Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2020Versi 1

PENGARUH PENGGUNAAN MATERIAL SIRTU PADA BETON MUTU NORMAL DITINJAU DARI KUAT TEKAN DAN POROSITAS

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Teknik Sipil•4 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Beton merupakan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Penggunaan beton sebagai konstruksi bangunan tentunya tidak terlepas dari ketersediaan material beton agregat kasar dan agregat halus, seperti kerikil, pasir dan semen. Namun pada kenyataanya ada beberapa pekerjaan yang menggunakan material sirtu sebagai bahan campuran beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dalam penggunaan material sirtu untuk pembuatan beton normal ditinjau dari hasil kuat tekan dan hasil porositas beton. Sedangkan manfaat yang diperoleh adalah memberikan informasi tentang material campuran beton, material sirtu sebagai pengganti agregat campuran beton serta pengaruhnya terhadap beton, sehingga dapat dijadikan referensi kedepannya agar pekerjaan pelaksanaan pengecoran beton dapat dengan maksimal. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode uji coba atau experimen dimana proporsi pembuatan beton diasumsikan berdasarkan SNI DT 91-0008-2007, dan ditambahkan semen sebesar 10% dari proporsi awal sehingga didapat dua rumusan perancangan proporsi campuran. Untuk mutu beton yang akan diuji adalah f’c 14,5 Mpa dan f’c 21,7 Mpa. Dari penelitian ini, setelah beton dilakukan uji kuat tekan pada umur 28 hari didapatkan hasil kuat tekan dengan mutu rencana f’c 14,5 Mpa tercapai pada rancangan proporsi campuran dengan semen ditambah 10% dengan nilai kuat tekan rata – rata 14,78 Mpa, sedangkan proporsi campuran awal didapat nilai kuat tekan rata – rata f’c 11,78 Mpa. Dan untuk mutu rencana f’c 21,7 Mpa tidak tercapai dengan nilai kuat tekan rata – rata yang didapat f’c 17,43 Mpa untuk proporsi dengan tambahan semen 10%, sedangkan untuk proporsi awal didapat nilai kuat tekan rata – rata sebesar f’c 16,97 Mpa. Dari Penelitian ini, setelah beton dilakukan uji porositas pada umur 28 hari didapatkan nilai porositas tertinggi yaitu 8,73% pada proporsi campuran normal dengan mutu rencana f’c14,5 Mpa, dan untuk mutu renaca f’c 21,7 Mpa didapat nilai porositas tertinggi yaitu 7,60% pada proporsi campuran normal.

Kata kunci

Beton, Sirtu, Kuat Tekan, Porositas.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGARUH PENGGUNAAN MATERIAL SIRTU PADA BETON MUTU NORMAL DITINJAU DARI KUAT TEKAN DAN POROSITAS2020 · oai:ais:skripsi:565

Publikasi terkait