Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: hidroponik
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH TANAMAN SAWI PUTIH (Brassica chinensis L.) DENGAN KOMBINASI MEDIA TANAMAN PADA SISTEM HIDROPONIK DFT (Deep Flow Technique)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH TANAMAN SAWI PUTIH (Brassica chinensis L.) DENGAN KOMBINASI MEDIA TANAMAN PADA SISTEM HIDROPONIK DFT (Deep Flow Technique) Sawi putih merupakan salah satu yang banyak digemari oleh masyarakat karna memiliki harga yang sagat murah ,lezat serta mengandung gizi tinggi yang bermanfaat bagi tubuh menyebabkan permintaan sawi putih menigkat. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan yaitu penanaman sawi putih denggan menggnakan sistem Hidroponik DFT (Deep Flow Technique) menggukana media seperti arang sekam dan cocopeat penelitian ini bertujuan untuk menggetahui pegaruh tanaman sawi putih dengan menggunakan sistem Hidroponik DFT,dan pegaruh perlakuan media arang sekam dan cocopeat, Peneliti menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) Non faktorial dengan jenis penelitian eksperimen. Pada penelitian ini digunakan 3 kelompok media tanam sebagai perlakuan, yaitu: cocopea : arang sekam dengan perbandingan , A = cocopeat :arang sekam (1 : 1) B = cocopear dan arang sekam (1 : 3) C = cocopeat dan arang sekam (3 : 1). Penelitian ini dilakukan degan menanam sawi putih pada sistem Hidroponik DFT perlakuan A= cocopeat : arang sekam (1 : 1) memberikan pegaruh Tinggi Tanaman Hari 7 6,72 cm Hari 14 8,76cm Hari21 17,82cm, Jumlah Helai Daun Hari 7 4,8 Hari 14 6 Hari 21 7,8 , Kelebaran daun Hari 7. 4,66cm Hari 14. 8,48cm Hari 21. 12,42cm, Berat segar Tanaman 382 Gram , Berat segar Akar 55,4 Gram. PENGARUH TANAMAN SAWI PUTIH (Brassica chinensis L.) DENGAN KOMBINASI MEDIA TANAMAN PADA SISTEM HIDROPONIK DFT (Deep Flow Technique) Sawi putih merupakan salah satu yang banyak digemari oleh masyarakat karna memiliki harga yang sagat murah ,lezat serta mengandung gizi tinggi yang bermanfaat bagi tubuh menyebabkan permintaan sawi putih menigkat. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan yaitu penanaman sawi putih denggan menggnakan sistem Hidroponik DFT (Deep Flow Technique) menggukana media seperti arang sekam dan cocopeat penelitian ini bertujuan untuk menggetahui pegaruh tanaman sawi putih dengan menggunakan sistem Hidroponik DFT,dan pegaruh perlakuan media arang sekam dan cocopeat, Peneliti menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) Non faktorial dengan jenis penelitian eksperimen. Pada penelitian ini digunakan 3 kelompok media tanam sebagai perlakuan, yaitu: cocopea : arang sekam dengan perbandingan , A = cocopeat :arang sekam (1 : 1) B = cocopear dan arang sekam (1 : 3) C = cocopeat dan arang sekam (3 : 1). Penelitian ini dilakukan degan menanam sawi putih pada sistem Hidroponik DFT perlakuan A= cocopeat : arang sekam (1 : 1) memberikan pegaruh Tinggi Tanaman Hari 7 6,72 cm Hari 14 8,76cm Hari21 17,82cm, Jumlah Helai Daun Hari 7 4,8 Hari 14 6 Hari 21 7,8 , Kelebaran daun Hari 7. 4,66cm Hari 14. 8,48cm Hari 21. 12,42cm, Berat segar Tanaman 382 Gram , Berat segar Akar 55,4 Gram.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Usaha tani Sayuran Hidroponik Di Tanjung Selor

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hidroponik memberi solusi untuk pertanian yang diusahakan pada lahan yang sempit. Hal ini mulai dilakukan masyarakat Tanjung Selor yang tinggal di perkotaan untuk memanfaatkan lahan dengan bertani hidroponik. Tanaman pakcoy, selada, dan seledri dipilih karena memiliki banyak peminat dan harga jual yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan kelayakan usahatani sayuran hidroponik. Penelitian ini dilakukan di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 6 responden yang mengusahakan pertanian hidroponik secara aktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya produksi yang dikeluarkan untuk sayuran hidroponik dalam 1 tahun dengan frekuensi 10 kali panen adalah untuk responden 1 senilai Rp. 19.902.000, responden 2 senilai Rp. 21.320.000, responden 3 senilai Rp. 16.937.000. responden 4 senilai Rp. 14.255.000. responden 5 senilai Rp. 7.635.000 responden 6 senilai Rp. 5.050.000. Keuntungan usaha, yang mampu menutupi modal dan biaya yang dikeluarkan dalam satu tahun dari ke enam responden, hanya responden 3 dan keuntungan yang diperoleh yaitu sebesar Rp. 23.063.000. Usahatani sayuran hidroponik yang dijalankan dapat menguntungkan dengan nilai R/C ratio 1,3

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail