M AFIZAM
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Muhammad Afizam 201451149. Gaya Kepemimpinan Terhadap Produktifitas kerja pegawai pada secretariat DPRD Kabupaten Bulungan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Apakah gaya kepemimpinan berpengaruh secara signifikan terhadap produktifitas kerja pegawai pada Sekretariat DPRD Kabupaten Bulungann. Penelitian dilaksanakan di Kantor secretariat DPRD bulungan jl, agatis tanjung selor. Waktu penelitian selama 2 bulan dari bulan April sampai dengan Mei 2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalaha metode kuantitatif, yaitu metode penelitian untuk menguji teori-teori tertentu dengan cara meneliti hubungan antar variabel yang di ukur dengan instrumen-instrumen peneliti sehingga angka yang terdiri dari angka-angka dapat dianalisis berdasarkan prosedur-prosedur statistik. Fokus dalam penelitian ini adalah pegawai Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Indikator pengukuran variabel gaya kepemimpinan (X) terdiri dari 7 (tujuh) item pengukuran yaitu : pemimpin bersikap otoriter terhadap bawahannya, pemimpin tidak memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk bertanya atau menyatakan pendapat, pemimpin berkomitmen tinggi dalam menjalankan tugas dan fungsinya, pemimpin melibatkan bawahannya dalam menyelesaikan permasalahan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing, pemimpin memberikan arahan dan bimbingan yang jelas dan tepat kepada bawahannya, pemimpin membebankan semua pekerjaan kantor kepada bawahannya, dan pemimpin jarang berada di kantor. Dan Indikator pengukuran variabel kinerja pegawai (Y) terdiri dari 5 (lima) item pengukuran yaitu : pemahaman atas tugas pokok dan fungsi, inovasi, kecepatan kerja, keakuratan kerja, dan kerjasama. Kata Kunci. Kepemimpinan, kinerja
KASMIN
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Peran Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan Dalam Melestarikan Birau Di Kabupaten Bulungan Rumusan masalah yaitu bagaimana peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan dalam Melestarikan Birau di Kabupaten Bulungan. Apa faktor Pendukung dan Penghambat dalam melestarikan Birau. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Informan penelitian yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Kabupaten Bulungan. narasumber lainnya adalah pegawai Dinas Pariwisata dan juga masyarakat Kabupaten Bulungan.Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu Peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan dalam melestarikan Birau di Kabupaten Bulungan yaitu sebagai Motivator memberikan promosi dan himbauan kepada masyarakat Kabupaten Bulungan. Sebagai Dinamisator ialah membangun kerja sama baik dengan masyarakat maupun dengan pihak swasta. Sebagai Fasilitator sudah berjalan baik. Faktor pendukung memudahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam merayakan dan menjaga kelestarian Budaya ini. Kuranngnya pengawasan dari orang tua, di harapkan kepada Pemerintah dan Petinggi–petinggi adat untuk tetap bersama masyarakat Kabupaten Bulungan untuk melestarikan kebudayaan dan adat istiadat yang ada di Kabupaten Bulungan dengan cara tidak mencampur adukkan dengan kebudayaan luar dan selalu memperkenalkan kepada generasi–generasi mudah akan pentingnya mempertahankan dan melestarikan kebudayaan dan adat istiadat yang ada di Kabupaten Bulungan serta mendukung setiap adanya perayaan Birau di Kabupaten Bulungan. Kata Kunci: Peran, Melestarikan, Birau
ANDI MUIZZ ANNAFI
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Andi Muizz Annafi 201451041. Silsilah Etnis Tionghoa Di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui untuk mengtahui silsila etnisTionghoa di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalaha metode kualitatif, penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati dari fenomena yang terjadi. Lebih lanjut Moleong mengemukan bahwa penelitian deskriptif menekankan pada data berupa kata-kata gambar, dan bukan angka-angka yang disebabkan oleh adanya penerapan metode kualitatif. Selain itu semua yang dikumpulkan berkemungkinan menjadi kunci terhadap apa yang sudah yang diteliti. Pengambilan sempel atau sumber data pada penelitian ini dilakukan secara puposive dan untuk ukuran sempel tersebut ditentukan secara snowball teknik pengumpulan dengan triangulasi (gabungan), Berdasarkan hasil penelitian, Berdasarkan hasil wawancara di lapangan di dapatkan data bahwa, terkait dengan Silsila etnis tionghoo di Tanjung Selor terdapat tiga Etnis yaitu Tenglang (Hokkien), Tengnang (Tiochiu) dan Thouguyin (Hakka). (wawancara dengan Ku’ Ahia (Adhi Chandra, 2021). Disebut Tangren dikarenakan sesuai dengan kenyataan bahwa orang Tionghoa-Indonesia mayoritas berasal dari Tiongkok selatan yang menyebut diri mereka sebagai orang Tang, sementara orang Tiongkok utara menyebut diri mereka sebagai orang Han. Kata Kunci: Silsilah Etnis Tionghoa, kebudayaan
M NUR ASRI
2021 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur di Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan Infrastruktur di Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan.. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Kepala desa Binai, Sekertaris Desa Binai, Kaur Pemeritah Desa Binai, Ketua Rw, Ketua RT Desa Binai, Ketua Adat Desa Binai dan Masyaraat Desa Binai.Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur di Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan yaitu (1) Dalam Mengambil Keputusan yaitu masyarakat terlibat langsung dalam menyampaikan pendapat dan pengambilan keputusan serta menentukan arah kebijakan pembangunan. (2) Dalam Pelaksanaan Kegiatan yaitu masyarakat dilibatkan dalam kegiatan gotong royong, kerja bakti dan turut mendukung proses pembangunan yang ada. (3) Dalam Evaluasi Pembangunan yaitu masyarakat diberikan kebebasan untuk mengkritik dan mengevaluasi pembangunan serta kecapaian pembangunan yang ada, (4) Dalam Pemanfaatan Hasil Pembangunan yaitu pembangunan infrastruktur dibangun untuk kebutuhan masyarakat sendiri dan masyarakat bertangung jawab menjaga dan memelihara infrastruktur tersebut. Faktor pendukung dan faktor penghambat partisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan (a) Faktor Pendukung: (1) Pemerintah Kabupaten Bulungan bertanggung jawab memajukan desa Binai dengan melibatkan partisipasi masyarakat desa, (2) Aparatur pemerintah desa termasuk kepala desa Binai mampu mengajak dan bekerjasama dengan masyarakat desa Binai dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang ada. (3) Partisipasi Masyarakat cukup baik saat menyampaikan aspirasi, dan mengikuti kegiatan gotong royong. (b) Faktor Penghambat yaitu dana desa Binai terbatas dalam pembangunan infrastruktur, karena dialokasikan penangan covid- 19.
TIARA NUR ALISYA
2021 · Thesis · Open Access
Pengembangan pariwisata adalah salah satu cara untuk membuat suatu objek wisata menjadi menarik dan dapat membuat pengunjung tertarik untuk berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peluang pengembangan potensi wisata pantai tanah kuning dan mengetahui strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangannya serta mencari tahu apa saja yang menjadi hambatan dalam pengembangannya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis SWOT yaitu analisis yang dimaksud untuk melihat sejauh mana penerapan strategi pengembangan objek wisata dalam meningkatkan wisatawan berdasarkan kekeuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling dimana diantaranya adalah stakeholder yang terkait yaitu, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan, Pemerinta Desa Tanah Kuning, Ketua Kelompok Sadar Wisata serta Masyarakat Desa Tanah Kuning. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan telah menjalankan perannya dengan membangun Taman Wisata Pantai Tanah Kuning II sebagai daya tarik utama dalam sektor pariwisata yang ada di Desa Tanah Kuning dengan bekerjasama dengan Pemerintah Desa Tanah Kuning. Mengena strategi pengembangan sampai saat ini baik Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan maupun Pemerintah Desa Tanah Kuning belumlah menerapkan strategi pengembangan apapun, ini dikarenakan pihaknya masih berfokus terhadap pembangunan fasilitas-fasilitas penunjang pariwisata di Desa Tanah Kuning. Saat ini terdapat hambatan dalam pembangunananya yaitu mengenai devisit anggaran serta mengenai legalitas. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada dasarnya Pantai Tanah Kuning ini memiliki peluang pengembangan yang cukup baik seperti keindahan alam yang dimiliki dapat menjadi daya tariknya serta terdapatnya peluang-peluang eksternal seperti adanya kerjasmaa antara Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata dengan Pemerintah Desa Tanah Kuning dan terdapatnya Badan Usaha Milik Desa ini dapat menjadi peluang pengembangan bagi Potensi Wisata Pantai Tanah Kuning sendiri.
SITI HAJAR
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakt desa di Desa Apung, dan untuk mengetahui apa saja hambatan yang di alami pemrintah dalam proses pemberdayaan masyarakat di desa Apung. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Metode penelitian ini merupakan metode yang bertujuan membahas objek yang di teliti secara mendalam. metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang di gunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah dimana peneliti berperan sebagai instrumen kunci, dengan teknik pengumpulan data yang di lakukan secara gabungan dan analisis data bersifat induktif.
SINTA UMALA INDAH
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran Dinas Perikanan dan kelauatan dalam melakukan pemberdayaan masyarakat nelayan di wilayah pesisir Desa Tanah Kuning dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemberdayaan masyarakat nelayan di Wilayah pesisir Desa Tanah Kuning Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif. Sumber data penelitian berasal dari infoman yang terkait terhadap judul. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik observasi berdasarkan keadaan di lapangan serta teknik wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah stakeholder yang terkait yakni Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bulungan, Pemerintah Desa Tanah Kuning, ketua koperasi nelayan Desa Tanah Kuning, pengepul dan masyarakat nelayan yang berjumlah 10 orang. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bulungan telah melaksanakan perannya dengan membuat beberapa program kegiatan untuk pemberdayaan. Adapun program kegiatannya yakni pendidikan dan pelatihan, penyuluhan dan pembimbingan, kelembagaan atau pembentukan kelompok nelayan, kemudahan akses teknologi dan komunikasi serta kemitraan usaha. Kegiatan yang dibuat oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bulungan didasarkan dengan dasar hukum peraturan pemerintah No 50 Tahun 2015 Tentang pemberdayaan masyarakat nelayan ikan dan pembudidaya ikan-ikan kecil. Selain itu terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhi pemberdayaan tersebut. Faktor pendukung terdiri atas bantuan modal usaha dan kebijakan pemerintah, dan faktor penghambat terdiri atas kualitas SDM dan keterbatasan anggaran.
ARIF FATURAHMAN
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru SMP Negeri 1 Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara Rumusan masalah yaitu bagaimana peran Kepala Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru SMP Negeri 1 Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara?. Apa faktor pendukung dalam meningkatkan kinerja guru SMP Negeri 1 Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara? Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Kepala Sekolah dan Guru SMPN 1 Tanjung Selor.Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu Peran kepala sekolah dalam meingkatkan kinerja guru SMP Negeri 1 Tanjung Selor Kabupaten Bulungan yaitu sebagai supervisor melaksanakan kegiatan supervise kunjungan kantor ataupun di kelas untuk mengamati proses pembelajaran secara langsung, terutama dalam pembuatan RPP. Kepala sekolah sebagai inovator dilakukan perbaikan, perubahan, pembaharuan, menjalin hubungan yang harmonis dengan lingkungan, memberikan teladan kepada guru, mengadakan workshop, ikut serta dalam kegiatan Musyawara Guru Mata Pelajaran (MGMP). Kepala sekolah sebagai pemimpin mampu menggerakkan, mempengaruhi, memberikan motivasi dan mengarahkan guru-guru mencipkan iklim belajar secara tertib, lancar, dan efektif. dan mengembangkan hubungan kerja sama. Kepala sekolah sebagai motivator yaitu memberikan motivasi agar guru tertib dan disiplin, memberikan motivasi kepada guru mempersiapkan perangkat pembelajaran. Faktor pendukung dalam meningkatkan kinerja guru SMP Negeri 1 Tanjung Selor Kabupaten Bulungan yaitu adanya (1) Dorongan untuk bekerja kerja sebagai satu tim dan mau terlibat dalam pengembangan karir, dan pelatihan, (2) Peluang untuk berkembang karena kepala sekolah SMP Negeri 1 Tanjung Selor selalu memfasilitasi guru mengembangkan diri, member kesempatan mengikuti seminar, diklat, dan pelatihan, (3) Perhatian kepala sekolah menjadi faktor pendukung dalam peningkatan kinerja Guru SMP Negeri 1 Tanjung Selor yaitu perhatian terhadap kebutuhan guru, memberikan motivasi kepada guru, melibatka guru-guru dalam agenda rapat, saling manghargai, sopan, rama, dan saling menyapa satu dengan yang lainnya, dan (4) Hubungan interpersonal dengan sesama guru dengan mejaga hubungan baik dengan guru-guru, bersikap sopan, ramah, dan mengajak guru untuk bertukar pendapat serta melibatkan guru dalam agenda rapat, menumbuhkan rasa kebersamaan, dan kekompakan
EKAERVIANA
2021 · Thesis · Open Access
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :Untuk mengetahui implementasi kebijakan penataan pedagang di Pasar Induk Kota Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dan Faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam implementasi kebijakan penataan pedagang di Pasar Induk Kota Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu suatu tipe penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran atau lukisan situasi secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai objek yang diteliti di mana hasil deskriptif dilanjutkan dengan penjelasan secara rinci dan mendetail. Hasil penelitian Implementasi kebijkaan penataan pasar tradisional di Tanjung Selor pada umumnya belum berjalan dengan maksimal, dilihat dari 6 variabel penting dari proses implementasi sebagaimana yang dikemukakan oleh Van Meter dan Van Horn, yakni : Dari segi standar yang ditetapkan sudah maksimal namun sasaran dari kebijakan penataan pasar belum maksimal karena kondisi bangunan dan kebersihan pasar yang tidak terawatt pasca pemindahan ke gedung baru di Pasar Induk.
SITI KARIAMAH
2021 · Thesis · Open Access
Pedagang kaki lima adalah bagian dari aktivitas ekonomi yang merupakan kegiatan pada sektor informal. Pertumbuhan kegiatan pedagang kaki lima yang cukup pesat tanpa adanya penanganan yang baik dapat mengakibatkan ketidakaturan pedagang kaki lima dalam melakukan usahanya. Oleh karena itu pemerintah daerah mengeluarkan peraturan daerah tentang penataan pedagang kaki lima dan juga pengelolaan terhadap pedagang kaki lima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam mengelola pedagang kaki lima dan faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi dalam pengelolaan pedagang kaki lima khususnya di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu suatu tipe penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran atau lukisan situasi secara sistematis, faktual dan akurat mengenai objek yang diteliti dimana hasil deskriptif dilanjutkan dengan penjelasan secara rinci dan detail. Penelitian ini menggunakan teori George Edward III mengenai empat faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan pemerintah daerah yaitu 1) Communication yaitu bagaimana komunikasi antar pemerintah dan pedagang kaki lima, 2) Resource yaitu orang-orang yang melakukan pengelolaan secara langsung sesuai dengan keahliannya atau tidak, 3) Disposition yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pengelolaan, 4) Bureaucratic yaitu lembaga atau organisasi yang terlibat dalam pengelolaan pedagang kaki lima. Adapun hasil penelitian ini adalah bahwa pemerintah belum maksimal dalam pengelolaan pedagang kaki lima sehingga sering terjadi kecemburuan antar pedagang dan penataan yang tidak strategis.
ISTIQOMAH ADDINI
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini memilki tujuan sebagai berikut untuk mengetahui kebijakan Pemerintah Daerah terhadap perilaku masyarakat tentang Covid-19 di Kelurahan Tanjung Palas Tengah Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. serta mengetahui faktor-faktor penghambat kebijakan pemerintah Daerah terhadap perilaku masyarakat tentang Covid-19 di Kelurahan Tanjung Palas Tengah Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode potong lintang (cross-sectional) dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, yaitu studi yang objek penelitiannya berupa karya-karya kepustakaan, baik berupa jurnal ilmiah, buku, artikel dalam media massa, maupun data-data statistik. Data yang didapatkan berasal dari beberapa Peraturan dan kebijakan lainnya, fenomena yang terjadi di lapangan serta content berita dari media massa. Hasil penilirian ini adalah Kebijakan Pemerintah terhadap Perilaku Masyarakat tentang Covid-19 di Kelurahan Tanjung Palas Tengah Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan telah memberlakukan PPKM guna memutus penyebaran Covid-19. Kelurahan Tanjung Palas Tengah memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan selama menerapkan PPKM termasuk di wilayah Kelurahan Tanjung Palas Tengah. Kebijakan Kemenkes RI tentang pencegahan penularan COVID-19 diantaranya : Menucuci Tangan, Hindari Menyentuh Area Wajah, Hindari Berjabat Tangan dan Berpelukan, Jangan Berbagi Barang Pribadi , Etika ketika Bersin dan Batuk Jaga Jarak Sosial, Hindari Berkumpul dalam Jumlah Banyak dan Mencuci Bahan Makanan telah dilaksanakan dengan baik. Perilaku atau Sikap merupakan reaksi atau respon yang masih dari seseorang terhadap suatu stimulus atau objek. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian penulis dalam hasil penelitian tersebut menunjukkan masyarakat Kelurahan Tanjung Palas Tengah memiliki sikap yang baik menunjukkan perilaku pencegahan COVID-19 yang baik juga, masyarakat disana percaya dengan mencuci tangan dan pembatasan kontak dekat dapat mencegah penyebaran virus COVID-19.
SISKA AMALIA
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas kinerja Aparat Desa dalam Memberikan Pelayanan Masyarakat dan untuk mengetahui Faktor yang mempengaruhi Kinerja Aparat Pemerintah Desa dalam Memberikan pelayanan Masyarakat di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung palas Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif Kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Desa Pejalin Kecamatan Tanjung palas Kabupaten Bulungan. Informan atau narasumber penelitian ini terdiri dari Kepala Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas kabupaten Bulungan dan Aparat Pemerintah Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kbupaten Bulungan sebagai penyelenggara Pemerintah Desa yang memberikan Pelayanan Masyarakat melalui Kinerjanya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Teknik Analisis Data dilakukan secara deskriptif Kualitatif dengan tahap reduksi data, penyajian data, pengumpulan data dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keselurahan efektivitas kinerja aparat Pemerintah Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan sudah dapat dikatakan cukup baik. hal ini dapat diketahui dari beberapa indikator. Indikator tersebut antara lain Kualitas, Kuantitas, Pelaksanaan Tugas dan Tanggung jawab. Namun demikian sikap tanggung jawab harus lebih ditingkatkan lagi karena masih ada beberapa aparat yang belum menerapkan sikap tersebut. Adapun faktor yang mempengaruhi kinerja Aparat yaitu faktor kemampuan dan faktor motivasi, dimana kedua faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap kinerja aparat. Apabila ditinjau dari pelayanan pada Kantor Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan maka dapat dikatakan sudah cukup baik dan bermanfaat serta sesuai dengan harapan masyarakat.
RETNA ANDRIANI
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pembemberian Pupuk Organik Cair (POC) Terhadap Tanaman Cabai Merah Besar (capsicum annuum L.) Penelitian dilaksanakan di Tanjung Selor (Perum Korpri). Tanjung Selor, Kebupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara dari Maret sampai dengan Juli 2021. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengakap (RAL) faktorial dengan dua faktor perlakuan dan 3 ulangan . faktor pertama Konsentrasi larutan pupuk organik Cair ( POC) Terdiri dari 4 Perlakuan yaitu : (P0) tanpa perlakuan, (P1) 1:10, (P2) 1:20, (P3) 1:30 , faktor kedua : Dosis pada Bibit Tanaman Cabai (D) yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu :(D0) tanpa perlakuan , (D1) 5 ml, (D2) 10 ml, (D3)12 ml Hasil data Sidik ragam diperoleh bahwa pemberian pupuk pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah cabang umur bunga, jumlah buah, berat buah. Interaksi pemberian poc pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah cabang umur bunga, jumlah buah dan berat buah.
ADY KURNIAWAN
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemerintah desa dalam melakukan pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Atap Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan. Dengan melakukan analisis pada setiap proses pengelolaan keuangan desa mulai dari tahap perencanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan studi dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif . Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemerintah desa dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Atap Kecamatan Sembakung secara umum sudah berjalan dengan baik sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang - undangan yang berlaku. Kemampuan pemerintah desa dari aspek kognitif (pengetahuan) dalam hal ini Pemerintah Desa Atap sudah mengetahui cara pengelolaan keuangan desa secara baik dan benar berdasarkan mekanisme dan peraturan perundang - undangan, Kemudian dari aspek afektif (sikap) Pemerintah Desa Atap dalam hal ini sudah dapat melakukan pelayanan prima pada masyarakat dengan melibatkan masyarakat dalam proses rangkaian proses perencanaan, dan pada aspek psikomotorik (keterampilan) Pemerintah Desa Atap berbekal pengelaman yang ada selama menjadi aparatur desa dalam pengelolalan Alokasi Dana Desa dapat dikerjakan dengan baik dan lancar.
AMRULLAH
2021 · Thesis · Open Access
ANALISA UNSUR HARA MIKRO PADA LAHAN PERTANIAN DI DESA SAJAU HILIR KABUPATEN BULUNGAN
AGUSTIYANSYAH
2021 · Thesis · Open Access
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut untuk menganalisis kualitas pelayanan dalam pembuatan Surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPPHT) pada Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui factor-faktor penghambat dan pendukung terhadap kualitas pelayanan dalam pembuatan Surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPPHT) pada Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kabupaten Bulungan. Tipe penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah tipe penelitian deskriptif dengan menginterpretasikan data kualitatif, penelitian deskriptif adalah jenis penelitian yang memberikan gambaran atau uraian atas suatu keadaan sejelas mungkin tanpa ada perlakuan terhadap objek yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian SPOPP (Standar Prosedur Operasional Pelayanan Pertanahan) Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota atau yang sekarang lebih akrab dikenal dengan SOP menyebutkan bahwa sebuah alas hak sekurang-kurangnya terdiri atas Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah yang ditandatangani di atas materai secukupnya oleh subyek hak yang memuat berbagai keterangan mengenai tanahnya meliputi data diri pemilik, letak, batas dan luasnya, jenis tanah yang dikuasai (Pertanian/non Pertanian), Rencana Penggunaan Tanah, dan Status Tanahnya (Tanah Hak atau Tanah Negara). Surat Penryataan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPPHT) mempunyai kekuatan hukum sebagai bukti atas penguasaan sebidang tanah. surat keterangan pengusaan tanah di Kabupaten Bulungan, yang mana masyarakat di Kelurahan Tanjung Selor banyak mempercayakan proses jual beli tanah kepada kepala Lurah. Kualitas pelayanan pembuatan sertifikat tanah yang dilihat dari dimensi tangible dan emphaty sudah berjalan dengan baik , sedangkan pada dimensi reliability, responsiveness dan assurance masih belum berjalan dengan baik,yang menghambat kualitas pembuatan Surat Penryataan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPPHT) di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kabupaten Bulungan diantaranya : reliability terkait dengan masih ada petugas yang tidak dapat mengoperasiakn komputer, responsiveness terkait dengan kurangnya kecermatan petugas dalam memeriksa berkas pemohon, assurance terkait dengan syarat dan prosedur yang rumit dan waktu penerbitan Surat Penryataan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPPHT) yang mengalami keterlambatan.
RANO WIJAYA
2021 · Thesis · Open Access
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS JAGUNG DI DESA KELUBIR KECAMATAN TANJUNG PALAS UTARA
SULPADLI
2021 · Thesis · Open Access
Padi (Oryza sativa L) merupakan tanaman serealia semusim. Sistem budidaya padi secara garis besar dibedakan dua tipe, yaitu padi kering (gogo) dan padi sawah. Padi gogo ditanam di lahan kering (tidak digenangi), sedangkan padi sawah ditanam di sawah yang selalu tergenang air. dalam penelitian Analisis Marjin Pemasaran Padi Sawah Di Desa Sajau Hilir Kecamatan Tanjung Palas Timur dibawah bimbingan Nila Rusyanti ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana saluran Pemasaran padi Desa Sajau Hilir yang di alami petani dalam melakukan budidaya pertanian padi sawah . Metode Penentuan Populasi Dalam Penelitian ini Ialah Dengan Pengumpulan data padi sawah menggunakan teknik observasi atau pengamatan langsung dengan melakukan pencatatan secara sistematis terhadap fenomena yang diselidiki dan wawancara secara langsung dengan benar sumber yang mengetahui tentang objek yang diteliti dengan menelusuri saluran pemasaran beras dan gabah di daerah penelitian.adapun jumlah keseluruhan semple populasi sebanyak 60 orang yang terdiri dari petani sawah (petani padi yang menjual dalam bentuk Beras dan Gabah ) . Hasil penelitian menujukkan bahwa saluran pemasaran Bentuk beras dan gabah di Desa Sajau Hilir Kecamatan Tanjung Palas saluran pemasaran yakni : I. Produsen – Konsumen, II. Produsen – Pedagang – Pengecer – Konsumen, III. Produsen – Pedagang Pengumpul – Pedagang Pengecer – Konsumen. Besarnya marjin saluran pemasaran II sebesar Rp 500, lebih rendah dibandingkan saluran III sebesar Rp 1.000, karena rantai pemasaran II hanya melibatkan pedagang pengecer sebagai pedagang perantara.
INDAH
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Objek Wisata Penghasil Madu Kelulut. Dan untuk mengetahui faktor yang menjadi pendukung maupun faktor yang menjadi penghambat masyarakat untuk dapat berpartisipasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian jenis deskriptif kualitatif. Informan pada penelitian ini ada sekitar 35 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan pada penelitian ini melalui pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Partisipasi masyarakat sudah sangat baik, Partisipasi yang di lakukan oleh masyarakat Gunung Sari meliputi beberapa kegiatan di antarnya : (1) Partisipasi Masyarakat dalam Pengambilan Keputusan. (2) Partisipasi Masyarakat dalam Pelaksanaan. (3) Partisipasi Masyarakat dalam Pemanfaatan. (4) Partisipasi Masyarakat alam Evaluasi. Adapun faktor pendukung yaitu ; (1) Adanya kemauan dari Masyarakat. (2) Peningkatan Eknomi. (3) Peluang Lapangan Kerja. Kemudian ada juga faktor penghambat yaitu ; (1) Belum menapat perhatian khusus dari pemerntah setempat. (2) Belum menggunakan merk. (3) Keterbatasan persedian log.
MAHADIR
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian ZPT air kelapa dan ekstrak jagung terhadap karakteristik dan mutu buah tomat (Lycopersicum Esculentum Mill). Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian yang dilakukan oleh saudara SOFIAN YUSUF dengan judul penelitiannya iyalah “Pengaruh Pemberian ZPT Air Kelapa dan Ekstrak Jagung Pada Produksi Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.). Proses penanaman dilaksanakan di jalan kemayoran (belakang pasar induk) Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara dari Juli sampai dengan September 2017 dan proses penelitian lanjutan dilakukan pada September 2017 sampai dengan Januari 2018 di Lab Kultur jaringan Universitas Kaltara Kota Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor perlakuan dan 4 ulangan. Faktor pertama adalah air kelapa yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa air kelapa(K0), air kelapa 50 ml (K1), air kelapa 100 ml (K2) dan air kelapa 150 ml (K3). Faktor kedua adalah ekstrak jagung yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa ekstrak jagung (J0), ekstrak jagung 50 ml (J1), ekstrak jagung 100 ml (J2), dan ekstrak jagung 150 ml (J3). Hasil data sidik ragam diperoleh bahwa pemberian Ekstrak Jagung berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan jumlah biji, tingkat kekerasan, tingkat kemanisan dan panjang buah. Perlakuan air kelapa berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan tingkat kemanisan buah. Interaksi kedua perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan jumlah biji, tingkat kekerasan, tingkat kemanisan, jumlah lokus dan panjang buah.