ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja aparatur desa dalam pelayanan administrasi di Kantor Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau serta faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat kinerja aparatur desa dalam pelayanan administrasi di Kantor Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang mana untuk mendeskripsikan permasalahan yang diteliti dengan pendekatan penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, penelusuran online. Pengujian keabsahan data atau uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif, yaitu data yang diperoleh langsung melalui wawancara dan kajian dokumen. Hasil penelitian menunjukan aparatur desa Tanjung Lapang dalam memberikan layanan administrasi sudah cukup baik, hal ini dapat dilihat dari kualitas pelayanan yang dibuktikan dengan efisiensi dan kepuasan masyarakat dalam memohon layanan administrasi, dan kuantitas aparatur pemerintah desa yang dapat menyelesaikan pekerjaanya sesuai dengan SOP dan kebutuhan masyarakat dengan memanfaatkan waktu dan sumber daya, serta pelaksanaan tugas yang diselesaikan tepat waktu tanpa melihat status sosial. Adapun faktor penghambat selain tingkat pendidikan yaitu adanya beberapa perangkat desa yang tidak bisa mengoperasikan komputer, dan juga adanya masyarakat yang terkendala dalam melengkapi persyaratan saat ingin melakukan pengurusan administrasi sehingga pengguna layanan menjadi terhambat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Desa merupakan salah satu unit pemerintahan yang memiliki peranan penting dalam menyelenggarakan pelayanan publik kepada masyarakat di tingkat lokal. Namun, seringkali desa menghadapi berbagai tantangan dalam hal penyediaan pelayanan publik yang berkualitas, seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur yang terbatas, dan kurangnya aksesibilitas informasi bagi masyarakat. Dalam era digital ini, teknologi informasi telah menjadi salah satu solusi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di desa. Penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan publik di desa dapat memberikan berbagai manfaat, baik bagi pemerintah desa maupun bagi masyarakat. Pertama-tama, penggunaan teknologi informasi dapat meningkatkan aksesibilitas pelayanan publik di desa. Dengan adanya website desa atau aplikasi mobile, masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi terkait pelayanan publik, seperti pendaftaran penduduk, izin usaha, atau pengaduan masyarakat. Hal ini mengurangi ketergantungan masyarakat pada proses administrasi yang memakan waktu dan biaya. Selain itu, penggunaan teknologi informasi dapat meningkatkan efisiensi dalam penyelenggaraan pelayanan publik di desa. Dengan adanya sistem informasi manajemen yang terintegrasi, proses pengolahan data dan administrasi menjadi lebih cepat dan efisien. Misalnya, penggunaan aplikasi untuk pengelolaan keuangan desa dapat mengurangi risiko kesalahan dan mempercepat proses pelaporan keuangan. Selanjutnya, penggunaan teknologi informasi juga dapat meningkatkan transparansi dalam pelayanan publik di desa. Dengan adanya sistem yang terkomputerisasi, informasi terkait anggaran desa, program pembangunan, dan kegiatan pelayanan dapat diakses oleh masyarakat secara transparan. Hal ini dapat mengurangi potensi terjadinya praktik korupsi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Namun, dalam menerapkan teknologi informasi dalam pelayanan publik di desa, terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi. Tantangan tersebut antara lain adalah keterbatasan infrastruktur teknologi, keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi informasi, serta keamanan data dan privasi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari pemerintah desa dalam membangun infrastruktur teknologi yang memadai dan memberikan pelatihan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan teknologi informasi dengan baik. Dalam konteks ini, penelitian tentang peran teknologi informasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di desa menjadi sangat relevan. Dengan memahami manfaat dan tantangan yang terkait, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi dan kebijakan pemerintah desa dalam memanfaatkan teknologi informasi secara efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat desa. Kantor Desa Sekatak Bengara merupakan instansi yang berada dibawah naungan kantor Kecamatan Tanjung Palas. Tidak lepas dari masalah kualitas pegawai, kedudukan kantor Sekatak Bengara bertugas dan memiliki wewenang mengatur, menyusun strategi untuk pembangunan serta pengembangan desa. Pembangunan dan pengembangan desa sangat bergantung kepada pemerintah desa dan masyarakat yang turut berpartisipasi aktif untuk pengembangan desa. Efektivitas teknologi informasi dalam pelayanan publik di Kantor Desa Sekatak Bengara untuk mengoptimalisasikan potensi pelayanan yang disediakan dalam rangka mewujudkan pelayanan yang berkualitas dari kantor desa Sekatak Bengara. Kemampuan teknologi yang didapat selalu berdasarkan atas kesadaran dan tanggung jawab sebagai aparatur desa. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti Studi Tentang Peran Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Desa Sekatak Bengara Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
KINERJA APARATUR DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA DI DESA PEJALIN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN Oleh : Riani NPM. 202051009 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Aparatur desa merupakan salah satu unsur penyelenggaraan pemerintahan di desa, baik buruknya penyelenggaraan pemerintahan desa sangat bergantung pada kinerja aparatur desa. Peranan kinerja aparatur desa semakin dibutuhkan masyarakat dalam era globalisasi ini yang amat menekankan dan menuntut aparatur desa yang harus memiliki kinerja yang berkualitas dan profesional agar mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kinerja aparatur desa dalam penyelenggaraan pemerintahan desa serta faktor- faktor yang mempengaruhinya dari 4 indikator yaitu penyelenggaraan pemerintahan desa pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kinerja aparatur desa dalam penyelenggaraan pemerintahan desa di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan sudah cukup baik namun hanya saja aparatur Desa Pejalin masih terbatas dalam sumber daya manusianya terutama dalam pengelolaan tata usahanya. Kata Kunci : Kinerja, Aparatur Desa , Penyelenggaraan Pemerintahan Desa
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR DESA DALAM MENYELENGGARAKAN TERTIB ADMINISTRASI PELAYANAN PADA MASYARAKAT (Studi Kasus Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan) ABSTRAKS Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Kapasitas aparatur desa dalam menyelenggarakan tertib administrasi pelayanan kepada masyarakat dari 4 indikator yaitu Pelatihan dan pelaksanaan, pendidikan, bimbingan dan pembinaan dalam pelaksanaan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada peningkatan kapasitas aparatur desa dalam menyelenggarakan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat di Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan Informan penelitian berjumlah 50 orang yang terdiri dari Kepala Desa, Aparat Desa, Mayarakat, Serta alumni KKN PPM Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaen Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas aparatur Desa melalui pelatihan, bimtek studi banding dan juga diklat sudah sering dilakukan hanya saja tidak ada perubahan atau pun kemajuan administrasi yang ada di kantor Desa selain itu pelayanan yang ada di kantor desa juga masih perlu melakukan perbaikan-perbaikan lagi Kata Kunci : Kapasitas Aparatur Desa, Tertib Administrasi, Pelayanan pada masyarakat