Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

1.637 item publik

Publikasi

Halaman 63 dari 82

PERAN BAGIAN HUMAS PROTOKOL DAN KERJASAMA DALAM MENUNJANG KINERJA BUPATI BULUNGAN (Studi pada Sub Bagian Protokol Setkab Bulungan)

FAJAR DERWANTO
2019 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Prospek pengembangan dan pengelolaan Hutan Kota Bunda Hayati sebagai hutan kota yang berdasarkan dengan dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor P.71/Menhut /II/2009 Tentang Pedoman penyelenggaraan Hutan Kota Presiden Nomor 63 Tahun 2002 tentang Hutan Kota sehingga dapat bermanfaat bagi stakehonder dan masyarakat yang berminat untuk mengetahui pengembangan lebih lanjut tentang Hutan Kota Bunda Hayati. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Metode Penelitian kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara dengan dengan menggunakan wawacara mendalam pada responden yang telah di pilih lebih dahulu berdasarkan objek penelitian Hutan Kota Bunda Hayati. Dengan analisa menggunakan 2 metode yaitu dan Primer dan datan Skunder. Hasil Penelitian menunjukan bahwa, pengembangan Hutan Kota sangat Perlu dan Positif untuk di lakukan mengingat letak Hutan Kota yang berda di tngah Kota, namun perlu adanya perencanaan terhadap pengelolaan yang lebih spesifik dan mendalam oleh Pemerintah daerah Kabupaen Bulungan.

PERAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA (RPJMDes) TAHUN 2015-2020 (Studi Kasus Di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan)

SANTO PAULUS
2019 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran BPD dalam penyusunan RPJMDes serta apa saja yang mempengaruhi terkait pelaksanaan tugas dan fungsi BPD dalam rangka mendukung suksesnya implementasi hasil dari RPJMDes yang ada di Desa Antutan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada informan yang dianggap dapat memberikan informsi, observasi dan dokumentasi data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran BPD dalam penyusunan RPJMDes terkait dengan tugas dan fungsinya sudah sesuai dengan alurnya namun masih terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala dalam prosesnya yaitu berkaitan dengan hal kurang koordinasi, ego kepentingan kemudian kapasitas SDM anggota BPD.

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP LAYANAN PENGADAAN BARANG/JASA SECARA ELEKTRONIK (Studi pada LPSE Provinsi Kalimantan Utara)

MOCHAMAD FAHRY
2019 · Thesis · Open Access

ABSTRAKS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap layanan pengadaan barang/jasa pada LPSE Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian yang dilakukan apabila ditinjau menurut pendekatan yang digunakan merupakan jenis penelitian naturalistik. Metode penelitian ini sering disebut dengan metode kualitatif. Informan penelitian ini berjumlah 13 orang yang diperoleh dengan teknik sampling purposive. Data penelitian ini diperoleh dengan teknik observasi pemeran serta, wawancara, angket/kuesioner, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data penelitian menggunakan model analisis interaktif dari dari Miles dan Huberman (1992) yang terdiri dari tiga tahapan analisis yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Komponen pengukuran layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik pada LPSE Provinsi Kalimantan Utara terdiri dari : Persyaratan pelayanan, Sistem, mekanisme, dan prosedur, Jangka waktu penyelesaian, Biaya, Produk pelayanan, dan Penanganan pengaduan, saran dan masukan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan diketahui bahwa persepsi masyarakat terhadap layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik pada LPSE Provinsi Kalimantan Utara secara keseluruhan tergolong baik dengan tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi khususnya pada komponen biaya pelayanan.

Perencanaan Struktur Portal Gedung Tahan Gempa Dengan Metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK)

FERRI AKMAL FUADY
2019 · Thesis · Open Access

Sebagian besar wilayah di Indonesia mempunyai tingkat rawan gempa yang sangat tinggi, tercatat ada 4 wilayah di Indonesia yang mengalami kejadian gempa bumi dengan magnitudo yang sangat besar menurut katalog United States Geological Survey (USGS) yaitu antara lain gempa bumi Banda tahun 1983, gempa bumi Sumatra – Andaman tahun 2004, gempa bumi Sumatra Utara (Nias) tahun 2005, dan gempa bumi Pantai Barat Sumatra tahun 2012. Di Kalimantan Utara, zona gempa di wilayah ini masih cukup aman namun akan berubah dalam beberapa tahun kedepan dikarenakan beberapa wilayah di Indonesia mengalami gempa yang cukup besar dimana akan berpengaruh pada pergerakan zona gempa di Indonesia, khususnya di Kalimantan Utara yang pada tahun ini telah terjadi gempa di kota Tarakan dengan magnitudo menurut BMKG yaitu 4,1 SR. Guncangan yang disebabkan oleh gempa dapat menyebabkan kerusakan parah pada bangunan bertingkat, oleh karena itu digunakanlah metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) untuk merancang bangunan tahan gempa, khususnya pada gedung bertingkat. Untuk memenuhi kriteria struktur tahan gempa maka kinerja yang diharapkan dari struktur tersebut adalah “struktur boleh rusak tapi tidak boleh rubuh”. Dan dari situlah muncul konsep bilangan R (faktor reduksi gempa) yang mengandalkan sistem pengekangan lateral dengan metode perhitungan Sistem rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Dalam tugas akhir ini akan direncanakan struktur portal gedung beton bertulang tahan gempa dengan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Dimana struktur yang direncanakan adalah gedung ruko 3 lantai dan mengikuti wilayah zona gempa terbaru yaitu wilayah gempa 3. Adapun tahapan perhitungan dan perencanaan dimulai dari pembuatan struktur bangunan, analisa beban rencana, cek kekuatan, hingga perhitungan desain. Perencanaan dan perhitungan dibantu dengan program SAP2000. Dari tahapan perhitungan dan perencanaan dengan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dengan mengasumsikan dimensi balok 40 / 50 cm, dimensi balok 30 / 40 cm dan dimensi kolom 40 / 40 cm, diperoleh hasil untuk penulangan dimensi balok 40 / 50 cm digunakan tulangan 4 D 20, penulangan dimensi balok 30 / 40 cm digunakan tulangan 2 D 20, dan penulangan dimensi kolom 40 / 40 cm digunakan tulangan 12 D 20.

STUDI TINGKAT KELAHIRAN BAYI DI DESA ANTUTAN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN

SABARIYAH
2019 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah kelahiran bayi di desa Antutan Menurut tujuannya, penelitian ini termasuk jenis penelitian terapan yang bertujuan untuk mempergunakan pengetahuan ilmiah yang telah diketahui untuk memecahkan masalah-masalah kehidupan praktis Secara umum fokus utama penelitian ini adalah mengenai tingkat kelahiran Bayi di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas, dimana Key person dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas dan kepala Puskesmas Penentuan subyek penelitian atau informan dalam penelitian ini didasarkan pada pendekatan purposive sampling, yaitu menentukan sampel dengan pertimbangan tertentu yang dipandang dapat memberikan data secara maksimal Model interaktif ini terdiri dari tiga hal utama dalam menganalsis data, yaitu : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi

Prospek Pengembangan Hutan Kota Bunda Hayati Menjadi Hutan Pendidikan dan Penelitian

ARI SYAHBANA
2019 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Prospek pengembangan dan pengelolaan Hutan Kota Bunda Hayati sebagai hutan kota yang berdasarkan dengan dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor P.71/Menhut /II/2009 Tentang Pedoman penyelenggaraan Hutan Kota Presiden Nomor 63 Tahun 2002 tentang Hutan Kota sehingga dapat bermanfaat bagi stakehonder dan masyarakat yang berminat untuk mengetahui pengembangan lebih lanjut tentang Hutan Kota Bunda Hayati. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Metode Penelitian kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara dengan dengan menggunakan wawacara mendalam pada responden yang telah di pilih lebih dahulu berdasarkan objek penelitian Hutan Kota Bunda Hayati. Dengan analisa menggunakan 2 metode yaitu dan Primer dan datan Skunder. Hasil Penelitian menunjukan bahwa, pengembangan Hutan Kota sangat Perlu dan Positif untuk di lakukan mengingat letak Hutan Kota yang berda di tngah Kota, namun perlu adanya perencanaan terhadap pengelolaan yang lebih spesifik dan mendalam oleh Pemerintah daerah Kabupaen Bulungan.

SILSILAH KESULTANAN BULUNGAN (Study pada Kesultanan Bulungan Di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara)

EKA AYU LESTARI
2019 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Silsilah Kesultanan Bulungan Dalam menjaga Keaslian dan Sejarah yang terukir sejak lama. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan tehnik Observasi berdasarkan keadaan dilapangan serta tehnik Wawancara.Populasi penelitian adalah kerabat Kesultanan Bulungan serta Masyarakat Tanjung Palas Kabupaten Bulungan.pengelolaan Data dilakukan dengan Analisis Deskriftif melalui tahapan reduksi data,penyajian data verifikasi data. Dari hasil penelitian ini diketahui Bahwa Silsilah Kesultanan Bulungan sampai saat ini masi Ada dan bertahan.Silsilah ini tidak pernah putus masih banyak keturunan Asli Kesultanan Bulungan yang masi ada hingga saat ini, kerabat Kesultanan Bulungan dan masyarakatnya masi sangat menjaga peninggalan sejarah yang sangat penting itu dengan sangat rapi,para kerebat kesultanan bulungan masi ada yang mengingat tentang Sejarah terbentuknya Kesultanan Bulungan ini karena ini adalah salah satu identitas sejarah yang sangat penting dan sejarah ini harus di jaga dan dikembangan dengan baik

Analisis Kandungan pupuk bokhasi dari kotoran walet

ABDUL MANAP
2019 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan terbaik pupuk bokhasi kotoran walet. Penelitian dilaksanakan di Tanjung Selor, pada bulan Maret - Juni 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah dengan menggunakan metode analisis unsur hara pada pupuk bokhasi dari kotoran wallet yang terdiri dari 3 perlakuan . di mana di dalam pelaksanaannya terdapat perlakuan pertama yaitu 25 kg kotoran walet, perlakuan kedua 35 kg kotoran walet dan perlakuan ketiga 45 kg kotoran walet. Parameter yang diamati yaitu kandungan pupuk Bokhasi kotoran walet meliputi pH, rasio C/N, C-organik, N, P, dan K. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Perlakuan P3 yaitu terdiri dari 45 kg kotoran walet yang menghasilkan kandungan pupuk bokhasi kotoran walet terbaik.

PERAN PEMERINTAH KABUPATEN BULUNGAN DALAM MENJAGA SITUS MASJID SULTAN KASIMUDDIN DI KECAMATAN TANJUNG PALAS

PARIDAH
2019 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pemerintah Kabupaten Bulungan Dalam Menjaga Situs Masjid Sultan Kasimuddin Di Kecamatan Tanjung Palas. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik observasi berdasarkan keadaan dilapangan serta teknik wawancara. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat kepengrusan Masjid Sultan Kasimuddin di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Metode penelitian bersifat kualitatif, data yang diperoleh berdasarkan jawaban wawancara. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa Masjid Sultan Kasimuddin masih terjaga keaslian bangunannya. Hal ini dapat kita lihat seperti : 1). lantainya yang masih utuh walaupun sudah pecah-pecah. 2). Beduknya yang masih tersimpan di teras masjid. 3). Mimbarnya yang sampai saat ini masih utuh. Sebelum Sultan Kasimuddin menjabat sebagai Sultan,masjid ini telah ada di bangun pada masa Sultan-sultan sebelumnya. Sultan Kasimuddin hanya melakukan pembugaran pada masjid tersebut dengan menggunakan namanyaa.Masjid Sultan Kasimudin memiliki hubungan sejarah dengan sang Sultan Kasimuddin dan sampai saat ini Masjid Sultan Kasimuddin masih berdiri kokoh dan banyak masyarakat yang melakukan ibadah di Masjid tersebut.

Analisis dan Optimalisasi Persediaan Bahan Curah Batu Bara Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Di PT. Semen Padang

DEVI LUSIANA
2019 · Thesis · Open Access

ABSTRAK DEVI LUSIANA. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Kaltara, 2019. Analisis dan Optimalisasi Persediaan Bahan Curah Batu Bara Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Di PT. Semen Padang (dibawah bimbingan St. Syahdan, M.pd). Persediaan dapat diartikan sebagai barang-barang yang disimpan untuk digunakan atau dijual pada masa atau periode yang akan datang. Persediaan terdiri dari persediaan bahan baku, persediaan bahan setengah jadi dan persediaan barang jadi. PT. Semen Padang merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang batu bara. Perusahaan tersebut menyadari bahwa persaingan makin kompetitif. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk menghadapi persaingan tersebut. Salah satu strategi yang digunakan sebuah perusahaan untuk menang dalam persaingan adalah dengan menekan biaya seminimal mungkin. Untuk itu diperlukan perencanaan yang matang agar biaya persediaan yang dikeluarkan seefisien mungkin. Untuk meminimumkan biaya persediaan dalam pemesanan produk dapat diselesaikan dengan metode Economic Order Quantity (EOQ). Tujuan penelitian ini untuk meminimumkan total biaya persediaan dengan membandingkan analisis kebijakan perusahaan dengan analisis menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan mengetahui metode mana yang paling minimum. Penelitian ini menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) yang akan membantu untuk menyelesaikan masalah biaya persediaan. Setelah metode ini dikerjakan secara manual maka akan diselesaikan menggunakan bantuan program yaitu Maple. Hasil perhitungan dengan metode EOQ lebih optimal dari pada biaya yang diperhitungkan oleh PT. Semen Padang. Kesimpulan penelitian ini total biaya persediaan yang telah dihitung oleh PT. Semen Padang adalah Rp. 203.273.501,00 dengan jumlah pemesanan (Q) yaitu 5.075,86 ton dalam setiap kali pesan. Sedangkan perhitungan metode EOQ total biaya persediaan adalah Rp 199.963.939,00 dengan jumlah pemesanan (Q) yaitu 6.087,1 8 ton dalam setiap kali pesan. Dari kedua perhitungan tersebut maka metode EOQ yang lebih optimal dan memiliki selisih Rp 3.309.562,00 untuk total biaya persediaannya. Sedangkan selisih jumlah pemesananya (Q) adalah 1.011,32 ton dari perhitungan perusahaan. Kata Kunci : Persediaan, Metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Maple.

Analisis Nilai Karakteristik Briket Berbahan Dasar Limbah Pertanian Panen Sebagai Sumber Energi Alternatif

RITA ROSALINA
2019 · Thesis · Open Access

Abstrak. RITA ROSALINA, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Kaltara, Analisis Nilai Karakteristik Briket Berbahan Dasar Limbah Pertanian Panen Sebagai Sumber Energi Alternatif (dibawah Bimbingan Dosen Siti Maria Ulva, M.Pd). Potensi limbah pertanian panen disekitar kita yang terbuang sia-sia dan belum termanfaatkan sangat cocok untuk dimanfaatkan menjadi sumber energi alternatif dan sangat layak untuk dikembangkan dengan adanya dukungan bahan baku yang sangat berlimpah. Berkenan dengan hal ini maka, penulis mencoba meneliti dan membuat briket berbahan dasar sekam padi, jerami dan batang padi. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk memanfaatkan limbah pertanian panen menjadi bahan bakar alternatif yaitu pembuatan briket, dan untuk mengetahui pengaruh variasi dan komposisi jumlah bahan baku terhadap karakteristik briket yang dihasilkan mencakup nilai kalor, kadar air, lama penyalaan, dan nilai kadar abu dari briket tersebut. Penelitian melalui beberapa tahapan yaitu pirolisis, pembuatan serbuk arang, pencampuran dengan perekat (tapioka), pencetakan briket, pengeringan, dan pembakaran dalam tungku. Dalam membuat briket merupakan tahap yang menentukan kualitas briket yang dihasilkan, dimana jumlah dan bahan yang digunakan akan berpengaruh terhadap kualitas briket. Dalam penelitian ini menggunakan metode ekperimen dan melalui pengumpulan data dari pengujian, maka dapat diketahui bahwa berbahan dasar sekam padi, jerami, dan batang padi dapat dijadikan bahan bakar alternatif, hal ini dikuatkan dengan hasil pengujian kadar air terbaik pada variasi sekam padi : batang padi yaitu 0,45 %, hasil terbaik kadar abu pada sekam padi : batang padi yaitu 0,37 %, laju pembakaran pada sekam padi : jerami yaitu 1,45 gr/menit, dan nilai kalor dengan perbandingan variasi Batang padi : Jerami 50,0 kal/gr. Secara keseluruhan, kualitas briket dari arang sekam padi, jerami dan batang padi cukup baik, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan bakar alternatif.

Analisis Permintaan Dan Penawaran Beras Bulog di Kabupaten Bulungan

MARINA
2019 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Marina. Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. 2019. Analisis Permintaan Dan Penawaran Beras Bulog di Kabupaten Bulungan. Dibawah bimbingan St.Syahdan, M.Pd Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi harga, permintaan dan penawaran beras bulog di Kabupaten Bulungan. Analisis yang digunakan adalah model Persamaan Simultan dengan metode Two Stage Least Square (TSLS) dengan alat bantu SPSS. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa Secara bersama-sama seluruh variabel PDRB, jumlah penduduk, luas panen dan harga beras bulog tahun sebelumnya berpengaruh terhadap harga beras bulog, namun secara parsial keempat variabel bebas tersebut tidak berpengaruh terhadap variabel harga beras bulog di Kabupaten Bulungan. Secara bersama-sama seluruh variabel harga beras bulog, PDRB, dan jumlah penduduk berpengaruh terhadap permintaan beras bulog, tetapi secara parsial variabel harga beras bulog berpengaruh terhadap permintaan beras bulog, sedangkan variabel PDRB dan jumlah penduduk tidak berpengaruh terhadap permintaan beras bulog di Kabupaten Bulungan. Secara bersama-sama variabel harga beras bulog, luas panen dan harga beras bulog tahun lalu berpengaru terhadap penawaran beras bulog, tetapi secara parsial variabel harga beras bulog dan harga beras bulog tahun lalu tidak berpengaruh terhadap penawaran beras bulog, sedangkan variabel luas panen berpengaruh terhadap penawaran beras bulog di Kabupaten Bulungan. Kata Kunci : Permintaan, Penawaran, Beras Bulog, Two Stage Least Square, SPSS.

PERANCANGAN PERKERASAN LANDASAN PACU ( RUNWAY ) BANDARA TANJUNG HARAPAN MENGGUNAKAN PONDASI CAKAR AYAM MODIFIKASI ( CAM )

MILDA ABU
2019 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Kalimantan Utara merupakan Provinsi termuda di Indonesia yang di tuntut memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Hal yang sangat diperlukan saat ini adalah akses udara untuk menghubungkan dalam rangka memperlancar konektivitas antar daerah khususnya yang ada didaerah perbatasan, karena itu rencana perpanjangan landasan pacu sangat diperlukan. Perencanaan bandara perlu memperhatikan kondisi tanah atau daya dukung tanahnya dalam menahan beban yang ada, tetapi bila tanah lunak maka diperlukan penanganan khusus agar mempunyai daya dukung yang baik yang dapat dilakukan dengan perbaikan tanah (soil improvement) atau pemilihan jenis pondasi yang tepat. Solusi untuk daya dukung tanah yang kurang baik dapat menggunakan Pondasi Sistem Cakar Ayam Modifikasi H.C Hardiyatmo dimana pondasi ini telah terbukti mampu memberikan hasil yang sangat memuaskan. Pondasi Cakar Ayam Modifikasi metode rekayasa teknik dalam pembuatan pondasi bangunan Pondasi Cakar Ayam terdiri dari pelat tipis yang didukung oleh pipa-pipa (cakar) yang tertanam pada bagian bawah pelat. Hubungan antara pipa-pipa dengan pelat beton dibuat monolit. Kerjasama sistem meliputi antara pelat cakar tanah yang menciptakan pelat yang lebih kaku dan lebih tahan serta memilki cengkeraman yang kuat sehingga banyak digunakan pada bangunan bertingkat untuk mengindari pengaruh penurunan yang tidak seragam. Dalam Perhitungan Pondasi CAM menggunakan kurva H.C Hardiyatmo dan menggunakan SNI 2847-2002. Dengan batasan-batasan yang telah ditentukan didapatkan dimensi Pondasi CAM dengan diameter sebesar 0,8 m, tinggi pipa cakar sebesar 1,2 m, jarak as ke as pipa 2,5 m, tebal pelat 20 cm, luas tulangan yang dibutuhkan 542 mm2 dengan diameter 10 mm dan jarak tulangan 140 mm

ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA KONSTRUKSI PADA PEKERJAAN PEMASANGAN DINDING BATU BATA (Studi Kasus Rumah tinggal lantai 1 Tipe rumah 90 Jalan Manunggal Selimau Kelurahan Tanjung SelorTimur Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara)

AISAH PUSPA SARI
2019 · Thesis · Open Access

ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA KONSTRUKSI PADA PEKERJAAN PEMASANGAN DINDING BATU BATA (Studi Kasus Rumah tinggal lantai 1 Tipe rumah 90 Jalan Manunggal Selimau Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara) ABSTRAK Suatu keberhasilan proyek konstruksi secara keseluruhan tergantung dari keberhasilan setiap pekerjaan yang ada dalam proyek tersebut, sedangkan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan suatu pekerjaan adalah produktivitas tenaga kerjanya. Secara khusus penelitian ini mengambil posisi pengkajian yang bertujuan untuk mengetahui waktu dan nilai produktivitas tenaga kerja pada proyek konstruksi pembangunan rumah tinggal lantai 1 di Kabupaten bulungan. Pengkajian dilakukan terhadap pekerjaan pemasangan dinding batu bata yang berada di Jalan Manunggal Selimau Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Penelitian dilaksanakan pada proyek pembangunan rumah tinggal lantai 1 yang memiliki 2 tukang. Survei dilakukan dengan mengamati pekerjaan tukang I dan tukang II pada proses pekerjaan pemasangan dinding batu bata. Analisis data yang dilakukan menggunakan metode Work Sampling dan Metode Work Study kemudian di olah menggunakan microsoft excel. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat produktivitas tukang I selama 6 hari berturut-turut pada pekerjaan pemasangan dinding batu bata sebesar 332 kali untuk non produktif sebesar 88 kali,sedangkan untuk tukang II tingkat produktivitas pekerjaan selama 6 hari berturut-turut sebesar 384 kali dan non produktif 36 kali. Volume dinding yang dapat diselesaikan oleh tukang I selama 6 hari kerja adalah 73,1 m2 dan untuk tukang II dapat menyelesaikan 79,3 m2 selama 6 hari kerja atau 42 jam kerja. Waktu baku yang didapatkan untuk menyelesaikan pekerjaan dinding batu bata adalah 5.219 menit dan nilai produktivitas pada setiap tukang yang dapat dihasilkan adalah 14,28 m2 per harinya.

Analisa Dinding Penahan Tanah Kantilever Pada Penanganan Longsoran Ruas Jalan Nasional Batas Bulungan - Tanjung Selor Provinsi Kalimantan Utara

DEBYKARTINI
2019 · Thesis · Open Access

Debykatini NIM : 2014 12062 ANALISA DINDING PENAHAN TANAH KANTILEVER PADA PENANGANAN LONGSORAN RUAS JALAN NASIONAL BATAS BULUNGAN – TANJUNG SELOR PROVINSI KALIMANTAN UTARA ABSTRAK Jalan merupakan fasilitas yang sangat diperlukan oleh masyarakat untuk melakukan kegiatan mobilisasi dan sebagainya dalam hal ini jalan harus memiliki tingkat keamanan dan kenyaman yang baik. Khususnya jalan dari Bts. Bulungan – Tanjng Selor banyak dikelilingi bukit dan lereng maka sering terjadi longsoran di area lokasi jalan, maka dari itu perlu adanya penanganan longsoran. Peneliti disini menggunakan metode penanganan menggunakan dinding kantilever untuk menangani khususnya dititik longsoran yang ada di STA. 7+650 Bts. Bulungan - Tanjung Selor. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui safety factor lereng dalam kondisi eksisting dan analisis stabilitas dinding penahan tanah terhadap bahaya pergeseran, penggulingan dan daya dukung dengan mendesain dinding kantilever kemudian kontrol terhadap stabilitas pergeseran, guling dan daya dukung berdasarkan SNI 8460:2017 persyaratan perancangan geoteknik jika memenuhi maka lanjut mendesain tulangan. Peneliti selanjutnya menggunakan program Geoslope vers.2012 untuk mengetahui nilai safety factor lereng sebelum dilakukan penanganan. Dari penelitian tersebut diperoleh nilai safety factor lereng mengunakan geoslope dalam kondisi eksisting diperoleh nilai stabilitas lereng paling kritis 1,1 1,5 stabilitas pergeseran 2,3 > 1,5(ama), penggulingan 2,39 > 2(aman) dan daya dukung 13,40 > 3(aman) dengan dimensi kantilever tinggi total H:6m, lebar plat kaki B:4m, tinggi dinding vertikal h1:1,5m, tanah timbunan h2:4,5m, telapak kaki h3:1,2m,plat kaki depan b1:2m, lebar dinding bawah b2:0,5m, plat kaki belakang b3:1,5m, lebar dinding atas a:0,3m dengan jumlah dan jarak penulangan untuk potongan I-II-III D22-25, potongan. IV D22-16, potongan V D22-20.

ANALISA PERBANDINGAN DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG DAN PONDASI BORED PILE (STUDI KASUS PEMBANGUNAN GEDUNG GADIS PROVINSI KALIMANTAN UTARA)

NURUL AINI
2019 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Suatu pondasi harus bisa memenuhi daya dukung yang aman agar dapat memikul beban bangunan diatasnya. Untuk menghasilkan daya dukung yang akurat, maka harus diketahui jenis dan sifat tanah dari penyelidikan lapangan dan laboratorium. Dalam tulisan ini data yang digunakan berupa data pengujian tanah di lapangan menggunakan uji SPT (Standard Penetration Test) dan uji kerucut statis atau CPT (Cone Penetration Test). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan nilai daya dukung pada pondasi tiang pancang dan pondasi bored pile pada konstruksi gedung GADIS Provinsi Kalimantan Utara. Dalam penelitian ini dilakukan analisa terhadap daya dukung pondasi tiang pancang (cetak ditempat) dan pondasi bored pile dengan menggunakan beberapa metode. Untuk perhitungan daya dukung pondasi tiang pancang dengan data Cone Penetration Test (CPT) Menggunakan Metode Schmertmann dan Nottingham (1975) dan metode Bagemann dan dengan data Standart Penetration Test (SPT) menggunakan Metode Meyerhof (1976) dan Luciano Decourt. Sedangkan, untuk Perhitungan daya dukung pondasi bored pile dengan data Cone Penetration Test (CPT) Menggunakan Metode Aoki dan de Alencar dan dengan data Standart Penetration Test (SPT) menggunakan Metode Skempton dan Mayerhoff. Hasil perhitungan daya dukung tiang pancang tunggal dengan menggunakan data Uji Penetrasi Standar (SPT) pada titik boring B.02 dengan rumus Mayerhoff adalah 238,198 ton dan dengan rumus Luciano Decourt adalah 150,167 ton, sedangkan dari data Uji Kerucut Standar (CPT) pada titik sondir S.03 dengan rumus Schmertmann dan Nottingham adalah 178,939 ton dan dengan rumus Bagemann adalah 222,998 ton. Hasil perhitungan daya dukung bored pile dengan menggunakan data Uji Penetrasi Standar (SPT) pada titik boring B.02 dengan rumus Skempton adalah 83,075 ton dan dengan rumus Mayerhoff adalah 110,653 ton, sedangkan dari data Uji Kerucut Standar (CPT) pada titik sondir S.03 dengan rumus Aoki dan De Alencar adalah 121,699 ton. Daya dukung tertinggi pada perhitungan tiang pancang adalah dengan metode Bagemann sebesar 222,998 ton, sedangkan daya dukung tertinggi pada perhitungan bored pile adalah dengan metode Aoki dan De Alencar sebesar 121,699 ton.

