Analisis Keseimbangan Air (Water Balance) Pada Irigasi Cetak Sawah Rakyat Di Sp.8 Tanjung Buka Kabupaten Bulungan
Water Balance Analysis in Irrigation of People's Rice Fields at Sp.8 Tanjung Buka, Bulungan Regency
Profil penulis
8 karya publik ditemukan.
Water Balance Analysis in Irrigation of People's Rice Fields at Sp.8 Tanjung Buka, Bulungan Regency
Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui Peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam meningkatkan sumber daya manusia pengelolaan alokasi dana desa di Kabupaten Bulungan serta faktor penghambatnya. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan membahas objek yang diteliti secara mendalam. Pada penelitian kualitatif ini pemilihan informan atau subjek penelitian menggunakan criterion based selection, yaitu pemilihan informan atau subjek penelitian yang didasarkan pada asumsi bahwa subjek tersebut sebagai aktor dalam tema penelitian yang diajukan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Hasil penelitian dan pembahasan adalah Peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam meningkatkan sumber daya manusia pengelolaan alokasi dana desa Di Kabupaten Bulungan belum maksimal dilakukan karena rendahnya sumber daya manusia. Sumber daya manusia dari penduduk desa yang rendah dapat dilihat dari tingkat pendidikan mayoritas penduduk yaitu lulusan SD sedangkan perangkat desa sendiri mayoritas lulusan SMP. Faktor penghambat dalam pengelolaan ADD dalam pemberdayaan selanjutnya yaitu rendahnya swadaya masyarakat, swadaya masyarakat desa dinilai sangat kurang, padahal swadaya masyarakat merupakan Pendapatan Asli Desa (PADes) yang sah. Kurangnya swadaya masyarakat dilihat dari mayoritas mata pencaharian masyarakat desa sebagaian besar adalah petani. Faktor penghambat Peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam meningkatkan sumber daya manusia pengelolaan alokasi dana desa di Kabupaten Bulungan dilatarbelakangi oleh tiga faktor penghambat utama, yaitu kualitas yang dimiliki perangkat desa, aksesibilitas yaitu keterbatasan DPMD untuk menjangkau seluruh desa yang relatif cukup banyak dalam satu wilayah kecamatan dan koordinasi yaitu kurang mendapat dukungan dari masyarakat.
Transfer dana merupakan kegiatan yang biasa dilakukan oleh masyarakat terutama nasabah bank. Seiring dengan perkembangan teknologi yang mempercepat dan mempermudah transfer dana. Proses transfer dana dilakukan melalui cara Lalu Lintas Giro (LLG) dan Real Time Gross Settlement (RTGS). Yang memudahkan nasabah melakukan kegiatan transfer dana. Kegiatan ini bukan tanpa risiko karena oknum tertentu berkolaborasi dengan internal bank dapat dan telah menyalahgunakan fasilitas yang tersedia. Penyalahgunaan tersebut berujung pada terjadinya tindak pidana yang merugikan nasabah secara finansial. Buku ini memaparkan aspek transfer dana, contoh dan analisis kasus sampai dengan penanggulangan serta bagaimana merespons kejahatan dengan segera. Karya tulis ini cocok dipelajari oleh para praktisi, akademisi, pelaku bisnis, penegak hukum dan masyarakat khususnya nasabah suatu bank untuk semakin memahami perihal transfer dana.
Herman Efendi, The Effect of Training and Development of Village Community on the Existence of BUMDes in Improving the Village Economy, ", under the guidance of Rina Sri Wahyuni, S.E., M.Acc The purpose of this study was to determine whether the training and coaching had an effect on the existence of BUMDes. The method used in this study is a quantitative method. The population in this study was the Mara Hilir Village Community. The number of respondents studied were 100 respondents. The data collection is in the form of a questionnaire, the data analysis technique used in this study is SPSS 21 and structural equation modeling (SEM). From the results of the analysis stated that the higher the value of the training will affect the existence. This shows that if the value of training increases Then there will be an effect on existence Based on the results of descriptive analysis shows that the average value of the training variable is 3.07. which means it can be categorized as good. While the average value on the existence variable is 3.99. This shows that the effect is not significant. Both Variables From the results of the analysis, it is stated that the higher the coaching will affect the existence. This shows that if cultivation increases Then there will be an effect on existence. Based on the results of descriptive analysis, it shows that the average value of the coaching variable is 3.97. which means it can be categorized as good. While the average value on the existence variable is 3.99. This shows a significant effect
Tujuan penelitian adalah menguji dan menganalisis bahwa jumlah wisatawan berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di Provinsi Kalimantan Utara, menguji dan menganalisis bahwa Tingkat Rata-Rata Hunian berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di rovinsi Kalimantan Utara,, menguji dan menganalisis bahwa Tarif rata-rata berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di Provinsi Kalimantan Utara,, menguji dan menganalisis bahwa PDRB perdagangan, hotel dan restoran berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di Provinsi Kalimantan Utara,. Penelitian ini menggunakan data tahunan yaitu tahun 2000 sampai dengan tahun 2012. Dengan menggunakan perhitungan regresi berganda. Hasil perhitungan menghasilkan bahwa Jumlah wisatawan tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di rovinsi Kalimantan Utara, Tingkat Rata-Rata Hunian berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di rovinsi Kalimantan Utara,. Tarif rata-rata berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di rovinsi Kalimantan Utara,. PDRB perdagangan, hotel dan restoran tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di Provinsi Kalimantan Utara,.