Pengaruh beasiswa Bank Indonesia terhadap motivasi dan prestasi belajar mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara
Silahkan Edit
COLLECTION
Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir
Silahkan Edit
Silahkan edit
MERRY KRISTIANI. Penerapan Metode Simple Additive Weighting ( SAW) Dalam Menunjang Penerima Bantuan Langsung Tunai (Studi Kasus Desa Long Telenjau) (dibimbing oleh Ibu Siti Aisyah) Program penerima bantuan langsung tunai (BLT) merupakan salah satu program pemerintah dalam menanggulangi krisis ekonomi yang terjadi selama ini adalah dengan cara memberikan bantuan langsung tunai kepada setiap desa diseluruh Indonesia. Bantuan Langsung Tunai (BLT) merupakan salah satu program bantuan bersyarat dari pemerintah sebagai bentuk kompensasi dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM),yang tentunya mengimbas kepada kehidupan masyarakat luas termasuk kalangan masyarakat miskin.Dinamika data kemiskinan memerlukan adanya kebijakan lokal melalui musyawarah Desa/Kelurahan. Musyawarah ini menjadi kekuatan utama program untuk memberikan keadilan bagi sesama. Metode yang digunakan untuk memilih warga yang berhak menerima BLT adalah metode Simple Additive Weighting (SAW) salah satu metode pengambilan keputusan multikriteria. Dari hasil perhitungan menggunakan metode (SAW), diperoleh nama-nama yang berhak menerima BLT sebanyak 77 KK sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh Kepala Desa Long Telenjau Kecamatan Peso Hilir Kata Kunci : Metode SAW Program BLT, GUI MATLAB.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator untuk mengukur keberhasilan upaya pembangunan kualitas hidup manusia yang telah dicapai. Pertumbuhan IPM di suatu wilayah dapat dipengaruhi oleh faktor geografis yaitu besarnya angka IPM di suatu wilayah dapat mempengaruhi angka IPM pada wilayah yang berdekatan sehingga faktor geografis diduga dapat mempengaruhi dan memberikan efek dependensi spasial pada nilai IPM di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan pada faktor yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Kalimantan Utara. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah Spatial Error Model (SEM) untuk mengidentifikasi pengaruh variabel terhadap variabel pada suatu wilayah dengan matriks pembobot Queen Contiguity dan estimasi parameter Metode Kuadrat Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan nilai uji Lagrange Multiplier (error) terdapat dependensi spasial error. Variabel prediktor yang secara signifikan berpengaruh terhadap nilai IPM pada model SEM antara lain Angka Harapan Hidup, Harapan Lama Sekolah, Rata-rata Lama Sekolah dan Kemampuan Daya Beli masyarakat.
ABSTRAK Irene Anggreani Lang Angit 201841046. Peranan Kelompok Tani terhadap Peningkatan Produksi Hasil Padi Sawah di Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan. Dibimbing oleh Dedik Wiryawan, ST.MM Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan kelompok tani dalam meningkatkan hasil produksi padi sawah di Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan dan mengetahui apa saja hambatan yang dihadapi kelompok tani terhadap peningkatan produksi padi sawah di Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai bulan April 2022 di Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan. Jumlah petani yang diambil secara acak sederhana (simple random sampling) sebagai responden sebanyak 18 orang. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara dengan responden menggunakan daftar pertanyaan serta data sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriktif dengan menggunakan sistem skoring yaitu memberikan skor pada setiap item pertanyaan yang digunakan untuk melihat peranan kelompok tani. Peranan kelompok tani terhadap peningkatan produksi tergolong sedang. Di mana dari kelima peranan kelompok 3 diantaranya tergolong rendah, 2 tergolong tergolong tinggi. Peranan yang dikategorikan rendah adalah peranan kelompok tani dalam penyediaan fasilitas dan sarana produksi, penerapan teknologi panca usahatani, kerjasama dengan lembaga pemerintah atau KUD. Sedangkan peranan yang dikategorikan tinggi yaitu peranan kelompok tani dalam penyebarluasan informasi, dan peranan kelompok tani dalam perencanaan kegiatan. Dan hambatan-hambatan yang di hadapi kelompok tani dalam peningkatan produksi padi yaitu kurangnya fasilitas dan sarana produksi, kurangnya penerapan teknologi panca usahatani serta kurangnya lembaga-lembaga/KUD . terhadap peningkatan produksi kelompok tani di Desa Mara Satu.
Tujuan penelitian adalah Menganalisis dan mengetahui pengaruh modal dan tenaga kerja serta luas lahan secara bersama-sama terhadap produksi Tambak Udang di Kabupaten Berau, Menganalisis dan mengetahui pengaruh modal dan tenaga kerja serta luas lahan secara parsial terhadap produksi Tambak Udang di Kabupaten Berau, Menganalisis dan mengetahui variabel manakah yang memberikan pengaruh dominan terhadap produksi Tambak Udang di Kabupaten Berau, serta Mengetahui dan menganalisis keuntungan maksimal pada usaha Tambak Udang di Kabupaten Berau. Penelitian ini menggunakan data primer yaitu menggunakan wawancara langsung ke responden. Dengan menggunakan perhitungan Fungsi Cobb Douglass. Hasil uji serempak menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel faktor produksi modal, tenaga kerja, dan luas lahan yang digunakan dalam produksi usaha tambak udang di Kabupaten Berau berpengaruh signifikan dan hasil uji parsial menunjukkan bahwa variabel modal, tenaga kerja dan biaya juga berpengaruh signifikan terhadap produksi usaha tambak udang di Kabupaten Berau. Variabel modal terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap variabel produksi usaha tambak udang di Kabupaten Berau. Variabel tenaga kerja terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap variabel produksi usaha tambak udang di Kabupaten Berau. Variabel luas lahan terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap variabel produksi usaha tambak udang di Kabupaten Berau.
Penulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang Peran Lurah dalam memimpin Pegawai Kelurahan Tanjung Palas Tengah Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Metode Penelitian yang dilakukan dalam penulisan ini ialah metode kualitatif dengan subyek penulisan ialah Kelurahan Tanjung Palas Tengah Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Informan yang dipilih ialah yang mempunyai relevan yang dibutuhkan penulisan yang terdiri dari Lurah, Sekretaris, Bendahara,Kasi Kesos,Kasi Pemerintahan,staf Pelaksana, dan Staff Kelurahan.Teknik Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, studi pustaka. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif yang didukung oleh data primer dan data sekunder. Hasil penulisan menunjukan bahwa peran yang dilakukan oleh Lurah Tanjung Palas Tengah Kecamatan Tanjung Palas dalam meningkatkan motivasi kerja pegawai secara umum belum maksimal sehingga masih perlu di optimalkan. Secara keselurahan dapat dilihat dari 4 (empat) aspek observasi penulisan yang meliputi pembinaan dan pengarahan, pengembangan pengetahuan dan keterampilan, pemberian penghargaan bagi yang berprestasi serta pemberian sanksi bagi yang melakukan pelanggaran belum sepenuhnya berjalan dengan baik. Adapun faktor yang mempengaruhi motivasi kerja pegawai antara lain fasilitas pendukung atau sarana prasarana, kondisi ruang kerja, dan pemberian penghargaan.
Fauziah Rahmah, Pengaruh Pelatihan Dan Motivasi Terhadap Kinerja Usaha Pada Pelaku UMKM Di Kabupaten Bulungan, dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, MM., Ak. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pelatihan Dan Motivasi Terhadap Kinerja Usaha Pada Pelaku UMKM Di Kabupaten Bulungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah para pelaku UMKM di Kabupaten Bulungan yang mengikuti pelatihan. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 264 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner dan teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 23. Hasil dalam penelitian ini dinyatakan bahwa pelatihan berpengaruh pada kinerja usaha pada pelaku UMKM. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji parsial yang menunjukkan bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel dengan perbandingan 2,818 > 1,99444. Dalam penelitian ini berdasarkan perhitungan statistik uji parsial, didapatkan bahwa motivasi berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap kinerja usaha pada pelaku UMKM. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji parsial yang menunjukkan bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel dengan perbandingan 4,845 > 1,99444. Dalam penelitian ini berdasarkan perhitungan statistik uji simultan, didapatkan bahwa pelatihan dan motivasi berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap kinerja usaha pada pelaku UMKM. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji simultan yang menunjukkan bahwa nilai fhitung lebih besar dari nilai ftabel dengan perbandingan 20,353 > 3,13. Hasil analisis variabel bebas terhadap variabel terikat menunjukkan bahwa nilai adjusted R Square sebesar 0.350. Hal ini berarti seluruh variabel bebas yakni pelatihan dan motivasi mempunyai kontribusi secara bersama-sama sebesar 35,0% terhadap variabel terikat (Y) yakni Kinerja Usaha sedangkan sisanya sebesar 65,0% dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar dari penelitian ini.
Iswal Nur Rahmat, Pengaruh Kompetensi Penyuluh Pertanian, Pelatihan, dan Motivasi Petani, Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur Tanjung Buka SP 6 Tanjung Palas Tengah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, MM., Ak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Kompetensi Penyuluh, Pelatihan, dan Motivasi Petani berpengaruh Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur Tanjung Buka SP 6 Tanjung Palas Tengah. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. Pada penelitian ini menggunakan Sampling Jenuh dimana semua populasi di jadikan sampel pada penelitian kali ini yaitu berjumlah 30 anggota Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. Pengumpulan data berupa penyebaran kuisioner. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini Regresi Linear Berganda. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa : (1) Terdapat pengaruh negatif dan tidak signifikan Kompetensi Penyuluh Pertanian Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. (2) Terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan Pelatihan Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. (3) Terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan Motivasi Petani Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. (4) Kompetensi Penyuluh Pertanian, Pelatihan, dan Motivasi tidak berpengaruh secara stimultan Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur.
Melsa Aminah, Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Pelanggan pada PM Laundry Tanjung Selor. Dibawah bimbingan Rina Sri Wahyuni.,.M.Acc. NIDN.11.200183.03. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan pada PM Laundry Tanjung Selor. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pada variabel bebas yaitu kualitas pelayanan dan variabel terikat yaitu loyalitas pelanggan. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah pelanggan PM Laundry Tanjung Selor dan sampel diambil sebanyak 60 orang. Data dalam penelitian ini diambil melalui penyebaran kuesioner kepada 60 pelanggan sebagai sampel dalam penelitian. Semua pernyataan valid dan relibel. Teknik analisis data menggunakan uji validitas dan realibilitas, analisis regresi linier sederhana, uji asumsi klasik, uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada PM Laundry Tanjung Selor. Sedangkan hasil uji determinasi menunjukkan bahwa determinasi (R square ) variabel bebas terhadap variabel terikat adalah 64,9% yang dapat diartikan 64,9% kualitas pelayanan memberikan kontribusi terhadap loyalitas pelanggan.
ABSTRAK Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan salah satu sumber pendapatan desa yang memiliki peranan penting dalam pelaksaan pembangunan desa. Desa Bumi Rahayu mempunyai jumlah penduduk 1.412 orang, yang terdiri dari laki - laki 760 orang, perempuan 652 orang dan 422 KK, yang tebagi dalam 2 (Dua) Rukun Warga dan 7 (Tujuh) wilayah Rukun Tetangga (RT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran kepala desa dalam pengelolaan alokasi dana desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan bahwa Adapun tahapan dari pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Bumi Rahayu terdiri dari mekanisme penerimaan Alokasi Dana Desa (ADD), tahap persiapan, tahap pengusulan atau pengajuan kegiatan, tahap penerimaan Alokasi Dana Desa, penggunaan ADD, pertanggungj jawaban dan pelaporan ADD, serta pengawasan ADD. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi Alokasi Dana Desa di Desa Bumi Rahayu yaitu faktor partisipasi masyarakat dan keterbatasan sumber daya manusia yang berkualitas.
Hendro, Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Pengurus Karang Taruna. Dibawah Bimbingan pak Dedik Wiryawan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Pengurus Karang Taruna. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pemuda, karang taruna, masyarakat dan aparatur desa di desa Sekatak Pentian. Hasil dari penelitian ini adalah Kepemimpinan Kepala Desa berpengaruh Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Pengurus Karang Taruna dimana Kepemimpinan Kepala Desa dalam meningkatkan motivasi kerja pengurus karang taruna di Desa Pentian Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan untuk perubahan MSDM di artikan sebagai proses dukungan terhadap peran pemimpin dalam meningkatkan keterampilan dan memperoleh pengetahuan, dan arahnya lebih mempersiapkan sumberdaya manusia sebagai mempunyai tanggung jawab terhadap perannya disetiap dalam bidang dan komitmen dalam meningkatkan motivasi. Peran Kepemimpinan dianggap penting untuk memahami dampak sumberdaya manusia dalam suatu proses mempengaruhi aktivitas-aktivitas sebuah kelompok yang diorganisasi ke arah pencapaian tujuan untuk berfikir dan bertindak sedemikian rupa sehingga melalui perilaku yang positif ia memberikan sumbangan nyata dalam pencapaian tujuan organisasi. Motivasi dianggap penting karena mampu mendorong semangat terhadap sumberdaya manusia yang bergabung di pengurus karang taruna di Desa Pentian secara turun menurun dan salah satu bentuk semangat pemuda di Desa Pentian untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang bermanfaat untuk kelembangaan pengurus karang taruna Desa Pentian.
ABSTRAK Kinerja didefinisikan sebagai apa yang dilakukan atau tidak dilakukanpegawai.Kinerja adalah yang mempengaruhi seberapa banyak mereka memberikontribusi kepada organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Kinerja Pengurus Badan UsahaMilik Desa(Mekar Jaya Mandiri) Untuk Meningkatkan Kesejahteraan MasyarakatDi Desa Bumi Rahayu Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.Melalui penelitian inidapat memberikan manfaat pengetahuan informasi terkait Bumdes,serta dapatdijadikan sebagai bahan penelitian lanjutan dalam menambah ilmu pengetahuantentang Kinerja Pengurus Badan Usaha Milik Desa Untuk MeningkatkanKesejahteraan Masyarakat. metode analisis yang digunakan, Penelitian ini termasuk dalam tipe penelitian kualitatif, kualitatif adalahpenelitian yang sifatnya deskriptif dan cenderung menggunakan analisis proses danmakna lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Serta kurangnya sosialisasi yang mengakibatkan kurangnya pengetahuandan pemahaman masyarakat mengenai keberadaan BUMDes Bumi Rahayu.Begitupun pada prinsip profesioalisme yang dalam pelaksanaan program BUMDeshanya dijalankan dan dikelola seadanya oleh pengurus karena kurangnya tenagakerja (SDM) yang handal dalam bidang tersebut. Hasil penelitian bahwa masih belum optimalnya sosialisasi BUMDeskepada masyarakat,kurangnya partisipasi masyarakat, tujuan dan sasaran BUMDesbelum tercapai, kurangnya fasilitas dari pemerintah desa, kurangnya kegigihanBUMDes, dan kurangnya time management yang dilakukan BUMDes.SehinggaKinerja BUMDes Bumi Rahayu sebagai instrument penguat ekonomi desa melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dampaknya secara ekonomi belum bisa di rasakan.
ABSTRAK Upaya pelestarian warisan budaya lokal berarti upaya memelihara warisan budaya Tradisional untuk waktu yang sangat lama. Karena upaya pelestarian merupakan upaya memelihara untuk waktu yang sangat lama maka perlu dikembangkan pelestarian sebagai upaya yang berkelanjutan. Jadi bukan pelestarian yang hanya mode sesaat, berbasis proyek, berbasis donor dan elitis (tanpa akar yang kuat di masyarakat). Pelestarian tidak akan dapat bertahan dan berkembang jika tidak didukung oleh masyarakat luas dan tidak menjadi bagian nyata dari kehidupan kita. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Kualitatif yang menggambarkan mengenai upaya pelestarian seni tari kuda lumping masa pandemi covid-19 di Paguyuban Turonggo Joyo Mulyo (studi kasus di Desa Bumi Rahayu). Informan dalam penelitian ini diantaranya adalah Kepala Desa Bumi Rahayu, Ketua Paguyuban Turonggo Joyo Mulyo, Satgas Covid-19 Desa Bumi Rahayu, Ketua BPD Bumi Rahayu, anggota Paguyuban serta masyarakat Desa Bumi Rahayu. Dari hasil penelitian ini adapun beberapa upaya yang telah dilakukan oleh Paguyuban Turonggo Joyo Mulyo dan oleh Pemerintah Desa Bumi Rahayu ini antara lain adalah dengan akan dilakukan inovasi-inovasi baru terhadap kesenian tari ini dan peran Pemerintah Desa yang sangat membantu berkembangnya kembali kesenian tari ini yang sebelumnya sempat hilang. Serta tidak lepas dari partisipasi masyarakat yang turut memeriahkan dan memeberikan semangat tampil kepada Paguyuban ini. Adapun faktor yang mempengaruhi upaya pelesarian ini yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Adapun faktor yang mendukung yaitu kekompakan anggota Paguyuban itu sendiri, Peran Pemerintah Desa serta partisipasi masyarkat Desa Bumi Rahayu.Adapun faktor penghambatnya antara lain yaitu adanya Pandemi Covid-19 ini dan perbedaan pendapat antar anggotanya. Kata kunci : upaya pelestarian, paguyuban dan pemerintah desa
Juan Andini Silip, Pengaruh Pengaruh Kompetensi SDM Terhadap Keunggulan Bersaing UMKM Dengan Intervening Inovasi Produk Bakery (Study Kasus Pada UMKM di Kabupaten Bulungan), dibawah bimbingan Dewi Qomariah Imelda, MM.Ak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Kompetensi SDM berpengaruh terhadap Keunggulan Bersaing UMKM Dengan Intervening Inovasi Produk Bakery. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah Pelaku UMKM Pada Bidang Bakery.Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 160 responden. Pengumpulan data berupa quisioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 23 dan structural equation modeling (SEM). Hasil penelitian ini adalah, pertama, ditemukan bahwa terdapat hubunganKompetensi SDM terhadap Inovasiberpengaruh Signifikan, dimana Bedasarkan hasil analisis deskritif menunjukan bahwa nilai rata-rata variabel 3.53. yang berarti dapat dikategorikan baik. Sedangkan nilai rata – rata pada variabel Inovasi adalah 3. 80. Hal ini menunjukkan pengaruh signifikan. kedua Variabel Kompetensi SDM berpengaruh signifikan terhadap Keunggulan Bersaing, Berdasarkan hasil análisis, koefisien hubungan antara Kompetensi SDM (X1) dengan Keunggulan Bersaing (Y2) adalah sebesar 0.95 dengan p-value 0.000. Karena nilai p-value 0.05 mengidentifikasikan bahwa Kompetensi SDM berpengaruh signifikan terhadap Keunggulan Bersaing. Artinya semakin baik Kompetensi SDM, maka akan semakin tinggi pula Keunggulan bersaing. Untuk variabel Inovasi berpengaruh signifikan terhadap Keunggulan Bersaing, Bedasarkan hasil analisis deskritif menunjukan bahwa nilai rata-rata variabel Inovasi 3.80.yang bearti dapat dikategorikan baik. Sedangkan nilai rata – rata pada variabel Keunggulan Bersaing adalah 3. 19. Hal ini menunjukkan pengaruh tidak signifikan.
Desi Anisyah Arva Budi Arti, 2022 Pengaruh Peran Pemerintah Terhadap Keunggulan Bersaing dengan Intervening Kreativitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Industri Di Kabupaten Bulungan, dibawah bimbingan ibu Dewi Qomariah Imelda, MM., Ak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Peran Pemerintah Terhadap Keunggulan Bersaing dengan Intervening Kreativitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Industri Di Kabupaten Bulungan. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM industri di Kabupaten Bulungan sebanyak 874 pelaku UMKM. Teknik pengambilan sempel menggunakan probability sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah structural equation modeling (SEM). Seluruh instrumrn telah diuji reliabilitas (hasilnya > 0,06), dan validitas (hasilnya > 0,03) sehingga seluruhnya dinyatakan reliabel dan valid. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa: (1) Peran Pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap Kreativitas, hal ini terlihat dari p-value, sebesar 0,120 > alfa (0,05). (2) Peran Pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap Keunggulan Bersaing, hal ini terlihat dari p-value, sebesar 0,752 > alfa (0.05). (3) Kreativitas berpengaruh signifikan terhadap Keunggulan Bersaing. Hal ini terlihat dari p-Value sebesar 0,002 > alfa (0.05). (4) Peran Pemerintah terhadap Keunggulan Bersaing (Y2) melalui Kreativitas, diperoleh koefisien pengaruh tidak langsung sebesar 18,27 dikarenakan salah satu pengaruh langsung tidak signifikan, maka dinyatakan pengaruh tidak signifikan. variabel peran pemerintah dan kreativitas variasi data pada variabel kreativitas sebesar 8%, selebihnya 92% di pengaruhi faktor lain di luar penelitian ini. Dan variabel peran pemerintah dan keunggulan bersaing variasi data pada variabel keunggulan bersaing sebesar 42%, selebihnya 58% di pengaruhi faktor lain di luar penelitian ini.
Adelia Januarti, Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Usaha dengan Konflik Peran Ganda Sebagai Variabel Intervening (Study Kasus Pelaku Usaha Mikro di Tanjung Selor) bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, MM., Ak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Kecerdasan Emosional, terhadap Kinerja Usaha dengan Konflik Peran Ganda para pelaku usaha mikro wanita di Tanjung Selor. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku usaha mikro wanita di Tanjung Selor. Jumlah responden yang yang diteliti adalah 120 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 23 dan SEM 23. Hasil penelitian ini adalah pertama, ditemukan bahwa terdapat hubungan Kecerdasan Emosional terhadap Konflik Peran Ganda berpengaruh negatif tidak signifikan, hubungan Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Usaha berpengaruh positif sedikit signifikan, dan hubungan Konflik Peran Ganda terhadap Kinerja Usaha berpengaruh positif tidak signifikan.
Aulia Nur Ramadhana, Peran Pemerintah Terhadap Semangat Kerja dan Kinerja Usaha Petani SP 6B Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah (Studi Kasus Para Petani SP 6B Tanjung Buka) bimbingan ibu Dewi Qomariah Imelda, MM., Ak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Peran Pemerintah terhadap Semangat Kerja dan Kinerja Usaha petani. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku para petani SP 6B Tanjung Buka. Jumlah responden yang diteliti adalah 80 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 23 dan SEM 23. Hasil penelitian ini dalah pertama, ditemukan bahwa terdapat hubungan Peran Pemerintah terhadap Kinerja Usaha yang berpengaruh negatif tidak signifikan. Hubungan Semangat Kerja terhadap Kinerja usaha berpengaruh positif signifikan, dan Hubungan Peran Pemerintah terhadap Semangat Kerja berpengaruh positif signifikan.
Silahkan diedit
RAMADIANSYAH. Perbandingan Metode fuzzy Mamdani dan Sugeno Dalam Mengoptimalkan Produksi Tahu Berbantu MATLAB (dibimbing oleh Siti Aisyah) Permasalahan yang sering muncul di dunia ini terkadang sering sekali memiliki jawaban yang tidak pasti, salah satunya adalah jumlah tahu yang akan diproduksi pada suatu pabrik tahu. Logika fuzzy merupakan salah satu metode untuk melakukan analisis sistem yang tidak pasti. Tujuan penelitian ini untuk mengoptimalkan produksi tahu dengan cara membandingkan metode Fuzzy Mamdani dan Sugeno untuk menentukan jumlah produksi tahu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, tahu yang harus diproduksi menggunakan metode Fuzzy Mamdani sebesar 20.563 cetakan tahu, dan jumlah produksi menggunakan metode Fuzzy Sugeno sebesar 20.982 cetakan tahu, dan menggunkan Fuzzy Mamdani pada MATLAB sebesar 19.400 cetakan tahu. Sedangkan produksi pabrik yaitu sebesar 19.780 cetakan tahu. Dari perbandingan kedua metode tersebut, metode Fuzzy Sugeno merupakan metode yang paling baik untuk menentukan jumlah produksi.