ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan terhadap motivasi kerja dan kinerja guru. Penelitian ini merupakan studi kasus di SMKN 2 Tanjung selor. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh guru sebanyak 51 orang. Penelitian merupakan penelitian populasi atau sensus. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner dengan pengukuran menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja adalah berpengaruh positif tidak signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,07 dan nilai P = 0,711. Pengaruh kepemimpinan terhadap motivasi kerja adalah berpengaruh positif signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,53 dan nilai P = 0,013. Sedangkan pengaruh motivasi terhadap kinerja adalah berpengaruh negative tidak signifikan dengan koefisien regresi sebesar -0,04 dan nilai P = 0,823. Pengaruh variabel kepemimpinan terhadap variasi data pada variabel motivasi adalah sebesar 28 persen. Sisanya sebesar 72% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Pengaruh variabel kepemimpinan dan motivasi mempengaruhi variasi data pada variabel kinerja adalah sebesar 0%. Seluruhnya sebesar 100% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Adapun tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sertifikasi terhadap motivasi dan kinerja guru di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Tanjung Selor. Menggunakan sampel jenuh. Seluruh guru yang telah mendapat sertifikasi sebanyak 26 orang menjadi responden dalam penelitian ini. Kuesioner diukur dengan menggunakan skala likert dengan alat analisis jalur dan single faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, sertifikasi berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien regresi sebesar 0,14 dengan nilai P sebesar 0,471. Dan sertifikasi berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja dengan koefisien regresi sebesar 0,56 dengan nivai P sebesar 0,001,Sedangkan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien regresi sebesar 0,49 dengan nilai P sebesar 0,013. Sertifikasi utamanya terlihat dari aspek tunjangan. Motivasi kerja utamanya terlihat dari aspek naluri sebagai guru. Dan, kinerja guru utamanya terlihat dari banyaknya pekerjaan yang bisa diselesaikan. Berdasarkan dari hasil analisis juga dapat disimpulkan bahwa, Pengaruh sertifikasi dan motivasi kerja sebesar 31% selebihnya 69% di pengaruhi oleh faktor lain. Variabel sertifikasi dan motivasi kerja mempengaruhi variasi data pada variabel kinerja guru sebesar 34%, selebihnya 66% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini. Pengaruh sertifikasi dan motivasi kerja sebesar 31% selebihnya 69% di pengaruhi oleh faktor lain.