Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Penulis: FERRI AKMAL FUADY
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perencanaan Struktur Portal Gedung Tahan Gempa Dengan Metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sebagian besar wilayah di Indonesia mempunyai tingkat rawan gempa yang sangat tinggi, tercatat ada 4 wilayah di Indonesia yang mengalami kejadian gempa bumi dengan magnitudo yang sangat besar menurut katalog United States Geological Survey (USGS) yaitu antara lain gempa bumi Banda tahun 1983, gempa bumi Sumatra – Andaman tahun 2004, gempa bumi Sumatra Utara (Nias) tahun 2005, dan gempa bumi Pantai Barat Sumatra tahun 2012. Di Kalimantan Utara, zona gempa di wilayah ini masih cukup aman namun akan berubah dalam beberapa tahun kedepan dikarenakan beberapa wilayah di Indonesia mengalami gempa yang cukup besar dimana akan berpengaruh pada pergerakan zona gempa di Indonesia, khususnya di Kalimantan Utara yang pada tahun ini telah terjadi gempa di kota Tarakan dengan magnitudo menurut BMKG yaitu 4,1 SR. Guncangan yang disebabkan oleh gempa dapat menyebabkan kerusakan parah pada bangunan bertingkat, oleh karena itu digunakanlah metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) untuk merancang bangunan tahan gempa, khususnya pada gedung bertingkat. Untuk memenuhi kriteria struktur tahan gempa maka kinerja yang diharapkan dari struktur tersebut adalah “struktur boleh rusak tapi tidak boleh rubuh”. Dan dari situlah muncul konsep bilangan R (faktor reduksi gempa) yang mengandalkan sistem pengekangan lateral dengan metode perhitungan Sistem rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Dalam tugas akhir ini akan direncanakan struktur portal gedung beton bertulang tahan gempa dengan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Dimana struktur yang direncanakan adalah gedung ruko 3 lantai dan mengikuti wilayah zona gempa terbaru yaitu wilayah gempa 3. Adapun tahapan perhitungan dan perencanaan dimulai dari pembuatan struktur bangunan, analisa beban rencana, cek kekuatan, hingga perhitungan desain. Perencanaan dan perhitungan dibantu dengan program SAP2000. Dari tahapan perhitungan dan perencanaan dengan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dengan mengasumsikan dimensi balok 40 / 50 cm, dimensi balok 30 / 40 cm dan dimensi kolom 40 / 40 cm, diperoleh hasil untuk penulangan dimensi balok 40 / 50 cm digunakan tulangan 4 D 20, penulangan dimensi balok 30 / 40 cm digunakan tulangan 2 D 20, dan penulangan dimensi kolom 40 / 40 cm digunakan tulangan 12 D 20.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail