Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: bokashi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Kombinasi Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Kotoran Sapi Dalam Proses Pembuatan Pupuk Bokashi

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASMAR. 201731014. Kombinasi Tandan Kosong Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) dan Kotoran Sapi Dalam Proses Pembuatan Pupuk Bokashi. Dibawah bimbingan Sabarudin, SP., MM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai pH Tanah, C-Organik, C/N rasio, serta unsur hara N, P, K dalam bokashi kombinasi tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan kotoran sapi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Perlakuan 2 Faktorial dengan 9 perlakuan dan tanpa ulangan. T1S1 (2kg TKKS+0,5kg kotoran sapi), T1S2 (2kg TKKS+1kg kotoran sapi) T1S3 (2kg TKKS+1,5kg kotoran sapi), T2S1 (4kg TKKS+0,5kg kotoran sapi), T2S2 (4kg TKKS+1kg kotoran sapi), T2S3 (4kg TKKS+1,5kg kotoran sapi), T3S1 (6kg TKKS+0,5kg kotoran sapi), T3S2 (6kg TKKS+1kg kotoran sapi), T3S3 (6kg TKKS+1,5kg kotoran sapi). Hasil penelitian diperoleh bahwa perlakuan T3S3 merupakan perlakuan yang memiliki kandungan pH tanah tertinggi. Perlakuan T2S2 merupakan perlakuan yang memiliki kandungan C-Organik tertinggi. Dalam parameter C-Organik terdapat 3 perlakuan yang tidak memenuhi persyaratan minimum yaitu T1S1, T1S2, dan T1S3. Perlakuan T2S3 merupakan sampel yang memiliki kandungan C/N rasio tertinggi. Pada parameter hasil Nitrogen (N) hanya T2S2 dan T3S1 yang memenuhi persyaratan minimum. Perlakuan T3S3 merupakan perlakuan dengan nilai Fosfor (P) tertinggi. Sedangakan untuk parameter Kalium (K) semua perlakuan belum memenuhi persyaratan minimum dikarenakan Unsur K yang hilang melalui penguapan terjadi bersamaan dengan dilepaskannya panas pada saat terjadi proses pengomposan atau fermentasi berlangsung, semakin besar panas yang terbentuk maka semakin besar pula kalium menghilang.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Implementasi Pupuk Bokashi Limbah Pasar Organik Sabut Kelapa (Cocos Nucifera) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Cabai Rawit (Capsium Frutescens L) Varietas Dewata 43 F1.

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Heri Kurniawan. 201431023. Implementasi pupuk bokashi limbah pasar organik sabut kelapa (Cocos Nucifera) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsium Frutescens L) varietas Dewata 43 F1. Bimbingan Sabarudin, SP.,MM. Pertumbuhan tanaman sangat bergantung pada pupuk yang di aplikasikan. Petani sering kesusahan dalam memenuhinya, maka dengan pemanfaatan limbah pasar organik merupakan tindakan yang efisien, selain mengurangi pencemaran lingkungan juga bisa di olah menjadi pupuk bokashi. Salah satu limbah pasar organik yang dapat di olah menjadi pupuk bokashi ialah sabut kelapa, karena kandungan yang dihasilkan dapat memenuhi nutrisi yang di butuhkan oleh tanaman. Penelitian ini di lakukan dengan memanfaatkan limbah sabut kelapa untuk di jadikan pupuk bokashi. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui bagaimana pengaruh pupuk bokashi sabut kelapa terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit Dewata 43 F1. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan ulangan yang sama yaitu pupuk bokashi dengan dosis 10 ton/ha (1kg), 15 ton/ha (1,5 kg), 20 ton/ha (2 kg), Dengan empat perlakuan dan empat ulangan.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Implementasi Pupuk Bokashi Limbah Pasar Organik Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Terung Ungu (Solanum Melongena L) Varietas Mustang F1.

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

OKTAVIANUS JALUNG. 201431001. Implementasi Pupuk Bokashi Limbah Pasar Organik Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca) Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Terung Ungu (Solanum Melongena L.) Varietas Mustang FI. Dibawah bimbingan Sabarudin, SP.,MM. Sampah organik pasar merupakan sisa bahan-bahan pasar yang pada umumnya tidak digunakan lagi, dan jika dibiarkan menumpuk akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Salah satu sampah organik yang banyak terdapat di pasar ialah kulit pisang kepok. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu adanya solusi untuk mengurangi sampah kulit pisang kepok, salah satunya dengan pembuatan pupuk bokashi. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan sampah kulit pisang kepok untuk dijadikan bokashi yang lebih bermanfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pupuk bokashi dari bahan kulit pisang kepok berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Penelitian ini diawali dengan pembuatan pupuk bokashi dari bahan sampah kulit pisang kepok dan kemudian akan di impelmentasikan ke tanaman terung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu perlakuan yaitu pupuk bokashi dengan empat taraf dosis, 10 ton/ha, 15 ton/ha, 20 ton/ha. Penelitian ini dilakukan dengan 8 kali ulangan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail