Substitusi Tepung Ubi Jalar Orange (Ipomoea Batatas L) pada pembuatan Mie Kering
Surtinawati npm : 201431027, karakterisasi fisiologi dan organoleptik mie kering subtitusi tepung ubi jalar (ipomoea batatas) orange, Pembimbingan Siti Masitha F. STP., MSc. (Ipomoea batatas L) merupakan salah satu sumber karbohidrat, memiliki kandungan indeks glikemik rendah, dan memiliki harga yang murah produk mie kering berbahan subtitusi tepung ubi jalar digunakan dengan tujuan untuk menimalisirkan pengunaan tepung terigu, selain meminimalisir penggunaan tepung terigu, tepung ubi jalar juga berfungsi untuk memberikan warna alami pada mie. Penelitian ini bertujuan untuk mengelola hasil pertanian dalam bentuk produk yaitu mie kering berbahan substitusi tepung ubi jalar Orange. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tepung ubi jalar (15 gram, 20 gram, 25 gram) dan dilakukan tiga kali ulangan. Analisa mie kering meliputi uji organoleptik kesukaan dan deskriptif dengan memberikan kuesioner kepada penelis yang jumlah nya 30 orang tidak terlatih, parameter uji meliputi rasa, aroma, tekstur dan warna dan analisa fisik meliputi uji KPAP (kehilangan padatan akibat pemasakan) dan kadar air. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara statistik terdapat perbedaan nyata uji organoleptik kesukaan pada parameter perlakuan terbaik terdapat pada 25 gr tepung ubi jalar dan 75 gr tepung terigu rata- rata nilai 3 (suka) warna (orange tua) dan aroma (cukup khas ubi jalar) rasa (cukup bertepung) dan tekstur (agak kenyal) dengan nilai KPAP (12,33%) dan Kadar air (11,98%). Pada uji organoleptik kesukaan berbeda nyata antara parameter warna dan aroma namun pada parameter rasa dan tekstur tidak berbeda nyata pada deskriptif tidak terdapat berbeda nyata antara parameter warna, tektur, aroma dan rasa. Pada uji fisik kehilangan padatan akibat pemasakan (KPAP) tidak terdapat beda nyata antar perlakuan, sedangkan uji kadar air terdapat beda nyata antar perlakuan.