ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanaman karet (Hevea brasiliensis) merupakan komoditas perkebunan penting yang berperan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan. Namun, produktivitas karet rakyat masih tergolong rendah akibat berbagai kendala teknis, sosial ekonomi, serta keterbatasan pengetahuan dan teknologi petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aspek teknis budidaya dan aspek sosial ekonomi terhadap aspek pengetahuan dan teknologi petani dalam budidaya tanaman karet di Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods dengan pendekatan deskriptif. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 orang petani karet yang dipilih secara purposive sampling, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek teknis budidaya dan aspek sosial ekonomi secara simultan berpengaruh terhadap aspek pengetahuan dan teknologi petani dalam budidaya tanaman karet. Secara parsial, aspek teknis budidaya memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan aspek sosial ekonomi. Temuan kualitatif mengungkapkan bahwa kendala utama yang dihadapi petani meliputi penerapan teknik penyadapan yang belum sesuai standar, usia tanaman yang relatif tua, fluktuasi harga karet, serta minimnya akses terhadap pelatihan dan penyuluhan pertanian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan dan teknologi petani karet perlu didukung oleh perbaikan aspek teknis budidaya serta penguatan kelembagaan dan kondisi sosial ekonomi petani.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP EFEKTIVITAS KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PROVINSI KALIMANTAN UTARA ABSTRAK MISBAH. 2019. Pengaruh Kompetensi SDM Terhadap Efektivitas Kinerja Pegawai Negeri Sipil Pada Biro Humas dan Protokol Provinsi Kalimantan Utara. Skripsi. Jurusan Ilmu Administrasi Publik. Program S1 Ilmu Sosial dan Politik . Universitas Kalimantan Utara. Dosen Pembimbing : Burhanuddin,S.Sos,.M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi Kompetensi SDM yang terdiri dari pengetahuan, keterampilan dan sikap terhadap efektivitas kinerja pegawai negeri sipil Biro Humas dan Protokol Provinsi Kaliamantan Utara dan untuk mengetahui variabel mana yang paling dominan berpengaruh terhadap efektivitas kinerja pegawai negeri sipil Biro Humas dan Protokol Provinsi Kaliamantan Utara. Sedangkan uji instrument yang digunakan adalah uji reabilitas, uji validitas, uji statistic (uji T test, F test dan uji R2/ koefisien determinasi) dan uji asumsi klasik (uji multikolinieritas, uji heteroskendastisitas, uji normalitas dan uji linieritas). Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa dimensi kompetensi SDM yang terdiri dari pengetahuan, keterampilan dan sikap berpengaruh positif dan signifikan secara sendiri-sendiri terhadap efektivitas kinerja pegawai negeri sipil Biro Humas dan Protokol Provinsi Kaliamantan Utara. Hal itu dapat dibuktikan dari perbandingan antara nilai t test yang lebih besar dari t table dan nilai sig. yang kurang dari 0,05 dari masing-masing variabel kompetensi SDM dengan efektivitas kinerja pegawai. Dengan demikian, hipotesis pertama yang diajukan terbukti kebenarannya. Pengetahuan, keterampilan dan sikap juga berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap efektivitas kinerja pegawai negeri sipil Biro Humas dan Protokol Provinsi Kaliamantan Utara, dapat lihat dari nilai F test yang lebih besar dari F table, oleh karena itu hipotesis keempat yang diajukan terbukti kebenarannya. Sedangkan dimensi kompetensi SDM (pengetahuan, keterampilan dan sikap) terhadap efektivitas kinerja pegawai negeri sipil Biro Humas dan Protokol Provinsi Kaliamantan Utara, terlihat bahwa variabel yang paling dominan berpengaruh adalah ketrampilan , hal ini disebabkan karena variabel ketrampilan memiliki nilai beta terbesar dibandingkan variabel lain, selain itu memiliki nilai sig. yang terkecil dari variabel pengetahuan dan sikap. Dengan demikian hipotesis kelima yang diajukan tidak terbukti kebenarannya. Kata kunci: Pengetahuan, Keterampilan, Sikap dan Efeketivitas Kinerja