AHMAD DARIL MUHAIMIN
2024 · Thesis · Open Access
Tujuan untuk mengetahui peran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Utara dalam menyelesaikan pelanggaran administrasi pada pemilihan umum dan kendala yang dihadapi oleh badan pengawas pemilihan umum Kalimantan Utara dalam penyelesaian pelanggaran administrasi pada pemilihan umum. Adapun bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif deskripstif. Sumber data yaitu Ketua KPU Provisi Kalimantan Utara besera jajaran dan staf. Teknik pengumpulan data mencakup Teknik observasi, Teknik wawancara, dan Teknik dokumentasi . Teknik analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu Peran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Utara Dalam Menyelesaikan Pelanggaran Administrasi Pada Pemilihan Umum yaitu: Wewenang Bawaslu yaitu menemukan dan memeriksa laporanapakah pelanggaran tersebut sebagai pelanggaran. Objek Pelanggaran Administratif Pemilu berupa perbuatan atau tindakan yang melanggar tata cara, prosedur, atau mekanisme. Penemu pelanggaran yaitu Bawaslu Provinsi, pelapor dugaan pelanggaran Administratif Pemilu yaitu warga negara Indonesia, Peserta Pemilu dan Pemantau Pemilu. Terlapor yaitu Partai Politik, Calon pemilu, tim kampanye . Temuan dan Laporan merupakan hasil kajian awal yang merupakan dugaan Pelanggaran Administratif Pemilu. Temuan dan Laporan yang telah memenuhi syarat formal dan materiel. Pemeriksaan dilakukan Majelis Pemeriksa, Sekretaris Pemeriksa, Asisten Pemeriksa, dan Perisalah. Pemeriksanaan dilakukan atas temuan dan pelaporan pelanggaran. Pemutusan dilakukan dengan mempertimbangkan alat bukti yang dikemukakan dalam pemeriksaan. Putusan diputuskan dalam rapat pleno pengambilan keputusan yang bersifat tertutup. Putusan dibacakan dalam sidang yang bersifat terbuka, dan selanjutnya. Kendala yang dihadapi oleh badan pengawas pemilihan umum Kalimantan Utara dalam penyelesaian pelanggaran administrasi pada pemilihan umum yaitu lebih kepada partisipasi masyarakat yang tidak berani memberikan penjelasan terkait dengan laporan yang disampaikan.
ANGGELENI OTNEL
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Tujuan untuk mengetahui Penerapan Pelayanan Prima Pada PT. BPR Bank Bulungan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Informan penelitian yaitu Karyawan PT. BPR Bank Bulungan mencakup Direktur Bank, Customer Service, Teller, Staf Back Office, Sales Officer, dan Funding Officer dan Nasabah PT. BPR Bank Bulungan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu penerapan pelayanan prima pada PT. BPR Bank Bulungan terkait sikap yaitu menghargai nasabah, berprilaku sopan, menyapa nasabah dengan ramah dan membuat nasabah merasa aman dan nyaman. Perhatian dalam pelayanan prima pada PT. BPR Bank Bulungan yaitu kepedulian penuh kepada nasabah, baik yang berkaitan dengan kebutuhan dan keinginan nasabah. Namun, kepedulian ini belum berjalan dengan maksimal karena fasilitas ATM PT. BPR Bulungan belum terpenuhi. Tindakan dalam pelayanan prima pada PT. BPR Bank Bulungan yaitu kegiatan nyata dilakukan dalam memberikan layanan kepada nasabah, meliputi mencatat setiap pesanan para nasabah, mencatat kebutuhan para nasabah, menegaskan kembali kebutuhan para nasabah, mewujudkan kebutuhan para nasabah dan menyatakan terima kasih kepada nasabah. Kemampuan dalam pelayanan prima pada PT. BPR Bank Bulungan yaitu sudah bagus, dimana karyawan memilki pengetahuan dan keterampilan dalam bekerja. Penampilan dalam pelayanan prima pada PT. BPR Bank Bulungan yaitu sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Penampilan tersebut mencakup penampilan secara fisik maupun non fisik. Tanggung jawab dalam pelayanan prima pada PT. BPR Bank Bulungan diwajibkan terhadap tugas, fungsi dan taat terhadap peraturan yang ada.
