghambat terbatasnya ruang untuk lokasi penataan dan sikap pedagang yang terkadang sulit diajak bekerja sama.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail