Pengaruh Pemberian Fermentasi Tanaman Pakis Kelakai (Stenochlaena Palustris) Terhadap Unsur Hara Tanah Gambut Dengan Tanaman Uji Sawi (Brassica Juncea L).
Pakis kelakai (Stenochlaena Palustris) merupakan jenis paku-pakuan yang pertumbuhannya mudah untuk dijumpai di daerah lahan rawa maupun lahan gambut karena daerah tumbuh jenis tanaman ini hidup di daerah daratan rendah dengan kondisi yang lembab serta terlindungi oleh sinar matahari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kandungan unsur hara yang terdapat pada lama fermentasi tanaman pakis kelakai (Stenochlaena Palustris), untuk mengetahui pengaruh dari lama fermentasi tanaman pakis kelakai (Stenochlaena Palustris) terhadap jumlah kandungan unsur hara tanah, untuk mengetahui apakah hasil fermentasi tanaman pakis kelakai (Stenochlaena Palustris) dapat memberikan hasil pertumbuhan yang optimal pada tanaman uji yaitu sawi (Brassica Juncea L), serta untuk mengetahui apakah fermentasi pakis kelakai (Stenochlaena Palustris) dapat meningkatkan pH pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan Desember tahun 2023, bertempat di Jelarai Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yaitu P1 (30 hari), P2 (42 hari), dan P3 (55 hari) dan dilanjutkan perhitungan BNT taraf 5% pada penelitian yang menghasilkan sangat beda nyata pada sidik ragam. Hasil penelitian diperoleh bahwa hasil fermentasi pakis kelakai (Stenochlaena Palustris) perlakuan P3 dengan dosis 2 kg hasil fermentasi pakis kelakai (Stenochlaena Palustris) memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman uji sawi (Brassica Juncea L) dengan menggunakan media tanam gambut hemik.