Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Ladang Berpindah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

SISTEM PERTANIAN PERLADANGAN BERPINDAH (Shifting Cultivation) PADA MASYARAKAT SUKU DAYAK GA’AI DI DESA LONG BUANG KECAMATAN PESO HULU KEBUPATEN BULUNGAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pertanian perladangan berpindah pada masyarakat suku Dayak Ga’ai di Desa Long Buang Kecamatan Peso Hulu dan untuk mengetahui pemahaman masyarakat lokal tentang dampak kondisi lingkungan akibat kegiatan perladangan berpindah di Desa Long Buang Kecamatan Peso Hulu

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Usaha Tani Padi Ladang (Varietas E'ho, Libang dan Usunuan) di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Siti Rosmina. 2013 31 004. Analisis Usaha Tani Padi Ladang Berpindah Di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Kegiatan ladang berpindah sampai saat ini masih dilakukan oleh masyarakat pedesaan yang ada di daerah Kalimantan khususnya suku Dayak seperti yang ada di Desa Pejalin Kecematan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Masyarakat di Desa Pejalin sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani dengan sistem ladang berpindah. Sistem ladang berpindah yang mereeka lakukan yaitu hanya tebas, tebang, bakar dan tanam. Usaha tani yang dilakukan petani di Desa Pejalin adalah tanaman padi dengan berbagai varietas seperti padi E’ho, Libang dan Usunuan. Pada usaha tani padi sebagian petani khususnya di Desa Pejalin seringkali menggunakan faktor produksi yang berlebihan dengan harapan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Tetapi justru dengan mengunakan faktor produksi yang berlebihan akan menghasilkan biaya produksi yang akhirnya akan mengurangi pendapatan usha tani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha tani padi ladang ladang varietas E’ho, Libang dan Usunuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Penentuan sampel menggunakan Sampling Jenuh (Sensus) yaitu sebanyak 35 responden. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan secara sengaja(purposive), yaitu Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara, karena di daerah tersebut rata-rata petani membudidayakan padi ladang. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya tertinggi terdapat pada varietas padi Libang dengan biaya sebesar Rp. 3.060.724 kemudian varietas padi E’ho dengan biaya sebesar Rp. 2.900.687 dan varietas padi Usunuan dengan biaya sebesar Rp. 2.335.816. Sedangkan pendapatan tertinggi terdapat pada varietas padi E’ho sebesar Rp. 6.348.785 kemudian varietas padi Libang Rp. 5.203.175 dan varietas padi Usunuan sebesar Rp. 4.514.530 dalam satu musim tanam. Perhitungan R/C ratio sebesar 3 menunjukan bahwa usaha tani padi yang dilakukan petani layak diusahakan dan menguntungkan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail