Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Perilaku Bergotong Royong dan Transmigrasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERUBAHAN PERILAKU BERGOTONG ROYONG MASYARAKAT DI LOKASI UPT TANJUNG BUKA SP. 2 DESA TANJUNG BUKA KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penulisan skripsi ini adalah pertama, untuk menganalisa dan mendapatkan gambaran tentang Perubahan perilaku bergotong royong masyarakat di lokasi UPT Tanjung Buka SP.2 Desa Tanjung buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan sebelum dan sesudah kehadiran Transmigrasi. Kedua, untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku bergotong royong serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam menganalisa data yang diperoleh dari lapangan. Digunakan teori evolusi sosial Emile Durkheim tentang perubahan solidaritas mekanis menjadi solidaritas organis pada masyarakat Desa yang telah mengenal adanya pembagian kerja. Latar belakang penulisan ini melihat dari kian maraknya Transmigrasi di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah yang saat ini lokasinya telah dikelilingi oleh Hunian Transmigrasi. Hal ini mempengaruhi perilaku sosial masyarakat khususnya pada perilaku bergotong royong. Berdasarkan Pengalaman yang di alami oleh Tokoh Masyarakat Tanjung Buka, membuktikan bahwa semenjak hadirnya Tansmigrasi, frekuensi masyarakat dalam berpartisipasi mengikuti gotong royong menurun yang dibarengi dengan perubahan pada nilai-nilai gotong royong. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kehadiran Tranmigrasi di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah berimplikasi pada perubahan perilaku bergotong royong masyarakat. Sebelum hadirnya Transmigrasi perilaku bergotong masyarakat lebih intensif, sangat antusias dan dilakukan secara tradisional dengan peralatan yang sederhana. Setelah hadirnya Transmigrasi masyarakat lebih berorientasi pada sistem upah. Dan bantuan yang diberikan oleh masyarakat lebih dominan pada bantuan finansial. Selain itu, intensitas partisipasi masyarakat dalam bergotong royong pun mengalami penurunan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail