Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Tata Kelola
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGGUNAAN ALOKASI DANA DESA DALAM MEMBANGUN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK (Studi desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGGUNAAN ALOKASI DANA DESA DALAM MEMBANGUN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK (Studi Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan) ABSTRAK Tujuan penelitian untuk mengetahui Akuntabilitas dan Transparansi Penggunaan Alokasi Dana Desa Dalam Membangun Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik Studi Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Informan penelitian kepala desa Desa Antutan, Sekretaris Desa Antutan, Perangkat Desa Antutan, tokoh masyarakat Desa Antutan, Masyarakat Antutan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu akuntabilitas dan transparansi penggunaan alokasi dana desa dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik di nilai baik karena Pengelolaan Alokasi Dana Desa dikelola berdasarkan praktik-praktik pemerintahan yang baik. Pengelolaan keuangan desa sebagaimana tertuang dalam Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 yaitu, Transparansi, Akuntabel, Partisipatif, serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran, Penerapan Akuntabilitas Dan Trasparansi pengunaan alokasi dana desa yang di terapkan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Pemerintah Desa Antutan, bahwa keterlibatan masyarakat desa dalam pembangunan desa dengan melaksanakan setiap kegiatan yang ada berdasarkan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah dalam pengelolaan alokasi dana desa telah melakukan pendekatan-pendakatan prinsip good governance serta dapat di pertanggungjawabkan oleh pemerintah Desa Antutan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI TATA KELOLA DAN LAYOUT PASAR DALAM MENINGKATKAN HASIL PENJUALAN PARA PEDAGANG DI PASAR INDUK KOTA TANJUNG SELOR

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IMPLEMENTASI TATA KELOLA DAN LAYOUT PASAR DALAM MENINGKATKAN HASIL PENJUALAN PARA PEDAGANG DI PASAR INDUK TANJUNG SELOR Oleh : Rima Selfiani Z 2016 41 036 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi Tata Kelola dan Layout Pasar di Pasar Induk dalam meningkatkan Penghasilan Pedagang di Pasar Induk Tanjung Selor . Implementasi Tata Kelola dan Layout Pasar berguna untuk mengetahui apakah penerapan pengelolaan yang dilaksanakan dari UPT. Pasar Induk serta pengaturan Layout pasar nya sudah maksimal atau belum dan apakah sudah mampu meningkatkan penghasilan pedagang atau tidak. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitaif .Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan teknik pengumpulan data primer (Metode angket/kuesioner) dan metode data sekunder ( tinjauan pustaka ). Hasil penelitian ini (1) Variabel Tata Kelola berpengaruh positif signifikan terhadap variabel Layout Pasar, dengan nilai P = *** dimana aspek utama indikator dari variabel tata kelola dilihat dari retribusi.(2) Variabel Tata Kelola berpengaruh positif tidak signifikan terhadap variabel Penghasilan Pedagang dengan nilai P = 0,742 dimana aspek utama indikator dari variabel tata kelola dilihat dari retribusi.(3)Variabel Layout berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap variabel Penghasilan Pedagang dengan nilai P = 0,750 , dimana aspek utama indikator dari variabel layout pasar dilihat dari zonasi sesuai pengelompokan barang dagangan.(4)Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa tata kelola mempengaruhi variasi data pada variabel layout pasar sebesar 97% sisanya sebesar 3% dipengaruhi faktor lain diluar penelitian ini. Dan variabel tata kelola dan layout pasar mempengaruhi variasi data pada variabel peningkatan penghasilan pedagang sebesar 9% sisanya 91% dipengaruhi faktor lain diluar penelitan ini. Kata Kunci : Tata Kelola, Layout Pasar,Penghasilan Pedagang, Pasar Induk

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

TATA KELOLA PASAR INDUK KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tata Kelola Pasar Induk Kabupaten Bulungan Oleh: Desi Maharani NIM. 201351116 ABSTRAK Pentingnya keberadaan pemangku kepentingan bagi pasar induk di Kabupaten Bulungan menuntut perlunya perbaikan secara terus menerus terhadap pengelolaan pasar. Dalam hal ini, pemangku kepentingan tentunya memiliki persepsi tersendiri terhadap pengelolaan pasar induk di Kabupaten Bulungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan tata kelola pasar induk di Kabupaten Bulungan, (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat tata kelola pasar induk di Kabupaten Bulungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan membahas obyek yang diteliti secara mendalam.. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Bulungan, khususnya pada Pasar Induk Kabupaten Bulungan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan analisis kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tata kelola Pasar Induk Kabupaten Bulungan dilaksanakan dalam 5 tahap, yaitu tahap perencanaan dengan penyusunan dokumen perencanaan, tahap pengorganisasian dengan melalui delegasi tugas pada setiap kelompok kerja, tahap pelaksanaan dengan melakukan tata kelola sesuai degan Peraturan Bupati Bulungan Nomor 28 Tahun 2009. Pengawasan dilaksanakan oleh beberapa pihak, yaitu Kepala UPTD pasar, Kepala Dinas Perindagkop & UKM Kabupaten Bulungan, Bagian Ekonomi Setkab. Bulungan. (2) Dalam pelaksanaan tata kelola Pasar Induk Kabupaten Bulungan masih ditemui beberapa faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung antara lain perencanaan dilaksanakan secara bersama-sama dengan semua kelompok kerja dengan meninjau hasil evaluasi dari tahun sebelumnya sehingga dapatmemperbaiki kekurangan dan kesalahan yang ditemui dalam pelaksanaan pengelolaan pada tahun sebelumnya, struktur organisasi sudah disusun sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kebutuhan, semua anggota Faktor penghambat tersebut antara masih kurangnya sumber daya manusia Kurangnya jumlah sumber daya manusia ini menyebabkan proses pengawasan dan evaluasi juga menjadi terhambat. Pengawasan menjadi terbatas karena secara rutin hanya dikerjakan oleh Kepala UPTD Pasar. Dalam hal evaluasi juga terdapat kelemahan karena kurangnya kemampuan untuk menindaklanjuti hasi evaluasi.. Kata kunci: tata kelola, pasar induk, pengelolaan pasar

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail