ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Ruas Jalan Poros Tanjung Selor–Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, mengalami peningkatan beban lalu lintas akibat Proyek Strategis Nasional Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI), sehingga menimbulkan berbagai kerusakan perkerasan pada segmen STA 02+500–03+500. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi kerusakan jalan serta menentukan prioritas penanganannya menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), mengacu pada teori klasifikasi jalan, jenis, dan faktor penyebab kerusakan perkerasan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan survei kondisi perkerasan yang dianalisis menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), serta matriks perbandingan berpasangan AHP yang diuji konsistensinya melalui Consistency Ratio. Hasil survei menunjukkan jenis kerusakan berupa retak kulit buaya, lubang, amblas, tambalan, dan kerusakan tepi jalan, dengan nilai PCI berada pada kategori baik hingga sedang; segmen dengan kondisi terendah adalah STA 03+200–03+300 dengan nilai PCI sebesar 48. Hasil AHP menunjukkan kriteria biaya penanganan memperoleh bobot tertinggi sebesar 0,452, diikuti kondisi jalan 0,382, kepentingan ekonomi 0,098, dan volume lalu lintas 0,068. Berdasarkan sintesis global, prioritas utama penanganan adalah STA 03+200–03+300 (Segmen 8) dengan nilai 0,174, diikuti STA 03+000–03+100 (Segmen 6) dengan nilai 0,121, dan STA 02+800–02+900 (Segmen 4) dengan nilai 0,105. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode AHP mampu menghasilkan urutan prioritas penanganan jalan yang objektif dan sistematis, sehingga dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan pemeliharaan jalan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengambilan keputusan para petani untuk budidaya tanaman sawit (studi kasus di desa tanjung agung) dibawah bimbingan Bapak Yuliansyah, S.Kom, M.M . Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Harga jual, akses pasar, distribusi, penghasilan yang diterima, keinginan untuk mendapatkan penghasilan tinggi dan kesejahteraan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan para petani di Desa Tanjung Agung. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Poupulasi dalam penelitian ini adalah petani sawit swadaya di Desa Tanjung Agung. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 109 responden. Pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner, teknik analisis data yang di gunakan dalam penelitian adalah software SEM AMOS 23. Hasil penelitian ini adalah, ditemukan bahwa dimensi harga jual berpengaruh positif tidak signifikan terhadap pengambilan keputusan terlihat dari P-value sebesar 0,352 > 0,05, dimensi akses pasar berpengaruh positif tidak signifikan dengan nilai P-value sebesar 0,821 > 0,05, dimensi distribusi berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai P-value sebesar 0,026 0,05, dimensi penghasilan yang diterima berpengaruh positif tidak signifikan dengan nilai P-value sebesar 0,819 > 0,05, dimensi keinginan untuk mendapatkan penghasilan tinggi berpengaruh positif tidak signifikan dengan nilai P-value sebesar 0,861 > 0,05, dimensi kesejahteraan tidak berpengaruh terhadap pengambilan keputusan dengan nilai P-value sebesar 0,625 > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dimensi harga jual (H1), Akses Pasar (H2), penghasilan yang diterima (H4), keinginan untuk mendapatkan penghasilan tinggi (H5), kesejahteraan (H6) ditolak dan H0 diterima. Sementara H3 yaitu dimensi distribusi diterima dan H0 ditolak. Yang berarti bahwa Distribusi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan petani sawit swadaya di Desa Tanjung Agung. Factors that influence farmers' decision making for cultivation of oil palm (case study in Tanjung Agung Village) under the guidance of Mr. Yuliansyah, S.Kom, M.M. The purpose of this study was to determine whether selling price, market access, distribution, income received, desire to earn high income and welfare have a positive and significant effect on farmers' decision making in Tanjung Agung Village. The method used is a quantitative method. The population in this study were independent oil palm farmers in Tanjung Agung Village. The number of respondents studied was 109 respondents. Data collection in the form of distributing questionnaires, the data analysis technique used in the study is SEM AMOS 23 software. The results of this study are, it was found that the selling price dimension has a positive but insignificant effect on decision making as seen from the P-value of 0.352> 0.05, the market access dimension has a positive but insignificant effect with a P-value of 0.821> 0.05, the distribution dimension has a positive and significant effect with a P-value of 0.026 0.05, the income received dimension has a positive but insignificant effect with a P-value of 0.819> 0.05, the desire to earn high income has a positive but insignificant effect with a P-value of 0.861> 0.05, the welfare dimension does not affect decision making with a P-value of 0.625> 0.05. So it can be concluded that the dimensions of selling price (H1), Market Access (H2), income received (H4), desire to earn high income (H5), welfare (H6) are rejected and H0 is accepted. While H3, the distribution dimension is accepted and H0 is rejected. Which means that Distribution has a positive and significant effect on the decision making of independent oil palm farmers in Tanjung Agung Village.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Setiap jenis usaha yang sejenis akan saling mengungguli dan saling mengembangkan usaha dengan menjaga kualitas dan mutu dengan harapan dapat memenangkan persaingan di pasar. Keberadaan UKM (usaha kecil menengah) sudah menarik perhatian dunia dan salah satunya adalah negara kita Indonesia. UKM di Indonesia pada saat ini sebagian besar fokus pada industri yang berbasis pertanian (agroindustri). Kekuatan ekonomi dalam suatu negara memiliki hubungan yang positif dengan kontribusi UKM. Banyak negara di dunia pertumbuhan dan perkembangan UKM adalah salah satu penggerak bagi pertumbuhan ekonomi. Kue Haw adalaha salah satu makanan khas dayak kenyah, yang memiliki sejarah,yang bisa dikatakan kue jaman dahulu, dan kue haw ini dulu sering di jumpai pada saat acara besarnya suku dayak, seperti hari natal, pesta panen, kawinan dan acara besar lainnya yang ada di suku dayak. AnalisisSWOT di gunakan untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan serta strategi apa yang tepat untuk mengembangkan usaha ini. Bentuk dari penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalu wawancara dan Analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini untuk mengetahui kelebihan, kelemahan, ancaman serta peluang bagi usaha kecil rumahan Unka Kue Haw, sebagai dasar pengambilan keputusan strategi pemasaran pada usaha kecil Unka Kue Haw..