Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Maple.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENERAPAN ALGORITMA PRIM DAN ALGORITMA KRUSKAL PADA JARINGAN KABEL TELKOM BERBANTU MAPLE (STUDY KASUS : PT. TELKOM TANJUNG SELOR)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NURHASANAH, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Kaltara, 2015. Penerapan Algoritma Prim dan Algoritma Kruskal Pada Jaringan Kabel Telkom dengan Berbantu Maple (dibawah bimbingan Ratna Dwi Christyanti). Teori graf sebagai salah satu cabang matematika sebenarnya sudah ada sejak lebih dari dua ratus tahun yang silam. Jurnal pertama tentang teori graf muncul pada tahun 1736, oleh matematikawan terkenal dari Swiss bernama Euler. Puluhan tahun terakhir ini teori graf mengalami perkembangan pesat. Dalam kehidupan sehari-hari terdapat permasalahan mengenai optimasi yang dapat diselesaikan menggunakan pohon rentang minimum, atau dikenal dengan istilah Minimum Spanning Tree. Algoritma Prim dan Algoritma Kruskal merupakan suatu metode yang digunakan untuk mencari dan membentuk pohon merentang minimum yang mana tahap demi tahap tujuan dari Algoritma Prim dan Algoritma Kruskal adalah untuk mendapatkan nilai yang minimum dari suatu jaringan kabel di PT. Telkom di Tanjung Selor. Dari data yang diperoleh dibuat dalam bentuk tabel, kemudian dari tabel tersebut dibuat gambar jalur dengan titik sumber PT. Telkom sampai ke semua ujung titik Dari gambar jaringan kabel Telkom tersebut diketahui adanya 17 titik dan 20 sisi yang menghubungkan setiap titik. Berdasarkan dari gambar jaringan kabel Telkom tersebut akan dicari pohon rentang minimum menggunakan algoritma Prim dan algoritma Kruskal dengan berbantu Maple. Hasil dari perhitungan menggunakan Algoritma Primdan Algoritma Kruskal berbantu Program Maple menghasilkan nilai yang minimum dengan bobot 5.371 m, dan ini menghasilkan penghematan dalam penggunaan kabel.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis dan Optimalisasi Persediaan Bahan Curah Batu Bara Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Di PT. Semen Padang

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK DEVI LUSIANA. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Kaltara, 2019. Analisis dan Optimalisasi Persediaan Bahan Curah Batu Bara Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Di PT. Semen Padang (dibawah bimbingan St. Syahdan, M.pd). Persediaan dapat diartikan sebagai barang-barang yang disimpan untuk digunakan atau dijual pada masa atau periode yang akan datang. Persediaan terdiri dari persediaan bahan baku, persediaan bahan setengah jadi dan persediaan barang jadi. PT. Semen Padang merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang batu bara. Perusahaan tersebut menyadari bahwa persaingan makin kompetitif. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk menghadapi persaingan tersebut. Salah satu strategi yang digunakan sebuah perusahaan untuk menang dalam persaingan adalah dengan menekan biaya seminimal mungkin. Untuk itu diperlukan perencanaan yang matang agar biaya persediaan yang dikeluarkan seefisien mungkin. Untuk meminimumkan biaya persediaan dalam pemesanan produk dapat diselesaikan dengan metode Economic Order Quantity (EOQ). Tujuan penelitian ini untuk meminimumkan total biaya persediaan dengan membandingkan analisis kebijakan perusahaan dengan analisis menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan mengetahui metode mana yang paling minimum. Penelitian ini menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) yang akan membantu untuk menyelesaikan masalah biaya persediaan. Setelah metode ini dikerjakan secara manual maka akan diselesaikan menggunakan bantuan program yaitu Maple. Hasil perhitungan dengan metode EOQ lebih optimal dari pada biaya yang diperhitungkan oleh PT. Semen Padang. Kesimpulan penelitian ini total biaya persediaan yang telah dihitung oleh PT. Semen Padang adalah Rp. 203.273.501,00 dengan jumlah pemesanan (Q) yaitu 5.075,86 ton dalam setiap kali pesan. Sedangkan perhitungan metode EOQ total biaya persediaan adalah Rp 199.963.939,00 dengan jumlah pemesanan (Q) yaitu 6.087,1 8 ton dalam setiap kali pesan. Dari kedua perhitungan tersebut maka metode EOQ yang lebih optimal dan memiliki selisih Rp 3.309.562,00 untuk total biaya persediaannya. Sedangkan selisih jumlah pemesananya (Q) adalah 1.011,32 ton dari perhitungan perusahaan. Kata Kunci : Persediaan, Metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Maple.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail