Uji Lama Perendaman Atonik dan Ekstrak Bawang Merah terhadap Perkencambahan Benih Padi (Oriza Sativa L )
Uji Lama Perendaman Atonik dan Ekstrak Bawang Merah terhadap Perkencambahan Benih Padi (Oriza Sativa L )
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Uji Lama Perendaman Atonik dan Ekstrak Bawang Merah terhadap Perkencambahan Benih Padi (Oriza Sativa L )
ANASTERSIA PALE. 2017 31 028. Pengaruh Konsentrasi Gula dan Lama Perendaman Terhadap Kadar Air Sifat Fisik dan Tingkat Kesukaan Manisan Buah Kundur (Benicasa hispida). Dibawah bimbingan Siti Masithah Fiqtinovri, STP., M.Sc Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh konsetrasi gula dan lama perendaman terhadap kadar air, sifat fisik dan tingkat kesukaan manisan buah kundur secara organoleptik. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor perlakuan dan 2 ulangan. Faktor pertama adalah lama perendaman terhadap larutan gula yang terdiri dari tiga taraf yaitu 0 menit (P1), 30 menit (P2) dan 60 menit (P3). Faktor kedua adalah Konsetrasi gula terdiri dari tiga taraf yaitu 30 % (K1), 50% (K2) dan 70% (K3). Hasil uji kadar air pada tiap perlakuan menunjukkan bawah kadar air manisan kering kundur dengan konsentrasi gula dan lama perendaman yang berbeda yang dihasilkan tidak berbeda nyata (P>0,05), adapun hasil uji organoleptik kesukaan menunjukan hasil yang tidak berbeda nyata dengan nilai (P>0,05), kemudian uji Deskriptif terhadap warna, rasa dan aroma menunjukkan hasil tidak berbeda nyata (P>0.05), sedangkan untuk tekstur didapatkan hasil yang berbeda nyata dengan nilai (P0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah lama perendaman dan konsentrasi gula yang berbeda memberikan pengaruh tidak berbeda nyata terhadap kadar air dan tingkat kesukaan manisan kering buah kundur, sedangkan terhadap sifat fisik( tekstur) memberikan pengaruh yang berbeda nyata.
Suci Melinia Aryanti. Program Sarjana Universitas Kaltara Tanjung Selor Pengaruh Lama Perendaman Dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair (Poc) Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai (Capsicum Chinense Jacq) Dibawah Bimbingan Tati Hariyati, Sp., Mp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Berapakah waktu perendaman tepat untuk pertumbuhan tanaman Cabai Katokkon dengan menggunakan pupuk organik cair. 2) Berapakah konsentrasi penyemprotan yang tepat untuk pertumbuhan tanaman Cabai Katokkon dengan menggunakan pupuk organik cair. 3) Apakah kombinasi perendaman dan penyemprotan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai katokkon. Penelitian ini dilakukan di persawahan Tanjung Selor, pada bulan Maret hingga bulan 2021. Pada penelitian ini menggunkan metode penelitian Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah perlakuan waktu perendaman benih yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa perlakuan (R0), perlakuan 5 menit (R1), perlakuan 10 menit (R2) dan perlakuan 15 menit (R3). Faktor kedua adalah perlakuan penyemprotan POC pembungaan yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa perlakuan (S0), perlakuan 100 ml/liter (S1), perlakuan 150 ml/liter (S2) dan perlakuan 200 ml/liter (S3). Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan lama perendaman dengan waktu 15 menit berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah cabang yang produktif, umur berbunga, umur panen dan berat buah. Sedangkan perlakuan konsentrasi berpengaruh sangat nyata terhadap parameter jumlah cabang produktif, umur berbunga, umur panen dan berat buah. Kombinasi kedua perlakuan berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah cabang produktif, umur berbunga, umur panen dan berat buah. Aplikasi lama perendaman hasil yang baik diaplikasikan pada tanaman cabai katokkon pada perlakuan waktu 15 menit, konsentrasi penyemprotan POC dengan dosis 200 ml/liter air, serta kombinasi perlakuan waktu 15 menit dengan dosis penyemprotan 200 ml/liter air Suci Melinia Aryanti. Program Sarjana Universitas Kaltara Tanjung Selor Pengaruh Lama Perendaman Dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair (Poc) Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai (Capsicum Chinense Jacq) Dibawah Bimbingan Tati Hariyati, Sp., Mp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Berapakah waktu perendaman tepat untuk pertumbuhan tanaman Cabai Katokkon dengan menggunakan pupuk organik cair. 2) Berapakah konsentrasi penyemprotan yang tepat untuk pertumbuhan tanaman Cabai Katokkon dengan menggunakan pupuk organik cair. 3) Apakah kombinasi perendaman dan penyemprotan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai katokkon. Penelitian ini dilakukan di persawahan Tanjung Selor, pada bulan Maret hingga bulan 2021. Pada penelitian ini menggunkan metode penelitian Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah perlakuan waktu perendaman benih yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa perlakuan (R0), perlakuan 5 menit (R1), perlakuan 10 menit (R2) dan perlakuan 15 menit (R3). Faktor kedua adalah perlakuan penyemprotan POC pembungaan yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa perlakuan (S0), perlakuan 100 ml/liter (S1), perlakuan 150 ml/liter (S2) dan perlakuan 200 ml/liter (S3). Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan lama perendaman dengan waktu 15 menit berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah cabang yang produktif, umur berbunga, umur panen dan berat buah. Sedangkan perlakuan konsentrasi berpengaruh sangat nyata terhadap parameter jumlah cabang produktif, umur berbunga, umur panen dan berat buah. Kombinasi kedua perlakuan berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah cabang produktif, umur berbunga, umur panen dan berat buah. Aplikasi lama perendaman hasil yang baik diaplikasikan pada tanaman cabai katokkon pada perlakuan waktu 15 menit, konsentrasi penyemprotan POC dengan dosis 200 ml/liter air, serta kombinasi perlakuan waktu 15 menit dengan dosis penyemprotan 200 ml/liter air
Kajian lama perendaman dan konsentrasi Asam Sitrat terhadap kualitas Tepung Pisang Kepok