ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANGELA MERICI. 201931005. Pengaruh Lama Fermentasi Limbah Pasar Menjadi POC (Eco Enzyme) Terhadap Unsur Hara Dengan Tanaman Uji Sawi (Brassica juncea L) Dibawah Bimbingan Rina Lesmana, S.P., M.M. Limbah diartikan sebagai sesuatu yang tidak digunakan, tidak terpakai, tidak disenangi, atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia. Dari permasalahan limbah yang semakin meningkat baik dalam maupun luar negeri inilah pemerintah dan masyarakat dapat memanfaatkan limbah sebagai pupuk, Eco Enzyme. Eco Enzyme merupakan cairan yang telah difermentasi melalui proses anaerob limbah yang berasal dari buah-buahan maupun sayuran dengan penambahan gula dan air yang menggandung enzyme (protein), asam-asam organik, dan garam-garam mineral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan unsur hara pada fermentasi limbah pasar menjadi (Eco Enzyme), mengetahui pengaruh dari lama fermentasi limbah pasar menjadi (Eco Enzyme), dan mengetahui pengaruh dari hasil fermentasi limbah pasar menjadi (Eco Enzyme) terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica Juncea L). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023 sampai Maret 2024, di Jelarai Selor, KM 2, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Pada penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dengan lama fermentasi pupuk (Eco Enzyme) W1 (90 hari), W2 (100 hari, dan W3 (110 hari), dan yang terbaik yaitu pada perlakuan W2 (100 hari) kemudian diuji ke tanaman sawi (Brassica Juncea L) yaitu B1 (100 ml), B2 (130 ml), dan B3 (160 ml) dan dilanjutkan perhitungan uji BNT taraf 5%. Pada penelitian menghasilkan tidak berbeda nyata pada sidik ragam. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengaruh lama fermentasi Eco Enzyme berpengaruh terhadap kandungan unsur hara, dan pemberian Eco Enzyme pada tanaman sawi memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan. Pertumbuhan yang terbaik pada perlakuan B2 yaitu pemberian Eco Enzyme 130 ml.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Anggun Gunawan. Program Sarjana Universitas Kaltara Tanjung Selor Pengaruh Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi (Caisim) Dan Bayam (Amaranthus) Dengan Menggunakan Ikan Lele (Clarias) Pada Sistem Akuaponik Dibawah Bimbingan Tati Hariyati, Sp., Mp. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi dan Bayam Dengan Menggunakan Ikan Lele Pada Sistem Akuaponik. Penelitian ini dilakukan di Desa Mara Hilir Kecamatan Tajung Palas Barat Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara pada bulan Juni sampai Juli 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor Pertama adalah konsentrasi kepadatan ikan, yaitu P1 (Tanpa Ikan Lele), P2 (Ikan Lele 6 Ekor), P3 (Ikan Lele 9 Ekor) dan P4 (k Ikan Lele 12 Ekor). Sementara faktor kedua adalah T1 (Tanaman Sawi) dan T2 (Tanaman Bayam). Pada penelitian ini yang menjadi fokus penelitian yaitu variabel pengamatan tanaman Sawi dan Bayam dan pengamatan parameter akuaponik. Pengambilan sampel dilakukan pada umur 16, 23 dan 30 hari dari semai dengan jumlah sampel yang diamati sebanyak 36 tanaman sawi dan 36 tanaman bayam. Dan pengamatan parameter akuaponik dilakukan sabanyak empat kali dalam waktu 30 hari pada minggu pertama, minggu kedua, minggu ketiga dan minggu keempat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara eksperimen dan pengamatan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data dari awal hingga akhir penelitian dilapangan. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan Analisis Of Variance (ANOVA) dalam Microsoft Excel. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi dan Bayam Dengan Menggunakan Ikan Lele Pada Sistem Akuaponik lebih berpengaruh dalam pertumbuhan dan produksi tanaman sawi dan bayam dibandingkan pada sistem non akuaponik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SARDIANSYAH. Fakultas Pertanian Universitas Kaltara, 2022. Pengaruh Berbagai Komposisi Media Tanam Pasir Pantai Di Desa Tanah Kuning Kecamatan Tanjung Palas Timur Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncea L.). (Dibawah bimbingan Rina Lesmana, SP., MM.) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh komposisi perlakuan media tanam pasir pantai terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica Juncea L). Penelitian ini dilaksanakan di Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur, dimulai pada bulan Juni 2019 dan selesai pada bulan Agustus 2019. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan pertama yaitu P0 (pasir pantai), perlakuan kedua P1 (pasir pantai dan kotoran sapi), perlakuan ketiga P2 (pasir pantai dan tanah mineral), dan perlakuan keempat P3 (pasir pantai, kotoran sapi dan tanah mineral). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun. Perlakuan P0 (pasir pantai) berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 7 HST dan Panen, jumlah daun 14 HST dan 28 HST. Namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 14-28 HST, jumlah daun 7 HST, 21 HST dan panen. Perlakuan media tanam pasir pantai dan tanah mineral berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 7 HST dan panen, jumlah daun 14 HST dan 28 HST, lebar daun pada saat panen. Tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman 14-28 HST, jumlah daun 7 HST, 21 HST, dan panen. Perlakuan media tanam pasir pantai dan kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 7 HST dan panen, jumlah daun 14 HST dan 28 HST, lebar daun pada saat panen, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, 14-28 HST, jumlah daun 7 HST, 21 HST, dan panen. Perlakuan media tanam pasir pantai, tanah mineral, kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 7 HST dan panen, jumlah daun, 14 HST dan 28 HST, lebar daun pada saat panen, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, 14-28 HST, jumlah daun 7 HST, 21 HST, dan panen. Terdapat respon pertumbuhan tanaman sawi terhadap berbagai perlakuan media tanam pasir pantai.