ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanjung Selor, sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara, mengalami pertumbuhan pesat yang menuntut ketersediaan infrastruktur publik yang memadai. Namun, fasilitas olahraga yang ada saat ini belum mampu mewadahi antusiasme masyarakat dan kebutuhan atlet prestasi, sebagaimana terlihat pada berbagai ajang olahraga daerah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Gedung Olahraga (GOR) yang memenuhi standar teknis organisasi olahraga nasional (KONI, PBSI, PERBASI, dan PBVSI) dengan pendekatan arsitektur Neo-Vernakular. Metode perancangan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, meliputi tahap pengumpulan data, analisis tapak, serta sintesis konsep. Pendekatan Neo-Vernakular diterapkan melalui transformasi elemen arsitektur lokal Kalimantan Utara, seperti adaptasi bentuk atap Rumah Baloy dan penggunaan material kayu ulin modern, yang dipadukan dengan sistem struktur bentang lebar. Hasil perancangan ini berupa fasilitas olahraga multifungsi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan teknis fungsional dan respons iklim tropis, tetapi juga menjadi ikon identitas budaya yang merepresentasikan jati diri Tanjung Selor di era modern.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN RESORT TERAPUNG DI PANTAI MANGKUPADI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS Abstrak Sebagai ibu kota provinsi Kalimantan Utara, kabupaten bulungan tanjung palas timur menjadi pusat perhatian saya untuk mengembangkan wisata pantai di tanjung palas timur dari tahun ke tahun semakin berkembang dan membawa pengaruh besar bagi perkembangan ibu kota. Resort Apung kali ini mengusung tema arsitektur tropis yang nantinya membuat para pengunjung betah berada di resort.Dalam perancangan ini metode yang di gunakan adalah Survey Lapangan Melakukan survey dengan melakukan pengamatan langsung ke lokasi dan melakukan pengukuran di pesisir pantai data yang di dapat akurat berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh baik data primer maupun sekunder Identifikasi Masalah Kurangnya fasilitas berupa penginapan di pantai mangkupadi. Pendekatan pada bangunan dengan menggunakan konsep arsitektur teropis Rumusan Masalah Bagaimana merancang resort apung di pantai mangkupadi dengan pendekatan arsitektur teropis Batasan Perancangan Perancangan bangunan resort apung yang mampu menyediakan fasilitas penginapan yang menggunakan tema arsitektur tropis dipantai mangkupadi Perancangan ini mengambil tema arsitektur teropis, dengan tujuan untuk menjadikan bangunan ini mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Kata Kunci : Resort Terapung Di Pantai Mangkupadi Dengan Pendekatan Arsitektur Tropis
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN
Angganita Sthefhanie F, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Kaltara Tanjung Selor, Januari 2020. Redesain Pasar Induk Kota Tanjung Selor dengan Pendekatan Arsitektur Tropis. Dosen Pembimbing : Eko Wahyudi, M.T.
Kata kunci : Redesain, Pasar Induk Kota Tanjung Selor, Arsitektur Tropis
Permasalahan yang melatarbelakangi redesain ini adalah masih kurangnya sarana prasarana penunjang, pola penzoningan tidak beraturan, drainase tidak beroperasional dengan baik, sirkulasi kendaraan dimanfaatkan sebagai area parkiran, keberagaman tampak fasade kurang serasi, bukaan pada bangunan utama menimbulkan efek pencahayaan yang berlebihan (silau) dan rembesan saat hujan.
Tujuan dalam redesain ini adalah merancang ulang desain Pasar induk Kota Tanjung Selor yang mampu mewadahi kebutuhan masyarakat, sesuai dengan fungsinya sebagai pasar tradisional, dengan pendekatan Arsitektur Tropis.
Tema yang digunakan dalam redesain ini adalah pendekatan arsitektur tropis. Arsitektur tropis dipilih karena karakteristik konsep arsitektur tropis mampu beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan beriklim tropis sehingga nyaman digunakan bagi pengguna bangunan.
Bangunan yang direncanakan adalah bangunan utama pasar induk yang mampu menampung aktivitas, baik aktivitas pasar (pasar basah, semi basah dan kering) maupun aktivitas sarana pendukung (ATM Center, toko, gerai makanan, pos kesehatan, perbankan, dll), area parkiran, arus sirkulasi dalam tapak. Pasar unggas, tempat pembuangan sampah sementara dan musholla terpisah dari bangunan utama.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Redesain Gedung Kampus Baru Unikaltar Dengan Pendekatan Arsitektur Tropis Oleh Joko Ridowan (201511016) Lorong atau koridor di lantai satu gedung kampus Unikaltar pada siang hari lampu dihidupkan untuk membantu penerangan karena kurang pencahayaan alami. Lantai dua berbeda dengan kondisi lantai satu. Pada siang dan sore hari, suhu ruang perkuliahan terus meningkat. Salah satu faktor yang mempengaruhi suhu ruangan perkuliahan menjadi naik adalah efek bayang yang ditimbulkan sun shading kurang optimal. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mereview ulang gedung Universitas Kaltara sehingga gedung kampus lebih tanggap terhadap iklim dimana bangunan tersebut berdiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, metode ini banyak menggunakan angka dan sejumlah perhitungan. Upaya dalam menangani pendistribusian cahaya alami kedalam gedung dapat menggunakan tabung cahaya dengan diameter 30 cm lengkap dengan penutupnya. Dalam upaya mengurangi itensitas cahaya matahari agar tidak langsung mengenai gedung serta mengalirkan udara kedalam gedung kampus dengan mengaplikasikan sun shading vertikal dari bahan aluminium dengan lebar 30 cm, disusun berongga dengan sudut kemiringan 30°. Kata Kunci : Redesain, Gedung, Kampus, Unikaltar, Arsitektur, Tropis, Sun Shading, Tabung Cahaya
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kantor Sewa merupakan salah satu solusi untuk Kegiatan kepemerintahan daerah yang semakin kompleks dengan infrastruktur yang kurang memadai, seperti kantor tetap yang tidak tersedia, hal ini menyebabkan beralihnya fungsi bangunan rumah tinggal masyarakat yang akan di gunakan sebagai kantor sementara. Karena itu perlunya merencanakan sebuah bangunan baru yang dapat memfasilitasi kebutuhan akan bangunan dengan fungsi kantor. Dalam proses perencanaan dan perancangan ini menggunakan metode : Briefing, Analysis, Synthesis, Evaluation, Developing. Arsitektur Tropis merupakan suatu pendekatan yang mengarah arsitek untuk mendapatkan penyelesaian desain dengan memperhatikan hubungan antara bentuk dengan linkungannya dalam kaitannya iklim daerah tersebut. Pendekatan Aristektur Tropis yang diterapkan pada desain adalah membuat parameter ruang yang dangkal dan penerapan void sehingga keseluruhan dalam bangunan dapat dijangkau oleh angin dari luar bangunan dan sinar matahari, sehingga dalam penerapan pencahayaan buatan dan penghawaan buatan dapat di minimalisir untuk menurunkan sedikit beban operasional bangunan. untuk mengatasi sinar matahari berlebih yang masuk kebangunan menggunakan element tropis seperti penggunaan sunshading vertikal.