Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Fortifikasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Optimasi Formulasi Biskuit Berbasis Tepung Mocaf dan Bubuk Ampas Kelapa dengan Fortifikasi Tepung Daun Kelor

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi optimum biskuit berbasis tepung mocaf, bubuk ampas kelapa, dan tepung daun kelor berdasarkan tingkat kesukaan panelis, menganalisis pengaruh perbedaan proporsi bahan terhadap karakteristik fisik dan organoleptik biskuit, serta mengetahui kandungan serat dan nutrisi pada formulasi terbaik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai April 2026 di Laboratorium Universitas Kaltara dan Laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech (SIG). Penentuan formulasi menggunakan perangkat lunak Design Expert versi 13.0 dengan metode Mixture D-Optimal yang menghasilkan 14 formulasi percobaan. Respon yang diamati meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan kadar air. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan penentuan formulasi optimum dilakukan dengan metode Numerical Optimization, kemudian divalidasi menggunakan One-Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan proporsi tepung mocaf, bubuk ampas kelapa, dan tepung daun kelor memberikan pengaruh nyata terhadap respon warna, aroma, rasa, dan tekstur, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air. Optimasi menghasilkan formulasi terbaik yang selanjutnya divalidasi dan menunjukkan bahwa model mampu memprediksi sebagian besar respon dengan baik. Hasil analisis laboratorium pada formulasi optimum menunjukkan bahwa biskuit memenuhi persyaratan kadar air sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) serta mengandung protein, lemak, karbohidrat, serat pangan, energi, besi (Fe), dan kalsium (Ca), sehingga berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan fungsional berbasis bahan pangan lokal.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Vitamin C pada Selai Nenas dengan Fortifikasi Larutan Jahe (Zingiber afficinade)

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Syaiful Hidayat. Analisis Vitamin C Pada Selai Nenas (Ananascomosus) Dengan Fortifikasi Larutan Jahe (Zingiberofficinale). Dibawah Bimbingan Fitrah Pangerang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fortifikasi larutan jahe pada selai nenas berpengaruh terhadap kandungan vitamin C. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Analisa Kimia dan Pascapanen Agroteknologi Pertanian UNIKALTAR, pada bulan November 2017. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah larutan iodium sebagai perhitungan kandungan vitamin C. Faktor perlakuan adalah fortifikasi larutan jahe 20 ml, 30 ml, 40 ml, 50 ml. Dari hasil uji analisis vitamin C setiap perlakuan menunjukan bahwa fortifikasi pada perlakuan memberikan pengaruh tidak signifikan hasil kandungan vitamin C yang diperoleh terhadap masing-masing perlakuan. Kandungan vitamin C pada fortifikasi larutan jahe pada selai nenas tertinggi pada selai perlakuan A3 (larutan jahe 40 ml) sebanyak (5,72%). Sedangkan kandungan pada selai perlakuan A4 (larutan jahe 50 ml) sebanyak (4,4%) memiliki kandungan vitamin C terendan dan selai A0 sebagai kontrol memiliki kandungan vitamin C (4,4%).

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Fortifikasi Larutan Jahe (Zingiber Officinale) pada Selai Nanas terhadap Penerimaan Konsumen.

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sultan Hasanuddin, 2017, “ Fortifikasi Larutan Jahe (Zingiber officinale) Pada Selai Nanas (Ananas comosus) Terhadap Penerimaan Konsumen”. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. Pembimbing : Fitrah Pangerang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Fortifikasi Larutan Jahe (Zingiber officinale) Pada Selai Nanas (Ananas comosus) Terhadap Penerimaan Konsumen. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Pangan dan Pasca Panen Universitas Kaltara Tanjung Selor, pada bulan November 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah Fortifikasi Larutan Jahe Pada Selai Nanas dengan 5 perlakuan dan 2 kali ulangan. Parameter yang diamati adalah warna, aroma, dan rasa. fortifikasi larutan jahe pada selai nanas tidak berpengaruh nyata terhadap warna selai nanas, sedangkan fortifikasi larutan jahe pada selai nanas berpengaruh sangat nyata terhadap aroma dan rasa selai nanas. Dari hasil uji organoleptik menunjukkan yang dapat diterima sebagian besar panelis yaitu pada perlakuan A1 yaitu 20 ml larutan jahe dan A3 yaitu 40 ml larutan jahe.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail