Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

1.637 item publik

Publikasi

Halaman 46 dari 82

Pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap

SONYA IPUNG
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DPPAPPKB) Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara Oleh : Sonya Ipung NPM.201741056 Skripsi ini di bimbing oleh : Dedik Wiryawan, MM NIDN 111091117901 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah “pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai DPPAPPKB Tanjung Selor. Adapun metode penelitian yang dilakukan adalah metode kuntitatif. Selanjutnya, teknik pengumpulan data yang di gunakan dengan cara penyebaran angket (kuesioner). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel tidak terikat Motivasi (X1) secara parsial mempunyai pengaruh sebesar 24,4% dengan nilai T hitung 1,810 T tabel 2.00758 artinya, ada pengaruh dan tidakk signifikan antara motivasi terhadap kinerja maka H1 diterima, dan Variabel tidak terikat disiplin (X2) secara parsial ada pengaruh positif dan signifikan antara disiplin terhadap kinerja sebesar 66,8% dengan nilai T hitung 4,952 > T tabel 2.00758 artinya ada pengaruh antara disiplin terhadap kinerja maka H2 diterima. Berdasarkan nilai Fhitung 94,662 > Ftabel 3.18 dengan tingkat signifikan 0.000 0,05, hal ini menunjukkan bahwa variabel tidak terikat yaitu motivasi (X1) dan disiplin kerja (X2) secara bersama￾sama berpengaruh dan signifikan terhadap variabel terikat yaitu kinerja (Y) pegawai di DPPAPPKB Kabupaten Bulungan Tanjung Selor. Kata kunci : Motivasi, Disiplin, Kinerja Pegawai.

ANALISIS KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN AIR BAKU DESA TANJUNG AGUNG KABUPATEN BULUNGAN

NURALIFAH
2021 · Thesis · Open Access

Desa Tanjung Agung memiliki luas wilayah 999 Ha, dengan jumlah penduduk 1048 jiwa. Lokasi Embung Tanjung Agung terletak di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan Propinsi Kalimantan Utara. Kebutuhan akan air bersih akan terus menerus mengalami peningkatan dari tahun ketahun akibat dari pertumbuhan penduduk.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuan air bersih yang di butuhkan masyarakat desa Tanjung Agung hingga tahun 2027 sehingga dapat di jadikan referensi untuk penelitian selanjutnya. Dalam peneltian ini, penulis akan memperkirakan kebutuhan air bersih berdasarkan data-data yang ada, kemudian memprediksikan kebutuhan air bersih untuk wilayah desa Tanjung Agung dengan perhitungan menggunakan metode proyeksi yang di gunakan untuk memproyeksi pertumbuhan penduduk dalam 10 tahun yang akan datang, setelah itu menghitung Debit andalan 90% berdasarkan data curah hujan yang telah di peroleh dari Badan Meteorology Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara Tanjung Harapan kemudian menentukan nilai ketersediaan air. Setelah didapatkan nilai total kebutuhan air masyarakat dan nilai ketersediaan air, kemudian membuat grafik hubungan antara kebutuhan air dan ketersediaan air.Berdasarkan hasil analisis Kebutuhan air total Desa Tanjung Agung Tahun 2027 sebesar 1.623 liter/detik, Nilai ketersediaan air atau debit inflow, Q90 = 18.762 liter/detik, maka dapat di simpulkan ketersediaan air bersih saat ini dapat memenuhi kebutuhan air bersih.

Penerapan Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) Dalam Penentuan Penerima Bantuan Raskin Berbantu GUI MATLAB (Studi Kasus : Desa Long Sam).

VENSENSIUS
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK VENSENSIUS. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Kaltara, 2021. Penerapan Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solustion (TOPSIS) Dalam Penentuan Penerimaan Bantuan Raskin Barbantu GUI MATLAB(Studi Kasus Desa Long Sam). Pembimbing : Dr. Siti Aisyah, M.Si Program beras miskin (Raskin) merupakan salah satu program kerja pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Masalah ini melibatkan berbagai sektor baik di tingkat maupun daerah. Upaya penanggulangan kemiskinan melalui pembagian Raskin dicantumkan dalam rencana kerja pemerintah (RKP) tahun 2009 pada prioritas I yaitu peningkatan pelayanan dasar dan kriteria penerima manfaat (Raskin) tersebut tidak sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan oleh ketentuan yang berlaku, contohnya adalah masih adanya penduduk miskin yang tidak mendapat manfaat dari program beras misikin. Penentuan kriteria penerima manfaat Raskin seringkali menjadi persoalan yang rumit. Dinamika data kemiskinan memerlukan adanya kebijakan lokal melalui musyawarah Desa/Kelurahan. Musyawarah ini menjadi kekuatan utama program untuk memberikan keadilan bagi sesama rumah tangga miskin. Metode yang digunakan untuk memilih berhak menerima beras miskin Raskinadalah metode Technique For Others Reference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) salah satu metode pengambilan keputusan multikriteria. Metode TOPSIS pertama kali dikenalkan oleh Kwangsun Yoon dan Hwang Ching-Lai pada tahun 1981. Dari hasil perhitungan menggunakan metode TOPSIS, diperoleh urutan peringkat yang berhak menerima Raskin, yaitu A_81 memperoleh nilai tertinggi dengan nilai 0.75169 dan berhak menerima bantuan Raskin dilingkungan Desa Long-Sam Kecamatan Tanjung Palas Barat. Kata Kunci : Metode Topsis Raskin, GUI MATLAB.

STUDI NILAI TRADISI BARZANJI MASYARAKAT SUKU BUGIS KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA (Kelurahan Tanjung Selor Hilir Jl. Sabanar Lama)

YULIANA
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tradisi barzanji masyarakat suku bugis Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif dengan alat analisis data menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari empat hal utama dalam menganalisis data, yaitu : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil analisis penelitian yang dilakukan diketahui bahwa Barzanji sudah menjadi kebiasaan yang menjadi tradisi bagi masyarakat bugis yang dilakukan pada setiap acara yang digelar, masyarakat menganggap barzanji memiliki peran penting dalam kehidupan mereka dan memiliki banyak manfaat bagi para pelaksananya baik secara meteril,vital dan rohani serta barzanji juga sebagai tempat untuk mencurahkan rasa cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad Saw. Sampai saat ini barzanji masih menjadi perdebatan tentang hukum pelaksanaannya sehingga muncul pendapat yang menyatakan bahwa barzanji adalah perbuatan yang bid’ah, namun hal itu tidak menjadi permasalahan bagi masyarakat yang melaksanakannya Pelaksanaan barzanji pada dasarnya ialah bentuk dari pengekspresian rasa cinta, hormat dan wujud dari kepedulian masyarakat kepada NabiNya yang dilakukan melalui kegiatan barzanji dengan tujuan agar mendapat ridho dan hikmah dari Allah Swt.

ANALISIS BADAN USAHA MILIK DESA USAHA BERSAMA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi di Desa Teras Baru Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara)

APRIANTO
2021 · Thesis · Open Access

ANALISIS BADAN USAHA MILIK DESA USAHA BERSAMA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi di Desa Teras Baru Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara) ABSTRAKSI Penelitian ini bertempat di Desa Teras Baru Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Dan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan atau mengetahui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dikelola pemerintah desa Teras Baru dalam upayanya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan analisa kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini Kepala Desa Teras Baru, Sekertaris Desa Teras Baru, Bendahara Desa Teras Baru. Ketua Badan Usaha Milik Desa Usaha Bersama Desa Teras Baru, Sekertaris Badan Usaha Milik Desa Usaha Bersama Desa Teras Baru, Bendahara Badan Usaha Milik Desa Usaha Bersama Desa Teras Baru dan kepala bidang unit usaha Badan Usaha Milik Desa Usaha Bersama Desa Teras Baru. Ketua RT. 1, Ketua RT. 2, Ketua RT. 3, Ketua RT. 4 dan beberapa masyarakat Desa teras Baru Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara.Teknik Pengumpulan Data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif Miles dan Huberman yaitu data yang diperoleh langsung melalui wawancara dan kajian dokumen. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan obyek penelitian dengan mengintepretasikan berdasarkan kerangka teori yang ada untuk memperoleh suatu kesimpulan. yang terdiri dari 4 tahapan kegiatan yaitu tahap Reduksi data, tahap Penyajian data, dan tahap Menarik kesimpulan/ verifikasi dari data yang sudah tersedia. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan oleh penulis diketahui bahwa dengan hadirnya Badan Usaha Milik Desa Usaha Bersama, di Desa Teras Baru Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan telah mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Teras Baru, dengan 3 unit bidang usaha yang di kelola yang masih akan di kembangkan lagi kedepannya. Dan terdapat tiga faktor yang mempengaruhi BUMDes dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Teras Baru yakni, aspek psikologis, pendapatan perkapita serta hidup layak.

Perencanaan dan Perancangan Convention Center Dengan Pendekatan Green Arsitektur Modern

FAJAR DWI PURNOMO
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Perencanaan Dan Perancangan Convention Center Dengan Pendekatan Green Arsitektur Modern Perencanaan ini Bertujuan untuk membuat design Gedung convention center yang ada di Kalimantan utara sebagai wadah kegiatan masyarakat dalam melaksanakan pertemuan dengan pendekatan Green arsitektur modern. Perencanaan ini memiliki manfaat sebagai referensi masyarakat dan instansi pemerintah Kalimantan utara dalam design green arsitektur modern. Metode yang di pakai adalah metode deskriptif kualitatif sangat tepat digunakan dalam alur Perencanaan yang sudah di jelaskan diatas. Karna pada dasarnya metode ini meliputi pengumpulan data , Analisa data , interpretasi data dan yang terakhir didapatkannya suatu ide perencanaan yang mengacu pada hasil Analisa data. Output keluaran perencanaan berupa laporan serta gambar kerja yang nanti dapat menjadi refrensi untuk perencanaan bangunan yang memiliki tema sama.

PENGARUH PELATIHAN, KOMPENSANSI DAN MOTIVASI TERHADAP SEMANGAT KERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA PROVINSI KALIMANTAN UTARA (Study Kasus Pada Satgas Satpol-PP Provinsi Kalimantan Utara)

MASLAN
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRACK Maslan, Pengaruh Pelatihan, Kompensasi Dan Motivasi Terhadap Semangat Kerja Pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Utara(Study Kasus Terhadap Satgas Satpol-PP Provinsi Kalimantan Utara) bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, SE.,MM.,Ak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Pelatihan, Kompensasi Dan Motivasi berpengarh Terhadap Semangat Kerja satgas Satpol-PP Provinsi Kalimantan Utara. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah satgas Satpol-PP Provinsi Kalimantan Utara. Pada penelitian ini mengunakan teknik Sampling Jenuh dimana semua populasi di jadikan sampel pada penelitian kali ini yaitu bejumlah 119 personil satgas Satpol-PP Provinsi Kalimantan Utara. Pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pelatihan terhadap semangat kerja satgas Satpol-PP Provinsi Kalimantan Utara. (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pelatihan terhadap motivasi satgas Satpol-PP Provinsi Kalimantan Utara. (3) Terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan kompensasi terhadap semangat kerja satgas Satpol-PP Provinsi Kalimantan Utara. (4) Terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan kompensasi terhadap motivasi satgas Satpol-PP Provinsi Kalimantan Utara. (5) Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap semangat kerja satgas Satpol-PP Provinsi Kalimantan Utara. Kata Kunci : pelatihan, Kompensasi, Motivasi, semangat kerja

ANALISIS JUMLAH PENDUDUK KABUPATEN BULUNGAN DENGAN METODE INTERPOLASI LAGRANGE (Studi Kasus: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulungan )

SAING EFRIN MAHODIM
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK SAING EFRIN MAHODIM. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Kaltara, 2021. Analisis Jumlah Penduduk Kabupaten Bulungan Dengan Metode Interpolasi Lagrange (Studi Kasus: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulungan ) Pembimbing : Dr. Siti Aisyah, M.Si. Sensus penduduk merupakan kegiatan BPS (Badan Pusat Statistik) yang dilakukakan sepuluh tahun sekali berfungsi untuk pengumpulan, pengelolaan, penyajian dan penilaian data penduduk. Pengetahuan tentang perkembangan penduduk tiap tahun akan sulit diketahui jika sensus penduduk hanya dilakukan dalam sepuluh tahun sekali. Oleh karena itu, ilmu matematika yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk penyelesaian masalah jumlah penduduk tiap tahun adalah metode Interpolasi Lagrange yang merupakan suatu proses untuk mencari dan menghitung nilai suatu fungsi dengan grafik yang terbentuk dari sekumpulan titik yang biasanya merupakan hasil dari sebuah fungsi yang telah diketahui, dimana grafik tersebut harus melalui semua titik yang ada dengan ketelitian data yang sangat tinggi. Dari hasil perhitungan menggunakan Interpolasi Lagrange untuk kurun waktu 1990 s/d 2000 mengalami kenaikan rata-rata sebesar 1,823% tahun 2000 s/d 2010 mengalami kenaikan rata-rata sebesar 3,080% serta tahun 2010 s/d 2020 mengalami kenaikan rata-rata sebesar 3,030% dan kurun waktu 2020 s/d 2030 mengalami kenaikan rata-rata sebesar 2,582 %. Meski setiap tahunnya tingkat perkembangannya selalu meningkat tapi jumlah persentase rata-rata persatu dekade ada penurunan.

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Usaha Mikro dan Penerapan Strategi Bertahan (Studi Kasus Kafe di Tanjung Selor)

QOIR ISMAWATI
2021 · Thesis · Open Access

Qoir Ismawati, Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Usaha Mikro dan Penerapan Strategi Bertahan (Studi Kasus Kafe di Tanjung Selor) dibawah bimbingan Ibu Rina Sri Wahyuni, S.E.,M.Acc. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dampak Pandemi Covid-19 terhadap usaha mikro dan penerapan strategi bertahan pada kafe yang ada di Tanjung Selor. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif. Populasi salam penelitian ini adalah pemilik kafe di Tanjung Selor dengan 5 sampel pemilik kafe sebagai narasumber. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) melakukan penjualan melalui e-commerce karena masyarakat sekarang banyak beralih ke belanja online. (2) Melakukan pemasaran produk dengan memanfaatkan teknologi digital (digital marketing) untuk dapat menjangkau lebih banyak konsumen. (3) melakukan perbaikan kualitas produk dan kualitas serta jenis layanan. (4) Melakukan pemasaran hubungan pelanggan (customer relationship marketing) untuk menciptakan kepercayaan konsumen dan menumbuhkan loyalitas pelanggan. (5) Mengurangi jumlah meja dan kursi serta memberi jarak (6) Menerapkan Pemotongan gaji dan pengurangan karyawan untuk menekan pengeluaran, (7) Tutup sementara (Break) mengikuti kebijakan dari pemerintah untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Kata Kunci : Pandemi Covid-19, Dampak Pandemi Covid-19, Strategi Bertahan.

Analisa Manajemen Waktu Pada Pekerjaan Drainase Desa Mara 1

ROSA CORNELIA KELING
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen waktu pada pekerjaan drainase di Desa Mara 1 dengan metode time schediling Kurva-S dan Gantt Chart. Dan menggunakan perspektif waktu normal dan dipercepat untuk menentukan urutan pekerjaan yang efesien. Untuk analisa menggunakan metode Kurva-S dan Gantt Chart di butuhkan pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder. Untuk data primer dilakukannya wawancara dengan tujuan untuk mendapatkan kebutuhan tenaga dan durasi pekerjaan dilapangan pada pekerjaan drainase tersebut dan survey terhadap lokasi penelitian. Data sekunder yaitu data RAB dan Dimensi drainase yang di dapatkan dari Desa Mara 1. Data yang sudah dikumpulkan dan telah dianalisa dengan hasil diperoleh time scedule menggunakan metode Kurva-S dan Gantt Chart dengan perspektif pekerjaan waktu normal menunjukan urutan pekerjaan yang berurutan (sequintial) dan penyelesaian pekerjaan drainase membutuhkan waktu 31 hari. Menggunakan metode Kurva-S dan Gantt Chart dengan perspektif waktu dipercepat menunjukan urutan pekerjaan yang menunjukan urutan pekerjaan dipercepat dan penyelesaian pekerjaan dalam waktu 25 hari.

PENERAPAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS PADA PEKERJAAN SALURAN (U-DITCH) PROYEK PRESERVASI JALAN BATAS BULUNGAN - TANJUNG SELOR

RICKY ADHITAMA TARINDO
2021 · Thesis · Open Access

Ricky Adhitama Tarindo 201512051 Teknik Sipil Dosen Pembimbing Enny Harviyanti, MT PENERAPAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS PADA PEKERJAAN SALURAN (U-DITCH) PROYEK PRESERVASI JALAN BATAS BULUNGAN – TANJUNG SELOR ABSTRAK Dalam kegiatan pelaksanaan proyek, dibutuhkan pengendalian proyek untuk menenentukan keberhasilan suatu proyek, pengendalian dilakukan dengan pilihan beberapa metode analisis, pengendalian proyek akan sangat bermanfaat untuk pemenuhan kriteria pada Mutu, Waktu dan Biaya. Pada proses pengendalian proyek, akan didapatkan proyeksi keberhasilan suatu proyek dengan sajian informasi yang mudah dipahami. Pengendalian proyek ini berpengaruh besar pada keuntungan dan jadwal yang telah ditentukan. Pengendalian proyek pada studi kasus ini menggunakan metode analisis nilai hasil (Earned Value Analysis). Dengan pengolahan data perencanaan dan pelaksanaan yang tersedia, maka dapat dilakukan analisis dengan perhitungan perbandingan rumus diantara data tersebut sehingga dapat dilaksanakan analisis untuk pengendalian proyek yang lebih efektif dan efisien dengan sisa waktu yang tersedia. Dari hasil analisis yang dilakukan pada pekerjaan saluran (U-Ditch) proyek Preservasi Jalan Batas Bulungan – Tanjung Selor, didapatkan hasil bahwa pada bulan April 2021 proyek mengalami keterlambatan namun masih mendapatkan keuntungan dengan nilai pekerjaan yang telah diselesaikan adalah senilai Rp. 3.252.269.615. Biaya tersisa untuk pelaksanaan pada bulan Mei dan Juni 2021 adalah 1.270.221.719. Biaya akhir Proyek adalah sebesar Rp. 4.346.270.566 dengan asumsi performa biaya yang akan dating dipengaruhi oleh penambahan jadwal massa lampau Kata Kunci : Manajemen Proyek, Pengendalian Proyek, Konsep Nilai Hasil

ANALISIS KARAKTERISTIK RUANG PARKIR PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) DR. H. SOEMARNO SOSROATMODJO TANJUNG SELOR.

ALVIAN LIARAN
2021 · Thesis · Open Access

Seiring bertambahnya jumlah penduduk Tanjung Selor menyebabkan peningkatan jumlah kendaraan di Tanjung Selor, hal ini ditunjukkan dengan bertambahnya jumlah penduduk Tanjung Selor dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bulungan dari tahun ke tahun. Hal ini juga berdampak dengan volume kendaraan dan kapasitas kendaraan yang ada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor, ini merupakan satu-satu nya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bulungan yang ada di Tanjung Selor. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui karakteristik ruang parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor baik kendaraan mobil maupun kendaraan sepeda motor. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian ini memakai metode Satuan Ruang Parkir dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (1998) dan analisis karakteristik parkir dari Hobbs 1995. data yang didapat dari survei di lapangan kemudian dimasukkan ke dalam tabel Microsoft Excel dan mengolah data tersebut menggunakan bantuan laptop. Akumulasi parkir tertinggi untuk kendaraan mobil pada hari Rabu adalah 13 kendaraan dan sepeda motor pada hari Kamis adalah 67 kendaraan. Volume parkir mobil pada hari Rabu adalah 14 kendaraan dan volume sepeda motor pada hari Kamis adalah 69 kendaraan. Tingkat turnover mobil pada hari Rabu adalah 1,1 kendaraan/hari/ruang dan sepeda motor adalah 1,5 kendaraan/hari/ruang. Indeks parkir mobil pada hari Rabu adalah 100% dan untuk sepeda motor pada hari Kamis adalah 143%. Kebutuhan Ruang Parkir (KRP) untuk mobil pada hari Rabu adalah 163 m2 jadi kebutuhan ruang parkir masih memenuhi, sedangkan untuk sepeda motor pada hari Kamis adalah 101 m2, jadi kebutuhan ruang parkir melebihi ruang parkir yang tersedia.

PENGARUH REKAYASA LALU LINTAS JALAN JELARAI TERHADAP KAPASITAS JALAN DI RUAS JALAN MERANTI KABUPATEN BULUNGAN

SISKA SRI RIYANI
2021 · Thesis · Open Access

Jalan Meranti Kabupaten Bulungan merupakan salah satu jalan tersibuk di Kota Tanjung Selor, Lokasi penelitian ini berada di Ruas Jalan Meranti Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Jalan ini memiliki panjang 986 meter dan lebar jalan 9,5 meter yang terhitung dari jembatan Meranti STA 0+00 sampai ke simpangan Jalan Poros Buluh Perindu STA 0+986. Jalan Meranti merupakan salah satu jalan sementara yang dilalui oleh warga Jelarai dan warga sekitaran Bulungan, ketika diberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah karena Jembatan Jelarai saat itu sedang dalam masa perbaikan dibagian oprit sepanjang 60 meter akibat penurunan struktur bawah tanah jembatan, Ketika proses perbaikan disitulah terjadi Rekaysa Lalu Lintas Satu Arah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volume lalu lintas Jalan Meranti Kota Bulungan pada saat rekayasa lalu lintas serta menganalisis dan mengetahui tingkat pelayanan Meranti pada hari biasa dan hari libur, kecepatan arus bebas dan menentukan kapasitas dengan bertambahnya volume kendaraan akan mempengaruhi kapasitas jalan Meranti sehingga mengakibatkan buruknya tingkat pelayanan jalan menggunakan Metode MKJI 1997. Hasil dari penelitian diketahui bahwa arus lalu lintas ruas jalan meranti pada saat dilakukan rekayasa lalu lintas adalah sebesar 479 smp/jam yaitu pada hari minggu jam 07:00-08:00, arus bebas yang terjadi adalah sebesar 34 km/jam dan kapasitasnya sebesar 1,591 smp/jam.

PERENCANAAN PONDASI TIANG PANCANG (MINI PILE) PADA PEMBANGUNAN MASJID HABIB HUSEIN DI SEKATAK BUJI

YUSUF ROHMATUSSALAM
2021 · Thesis · Open Access

Dewasa ini, infrastruktur memegang peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pembangunan ekonomi dan sosial. Hal ini karena ketersediaannya merupakan hal yang vital guna mendukung berbagai kegiatan pemerintahan, perekonomian, perindustrian, dan kegiatan sosial di masyarakat. Khususnya untuk wilayah Kalimantan Utara yang merupakan provinsi termuda di Indonesia yang sedang gencar melakukan peningkatan pembangunan mulai dari tingkat kota, kabupaten hingga kecamatan-kecamatan. Umumnya dalam perencanaan infrastruktur tidak hanya memperhatikan dari segi estetika dan materialnya saja, namun juga terkait proses pelaksanaan, khususnya perencanaan pondasi yang harus dilaksanakan dengan cermat, sehingga dalam merencanakan pondasi yang aman perlu memperhitungkan besarnya beban yang bekerja, daya dukung tanah serta daya dukung pondasinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya daya dukung izin setelah diberikan beban-beban yang bekerja diatasnya, kemudian besarnya penurunan pondasi akibat beban tersebut, dan juga dimensi Pile Cap serta penulanganya. Dalam penelitian ini, metode untuk menghitung besar gaya yang bekerja menggukanan aplikasi SAP 2000 14 dengan metode Analisa joint reaction, sedangkan untuk daya dukung tanahnya menggunakan data hasil uji sondir yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bulungnan Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode Wesley diperoleh bahwa besarnya daya dukung izin adalah 338 KN dengan beban yang bekerja sebesar 1647,98 KN, sedangkan untuk penurunannya sebesar 1,23 cm. Dimensi pile cap diperoleh sebesar 170 cm x 170 cm x 55 cm dengan menggunakan penulangan tunggal dan jarak antar tiang pancang sebesar 75 cm, serta untuk penulangannya digunakan besi berdiameter 19 mm dengan jumlah tulangan sebanyak 15 buah. Untuk lebih baiknya jika merencanakan pondasi data-data yang dipergunakan haruslah lebih lengkap dan bervariasi, karena data (parameter pada tanah dan tiang pancang) tersebut akan membantu untuk mendapakan hasil analisis yang lebih akurat sesuai standar dan syarat-syaratnya.

PERENCANAAN STRUKTUR BETON BERTULANG GEDUNG SMA N 1 TANJUNG SELOR DENGAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS (SRPMK)

AHMAD FIAN HERTOTOK
2021 · Thesis · Open Access

Gaya gempa yang merupakan salah satu beban lateral, sehingga struktur di atas tanah yang mengalami gempa juga akan terkena beban lateral tersebut. Tepat di lokasi perencanaan SMA N 1 Tanjung Selor dengan asumsi kelas situs tanah lunak memiliki nilai SDS sebesar 0,47 g dan nilai SD1 sebesar 0,36 g dimana nilai tersebut berada pada rentang 0,330,50 dan SD1> 0,20 g, sehingga termasuk dalam kategori desain seismik D. Maka dari itu struktur gedung yang digunakan akan direncanakan dengan struktur beton bertulang dan sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK). Komponen struktur yang akan direncanakan hanya komponen struktur atas (upper structure) yaitu balok, kolom, pelat. Beban yang akan dihitung dalam perencanaan ini adalah beban mati, beban hidup, dan beban gempa. Beban gempa akan dianalisis secara dinamik terlebih dahulu menggunakan aplikasi RSA 2019 untuk kemudian dilanjutkan pada perhitungan gempa statik dan dinamik. Pemodelan dan analisis struktur akan memakai program ETABS 18. Berdasarkan hasil analisa dan desain yang telah dilakukan, Simpangan antar lantai maksimal yang terjadi sebesar 27,24 mm lebih kecil dari nilai simpangan izin 45 mm. Sedangkan pada kontrol struktur terhadap P-Delta diperoleh koefisien stabilitas terbesar 0,018 mm lebih kecil dari koefisien stabilitas maksimal sebesar 0,091 mm dan pada uji ketidakberaturan awal, struktur mengalami ketidakberaturan torsi A pada arah Y dan ketidakberaturan berat (massa). Sehingga beban gempa yang diizinkan adalah beban gempa respon spectrum dengan scale factor yang telah diperbesar menjadi 1859,94 Kn. Sesuai hasil yang telah dihitung. Berdasarkan hasil perencanaan yang sudah dilakukan diperoleh dimensi balok induk B1 (300 x 500), balok induk B2 (400 x 600), balok induk BR (250 x 500), balok anak BA (200 x 400), dimensi kolom K1 (400 x 400), kolom K2 (500 x 500), dimensi pelat lantai 150 mm dan pelat atap 125 mm.

PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG TAHAN GEMPA 5 LANTAI DENGAN METODE SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS (SRPMK) (Studi Kasus Bangunan Gedung Perkantoran Bappeda Provinsi Kalimantan Utara)

FAIZ NUR KAMALAT
2021 · Thesis · Open Access

Indonesia merupakan salah satu daerah rawan gempa, hampir setiap wilayah di Indonesia berpotensi terjadinya gempa. Kabupaten Bulungan, merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara yang akhir-akhir ini rawan terhadap gempa. Oleh karena itu bangunan yang dibuat di daerah ini harus direncanakan kuat terhadap gempa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendesain elemen struktur beton bertulang tahan gempa dengan mengggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Bangunan direncanakan sebagai gedung perkantoran 5 lantai dengan denah 34.20 x 57.50 m², tinggi setiap lantai bangunan adalah 4 m, pada lokasi gempa di kabupaten Bulungan dengan kondisi tanah lunak (SE). Pemodelan dan analisis gaya dalam dilakukan dengan bantuan program ETABS V18.1.1, dimana yang diambil adalah output dari gaya-gaya dalam Momen, Gaya aksial, Gaya geser, dan Torsi, untuk perhitungan kolom digunakan program bantu SpColumn, dan untuk gambar kerja menggunakan Autocad 2022. Material yang digunakan adalah beton dengan fc' 30 Mpa dan fc' 25 Mpa, baja tulangan dengan fy 420 Mpa. Pembebanan yang digunakan meliputi beban gravitasi (beban mati dan beban hidup) sesuai PPPURG 1987 dan SNI1727:2020 serta beban gempa dinamik respons spektrum sesuai SNI 1726:2019. Perencanaan elemen struktur yang dilakukan meliputi kolom, balok, plat lantai, dan tangga. Berdasarkan hasil analisis dan desain pada gedung Bappeda Provinsi Kalimantan Utara, digunakan dimensi balok B1 500x700 mm, B2 400x600 mm, B3 300x400, B4 350x500, dan Balok Anak 300x500 mm. dimensi kolom K1 600x600 mm dan K2 500x500 mm, tebal plat lantai 130 mm dan plat atap 125 mm, untuk plat bordes tangga digunakan tebal 150 mm, telah memenuhi kriteria penampang untuk sistem rangka pemikul momen khusus dan sudah mengakomodir percepatan gempa 0.359 g untuk periode 0.2 detik dan 0.330 g umtuk periode 1.0 detik, karena secara teori telah memenuhi syarat-syarat yaitu : Strong Column Weak Beam, tahan terhadap geser dan telah memenuhi syarat-syarat pendetailan setiap komponen-komponen rangka.

Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif Dengan Menggunakan Garam Dapur (NaCl)

ELVINA
2021 · Thesis · Open Access

Tanah ekspansif adalah tanah yang mempunyai potensi kembang susut yang tinggi apabila terjadi perubahan sistem kadar air tanah. Sehingga sering menyebabkan kerusakan pada bangunan, jalan raya, bendungan, tanggul dan lain-lain. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan dengan memanfaatkan garam dapur (NaCl) sebagai bahan stabilisasi yang ramah lingkungan dan bahan baku yang mudah diperoleh. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan stabilizer garam dapur (NaCl) dan masa peram terhadap perubahan sifat fisik dan teknis tanah ekspansif, lalu mengetahui besarnya prosentase campuran dan lama pemeraman yang optimum ditinjau dari pengujian perbaikan tanah ekspansif serta mengetahui besarnya prosentase perubahan sifat fisik dan teknis pada campuran dan masa peram optimum setelah distabilisasi. Dengan menggunakan metode pengujian tanah di laboratorium dengan komposisi campuran bahan stabilizer sebesar 20%, 30% dan 50% dengan masa peram 1 hari, 4 hari dan 7 hari. Dari penelitian ini, didapatkan hasil bahwa penambahan stabilizer garam dapur dapat meningkatkan sifat fisis dan teknis dengan campuran optimum 50% dan masa peram optimum 7 hari. Prosentase perubahan kadar air (w) turun 56,95%, berat jenis (Gs) naik 19,67%, berat volume tanah naik(γ) 24,19% batas cair (LL) turun 33,52%,batas plastis(PL) naik 92,97%, indeks plastis(PI) turun 96,88%, kohesi ( c ) naik 114,28%, sudut geser dalam (Ø) turun 40,90%, kuat tekan bebas(qu) naik 126,43%.

Analisis Estimasi Peningkatan Jalan Poros Tanjung Buka SP.5 Lanjutan Dengan Metode Cost Significant Model

DANIATI BILUNG
2021 · Thesis · Open Access

Transmigrasi merupakan salah satu program pemerintah untuk memindahkan penduduk dari suatu daerah padat penduduknya ke daerah daerah lain, termasuk Provinsi Kalimantan Utara dimana trasmigran di bangun di tanjung buka SP.5 pada Tahun 2012, semakin pesatnya perkembangan penduduk, maka pemerintah melakukan peningkatan jalan pada lokasi Tanjung Buka SP.5 di Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan Provinsi kalimantan Utara dengan tujuan meningkatkan pelayanan distribusi barang dan jasa untuk menujang ekonomi. Peningkatan jalan Poros ini menggunakan metode Cost Significant Model (CSM). Menurut Poh dan Horner (1995), secara prinsip cost significant model dapat digunakan oleh seluruh pihak terkait seperti pemilik proyek dan pelaksana proyek untuk mengembangkan model yang mendekati ideal dengan lebih teliti. Cost significant model mengandalkan pada penemuan yang terdokumentasi dengan baik mengenai data dan informasi proyek terdahulu dengan jenis perkerjaan yang sejenis. Pengumpulan data pada peningkatan Jalan di Tanjung Buka SP.5 Tanjung Palas Tengah dengan panjang 700 meter dan lebar 2 meter dengan ketebalan 10 centi meter dilakukan secara nyata, dengan 6 (enam) pekerjaan atau variabel yang terdapat pada RAB peoyek, nilai CSM di ambil dari variavel pekerjaan yang akan di hitung agar mendapatkan nilai yang akurat atau signifikat. Model Cost Significant Model dapat menjelaskan pekerjaan yang berpengaruh terhadap proyek Peningkatan Jalan Poros Tanjung Buka SP.5 yaitu biaya pekerjaan Semenisasi Jalan ( X6) berpengaruh sebesar 98,00 % dan sisanya di pengaruhi oleh sebab-sebab lain. Akurasi model estimasi biaya terhadap pembangunan peningkatan jalan poros lokasi Tanjung Buka SP. 5 Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara menggunakan Metode Cost Significant Model menunjukan perbandingan rata-rata biaya per m2 dari estimasi cost significan model adalah sebesar Rp. 1.233.359.715,71 dengan biaya aktual HPS sebesar Rp. 1.315.521.579,00 dengan selissi antara CSM dengan HPS dengan biaya aktual HPS 1.06 %.

ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA ANTARA KONTRUKSI PERKERASAN KAKU DENGAN KONTRUKSI PERKERASAN LENTUR PADA PEMBUATAN JALAN BARU (Studi Kasus Jalan Semangka Tanjung Selor Kabupaten Bulungan)

DIMAS ADJIE PAMUNGKAS
2021 · Thesis · Open Access

Jalan Semangka terletak di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Jalan ini merupakan akses jalan ke beberapa sektor pendidikan, sektor militer dan sektor perekonomian serta permukiman penduduk yang ada di sekitarnya. Jalan tersebut masih banyak mengalami kerusakan pada badan jalan, contohnya seperti adanya penurunan pada badan jalan lalu adanya genangan air yang mengakibatkan terjadinya banjir pada ruas jalan. Dengan adanya ketertarikan pada ruas jalan ini maka penelitian ini bertujuan untuk membandingan perkerasan yang cocok digunakan untuk meningkatkan perbaikan kerusakan yang ada pada ruas jalan semangka,dengan metode analisis perbandingan biaya antara konruksi perkerasan kaku dengan kontruksi perkerasan lentur pada pembuatan jalan baru. Pengamatan yang dilakukan pada ruas Jalan Semangka Kelurahan Tanjung Selor hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dengan panjang jalan 1.400 meter dan lebar jalan 5 meter ini bertujuan untuk melakukan penilaian kondisi perkerasan jalan dengan membagi ruas jalan dalam beberapa area sampel dan setiap area sampel berjarak 50 meter, Dari hasil Rencana Anggaran Biaya (RAB), masing- masing kontruksi untuk lapis perkerasan Lentur sebesar Rp. 4,921,787,000.00dan untuk lapis perkerasan kaku sebesar Rp. 5,058,115,000.00 sudah termasuk PPN 10%. Dengan memperhatikan perbandingan kedua perkerasan tersebut, memiliki perbedaan yang signifikan pada proses suatu pekerjaan kontruksi perkerasan kaku dengan kontruksi perkerasan lentur. Maka dapat kita ketahui perbedaan dari pekerjaan kontruksi perkerasan kaku, yaitu dapat kita lihat di table 4.4 untuk pekerjaan penghamparan beton K-225 dengan tebal 25 cm (Ready mix) kuantitas 1,750.00 M3 dengan jumlah harga sebesar Rp 3,405,884,562.50. Maka kita bandingkan pada proses pekerjaan kontruksi perkerasan lentur di table 4.6 dapat kita lihat pada pekerjaan laston lapis antara AC-BC tebal 6 cm kuantitas 966.00 ton dengan jumlah harga sebesar Rp. 2,042,571,045.48.