MUHAMMAD NAJIB
2024 · Thesis · Open Access
Di Kabupaten Bulungan rehabilitas sosial anak mengalami peningkatan, pada tahun 2018 terdapat 19 kasus dan meningkat menjadi 76 kasus pada tahun 2019, kecendurungan semakin meningkatnya jumlah rehabilitas sosial anak merupakan fenomena nyata yang harus segera ditingkatkan penanganannya secara lebih baik. Sebab jika permasalahan ini tidak segera ditangani maka dikhawatirkan menimbulkan masalah baru. Masalah anak menggunakan narkotika merupakan masalah yang sangat komplek. Untuk mengetahui studi tentang rehabilitas anak berhadapan dengan hukum pada dinas sosial Kabupaten Bulungan, Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi studi tentang rehabilitas anak berhadapan dengan hukum pada dinas sosial Kabupaten Bulungan. Hasil penelitian : Pembinaan yang diberikan kepada Anak Berhadapan Hukum oleh Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Unit pelaksana Teknis Kabupaten Bulungan sudah cukup baik. Dalam pelaksanaannya sesuai dengan Permensos RI No 26 Tahun 2018 tentang Rehabilitasi Sosial dan Reintegrasi bagi Anak Berhadapan Hukum. salah satu perbedaannya adalah pemenuhan hak atas pendidikan dimana klien Anak Berhadapan Hukum yang dididik di Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Unit pelaksana Teknis Kabupaten Bulungan dapat tetap bersekolah seperti biasa. Namun dalam pelaksanaannya ditemukan beberapa kendala yang dapat menghambat berjalannya proses pembinaan, yaitu kurangnya sarana dan prasarana, seperti beberapa bangunan yang terbengkalai dan kurangnya kendaraan operasional yang membantu memberikan pelayanan guna memperlancara pemberian pelayanan terhadap Anak Berhadapan Hukum. 2. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi anak melakukan timbulnya kejahatan anak adalah faktor lingkungan, ekonomi/social, dan psikologis anak dan terdapat upaya menanggulangi kenakalan anak yaitu berupa tindakan preventif, hukuman, dan kuratif. Dengan adanya Undang-undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak adalah peraturan yang secara khusus mengatur hukum acara peradilan anak di Indonesia agar benar-benar terwujudnya jaminan hak-hak anak yang berhadapan dengan hukum.
KHOIRUN NISYA
2024 · Thesis · Open Access
Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan seberapa berpengaruhnya penggunaan system informasi akademik (SIAKAD) terhadap kepuasan mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada pengaruh system informasi akademik terhadap kepuasan mahasiswa dalam pelayanan administrasi di kampus. Informan penelitian berjumlah 61 orang yang merupakan mahasiswa di Universitas Kaltara. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik angket atau kuesioner Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kuantitatif dengan bantua aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan system informasi akademik dapat berpengaruh terhadap kepuasan mahasiswa dalam pelayanan administrasi kampus. Selain itu pelayanan dan sarana serta fitur yang ada pada website system informasi akademik yang ada di Universitas Kaltara juga masih perlu melakukan perbaikan-perbaikan lagi.
CHINTHIA RAMADHANI
2024 · Thesis · Open Access
Skripsi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Di Perpustakaan Taruna Pustaka Desa Gunung Putih Kabupaten Bulungan adalah skripsi yang ditempuh untuk menyelesaikan tugas akhir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat melalui perpustakaan berbasis inklusi sosial di perpustakaan taruna pustaka desa gunung putih dilihat dari 4 elemen kunci pemberdayaan menurut PREM Bank Indonesia meliputi, akses ke informasi, partisipasi/inklusia, akuntabilitas dan kapasitas lokal. Jenis penelitian yang digunakan deskriftif kualitatif, dengan dukungan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik Analisis data pada penelitian ini mengunakan pengumpulan data, redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa ketersediaan sumber informasi terkait program perpustakaan Taruna pustaka Desa Gunung putih ini akses sudah memadai sebagai hasil sosialisasi intensif namun ketersediaan buku secara kuantitas belum memadai tetapi secara kualitas itu sudah memadai. Partisipasi inklusi, masih tergolong rendah program yang antusias diminati adalah program kelas-kelas pelatihan masyarakat juga aktif dalam memberikan saran terkait perkembangan perpustakaan. Akuntabilitas pengelola sangat bertanggung jawab dalam memberikan informasi program perpustakaan maupun koleksi buku melalui sosialisasi lisan maupun melalui sosial media. Kapasitas organisasi lokal di Desa Gunung putih seperti tppkk dan karang taruna memiliki kapasitas yang memadai dalam mensosialisasikan perpustakaan dan menampung aspirasi masyarakat masing-masing organisasi lokal tersebut terlibat dalam merumuskan program perpustakaan.
JUWITA PATRIANA
2024 · Thesis · Open Access
Melalui program Desa Go Digital pemerintah Desa Antutan memunculkan sebuah inspirasi untuk membangun desa digital yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidupnya. Masyarakat masih menggunakan pelayanan manual yaitu datang ke kantor desa untuk mengurus administrasi, yang mana hal tersebut seharusnya bisa dilakukan di rumah secara online, masyarakat belum sepenuhnya mengetahui tentang desa digital serta pelayanan yang berbasis digital, padahal lokus digital Desa Antutan pada bidang pelayanan administrasi publik. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang mana untuk mendeskripsikan permasalahan yang diteliti dengan pendekatan penelitian deskriptif. Dilihat dari sumber datanya, pengumpulan data menggunakan sumber data primer yang langsung didapatkan oleh sumber informasi terkait dan sumber data sekunder terkait dengan penelitian yang dapat didapatkan dari berbagai dokumen dan segala sumber tertulis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, penelusuran online dan kepustakaan. Berdasarkan data yang diperoleh, maka pengujian keabsahan data atau uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yaitu data yang diperoleh langsung melalui wawancara dan kajian dokumen. Hasil penelitian adalah Implementasi program digitalisasi desa pada Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan dengan tujuan melaksanakan pelaynan publik dan administrasi secara digital meliputi pelayanan sebagai dianataranya, data kependudukan, administrasi, potensi wisata, umkm, kesehatan, perijinan dan pertanian.
PUTRI IRNANDA
2024 · Thesis · Open Access
Skripsi Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Masyarakat pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan adalah skripsi yang ditempuh untuk menyelesaikan tugas akhir. Bertujuan untuk mengetahui Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Masyarakat pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuantitatif sedangkan jenis penelitian yang digunakan yaitu Deskriptif Kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu, Observasi, Kuesioner, Dokumentasi dan Kepustakaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan yaitu sebanyak 162.878 orang sedangkan Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Teknik yang digunakan dalam mengambil sampel adalah Probability Sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dengan bantuan program SPSS versi 29.0 Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa variabel independen, kualitas pelayanan (X) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen, kepuasan masyarakat (Y) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan dengan nilai t hitung lebih besar dari pada t tabel yaitu 12,261 > 1,984.
ANITA PRAMESTY
2024 · Thesis · Open Access
Skripsi Studi Tentang Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan adalah skripsi yang ditempuh untuk menyelesaikan tugas akhir (Skripsi). Bertujuan untuk mengetahui bagaimana Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dan Faktor Faktor yang mempengaruhi Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mengunakan teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Wawancara Dan Dokumentasi. Disiplin kerja pegawai desa saat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai apratur desa cukup baik terlihat dari hasil wawancara dan observasi di desa gunung sari dalam hal ini pemerintah desa dapat mempertahankan kinerja mereka sebagai pekerja yang di tuntut untuk memberikan pelayanan dan kesejahtraan bagi masyarakat desa. Faktor pendukung disiplin kerja pegawai desa asumsinya adalah pimpinan mempunyai pengaruh langsung sikab kebiasaan yang di peroleh pegawai serta tingginya tingkat pendidikan dan usia produktif pegawai kantor desa gunung sari sehingga dalam implementasi kerja mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara baik, terlihat pada capaian yang dilakukan secara optimal. mempermudah masyarakat dalam menyelesaikan perkara-perkara yang ingin diselesaikan.
PUTRI ISMANIA MAWARNI
2024 · Thesis · Open Access
Peran pemerintah desa dalam upaya penanganan stunting di Desa Antutan sangat diperlukan. Kasus stunting yang ada di desa Antutan tidak akan dapat diatasi apabila tanpa adanya peran dari pemerintah desa yang berupaya dalam penanganan stunting. Peran pemerintah desa dalam upaya penanganan stunting meliputi mengoptimalkan peran kelembagaan desa, memberikan dukungan mobilisasi dan penyediaan insentif kepada lembaga desa, melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat, melakukan koordinasi bersama tim teknis pencegahan stunting kabupaten, daerah maupun pusat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana peran pemerintah desa dalam upaya penanganan stunting di Desa Antutan. Peran yang dijalankan oleh pemerintah desa dalam penanganan stunting bertujuan untuk mengurangi angka stunting yang ada didesa Antutan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi, sumber data meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah desa dalam upaya penanganan stunting didesa Antutan sudah cukup baik dengan dibuktikan adanya koordinasi dengan pusat kesehatan masyarakat desa Antutan dan Dinas Kesehatan, adanya dukungan anggaran untuk menjalankan suatu kegiatan, sosialiasi kepada masyarakat, serta kerja sama antar lembaga desa dan pemerintah desa yang berupaya mengurangi angka stunting didesa Antutan seperti adanya posyandu rutin, rembug stunting, dan pembagian PMT.
RIANI
2024 · Thesis · Open Access
KINERJA APARATUR DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA DI DESA PEJALIN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN Oleh : Riani NPM. 202051009 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Aparatur desa merupakan salah satu unsur penyelenggaraan pemerintahan di desa, baik buruknya penyelenggaraan pemerintahan desa sangat bergantung pada kinerja aparatur desa. Peranan kinerja aparatur desa semakin dibutuhkan masyarakat dalam era globalisasi ini yang amat menekankan dan menuntut aparatur desa yang harus memiliki kinerja yang berkualitas dan profesional agar mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kinerja aparatur desa dalam penyelenggaraan pemerintahan desa serta faktor- faktor yang mempengaruhinya dari 4 indikator yaitu penyelenggaraan pemerintahan desa pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kinerja aparatur desa dalam penyelenggaraan pemerintahan desa di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan sudah cukup baik namun hanya saja aparatur Desa Pejalin masih terbatas dalam sumber daya manusianya terutama dalam pengelolaan tata usahanya. Kata Kunci : Kinerja, Aparatur Desa , Penyelenggaraan Pemerintahan Desa
HAYUDA DIGI PRATAMA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui strategi komisi pemilihan umum dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilihan umum kepala daerah provinsi kalimantan utara tahun 2024. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini Sebagai sarana aktualisasi diri dan pengaplikasian teori yang diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam instansi pemerintah, terutama dalam bidang politik dan Kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tujuan untuk memahami fenomena mengenai apa yang dialami subyek penelitian secara menyeluruh dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata serta bahasa, pada konteks khusus yang dialami serta dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Secara umum fokus utama penelitian ini adalah mengenai Strategi Komisi Pemilihan Umum Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Dalam Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan Strategi KPU Provinsi Kalimantan Utara dalam melaksanakan peningkatan partisipasi pemilih pada Pilkada tahun 2024 menurut Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 Tahun 2022 Tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilihan Umum Dan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Dan/Atau Walikota Dan Wakil Walikota pada pasa 28 dan 29. Pelaksanaan Strategi Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kaltara Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Terdapat formulasi yang akan diambil oleh KPU Provinsi Kalimantan Utara dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu kada tahun 2024. Terddapat faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat/Pemilih.
INTAN RUSMALA DEWI
2024 · Thesis · Open Access
Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui Upaya Pemerintah Kabupaten Bulungan Dalam Mewujudkan Pemekaran DOB Kota Tanjung Selor, dan mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat Pemerintah Kabupaten Bulungan Dalam Mewujudkan Pemekaran DOB Kota Tanjung Selor. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitian yang di lakukan adalah mengukur sejauh mana Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan Dalam Mewujudkan Pemekaran Kota Tanjung Selor berdasarkan indikator PP No. 78 Tahun 2007 yaitu, Administratif, Teknis dengan didasarkan : kemampuan daerah, potensi daerah, sosial budaya, sosial politik, jumlah penduduk, luas daerah, pertimbangan lain yang memungkinkan terselenggaranya otonomi daerah, dan Fisik Kewilayahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bulungan telah mengupayakan pemekaran DOB Kota Tanjung Selor, dengan melengkapi persyaratan yang menjadi acuan Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2007, melakukan kajian-kajian terhadap pemekaran wilayah, dan melakukan komunikasi secara politis dengan mengikuti forum DOB Republik Indonesia di Jakarta. Adapun faktot pendukung yang ditemukan dalam mewujudkan pemekaran DOB Kota Tanjung Selor adalah : Jumlah penduduk, Luas wilayah, Letak Geografis, Amanat Undang-Undang, Kedekatan dengan aparat desa. Sedangkan faktor penghambatnya adalah : Batas wilayah desa yang belum selesai, Syarat PP No. 78 Tahun 2007 belum terpenuhi.
MUHAMMAD IQBAL
2024 · Thesis · Open Access
Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran pemerintah desa dalam penyediaan air bersih melalui penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat atau biasa disebut dengan (pamsimas) di Desa Metun Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan melalui 3 tahap yaitu perencanan, pemanfaatan dan pengendalian. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada peran peran pemerintah desa dalam penyediaan air bersih melalui penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat atau biasa disebut dengan (pamsimas) di Desa Metun Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Dengan Informan Lembaga-lembaga desa metun sajau, serta masyarakat terkait. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah desa dalam penyediaan air bersih melalui penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat atau biasa disebut dengan (pamsimas) di Desa Metun Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan masih dalam tahap proses perwujudan dan peran pemerintah desa belum dilakukan sepenuhnya atau masih dalam tahap proses dan masih perlu peran lanjutan baik dari aparat desa nya, masyarakat yang terkait seperti tim kelompok air yang mengelola serta pemerintahan yang terkait.
NANDA EMELIA
2024 · Thesis · Open Access
Artikel ini bertujuan mendeskripsikan implementasi tentang pelestarian tradisi budaya sekaligus mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung implementasi kebijakan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan tentang pelestarian tradisi di Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada implementasi tentang pelestarian tradisi budaya Informan penelitian berjumlah 18 orang yang terdiri dari Sekretaris, Kepala Bidang Kebudayaan, Dan Staf bagian kebudayaan di Dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pelestarian tradisi budaya di kabupaten bulungan sudah berjalan dengan cukup baik dan sudah berpatokan dengan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 10 tahun 2014 tentang pelestarian tradisi
SITI JURISA
2024 · Thesis · Open Access
Tujuan untuk mengetahui upaya pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Tanjung Agung dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Kepala desa beserta Perangkat Desa Tanjung Agung, Ketua BPD, Karang Taruna, PKK, Ketua RT dan masyarakat setempat.. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil yaitu Upaya pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Tanjung Agung yaitu pemerintah desa sebagai motivator yang menggerakkan, memotivasi partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan untuk mendorong dan memelihara pembangunan desa. Pemerintah sebagai fasilitator sudah berupaya memfasilitasi masyarakat desa supaya berpartisipasi dalam pembangunan, baik yang bersifat fisik ataupun berkaitan dengan pembangunan masyarakat desa. Pemerinta Desa Tanjung Agung sebagai mobilisator mengarahkan atau menggerakkan masyarakat Desa Tanjung Agung untuk berpartisipasi dalam pembangunan guna untuk kepentingan bersama. Pemerintah desa Tanjung Agung sudah mengarahkan atau menggerakkan masyarakat desa untuk lebih aktif dalam pembangunan, baik mulai dari punyusunan perencanaan pembangunan sampai dengan realisasi pembangunan. Faktor pendukung dan penghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan di desa Tanjung Agung yaitu faktor pendukung mencakup adanya inisiatif dan motivasi dari pemerintah desa untuk mengajak dan menggerakan masyarakat, tersedianya fasilitas dari pemerintah desa untuk menunjang pembangunan, adanya sumber daya alam dan sumber daya pertanian yang menjadi potensi unggu dalam pembangunan di Desa Tanjung Agung. Faktor penghambat mencakup: kurang dalam pelaksanaan pembangunan dan dana desa terbatas.
DHEA FAMBAYUN HATURLUKITANINGTYAS
2024 · Thesis · Open Access
Terdapat dua kelompok dalam energi terbarukan, yaitu energi terbarukan dan energi tidak terbarukan. Energi terbarukan ini meliputi energi matahari, energi air, energi angin ,energi panas bumi ,dan energi biomassa sedangkan energi yang tidak terbarukan meliputi energi yang berasal dari fosil atau energi dari mineral alam. Menipisnya persediaan energi fosil mendorong penelitian mengembangkan sumber energi alternatif dari sumber daya alam yang bisa diperbarui salah satunya yaitu biomassa. Biomassa yang ingin diteliti oleh peneliti disini berupa bioetanol. Bioetanol adalah cairan biokimia pada proses fermentasi gula dari sumber karbohidrat dengan menggunakan bantuan mikroorganisme dilanjutkan dengan proses destilasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan bioetanol campuran kulit nanas dan buah pisang hutan. Jenis penelitian ini termasuk kedalam penelitian Ekperimen dengan metode penelitian kuantitatif yang akan menganalisis uji karakteristik bioetanol terhadap campuran kulit nanas dan buah pisang hutan. Adapun hasil penelitan yang diperoleh dari ekperimen ini dengan mengelompokkan menjadi 3 jenis variasi yaitu variasi A (80% Kulit Nanas dan 20% Buah Pisang Hutan), Variasi B (50% Kulit Nanas dan 50% Buah Pisang Hutan), dan Variasi C (20% Kulit Nanas dan 80% Buah Pisang Hutan). Pada penelitian ini menunjukan hasil bahwa Variasi A merupakan hasil kadar bioetanol terbaik yang menghasilkan 210 J, Kadar Alkohol 60%, densitas 0,71 gr/ml, dan Nilai kadari air terendah sebesar 85,7%.
IAM
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Iam, Peran Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Pembinaan Karang Taruna Bidang Olahraga Pada Desa Pentian. Dibawah Bimbingan Bapak Irsyad Sudirman, S. IP, MA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Peran Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Pembinaan Karang Taruna Bidang Olahraga Pada Desa Pentian. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pemuda, karang taruna, masyarakat dan aparatur desa di desa Pentian Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan. Hasil dari penelitian ini adalah Peran Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Pembinaan Karang Taruna Bidang Olahraga Pada Desa Pentian. Pengurus Karang Taruna dimana Peran Kepemimpinan Kepala Desa dalam Pembinaan Karang Taruna Bidang Olahraga Pada Desa Pentian kerja pengurus karang taruna di Desa Pentian Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan untuk perubahan MSDM di artikan sebagai proses dukungan terhadap peran pemimpin dalam meningkatkan keterampilan dan memperoleh pengetahuan, dan arahnya lebih mempersiapkan sumberdaya manusia sebagai mempunyai tanggung jawab terhadap perannya disetiap dalam bidang dan komitmen dalam meningkatkan motivasi. Peran Kepemimpinan dianggap penting untuk memahami dampak sumberdaya manusia dalam suatu proses mempengaruhi aktivitas-aktivitas sebuah kelompok yang diorganisasi ke arah pencapaian tujuan untuk berfikir dan bertindak sedemikian rupa sehingga melalui perilaku yang positif ia memberikan sumbangan nyata dalam pencapaian tujuan organisasi. Pembinaan secara konseptual berasal dari kata ’power’ ( kekuasaan atau pemberdayaan ). Sebab itu, ide pokok dalam pembinaan merujuk pada konsep mengenai kekuasaan. Kekuasaan seringkali disangkut pautkan dan berhubungan dengan kemampuan seseorang untuk melakukan apa yang diinginkan, diluar dari keinginan dan minat mereka. Pembinaan menunjuk pada kekuatan dan kemampuan individu atau kelompok dalam masyarakat, khususnya kalangan bawah yang lemah dan rentan sehingga mereka memiliki kekuatan atau kemampuan dalam
SAPHNA ALVIANTI
2024 · Thesis · Open Access
Gedung DPRD merupakan wadah wakil – wakil rakyat untuk dapat menyalurkan aspirasinya sehingga diharapkan adanya ketersediaan bangunan untuk dapat melaksanakan tugas wakil – wakil rakyat tersebut. Pembangunan yang dilakukan pada prinsipnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan penduduknya. Dengan begitu pembangunanan dilaksanakan secara terus menerus sebagai suatu proses agar mampu tercapai keadaan masyarakat yang semakin baik.. Kegiatan pelaksanaan konstruksi memiliki masa pelaksanaan dalam pekerjaan seperti single years (tahun tunggal) dan multiyear (tahun jamak). Pada penelitian ini peneliti melakukan Analisa pada beberapa faktor yang menjadi faktor keberhasilan pelaksanaan proyek di Pembangunan kantor DPRD Kalimantan Utara. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kemajuan pelaksaan pekerjaan di Pembangunan khususnya di kantor DPRD Kalimantan Utara karena jika kita mengetahui factor apa saja yang mempengaruhi, maka kita dapat melaksanakan proyek terbut dengan lancar dan minim kendala. Beberapa kriteria yang digunakan untuk menilai keberhasilan keterlaksanaan proyek adalah waktu, biaya, K3, dan beberapa faktor lainnya yang tidak diketahui. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi dan wawancara beserta kuisioner yang kemudian data tersebut di lakukan uji regresi linier berganda. Dari hasil analis data didapatkan bahwa faktor bahan menjadi yang paling berpengaruh dengan prsentase sebesar 23,3% dan memeliki presentase pengaruh paling banyak dibandikan faktor lain. Adapun besar pengaruh faktor lain seperti faktor tenaga kerja 22,7%, mutu 22,5%, K3L 22% dan 15,8% dari faktor lainnya.
