Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

1.637 item publik

Publikasi

Halaman 9 dari 82

Pengaruh Keaktifan Berorganisasi, Motivasi Belajar, dan Manajemen Waktu Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Universitas Kaltara

ASMIRA
2026 · Thesis · Open Access

Asmira, 2026. Pengaruh Keaktifan Berorganisasi, Motivasi Belajar, dan Manajemen Waktu terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Universitas Kaltara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya mahasiswa Universitas Kaltara yang aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan internal, namun memiliki tingkat prestasi akademik yang berbeda-beda. Keaktifan berorganisasi memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama, tetapi di sisi lain dapat memengaruhi alokasi waktu untuk kegiatan akademik. Selain itu, motivasi belajar dan kemampuan mengelola waktu juga diduga menjadi faktor yang memengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan berorganisasi, motivasi belajar, dan manajemen waktu terhadap prestasi akademik mahasiswa Universitas Kaltara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 mahasiswa Universitas Kaltara yang aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan internal dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial keaktifan berorganisasi (X₁) tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y), dengan nilai t hitung sebesar 0,876 t tabel sebesar 1,988 dan nilai signifikansi sebesar 0,384 > 0,05, sehingga hipotesis pertama ditolak. Motivasi belajar (X₂) berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y), dengan nilai t hitung sebesar 5,829 > t tabel sebesar 1,988 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, sehingga hipotesis kedua diterima. Manajemen waktu (X₃) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y),dengan nilai |t hitung| sebesar 3,425 > t tabel sebesar 1,988 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 0,05, sehingga hipotesis ketiga diterima. Secara simultan, keaktifan berorganisasi (X₁), motivasi belajar (X₂), dan manajemen waktu (X₃) berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y), dengan nilai F hitung sebesar 27,528 > F tabel sebesar 2,71 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, sehingga hipotesis keempat diterima. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,490, yang berarti bahwa keaktifan berorganisasi, motivasi belajar, dan manajemen waktu mampu menjelaskan variasi prestasi akademik mahasiswa sebesar 49%, sedangkan 51% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keaktifan berorganisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa, motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa, serta manajemen waktu berpengaruh negatif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa. Secara simultan, keaktifan berorganisasi, motivasi belajar, dan manajemen waktu berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa Universitas Kaltara.

PERSEPSI MASYARAKAT TERKAIT PENGELOLAAN PARKIR DI PASAR INDUK KABUPATEN BULUNGAN

NISA MURSYIDAH
2026 · Thesis · Open Access

Fokus penelitian ini adalah masalah pengelolaan parkir di Pasar Induk Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Permasalahan ini dicirikan oleh fasilitas parkir yang tidak memadai, penempatan kendaraan yang tidak teratur, dan kurangnya petugas yang mengawasi. Kondisi ini menyebabkan kemacetan dan tidak nyaman bagi pengunjung, jadi penting untuk melihat bagaimana masyarakat melihat layanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mempelajari bagaimana masyarakat melihat pengelolaan parkir. Selain itu, penelitian ini berfungsi sebagai referensi bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Studi ini sangat penting karena penataan parkir sebagai bagian dari sistem transportasi dan pelayanan publik sangat penting karena berdampak langsung pada ketertiban dan kenyamanan di pasar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Model Miles dan Huberman digunakan untuk menganalisis data. Teori persepsi masyarakat (Liliweri) dengan indikator tanggapan, pendapat, dan penilaian digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang pengelolaan parkir cukup negatif. Dari segi tanggapan, pengelolaan dianggap sudah berjalan tetapi belum optimal. Dari segi pendapat, masyarakat mengeluhkan keterbatasan lahan, tidak adanya rambu dan marka parkir, dan kurangnya petugas. Dari segi penilaian, pengelolaan dianggap belum memenuhi harapan masyarakat, terutama dalam hal fasilitas dan ketertiban. Pembicaraan menunjukkan bahwa ada perbedaan antara keadaan sebenarnya dan harapan masyarakat, yang dipengaruhi oleh kekurangan infrastruktur, kurangnya pengawasan, dan kurangnya kesadaran pengguna. Akibatnya, diperlukan perbaikan dengan menyediakan fasilitas yang memadai, meningkatkan kinerja petugas, dan menata sistem parkir dengan lebih baik.

PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS MANAJEMEN ADMINISTRI SEKOLAH DASAR AL-ANSHAR TANJUNG SELOR

FAIZAL HASBI
2026 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas manajemen administrasi pada SD Al – Anshar Tanjung Selor serta untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas manajemen administrasi pada SD Al – Anshar Tanjung Selor. Jenis penelitian dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, adapun pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dekriptif. Dalam pengumpulan sumber data, peneliti melakukan pengumpulan sumber data dalam wujud data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara. Berdasarkan data yang diperoleh, maka pengujian keabsahan data atau uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Adapun hasil penelitian ini, tentang peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas manajemen administrasi pada SD Al-Anshar Tanjung Selor. Berdasarkan peran kepala sekolah sebagai edukator, sebagai manajer, sebagai administrator, sebagai supervisor, sebagai leader, sebagai inovator dan sebagai motivator memiliki kelebihan dan kekurangan pada masing-masing peran, namun tetap berupaya meningkatkan peran tersebut pada kondisi yang kurang. Sedangkan faktor yang mempengaruhi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas manajemen administrasi pada Sekolah Dasar Al – Anshar Tanjung Selor, berdasarkan faktor eksternal dan Faktor Internal.

ANALISIS PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA DINAS KEPEMUDAAN OLAHRAGA DAN PARIWISATA KABUPATEN BULUNGAN

MAYA KURNIA
2026 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan prinsip-prinsip good governance dalam penyelenggaraan pelayanan publik pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Bulungan. Dasar teori dalam penelitian ini menggunakan teori prinsip good governance menurut Sedarmayanti (2004), yaitu akuntabilitas, transparansi, keterbukaan, dan keadilan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian ini adalah penerapan prinsip-prinsip good governance dalam peningkatan kualitas pelayanan publik pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Bulungan berdasarkan prinsip-prinsip good governance menurut Sedarmayanti. Informan dalam penelitian ini berjumlah 17 orang yang terdiri dari kepala dinas, kepala bidang, dan beberapa pegawai pada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini penerapan prinsip-prinsip good governance telah berjalan dengan baik dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, meskipun partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengembangan pelayanan masih perlu diperkuat.

Pengaruh ulasan online, kepercayaan konsumen, terhadap minat kunjung dan keputusan pembelian pada warung kopi ria "liong" di Tanjung Selor

RAMADHAN RISHMA NOVRIZA
2026 · Thesis · Open Access

Ramadhan Rishma Novriza, Analisis Pengaruh Ulasan Online, Kepercayaan Konsumen Terhadap Minat Kunjung dan Keputusan Pembelian pada Warung Kopi Ria “Liong” di Tanjung Selor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ulasan online dan kepercayaan konsumen terhadap minat kunjung dan keputusan pembelian pada warung kopi ria “Liong” di Tanjung Selor. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan yang pernah membeli ulang di Kedai Kopi Ria “Liong”. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 52 responden dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulasan online berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjung dengan nilai koefisien sebesar -0,262, nilai t-statistic sebesar 2,099 dan p-value sebesar 0,036. Ulasan online berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,265, nilai t-statistic sebesar 2,039 dan p-value sebesar 0,041. Kepercayaan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjung dengan nilai koefisien sebesar 1,139, nilai t-statistic sebesar 11,483 dan p-value sebesar 0,000. Kepercayaan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,703, nilai t-statistic sebesar 4,919 dan p-value sebesar 0,000. Nilai R-Square pada minat kunjung sebesar 0,857 dan keputusan pembelian 0,881 yang menunjukkan bahwa ulasan online dan kepercayaan konsumen memberikan kontribusi sebesar 85,7% terhadap minat kunjung sedangkan 14,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Untuk keputusan pembelian, nilai R-square 88,1%, dengan 11,9% sisanya berasal dari faktor lain di luar model.

Analisis Karakteristik Parkir Dan Kebutuhan Ruang Parkir Pada Hotel Luminor Tanjung Selor

RIZKI AMALIA AL' AMRIE
2026 · Thesis · Open Access

Peningkatan aktivitas akomodasi dan penyelenggaraan kegiatan di Hotel Luminor Tanjung Selor berpotensi meningkatkan permintaan parkir, terutama pada waktu dengan tingkat hunian tinggi, kondisi tersebut dapat mendorong pengguna memanfaatkan on-street parking di sekitar lokasi hotel sehingga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan menurunkan tingkat pelayanan kawasan. Lokasi penelitian ini dilakukan di ruang parkir Hotel Luminor Tanjung Selor. Parkir dibadan jalan Penelitian bertujuan menganalisis karakteristik parkir serta mengevaluasi kecukupan kapasitas ruang parkir eksisting pada kondisi puncak. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei kendaraan masuk dan keluar yang dilaksanakan pada hari Senin, Jumat, dan Minggu pukul 10.00–22.00 WITA dengan interval pengamatan 15 menit. Objek pengamatan meliputi kendaraan roda dua dan roda empat. Data dianalisis berdasarkan volume parkir, akumulasi parkir, durasi parkir, tingkat pergantian parkir, kapasitas, indeks parkir, dan kebutuhan ruang parkir berdasarkan satuan ruang parkir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan parkir tertinggi terjadi pada hari Senin. Volume maksimum mencapai 36 sepeda motor dan 29 mobil, sedangkan akumulasi puncak mencapai 28 sepeda motor dan 23 mobil. Dengan kapasitas efektif 50 SRP sepeda motor dan 26 SRP mobil, tingkat pergantian tertinggi masing-masing sebesar 0,72 kendaraan/SRP/periode survei dan 1,12 kendaraan/SRP/periode survei, dengan indeks parkir maksimum sebesar 56,00% dan 88,46%. Pada kondisi puncak, kebutuhan area parkir diperkirakan sebesar 42,0 m² untuk sepeda motor dan 287,5 m² untuk mobil, masih lebih rendah dibandingkan luas eksisting masing-masing sebesar 114 m² dan 426,6 m².

IMPLEMENTASI PEMEKARAN KECAMATAN TANJUNG SELOR UNTUK PERSIAPAN DAERAH OTONOM BARU ( DOB ) kOTA TANJUNG SELOR

NUR ASYIH SYAM
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemekaran Kecamatan Tanjung Selor sebagai bagian dari persiapan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kota Tanjung Selor. Pemekaran kecamatan merupakan langkah strategis dalam penataan wilayah administratif guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan serta kualitas pelayanan publik. Namun, hingga saat ini proses pemekaran Kecamatan Tanjung Selor belum dapat direalisasikan secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari unsur pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, stakeholder, dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemekaran Kecamatan Tanjung Selor belum berjalan secara maksimal karena masih terdapat beberapa persyaratan yang belum terpenuhi, terutama terkait jumlah desa atau kelurahan serta kesiapan kelembagaan. Selain itu, terdapat faktor pendukung seperti potensi wilayah, dukungan masyarakat, dan posisi strategis sebagai ibu kota provinsi. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, koordinasi antarinstansi yang belum optimal, serta faktor politik dan administratif. Dengan demikian, diperlukan upaya yang lebih terintegrasi dan komprehensif dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam mempercepat proses pemekaran kecamatan sebagai langkah awal dalam mewujudkan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kota Tanjung Selor. This study aims to analyze the implementation of the expansion of Tanjung Selor District as part of the preparation for the establishment of a New Autonomous Region (DOB) of Tanjung Selor City. District expansion is a strategic step in administrative territorial restructuring to improve the effectiveness of governance and the quality of public services. However, the expansion process of Tanjung Selor District has not yet been optimally realized. This research employs a qualitative descriptive method, with data collected through interviews, observation, and documentation. The research informants include local government officials, district and village authorities, stakeholders, and the community. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of the district expansion has not been carried out optimally due to several unmet requirements, particularly related to the number of villages or urban wards and institutional readiness. Supporting factors include regional potential, community support, and its strategic position as the provincial capital. Meanwhile, inhibiting factors include budget limitations, suboptimal inter-agency coordination, and political and administrative constraints. Therefore, more integrated and comprehensive efforts from local governments and relevant stakeholders are needed to accelerate the district expansion process as an initial step toward establishing the New Autonomous Region (DOB) of Tanjung Selor City.

EVALUASI JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH MENGGUNAKAN SIMULASI EPANET 2.2 DI PERUMAHAN BORNEO RESIDENCE KABUPATEN BULUNGAN

IQBAL MADHANI
2026 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Perumahan Borneo Residence merupakan kawasan permukiman di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara yang telah beroperasi sejak April 2022 dan terdiri dari 245 unit rumah. Jaringan distribusi air bersih di perumahan ini bersumber dari PDAM Kabupaten Bulungan, namun sejak pertama beroperasi belum pernah dilakukan evaluasi teknis secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi hidrolis jaringan pipa distribusi air bersih eksisting dan mengevaluasi kesesuaiannya dengan standar pelayanan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 18/PRT/M/2007 berdasarkan parameter tekanan, debit, dan kecepatan aliran air. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari PDAM Kabupaten Bulungan, meliputi gambar as-built jaringan pipa, data teknis pipa, data elevasi, dan data base demand. Pemodelan dan simulasi hidrolis dilakukan menggunakan perangkat lunak EPANET 2.2 pada jaringan yang terdiri dari 29 Junction, 29 segmen pipa berbahan PVC dengan variasi diameter 110 mm, 90 mm, dan 63 mm, serta 1 reservoir dengan total debit pasokan sebesar 12,8 LPS. Hasil simulasi menunjukkan bahwa parameter tekanan air pada seluruh 29 Junction memenuhi standar 100%, dengan nilai tekanan terendah sebesar 8,83 mka pada Junction 9 dan tertinggi sebesar 24,95 mka pada Junction 1. Parameter debit air juga terpenuhi seluruhnya, di mana seluruh base demand pada 29 Junction terlayani dengan baik. Namun, parameter kecepatan aliran air tidak memenuhi standar secara menyeluruh, di mana hanya 7 dari 29 segmen pipa yang memenuhi standar minimum 0,3 m/s, sementara 22 segmen pipa lainnya memiliki kecepatan di bawah standar akibat kondisi over-dimension. Rekomendasi teknis berupa reduksi diameter pipa pada 22 segmen pipa tersebut menjadi 50 mm terbukti efektif meningkatkan kecepatan aliran pada pipa distribusi primer, namun pada pipa pelayanan blok perumahan kecepatan masih berada di bawah 0,3 m/s dan dinyatakan sebagai kondisi acceptable margin velocity yang dapat ditoleransi demi mempertahankan keamanan tekanan dan kontinuitas pasokan air bersih kepada konsumen.

Analisis Laju Infiltrasi Air Tanah Diarea Sekitar Pabrik PULP ( PT . Phoenix Resourses Internasional ) Teehadap Potensi Pencemaran Air Bawah Tanah

RIZAL HADI PRATAMA
2026 · Thesis · Open Access

AABSTRACT Landfill activities have the potential to generate leachate that can impact environmental specifically groundwater should the leachate migrate through the soil layers. Soil water infiltration capacity is a key factor influencing the potential spread of leachate. This study aimed to analyze soil infiltration rates and physical soil characteristics, as well as to evaluate the potential for leachate migration and groundwater contamination at the PT Phoenix Resources International (PRI) landfill site. A quantitative approach utilizing a descriptive method was employed. Infiltration rates were measured directly in the field using a double-ring infiltrometer at quality five observation points selected via purposive sampling. The measurement data were analyzed using the Horton method to determine the characteristics of infiltration rate changes over time. Supplementary analysis involved testing physical soil properties, including texture, bulk density, porosity, and moisture content. The potential for leachate migration was evaluated based on the Soil Conservation Service (SCS) infiltration classification, while leachate quality was compared against the standards set by the Regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia Number P.59 of 2016. The results indicated that infiltration rates at the five observation points ranged from 29.5 to 35.5 mm/hour, with an average of 32.8 mm/hour. Based on the SCS classification, these values fall within the moderate infiltration class (20–63 mm/hour). Horton method analysis showed that the infiltration rate decreased exponentially until reaching a constant infiltration state. Soil characteristics at the site were dominated by sandy clay loam to clay loam textures, with an average composition of 50.6% sand, 20.0% silt, and 29.4% clay. The average bulk density (1.44 g/cm³), porosity (45.81%), and soil moisture content (29.9%) indicate that the physical soil conditions support a moderate infiltration capacity. Based on the analysis, the potential for leachate migration into the soil layers is classified as moderate. Leachate quality test results indicate that most parameters comply with the standards set by the Regulation of the Minister of Environment and Forestry No. P.59 of 2016, meaning pollutant loads are relatively well controlled. The landfill management system comprising an HDPE geomembrane and a Leachate Treatment Plant (LTP), also plays a role in mitigating the risk of leachate seeping into the soil. Consequently, the potential for groundwater contamination in the study area is categorized as low to moderate.

Analisis kebutuhan dan ketersediaan air bersih di wilayah kelurahan Tanjung Selor hilir

SATRIA PRANATA
2026 · Thesis · Open Access

Kelurahan Tanjung Selor Hilir merupakan kelurahan berpenduduk terbanyak di Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, sekaligus pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini dilatarbelakangi belum tersedianya data neraca air yang memastikan kapasitas produksi riil Perumda Air Minum Danum Benuanta mencukupi kebutuhan masyarakat hingga tahun 2035. Penelitian bertujuan memproyeksikan pertumbuhan penduduk, menghitung kebutuhan air domestik dan non-domestik, mengevaluasi ketersediaan air, serta menganalisis neraca air (water balance) periode 2026–2035. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif analitis dengan data sekunder dari Kantor Kelurahan dan Perumda Air Minum Danum Benuanta. Proyeksi penduduk menggunakan Metode Aritmatik, Geometrik, dan Least Square, dipilih berdasarkan koefisien korelasi (r) tertinggi dan standar deviasi (SD) terkecil. Kebutuhan air mengacu standar Ditjen Cipta Karya Dep. PU (1996) dengan konsumsi domestik 100 liter/orang/hari melalui Sambungan Rumah (SR). Ketersediaan air berasal dari kapasitas riil IPA Sabanar Lama (64 L/dtk) dan IPA Sungai Buaya (104 L/dtk), total 168 L/dtk. Hasil analisis menunjukkan Metode Least Square terpilih dengan r = 0,9939 dan SD = 485,298. Penduduk diproyeksikan mencapai 50.931 jiwa pada tahun 2035. Total kebutuhan air maksimum tahun 2035 sebesar 84,634 L/dtk (domestik 58,948; non-domestik 6,8689; kehilangan air NRW 16,90% sebesar 11,123 L/dtk; dikalikan faktor hari maksimum 1,1). Neraca air menunjukkan ketersediaan 168 L/dtk mampu memenuhi kebutuhan sepanjang 2026–2035, dengan surplus akhir sebesar 83,366 L/dtk, sehingga sistem berada dalam kondisi SURPLUS selama periode perencanaan. Perlu dicatat, surplus ini berdasarkan asumsi tingkat pelayanan 100% pada 2035, bukan kondisi riil saat ini, karena hingga 2025 sebagian penduduk belum terlayani Perumda dan masih memakai sumber air alternatif, sehingga optimalisasinya memerlukan perluasan Sambungan Rumah secara bertahap.

PROSES PEMEKARAN DESA PERSIAPAN JELARAI MERUDUNG MENUJU DESA DEFINITIF (Studi Desa Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan)

HALIMATUS SADIYAH
2026 · Thesis · Open Access

Pemekaran desa merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, dan pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Desa Persiapan Jelarai Merudung merupakan hasil pemekaran dari Desa Jelarai Selor yang sedang dalam proses menjadi desa definitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemekaran Desa Persiapan Jelarai Merudung menuju desa definitif berdasarkan Pembentukan desa sebagaimana pasal 8 dalam Undang-Undang No.06 Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari Kepala Desa Jelarai Selor, Pengurus Desa Persiapan, Ketua RW, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kasi Pemerintahan Kecamatan Tanjung Selor, tokoh adat, dan masyarakat Desa Jelarai Merudung. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemekaran telah memenuhi pemenuhan persyaratan dasar desa persiapan untuk rencana pemekaran. Penelitian ini memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai proses pembentuka desa persiapan jelarai merudung mulai dari proses pembentukan desa melalui musyawarah yang telah dilaksanakan dan pemenuhan persyaratan pembentukan desa yang sudah terpenuhi berupa proposal desa persiapan. Namun, masih terdapat kendala, yaitu belum adanya kesepakatan mengenai belum terselesaikannya proses evaluasi sebagai syarat penetapan desa definitif dikarenakan kebijakan moratorium pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan percepatan penyelesaian tahapan evaluasi agar Desa Persiapan Jelarai Merudung dapat segera ditetapkan menjadi desa definitif.

KAJIAN RISIKO INFRASTRUKTUR JALAN POROS TRANS KALIMANTAN UTARA, KEC.TANJUNG PALAS AKIBAT BENCANA TANAH LONGSOR (MENGGUNAKAN METODE AHP DAN GIS)

NUR AFHIFAH AZAHRO
2026 · Thesis · Open Access

Ruas Jalan Poros Trans Kalimantan Utara di kawasan Sungai Urang, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan merupakan infrastruktur strategis yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tanah longsor akibat kondisi topografi yang curam, curah hujan tinggi, karakteristik geologi, serta penggunaan lahan di sekitar jalan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu fungsi pelayanan jalan dan keselamatan pengguna jalan sehingga diperlukan kajian risiko sebagai dasar dalam penyusunan prioritas mitigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat risiko tanah longsor, mengidentifikasi distribusi spasial tingkat risiko, serta menetapkan zona prioritas penanganan melalui integrasi metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Geographic Information System (GIS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode AHP untuk menentukan bobot kepentingan dari 12 parameter yang dikelompokkan ke dalam tiga variabel, yaitu bahaya (hazard), kerentanan (vulnerability) dan keterpaparan (exposure). Pembobotan dilakukan berdasarkan penilaian lima responden ahli. Selanjutnya, bobot Level 2 (L2) hasil AHP diintegrasikan ke dalam analisis spasial menggunakan metode Weighted Overlay pada perangkat lunak GIS untuk menghasilkan peta tingkat risiko tanah longsor dan zona prioritas penanganan. Hasil pembobotan kumulatif AHP menunjukkan bahwa parameter aktivitas sosial ekonomi (18%), kepadatan penduduk (16%), dan volume lalu lintas harian rata-rata (15%) merupakan parameter yang memiliki tingkat kepentingan tertinggi dalam analisis risiko tanah longsor. Berdasarkan bobot Level 2 (L2) yang digunakan dalam analisis GIS, diperoleh nilai indeks risiko tanah longsor berkisar antara 4,54 hingga 5,39, yang diklasifikasikan menjadi tiga kelas, yaitu risiko rendah (4,54–4,82), risiko sedang (>4,82–5,10), dan risiko tinggi (>5,10–5,39). Distribusi spasial menunjukkan bahwa Segmen 1 didominasi oleh kelas risiko rendah, Segmen 2 didominasi oleh kelas risiko tinggi, sedangkan Segmen 3 berada pada kelas risiko sedang hingga tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, Segmen 2 dan Segmen 3 ditetapkan sebagai Zona Prioritas I, sedangkan Segmen 1 ditetapkan sebagai Zona Prioritas II. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penentuan prioritas mitigasi bencana serta pengelolaan infrastruktur jalan berbasis risiko di Kabupaten Bulungan.

ANALISIS KINERJA LALU LINTAS PADA RUAS JALAN SEMANGKATANJUNG SELOR MENGGUNAKAN PEDOMAN KAPASITAS JALAN INDONESIA (PKJI) 2023

RONNY CHRISTIANUS
2026 · Thesis · Open Access

Latar belakang penelitian ini didasari oleh permasalahan penurunan kinerja lalu lintas pada ruas Jalan Semangka (depan Gang Masjid) Kota Tanjung Selor sepanjang 200 meter, yang dipicu oleh maraknya hambatan samping seperti kendaraan parkir, pejalan kaki, dan aktivitas keluar-masuk kendaraan pada jam sibuk. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik hambatan samping, volume, kecepatan arus bebas, kapasitas, derajat kejenuhan, serta tingkat pelayanan jalan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Metode penelitian kuantitatif deskriptif dilakukan dengan survei pencahan lalu lintas dan hambatan samping selama tiga hari (Rabu, Jumat, dan Minggu) pada sesi pagi, siang, dan sore. Hasil analisis menunjukkan volume puncak tertinggi terjadi pada hari Rabu pukul 06.45–07.45 WITA sebesar 709,00 smp/jam, dengan frekuensi hambatan samping mencapai 281,8 kejadian/jam (kategori sedang). Kecepatan arus bebas berkisar 32,88–36,58 km/jam dan kapasitas jalan 1.200,15–1.335,00 smp/jam. Derajat kejenuhan tertinggi sebesar 0,59 menempatkan kinerja jalan pada Tingkat Pelayanan C. Kesimpulannya, Jalan Semangka masih mampu menampung arus lalu lintas, namun disarankan adanya penataan ruang parkir dan pembatasan akses hambatan samping guna menjaga kelancaran lalu lintas di masa mendatang.

ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN MUTU PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG ASRAMA DIKLAT PROVINSI KALIMANTAN UTARA (TAHAP 3)

DIMAS BAGUS NUGROHO
2026 · Thesis · Open Access

Keberhasilan suatu proyek konstruksi tidak hanya diukur dari aspek biaya dan waktu, melainkan juga dari pemenuhan standar mutu yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penerapan sistem manajemen mutu berbasis ISO 9001:2015 (Klausul 7, 8, 9, dan 10) serta mengukur tingkat kesesuaian teknis antara implementasi di lapangan dengan spesifikasi teknis dan shop drawing pada Proyek Konstruksi Gedung Asrama Diklat Provinsi Kalimantan Utara (Tahap 3), khususnya pada item pekerjaan Ground Water Tank (GWT) dan tempat wudhu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan dukungan data kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan langsung dan wawancara interaktif dengan informan kunci, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui studi dokumen seperti spesifikasi teknis dan laporan pengujian material. Pengukuran tingkat penerapan manajemen mutu dilakukan menggunakan instrumen skala Likert yang dianalisis dengan metode analisis kesenjangan (Gap Analysis) dan diperdalam menggunakan analisis akar masalah (5-Why Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase total penerapan sistem manajemen mutu berbasis ISO 9001:2015 pada proyek ini mencapai 74,28%, yang termasuk dalam kategori "masih perlu dilakukan perbaikan". Secara rinci, capaian per klausul adalah Klausul 7 (Support) sebesar 64%, Klausul 8 (Operation) sebesar 77,5%, Klausul 9 (Performance Evaluation) sebesar 76%, dan Klausul 10 (Improvement) sebesar 80%. Kesenjangan (gap) terbesar ditemukan pada Klausul 7 dan 8, dengan akar masalah utama berupa keterbatasan personel di mana fungsi pengendalian mutu (Quality Control) masih dirangkap oleh pelaksana lapangan, serta belum sistematisnya pencatatan hasil pengujian mutu secara dokumenter. Secara teknis, mutu material yang diuji telah memenuhi spesifikasi (mutu beton K-250 dan besi tulangan Ø10-20cm). Adapun beberapa ketidaksesuaian dimensi aktual pada panjang dinding tempat wudhu telah dinyatakan sah dan memenuhi syarat kontraktual karena telah diakomodasi secara resmi melalui mekanisme Change Contract Order (CCO) dalam dokumen adendum kontrak.

Analisis Besaran Nilai Evapotranspirasi Potensial Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) Di Wilayah Kalimantan Utara

MUHAMMAD DIAN NUGRAHA
2026 · Thesis · Open Access

Evapotranspirasi Potensial (ETo) merupakan parameter kunci dalam analisis neraca air, perencanaan irigasi, dan perancangan infrastruktur keairan. Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang terletak di garis khatulistiwa memiliki karakteristik iklim tropis basah dengan aktivitas evapotranspirasi yang sangat dinamis. Namun, analisis hidrometeorologi regional di wilayah ini dihadapkan pada tantangan keterbatasan, ketidakberlanjutan (missing data), serta distribusi stasiun pantau cuaca bumi (BMKG) konvensional yang tidak merata di atas luasan wilayah sebesar 75.000 km2. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi dan memetakan distribusi spasial-temporal nilai ETo bulanan di seluruh kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara menggunakan integrasi teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan data reanalisis satelit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode empiris standar internasional Penman-Modifikasi (FAO-24). Input parameter klimatologi jangka panjang (periode 10 tahun, 2016–2025) meliputi temperatur udara (T, Tmax, Tmin), kelembapan relatif (RH), kecepatan angin (u2), dan radiasi matahari gelombang pendek bersih (Rs) yang diakuisisi dari data berbasis grid platform NASA POWER (asimilasi model atmosfer global MERRA-2). Visualisasi dan pemetaan distribusi spasial dilakukan memanfaatkan teknik interpolasi berbasis SIG. Hasil penelitian ini menyajikan peta sebaran spasial-temporal ETo kontinu tingkat provinsi yang informatif guna mengidentifikasi wilayah dengan tingkat kehilangan air permukaan tertinggi di Kaltara. Berdasarkan pemetaan tersebut, nilai ET_0 tertinggi tercatat di Tarakan pada bulan April sebesar 5,23 mm/hari, sedangkan nilai terendah teridentifikasi di Bulungan pada bulan Januari sebesar 3,70 mm/hari. Secara praktis, luaran penelitian ini berkontribusi sebagai basis data hidrometeorologi sekunder yang valid bagi perencana infrastruktur sipil dalam menghitung debit andalan, mendesain kapasitas tampung waduk/bendungan, sistem drainase, serta manajemen alokasi air irigasi regional pada wilayah tropis basah yang minim infrastruktur pemantauan darat.