ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh tenaga kerja, dan konsumsi masyarakat terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan data diolah dengan kebutuhan model yang digunakan. Teknik pengolahan data menggunakan regresi linear berganda melalui program SPSS 21. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari catatan atau laporan historis yang tersusun dalam arsip yang dipublikasikan dan yang tidak dipublikasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel tenaga kerja dan konsumsi masyarakat berpengaruh signifikan dan berhubungan positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Sedangkan secara parsial, variabel konsumsi masyarakat berpengaruh signifikan dan berhubungan positif terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan variabel tenaga kerja berpengaruh signifikan dan berhubungan negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Dari hasil regresi, nilai R-Squared (R2) sebesar 0,996. Ini berarti bahwa variabel independen mampu menjelaskan variasi pertumbuhan ekonomi di Kota Makassar sebesar 99,6% sedangkan 0,4% sisanya dijelaskan oleh variabel-variabel lain di luar model. Disarankan kepada pihak pemerintah agar meningkatkan porsi pengeluaran pembangunan dan diharapkan pengeluaran tersebut hendaknya ditujukan pada peningkatan pembangunan dan prasarana publik agar menjadi penunjang dalam lancarnya kegiatan perekonomian khususnya di Provinsi Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS JUMLAH UANG BEREDAR DAN KONSUMSI MASYARAKAT TERHADAP INFLASI DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA ABSTRAK Noni Asmi K “Analisis jumlah uang beredar dan konsumsi masyarakat terhadap inflasi di provinsi kalimanatan utara” di bawah Pembimbing ASLAN M.Ec., Dev. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalisis jumlah uang beredar dan konsumsi masyarakat terhadap inflasi di provinsi kalimantan utara secara parsial dan untuk mengetahui jumlah uang beredar dan konsumsi masyarakat terhadap inflasi di provinsi kalimantan utara secara simultan. Untuk memperoleh data yang dibutuhkan, dilakukan metode Observasi dan Research dalam pengambilan data skunder untuk penelitian ini. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan regresi berganda, yaitu Y= 33,329 + 0,326 Xi1 + -0,003 Xi2 + e. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien regresinya yaitu : β0 = 33,329 berarti bahwa untuk inflasi (Yi) tidak dipengaruhi jumlah uang beredar (Xi1) dan konsumsi masyarakat (Xi2). β1 = 0,326, variabel jumlah uang beredar (Xi1) dengan anggapan variabel perubahan konsumsi masyakarat (Xi2) akan meningkatkan variabel inflasi (Yi) sebesar 0,326. β2 = 0,003 variabel konsumsi masyarakat (Xi2) dengan anggapan variabel jumalah uang beredar (Xi1) konstan akan meningkatkan variabel Inflasi (Yi) sebesar 0,003. Berdasarkan Hipotesa yang diajukan maka pengujian hipotesa dengan menggunakan uji t terbukti. Pengaruh jumlah uang beredar terhadap inflasi, diuji kebenarannya dengan uji t yaitu thitung 1,291 1,943 ttabel. Pengaruh konsumsi masyarakat, diuji kebenarannya dengan uji t yaitu thitung 0,594 1,943 ttabel. Pengaruh jumlah uang beredar dan konsumsi masyarakat terhadap inflasi diuji kebenarannya dan dibuktikan dengan uji F, yaitu Fhitung = 2,684 Ftabel = 2,550. Berdasarkan uji kebenaran yang menggunakan uji t dan uji F, ini berarti bahwa hubungan positif antara ketiga variabel, dengan tingkat korelasi sebesar r = 0,731 dan r 2 = 0,534.