ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pekerjaan dibidang konstruksi membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Faktor yang menentukan kualitas pekerjaan diantaranya adalah keterampilan dan kecekatan tenaga kerja. Tenaga kerja adalah faktor yang sangat penting dalam kelangsungan pelaksanaan suatu pekerjaan guna mencapai hasil yang memuaskan dan maksimal. Khususnya di kota Tanjung Seor Kabupaten Bulungan merupakan wujud nyata peningkatan kualitas penyediaan sarana dan prasarana dimana seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi dalam ilmu konstruksi dari segi metode, peralatan dan juga material maka setiap proyek harus mendapatkan hasil yang maksimal dengan usaha yang minimal. Terutama di Provinsi Kalimantan Utara, dikarenakan Provinsi Kalimantan Utara adalah provinsi termuda yang tentunya banyak mengalami perkembangan khususnyaa pada pembangunan daerah khususnys pembangunan Gedung. Agar pekerjaan struktur dinding bata Hebel dapat diselesaikan dengan baik dan dengan waktu yang telah ditentukan oleh karena itu maka dipandang perlu untuk melakukan analisis produktivitas tenaga kerja yang bertujuan untuk mengetahui nilai produktivitas tenaga kerja dalam pengerjaan Pembangunan Gedung Sekretariat Provinsi Kalimantan Utara. Dengan mengamati pekerjaan tukang I, tukang II, tukang III, tukang IV, tukang V, dan tukang VI pada proses pekerjaan dinding bata Hebel dan analisis data yang digunakan adalah menggunakan metode Work Sampling dan Work Study, kemudian dibantu dengan program komputer. Hasil dari penelitian ini menunjukan tingkat produktivitas tukang 1 kegiatan produktif 493 kali, tukang 2 kegiatan produktif 481 kali, tukang 3 kegiatan produktif 477 kali, tukang 4 kegiatan produktif 482 kali, tukang 5 kegiatan produktif 481 kali, dan tukang 6 kegiatan produktif 488 kali selama 7 hari pengamatan sampling. Sedangkan untuk non produktif (idle) tukang 1 yaitu 179 kali, tukang 2 yaitu 191 kali, tukang 3 yaitu 195 kali, tukang 4 yaitu 190 kali, tukang 5 yaitu 191 kali, dan tukang 6 yaitu 184 kali selama 7 hari pengamatan sampling. Nilai produktivitas yang dibutuhkan pada tukang 1 yaitu 44,38 m² per hari, tukang 2 yaitu 35,49 m² per hari, tukang 3 yaitu 38,38 m² per hari, tukang 4 yaitu 39,91 m² per hari, tukang 5 yaitu 36,34 m² per hari, dan tukang 6 yaitu 34,61 m² per hari untuk menyelesaikan pekerjaan dinding bata Hebel.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Proyek rumah tinggal merupakan salah satu jenis proyek konstruksi. Tentunya dalam setiap proyek konstruksi prinsip ekonomis sangat berperan penting terutama dalam sebuah proyek rumah tinggal, setiap proyek konstruksi harus mendapatkan hasil yang maksimal dengan usaha yang minimal. Maka dipandang perlu untuk melakukan analisis produktivitas tenaga kerja yang bertujuan utntuk mengetahui waktu dan nilai produktivitas tenaga kerja pada Proyek perumahan Putri Tunggal Mandiri yang merupakan proyek pembangunan rumah tinggal lantai 1 dengan tipe 51 Jalan Sabanar Lama Kelurahan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Penelilitian dilakukan dengan mengamati pekerjaan tukang I dan tukang II pada proses pekerjaan atap dan analisis data yang digunakan menggunakan metode work sampling dan work study kemudian dibantu program komputer. Hasil dari penelitian ini menunjukan tingkat produktivitas tukang I selama 3 hari sebesar 183 kali dan non produktif 27 kali sedangkan untuk tukang II tingkat produktivitasnya selama 3 hari adalah 154 kali dan non produktif 56 kali. Untuk menyelesaikan pekerjaan atap pada rumah tinggal lantai 1 diperlukan waktu baku sebesar 5.84 menit/m2 dan nilai produktivitas yang dibutuhkan setiap tukang adalah 5.45 m2 untuk menyelesaikan pekerjaan atap per-hari
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA KONSTRUKSI PADA PEKERJAAN PEMASANGAN DINDING BATU BATA (Studi Kasus Rumah tinggal lantai 1 Tipe rumah 90 Jalan Manunggal Selimau Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara) ABSTRAK Suatu keberhasilan proyek konstruksi secara keseluruhan tergantung dari keberhasilan setiap pekerjaan yang ada dalam proyek tersebut, sedangkan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan suatu pekerjaan adalah produktivitas tenaga kerjanya. Secara khusus penelitian ini mengambil posisi pengkajian yang bertujuan untuk mengetahui waktu dan nilai produktivitas tenaga kerja pada proyek konstruksi pembangunan rumah tinggal lantai 1 di Kabupaten bulungan. Pengkajian dilakukan terhadap pekerjaan pemasangan dinding batu bata yang berada di Jalan Manunggal Selimau Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Penelitian dilaksanakan pada proyek pembangunan rumah tinggal lantai 1 yang memiliki 2 tukang. Survei dilakukan dengan mengamati pekerjaan tukang I dan tukang II pada proses pekerjaan pemasangan dinding batu bata. Analisis data yang dilakukan menggunakan metode Work Sampling dan Metode Work Study kemudian di olah menggunakan microsoft excel. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat produktivitas tukang I selama 6 hari berturut-turut pada pekerjaan pemasangan dinding batu bata sebesar 332 kali untuk non produktif sebesar 88 kali,sedangkan untuk tukang II tingkat produktivitas pekerjaan selama 6 hari berturut-turut sebesar 384 kali dan non produktif 36 kali. Volume dinding yang dapat diselesaikan oleh tukang I selama 6 hari kerja adalah 73,1 m2 dan untuk tukang II dapat menyelesaikan 79,3 m2 selama 6 hari kerja atau 42 jam kerja. Waktu baku yang didapatkan untuk menyelesaikan pekerjaan dinding batu bata adalah 5.219 menit dan nilai produktivitas pada setiap tukang yang dapat dihasilkan adalah 14,28 m2 per harinya.