Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: gedung perkantoran
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ESTIMASI BIAYA TAHAP KONSEPTUAL DENGAN METODE FUZZY LOGIC PADA KONSTRUKSI GEDUNG PERKANTORAN DI TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pembangunan gedung perkantoran di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan wilayah sebagai pusat pemerintahan. Namun, pada tahap awal perencanaan, estimasi biaya konstruksi sering kali menghadapi ketidakpastian akibat keterbatasan informasi desain dan teknis. Oleh karena itu, estimasi biaya pada tahap konseptual menjadi aspek penting karena berperan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi dan perencanaan anggaran proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variabel-variabel dominan yang memengaruhi biaya konstruksi serta membangun model estimasi biaya tahap konseptual pada proyek gedung perkantoran di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fuzzy Logic Mamdani yang mampu memodelkan data tidak pasti dan ambigu secara adaptif. Berdasarkan hasil penelitian, data diperoleh melalui kuesioner kepada pakar dan survei data historis terhadap 24 proyek gedung perkantoran, dengan variabel yang dianalisis meliputi luas total bangunan, jumlah tingkat bangunan, ketinggian bangunan, durasi proyek, serta variabel lokasi proyek dan tahun pembangunan yang digunakan dalam proses normalisasi data. Analisis statistik menggunakan korelasi Pearson menunjukkan bahwa luas total bangunan, durasi proyek, jumlah tingkat bangunan, dan ketinggian bangunan merupakan variabel yang berpengaruh signifikan terhadap biaya konstruksi. Model estimasi biaya dikembangkan melalui tiga tahap iterasi menggunakan perangkat lunak MATLAB R2021a untuk mengoptimalkan fungsi keanggotaan dan aturan IF– THEN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Fuzzy Logic MATLAB memiliki tingkat akurasi yang baik dengan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 12,34% pada data pembentuk model dan sebesar 1,45% pada tahap validasi. Tingkat akurasi tersebut memenuhi standar estimasi biaya konseptual menurut American Association of Cost Engineers (AACE) kelas 4–5 dengan rentang akurasi −20% hingga +30%, sehingga model yang dikembangkan layak digunakan sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam perencanaan anggaran proyek konstruksi di wilayah Kalimantan Utara.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG TAHAN GEMPA 5 LANTAI DENGAN METODE SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS (SRPMK) (Studi Kasus Bangunan Gedung Perkantoran Bappeda Provinsi Kalimantan Utara)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia merupakan salah satu daerah rawan gempa, hampir setiap wilayah di Indonesia berpotensi terjadinya gempa. Kabupaten Bulungan, merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara yang akhir-akhir ini rawan terhadap gempa. Oleh karena itu bangunan yang dibuat di daerah ini harus direncanakan kuat terhadap gempa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendesain elemen struktur beton bertulang tahan gempa dengan mengggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Bangunan direncanakan sebagai gedung perkantoran 5 lantai dengan denah 34.20 x 57.50 m², tinggi setiap lantai bangunan adalah 4 m, pada lokasi gempa di kabupaten Bulungan dengan kondisi tanah lunak (SE). Pemodelan dan analisis gaya dalam dilakukan dengan bantuan program ETABS V18.1.1, dimana yang diambil adalah output dari gaya-gaya dalam Momen, Gaya aksial, Gaya geser, dan Torsi, untuk perhitungan kolom digunakan program bantu SpColumn, dan untuk gambar kerja menggunakan Autocad 2022. Material yang digunakan adalah beton dengan fc' 30 Mpa dan fc' 25 Mpa, baja tulangan dengan fy 420 Mpa. Pembebanan yang digunakan meliputi beban gravitasi (beban mati dan beban hidup) sesuai PPPURG 1987 dan SNI1727:2020 serta beban gempa dinamik respons spektrum sesuai SNI 1726:2019. Perencanaan elemen struktur yang dilakukan meliputi kolom, balok, plat lantai, dan tangga. Berdasarkan hasil analisis dan desain pada gedung Bappeda Provinsi Kalimantan Utara, digunakan dimensi balok B1 500x700 mm, B2 400x600 mm, B3 300x400, B4 350x500, dan Balok Anak 300x500 mm. dimensi kolom K1 600x600 mm dan K2 500x500 mm, tebal plat lantai 130 mm dan plat atap 125 mm, untuk plat bordes tangga digunakan tebal 150 mm, telah memenuhi kriteria penampang untuk sistem rangka pemikul momen khusus dan sudah mengakomodir percepatan gempa 0.359 g untuk periode 0.2 detik dan 0.330 g umtuk periode 1.0 detik, karena secara teori telah memenuhi syarat-syarat yaitu : Strong Column Weak Beam, tahan terhadap geser dan telah memenuhi syarat-syarat pendetailan setiap komponen-komponen rangka.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail