ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Penilaian kinerja merupakan evaluasi atau penetapan standar suatu organisasi atau lembaga meliputi kegiatan input, proses, output bahkan outcome yang akan menjadi acuan dalam menjalankan kegiatan perusahaan tersebut secara keseluruhan menjadi lebih baik atau berkualitas. Salah satu pendekatan Pendekatan penilaian kinerja pengurus adalah Management by Objectives(MBO), menurut Siti Novi Evita dkk, (2017) poin-poin penerapan pendekatan Management by Objectives dalam menilai kinerja pengurus; a)menetapkan tujuan organisasi,b) membahas tujuan dari seiap jabatan,c)meninjau kinerja, dan d) berdiskusi dan mengevaluasi kemajuan terakhir. Penelitian ini dilakukan di BUMDes Pasagidan Danakan di Desa Mangkupadi. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi penilaian kinerja pengurus dengan Pendekatan MBO pada BUMDes Pasagidan Danakan di Desa Mangkupadi.Penelitian ini menggunakan Pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara dengan sepuluh informan yaitu Kepala Desa Mangkupadi, Direktur Dan Pengurus BUMDes Pasagidan Danakan di Desa Mangkupadi. Hasil dari penelitian ini bahwa BUMDes Pasagidan Danakan di Desa Mangkupadi telah menerapkan seluruh poin pendekatan Management by Objectives dengan baik sehingga memiliki produktifitas yang baik dan tercapai berbagai prestasi dan peningkatan PAD ke desa. Kata Kunci: Penilaian Kinerja, Pengurus BUMDes, Management by Objectives, MBO
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gedung Olaharaga umumnya di sebut dengan ”Gelanggang”, merupakan sebuah wadah atau tempat yang dikhususkan untuk mewadahi sebuah kegiatan olahraga, salah satunya yaitu olahraga futsal yang sangat populer dan memiliki segudang prestasi di Indonesia. Konsep ini menjadi salah satu pemecahan arsitektur untuk dapat di terapkan pada Bangunan “Pusat Pengembangan dan Pelatihan Olahraga Futsal di Tanjung Selor”, dengan menerapkan pendekatan arsitektur Simbolis namun tetap menyesuaikan dengan perkembangan Teknologi yang semakin Modern dan terbarukan. Dan tidak tergerus oleh kebudayaan luar yang dapat menghilangkan identitas suatu daerah. Dalam Perencanaannya, menggunakan Metode deskriptif analitif, yaitu deskripsi atau paparan mengenai kondisi fenomena yang terjadi, didukung dengan analisis terhadap masalah dan studi literatur terhadap teori. Teknik Pengumpulan Data terkait Luas lahan, kondisi eksisting site dilakukan dengan melakukan survey dan untuk Teknik Penyajian hasil akhirnya yaitu dengan Teknik Analisis Grafis atau penyajian gambar perancangan. Jadi, hal yang sangat di perhatikan mengenai Standar Bangunan Gedung Olahraga yaitu harus memenuhi fasilitas-fasilitas penunjang yang sesuai dengan standar yang di tetapkan. Dengan menerapkan pendekatan arsitektur Simbolis. Kata Kunci: Gedung Lapangan Futsal Indoor, Arsitektur Simbolis.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
THE PERCEPTION OF TANJUNG SELOR COMMUNITIES ON THE ASSIGNMENT OF PEACE LOVE AS A CULTURE SYMBOL IN BULUNGAN DISTRICT