ANALISIS KAPASITAS LAHAN PARKIR KENDARAAN BERMOTOR Di Universitas Kaltara - Tanjung Selor

HENDRIKUS FRENGKY M
2019 · Thesis · Open Access

Bertambahnya jumlah mahasiswa serta karyawan menyebabkan naiknya volume kendaraan, hal ini yang terjadi di Universitas Kaltara (UNIKALTAR) yang ada di Tanjung Selor. hal ini ditunjukkan dengan bertambahnya jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun, ini menunjukkan Universitas Kaltara merupakan kampus yang sangat diminati. tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui kapasitas lahan parkir kendaraan bermotor yang ada di Universitas Kaltara, apakah sudah mengimbangi pengguna yang ada dengan mengingat bertambahnya jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian ini memakai metode Satuan Ruang Parkir dari Ditjen Perhubungan Darat 1996 dan analisis karakteristik parkir dari Hobbs 1995. data yang didapat dari hail survei di lapangan dimasukkan ke dalam tabel kemudian mengolah data tersebut menggunakan bantuan komputer. Kebutuhan ruang parkir sepeda motor di Universitas Kaltara sebesar 211 SRP dan mobil sebesar 20 SRP menurut pendekatan rumus Z. Sedangkan kapasitas statis untuk sepeda motor sebesar 263 SRP dan mobil sebesar 35 SRP. jadi kebutuhan ruang parkir yang ada saat ini, masih memenuhi pengguna yang ada.

PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM MENGGUNAKAN PERMODELAN SWMM (STORM WATER MANAGEMENT MODEL) DI SP 7 DESA TANJUNG BUKA

NURHAYATI
2019 · Thesis · Open Access

Air sebagai salah satu komponen penting bagi kehidupan manusia secara nyata, air ikut menentukan taraf hidup, baik itu secara individual maupun komunal. Pemenuhan terhadap kebutuhan air yang memadai merupakan kebutuhan dasar manusia. Air minum merupakan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Untuk itu, sejalan dengan pentingnya peranan dan fungsi dari air minum perlu direncanakan suatu Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air bersih yang dibutuhkan penduduk Tanjung Buka SP 7 sampai tahun 2025 dan besarnya diameter perencanaan untuk mengalirkan debit air yag telah direncanakan. Metode yang digunakan adalah metode ektstrapolasi trend untuk pengolahan data penduduk , kemudian untuk perencanaan diameter saluran menggunakan metode Hazzen-Willliams. Untuk mengetahui hasil running simulasi digunakan perencanaan jaringan distribusi permodelan SWMM 5.1. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa yang telah dilakukan didapatkan hasil debit kebutuhan air bersih hasil proyeksi penduduk tahun 2025 dengan tingkat pelayanan sebesar 100% dan kebutuhan 100 liter/orang/hari yaitu Kebutuhan air 25189,2 (liter/detik), Kebutuhan harian maksimum 28967,58 (liter/detik), Kebutuhan jam puncak 39295,15 (liter/detik). Perhitungan diameter pipa (Desain saluran) berdasarkan debit kebutuhan rencana dan juga berdasarkan hitungan dengan memakai rumus Hazen - Williams, maka diperoleh diameter pipa distribusi pelayan yaitu untuk mengalirkan air sebesar 16 cm atau 6,29921 inchi. Sedangkan unuk diameter pipa distribusi pelayan yaitu untuk mengalirkan air sebesar 8 cm atau 3,14961 inchi. Hasil simulasi jaringan sistem penyediaan air minum dengan bantuan program SWMM 5.1 di hasil simulasi running yang telah di lakukan Nilai continuity error untuk limpasan (surface run-off) dan penelusuran aliran (flow routing) masing-masing adalah -0,22% dan -0,10% yang menunjukkan bahwa kualitas hasil simulasi adalah sangat baik (kualitas simulasi kurang baik jika continuity error > 5%). Pada halaman Node Depth kedalaman air maksimum (maximum depth) tidak ada yang melebihi batas kedalaman maksimum yaitu 1 meter. Pada halaman Conduit Flow Debit aliran terbesar adalah pada C1 yaitu sebesar 0,009 m/s. Nilai rasio kapasitas saluran terhadap debit maksimum (max/full flow) senilai 60,00 liter.

ANALISISA KONSTRUKSI SHEET PILE UNTUK MENGATASI KERUNTUHAN TEBING SUNGAI KAYAN DI SALIMBATU

PUJI HARTONO
2019 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Kelongsoran/keruntuhan pada lereng salah satunya disebabkan karena menurunnya kekuatan geser pada tanah sehingga tidak dapat memikul beban kerja yang terjadi. Menurunnya kekuatan geser disebabkan oleh meningkatnya tekanan air pori. Salah satu penyebab meningkatnya tekanan air adalah intensitas curah hujan yang tinggi. Pada kasus kelongsoran tebing Sungai Kayan di Salimbatu selain besarnya tekanan air pori yang mengakibatkan melemahkan kekuatan geser tanahnya, keadaan ini diperparah dengan hantaman gelombang dari kapal motor masyrakat yang beraktivitas setiap harinya dan speed regular yang secara rutin melintas setiap 25 menit setiap harinya yang menimbulkan gelombang cukup besar. Oleh Karena itu memasang konstruksi sheet pile merupakan salah satu alternatif untuk mencegah kelongsorang pada tebing Sungai Kayan menjadi lebih besar dan berdampak lebih luas pada fasilitas umum yang ada disekitarnya. Tujuan analisis ini adalah untuk mendapatkan desian konstruksi sheet pile yang baik sehingga dapat mencegah kelongsoran yang lebih besar pada tebing Sungai Kayan di Salimbatu. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan memanfaatkan data sekunder seperti data geoteknik dan tofografi, selanjutnya menganalisa factor keamanan kondisi eksisting dengan bantuan software plaxis kemudian memperhitungkan dan mensimulasikan gaya-gaya yang bekerja untuk mendapatkan tipe konstruksi sheet pile dan anchor yang diperlukan. Konstruksi sheet pile yang aman dengan menggunakan faktor keamanan sebesar 1.5 maka didapatkan tipe sheet pile dengan 2 alternatif : Konstruksi sheet pile beton menggunakan jenis wika W- 450- A1000 dengan ukuran panjang 11 meter, lebar 996 mm dan tinggi atau tebal 120 mm,dibenamkan dalam tanah 5 m dan konstruksi sheet pile baja dengan type Profil YSP – II dengan panjang 10m lebar 40cm, tebal 1.3cm, tinggi 12.5 Dan dibenamkan dalam tanah 5 m dari permukaan Dan dibenamkan dalam tanah 5 m dari permukaan. Selain itu konstruksi sheet pile juga diperkuat dengan anchor dari baja type Bj.37 (Fe.360) 32 mm dan balok horizontal baja kanal CNP-6.

Analisa Teoritis Perbandingan Daya Dukung Pondasi Tiang Berulir (Helical Pile) dengan Pondasi Tiang Pancang (Driven Pile)

ASTRI PUJI SUYANI
2019 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Pondasi tiang berulir (helical pile) dapat digunakan sebagai alternatif untuk memperbaiki daya dukung pondasi pada tanah lunak. Sehingga dalam studi ini memberikan analisa perbandingan daya dukung pondasi helical pile dengan pondasi tiang pancang (driven pile). Helical pile yang akan dianalisis memiliki diameter helical plate yang sama yaitu Dh=30cm terpasang sebanyak 4 helical plate dalam satu tiang, sementara diameter tiang pancang adalah D=30cm. Metode yang digunakan untuk analisa daya dukung helical pile adalah Metode Individual Bearing dan Metode Cylindrical Shear. Data yang diperlukan dalam analisis adalah data hasil penyelidikan tanah pada titik BH-04 oleh Geo Adhi Utama pada Kegiatan Embung Binalatung 3 Kota Tarakan, dan juga sebagai asumsi pembebanan menggunakan data desain tangki air kapasitas 2000BBLS oleh PT. Pertamina UBEP Sangasanga-Tarakan. Tanah diklasifikasi sebagai tanah lempung berlanau plastisitas tinggi (CH) dengan kadar air 55,46%, dan total pembebanan desain tangki adalah 3088,474kN. Hasil perhitungan daya dukung ijin pondasi helical pile menggunakan metode individual bearing adalah Qall=247,247kN dan perhitungan menggunakan metode cylindrical shear Qall=153,989kN. Sementara daya dukung ijin tiang pancang adalah Qall=104,944kN. Hasil analisis memberikan nilai daya dukung pondasi helical pile yang lebih besar apabila dibandingkan dengan nilai daya dukung pondasi tiang pancang.