WAHYU BOYNANDI SANTOSO
2024 · Thesis · Open Access
Parkir di luar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo di Tanjung Selor menggunkan bahu jalan sebagai media parkir, parkiran di luar lebih banyak di gunakan oleh pengunjung maupun pasien inap di bandingkan dengan ruang parkiran di dalam, yang menyebabkan terjadinya keterlambatan pada arus Jalan Cenderawasi pada saaat kendaraan mobil dan kendaraan sepeda motor masuk maupun keluar dari rumah sakit Penggunaan bahu jalan sebagai media parkir memberikan kontribusi sebesar 10% terjadi nya konflik menurut skripsi yang di susun oleh Taufik Noholo dengan judul Pengaruh Parkir Badan Jalan Terhadap Kinerja Ruas Jalan, penggunaan badan jalan sebagai tempat parkir jelas memperkecil kapasitas jalan, Pelaksanaan parkir juga perlu didukung oleh ketertiban diharapkan dengan pelayanan parkir yang dijalankan dengan baik dan aman, dapat memberikan rasa kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor dalam memenuhi pelayanan kesehatan masyarakat umum, terutama pada jam besuk.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas ruang parkir serta merencanakan ruang parkir di RSUD dr.H Soemarno Sosroatmodjo. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian ini memakai metode Satuan Ruang Parkir dari Direktorat Jenderal, Perhubungan Darat (1998) dan analisis karakteristik parkir dari Hobbs 1995. data yang didapat dari survei di lapangan kemudian dimasukkan ke dalam tabel Microsoft Excel dan mengolah data tersebut menggunakan bantuan laptop. lokasi penelitian dilakukan di ruang parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H Soemarno Sosroatmodjo di Tanjung Selor Jalan Cenderawasi. Kapasitas parkir di ruang parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor berdasarkan survei dapat disimpulkan bahwa Kapasitas ruang parkir RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo adalah 160 kendaraan sepeda motor dan 50 kendaraan mobil dengan luasan 1195.3m2 dimana mampu menampung kendaraan di luar selain kapasitas dan dengan Perencanaan ruang parkir untuk menangani kemacaetan di jalan dan bahu jalan cenderawasi, area rumah sakit dapat di lakukan dengan cara area parkir di luar dapat di pindahakan di area parkir dalam dengan pola pola parkir kombinasi yang terdiri dari pola parkir dengan sudut 60⁰ sama sisi, pola parkir berpulau dengan sudut 60⁰, dan pola parkir sama sisi 90⁰, pola parkir berpulau dengan sudut 90⁰.
SURYANI OKTAVIA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui proses pemekaran Desa Jelarai Merudung di Desa Induk Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, dan (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses perencanaan Desa Jelarai Merudung di Desa Induk Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Apabila dilihat dari jenis datanya maka penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Jelarai Merudung dan Desa Induk Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan analisis kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemekaran Desa Jeralai Merudung berawal dari pemekaran Desa Jelarai Selor. Pada masa pemekaran tersebut, Desa Jelarai Selor dimekarkan menjadi beberapa desa. Salah satu dari desa persiapan tersebut adalah Desa Jelarai Merudung. Kepemimpinan Desa Jelarai Tengah dimulai pada masa tersebut. Dalam hal jumlah penduduk, Desa Jelarai Merudung sudah memiliki jumlah penduduk yang mencukupi untuk dilaksanakan pemekaran. Terkait dengan persyaratan untuk memenuhi pemekaran desa, luas desa yang sudah memenuhi syarat untuk dilakukan pemekaran. Keseluruhan wilayah Desa Jelarai Merudung terdiri dari daratan. Sarana dan prasarana bagi pemerintahan desa dan pelayanan publik di Desa Jelarai Merudung sangat baik. Kondisi potensi Desa Jelarai Merudung juga sangat baik. Potensi tersebut antara lain adalah potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, serta potensi kelembagaan. (2) Pemekaran Desa Jelarai Merudung mengalami suatu hambatan. Hambatan ini tentunya mempengaruhi persiapan pelaksanaan pemekaran Desa Jelarai Merudung. Permasalahan yang terjadi terkait dengan masalah batas wilayah. Batas wilayah yang menjadi permasalahan adalah batas wilayah dengan kompi. Pemerintah desa sudah melakukan upaya untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Pemerintah kecamatan berupaya menyelesaikan permaslaahan yang terjadi dengan bersikap aktif. Aktif dalam hal ini adalah aktif menyelesaikan permalasahan yang muncul. Adapun telah berhasil dicapai dalam pelaksanaan persiapan pemekaran Desa Jelarai Merudung adalah membentuk panitia dan bagan desa.