PERBANDINGAN METODE FCM DAN FPCM DENGAN MENGGUNAKAN PEMBANDING METODE PCI (Studi Kasus: Clustering Wilayah Kerawanan Stunting di Kabupaten Bulungan)
Stunting adalah kegagalan bayi di bawah usia lima tahun (BALITA) untuk berkembang akibat kekurangan gizi kronis. BAPPEDA Bulungan saat ini fokus dalam proses penurunan angka stunting di tahun 2023. Berdasarkan permasalahan tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil clustering wilayah kerawanan stunting di Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui hasil perbandingan metode FCM dan FPCM dengan menggunakan pembanding metode PCI. Hasil dari penelitan ini adalah nilai PCI FPCM (0,4609) lebih besar dari pada nilai PCI FCM (0,4608) artinya metode terbaik untuk clustering wilayah kerawanan stunting di Kabupaten Bulungan adalah metode FPCM. Dari metode FPCM diperoleh cluster 1 adalah daerah dengan tingkat kerawanan rendah 32 lokasi, cluster 2 adalah daerah dengan tingkat kerawanan tinggi 24 lokasi dan cluster 3 adalah daerah dengan tingkat kerawanan rendah 25 lokasi.