Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

1.637 item publik

Publikasi

Halaman 53 dari 82

EVALUASI PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN MENGGUNAKAN METODE PERT ( PROGRAM EVALUATION AND REVIEW TECHNIQUE ) PADA RUANG KELAS III RSUD DR. SOEMARNO SOSROATMODJO PROVINSI KALIMANTAN UTARA

LAYEN
2020 · Thesis · Open Access

Proyek Pembangunan gedung baru RSUD dr. Soemanrno Sosroatmodjo di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan meliputi 8 (delapan) aktivitas, yakni Pekerjaan Persiapan, Pekerjaan Pondasi, Pembetonan, Penutup Lantai, Sanitasi Air dan Plumbing dan Pekerjaan Saluran Keliling. Dalam penelitian ini yaitu Evaluasi Waktu Pelaksanaan Pekerjaan Pada Kegiatan Pembangunan menggunakan metode penjadwalan Project Evaluation Review Technique (PERT). Dari hasil analisis diatas dapat diketahui bahwa :1. kemungkinan proyek dapat diselesaikan dalam waktu 286 hari adalah 0,78%. 2. kemungkinan proyek dapat diselesaikan dalam waktu 315 hari adalah 50%. Berdasarkan evaluasi data dari hasil penelitian dan uraian-uraian yang didapat dari bab pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan adalah kemungkinan waktu yang direncanakan pada proyek Pembangunan Ruang Kelas III dr. Soemarno Sosroatmodjo, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara dengan menggunakan metode PERT adalah 315 hari dengan probabilitas penyelesaian adalah 50% dan kemungkinan waktu penyelesaian 286 hari dengan probabilitas penyelesaian adalah 0,78%. Waktu lebih lambat 15 hari daripada realisasi di lapangan selama 300 hari.

PARTISIPASI SWADAYA MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JEMBATAN PENGHUBUNG (Studi Kasus Pada Rt. 25, 17,16 Dan 15 Masyarakat Bulu Perindu Kelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan)

MUHAMMAD NUR
2020 · Thesis · Open Access

Para pemangku kepentingan (stakeholder) yang terlibat dalam kegiatan pembangunan infrastruktur jembatan dan jembatan, yang terdiri dari pemerintah sebagai pemilik (owner) sekaligus pembuat kebijakan (policy maker), pengusaha/kontraktor sebagai penyedia jasa dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang peduli terhadap infrastruktur jalann dan jembatan, haruslah bersama-sama melaksanakan dan mengawasi kegiatan pembangunan sehingga infrastruktur jembatan dan jembatan yang dibangun tersebut tidak hanya berfungsi sebagaimana mestinya tapi juga berwawasan lingkungan sehingga produk infrastruktur yang dihasilkan ramah terhadap lingkungan. Adapun tujuan penelitian ini adalahuUntuk mengetahui Partisipasi Swadaya Masyarakat dalam Pembangunan Infrastuktur Jembatan Penghubung Masyarakat Bulu Perindu Kelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan. Dalam penelitian ini, penulis lebih mengarah pada jenis dan pendekatan penelitian dengan model kualitatif. Hal ini dimaksudkan agar penulis lebih fokus dalam penulisan dan dalam penulisan penelitian ini merujuk pada data yang bersifat deskriptif. Model penelitian deskriptif bertujuan agar penulis mendapatkan gambaran secara sistematis, faktual, dan akurat yang berkaitan dengan fenomena yang diteliti. Secara umum fokus utama penelitian ini adalah mengenai Bagaimana Partisipasi Swadaya Masyarakat dalam Pembangunan Infrastuktur Jembatan Penghubung Studi pada Rt. 25, 17,16 dan 15 Masyarakat Perindu Kelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan. Berdasarkan pembahasan dari bab-bab sebelumnya disimpulkan Kebijakan pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur jembatan di Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Tahun 2018 mengalami keterlambatan dalam pengalokasian dana Anggaran. Sehingga, kebijakan pengalokasian dan pelaksanaan APBD tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan. Alokasi anggaran tersebut adanya keterlambatan dalam penanganan yang dilakukan pemerintah kepada Kecamataan Tanjung Selor, sehingga masyarakat berinisiatif dalam pembuatan jembatan penghubung secara swadaya.

PERANCANGAN RISOT DI DESA MANGKUPADI KABUPATEN BULUNGAN

JAMI DARUSALAM
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Resort dapat didefinisikan sebagai penginapan yang terletak di kawasan wisata dan menyediakan fasilitas untuk berlibur, rekreasi dan olahraga. Umumnya diperuntukkan bagi tamu yang ingin beristirahat pada hari hari libur untuk long stay atau yang sedang datang untuk berekreasi dan menginginkan perubahan dari kegiatan sehari hari dan terletak cukup jauh dari pusat kota. Sehingga penginapan diharapkan mampu menyediakan fasilitas berlibur, memberi rasa nyaman dan keluar dari rutinitas, memanfaatkan potensi alam yang ada juga mampu menunjukkan budaya atau ciri khas daerah itu sendiri. Terkhusus untuk di Kecamatan tanah kuning area pesisir Desa Mangkupadi, Kabupaten Bulungan. Parawisata desa mangkupadi pada saat ini sedang menggalami pengembangan yang cukup baik guna mendukung program pemerintah daerah setempat, untuk menjadikan desa mangkupadi sebagai dinasti wisata pantai yang sudah cukup di kenal oleh masyarakat di Kalimantan utara, keindahan alam serta tradisi budaya setempat, dapat menjadi potensi yang tinggi, dan sangat menarik untuk di tonjolkan, melihat potensi alam desa mangkupadi yang indah, maka di pilih arsitektur transpormasi dengan harapan untuk menciptakan suasana baru di dalam perencanaan resort ini, guna memperkenalkan potensi alam sekitar desa mangkupadi serta mengedukasikan kepada wistawan untuk lebih menjaga dan melestarikan lingkungan alam.

PENGARUH PENGGUNAAN MATERIAL SIRTU PADA BETON MUTU NORMAL DITINJAU DARI KUAT TEKAN DAN POROSITAS

BURHANUDIN RIZAL AL HADY
2020 · Thesis · Open Access

Beton merupakan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Penggunaan beton sebagai konstruksi bangunan tentunya tidak terlepas dari ketersediaan material beton agregat kasar dan agregat halus, seperti kerikil, pasir dan semen. Namun pada kenyataanya ada beberapa pekerjaan yang menggunakan material sirtu sebagai bahan campuran beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dalam penggunaan material sirtu untuk pembuatan beton normal ditinjau dari hasil kuat tekan dan hasil porositas beton. Sedangkan manfaat yang diperoleh adalah memberikan informasi tentang material campuran beton, material sirtu sebagai pengganti agregat campuran beton serta pengaruhnya terhadap beton, sehingga dapat dijadikan referensi kedepannya agar pekerjaan pelaksanaan pengecoran beton dapat dengan maksimal. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode uji coba atau experimen dimana proporsi pembuatan beton diasumsikan berdasarkan SNI DT 91-0008-2007, dan ditambahkan semen sebesar 10% dari proporsi awal sehingga didapat dua rumusan perancangan proporsi campuran. Untuk mutu beton yang akan diuji adalah f’c 14,5 Mpa dan f’c 21,7 Mpa. Dari penelitian ini, setelah beton dilakukan uji kuat tekan pada umur 28 hari didapatkan hasil kuat tekan dengan mutu rencana f’c 14,5 Mpa tercapai pada rancangan proporsi campuran dengan semen ditambah 10% dengan nilai kuat tekan rata – rata 14,78 Mpa, sedangkan proporsi campuran awal didapat nilai kuat tekan rata – rata f’c 11,78 Mpa. Dan untuk mutu rencana f’c 21,7 Mpa tidak tercapai dengan nilai kuat tekan rata – rata yang didapat f’c 17,43 Mpa untuk proporsi dengan tambahan semen 10%, sedangkan untuk proporsi awal didapat nilai kuat tekan rata – rata sebesar f’c 16,97 Mpa. Dari Penelitian ini, setelah beton dilakukan uji porositas pada umur 28 hari didapatkan nilai porositas tertinggi yaitu 8,73% pada proporsi campuran normal dengan mutu rencana f’c14,5 Mpa, dan untuk mutu renaca f’c 21,7 Mpa didapat nilai porositas tertinggi yaitu 7,60% pada proporsi campuran normal.

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS PEMBANTU DI SP 8 TANJUNG BUKA KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN

RINDA WAHYUNI
2020 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah : 1) mengetahui Persepsi Masyarakat Terhadap Pelayanan Kesehatan Puskesmas Pembantu di Sp 8 Tanjung Buka. 2) untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menghambat pelayanan Puskesmas Pembantu di Sp 8 Tanjung Buka. Jenis penelitian yaitu kualitatif deskriptif. Pemilihan informan dengan cara memilih informan secara sengaja berdasarkan kriteria dengan menggunakan teknik analisis data seperti observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Persepsi Masyararakat Terhadap Pelayanan Kesehatan Puskesmas Pembantu di Sp 8 Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan yaitu 1). Transparansi sudah dianggap baik oleh masyarakat dalam memberikan pelayanan selalu terbuka dan tidak pernah mempersulit masyarakat, 2). Akuntabilitas belum dianggap baik karena karena pihak pustu tidak sepenuhnya memenuhi tugasnya, 3). Kondisional adapun pustu ini layak dijadikan tempat berobat dengan fasilitas minim, 4). Partisipatif sudah dianggap baik oleh masyarakat dalam memberikan pelayanan, 5). Courtesy sudah dianggap baik oleh masyarakat karena sikap dan prilaku yang ramah tidak membeda-bedakan pasien, 6). Credibility sudah sangat baik dan masyarakat karena telah memberikan kepercayaan sepenuhnya dengan pegawai pustu, 7). Security sudah dianggap cukup baik oleh masyarakat dalam hal memberikan obat-obatan, 8). Acces belum dianggap baik oleh masyarakat karena jalanan yang ada di sp 8 tidak cukup baik, 9). Communication sudah dianggap baik oleh masyarakat karena selalu berkomunikasi menggunakan bahasa yang dapat dipahami oleh masyarakat, 10), Understanding The Custemer sudah dianggap baik oleh masyarakat dalam memahami setiap kebutuhan pasiennya.Faktor Penghambat Pelayanan Puskesmas Pembantu di Sp 8 Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah yaitu obat-obatan serta sarana dan prasarana yang kurang memadai.

EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE SISTEM INFORMASI ABSENSI ONLINE (SIAO) DAN E-KINERJA ASN DI LINGKUNGAN BIRO UMUM DAN PERLENGKAPAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

LAING ARBAIN
2020 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian berfungsi untuk menetukan arah yang tepat bagi peneliti untuk menghindari kesulitan yang mungkin terjadi dalam proses penelitian, Dengan adanya Sistem Absensi Online ini sangat memudahkan pimpinan dalam memantau atau melihat tingkat disiplin ASN, karena dengan menggunakan sistem ini data kehadiran para ASN yang dihasilkan sangat akurat dan dapat diperoleh pada saat itu juga (realtime) kapanpun dan dimanapun selama wilayah tersebut memiliki koneksi internet. Berubahnya system absensi manual menjadi absensi online diharapkan bisa mencapai tujuan istansi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara supaya para ASN dapat bekerja secara professional maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Penerapan Metode SIAO Dan E-Kinerja Dalam Peningkatan Kinerja ASN di Lingkungan Biro Umum Dan Perlengkpan Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah jenis deskriftif kualitatif, Adapun informan dalam penelitian ini adalah 43 orang dan informan kunci sebanyak 12 orang. yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan melalui tiga metode, yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara, teknik Analisis data dengan cara Pengumpulan data,Reduksi data,Penyajian data dan Penarikan kesimpulan diharapkan dapat memberikan gambaran tentang Efektifitas Penerapan Metode SIAO Dan E-Kinerja Dalam Peningkatan Kinerja ASN di Lingkungan Biro Umum Dan Perlengkapan Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa dengan adanya Sistem ini ASN yang ada sudah tidak bisa lagi untuk dapat lebih tepat waktu hadir di kantor serta harus menyelesaikan pekerjaan untuk dapat diisi dalam sistem E-kinerja yang telah di terapkan oleh pemerintah daerah,penerapan sistem yang terintegritas dengan server kontrol yang ada di pusat sebagai data base untuk melakukan penilaian kinerja ASN,Penilaian terhadap kinerja berdasarkan pencapaian prestasi kerja,Mampu mengatur antara jumlah/volume pekerjaan dengan tingkat waktu yang telah ditentukan antara pekerjaan yang satu dengan pekerjaan yang lainnya,Sasaran kerja ASN berdasarkan bidang masing-masing sehingga beban kerja dengan jumlah ASN dapat berimbang, dalam peningkatan Kinerja dapat dicapai dan fungsi kontrol atasan dapat dengan mudah dalam melakukan penilaian dari pelaksanaan kegiatan, dapat memenuhi standar yang telah di tetapkan sebagai acuan dalam memberikan tunjangan beban kinerja masing-masing Aparatur Sipil Negara berdasarkan Pergub Nomor 111 Tahun 2017.

ANALISIS BLACK SITE DAN BLACK SPOT DI KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA (Studi Kasus : Jalan Trans Kaltara Tanjung Selor)

FIRMAN
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Kota Tanjung Selor merupakan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara dimana saat ini pertumbuhan dan perkembangan penduduknya cukup tinggi, begitu pula pertumbuhan jumlah kendaraan beroda dua maupun beroda empat secara otomatis akan bertambah secara pesat. Hal tersebut akan menuntut kualitas sarana dan prasarana transportasi dan menyebabkan arus lalu lintas menjadi padat dan hal ini dapat menimbulkan berbagai permasalahan lalu lintas seperti terjadinya kecelakaan, maka dari itu dalam penelitian ini diambil perumusan masalah : dimanakah lokasi daerah rawan kecelakaan (black site) dan titik rawan kecelakaan (black spot) pada jalan Trans Kaltara, Tanjung Selor, dan bagaimana karakteristik penyebab kecelakaan di ruas jalan Trans Kaltara, Tanjung Selor. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui lokasi daerah rawan kecelakaan (black site) dan daerah titik rawan kecelakaan (black spot) lalu lintas di ruas jalan Trans Kaltara, Tanjung Selor, dan Mengetahui karakteristik kecelakaan di ruas jalan Trans Kaltara, Tanjung Selor. analisis yang digunakan pada penelitian ini diawali dengan inventarisasi data kecelakaan lalu lintas dan inventarisasi daerah rawan kecelakaan, data kecelakaan kemudian dikompilasi dan diolah dengan menggunakan analisi statistik deskripsi atau statistik deduktif. Metode yang digunakan adalah Z-Score, dan Cusum (Cumulative Summary) metode ini digunakan karena dapat memberikan keterangan mengenai keadaan, gejala, atau persoalan dalam studi kasus. Dari hasil analisis dan pembahasan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Karakteristik yang teridentifikasi sebagai daerah titik rawan kecelakaan (black spot) lalu lintas meliputi : Terletak pada tikungan pertama setelah permukiman dengan jumlah kecelakaan 2 dan nilai cusum sebesar -4.

STABILISASI TANAH LEMPUNG EKSPANSIF DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN LIMBAH ABU TERBANG BATU BARA (FLY ASH)

HERMIYUNIYARSI
2020 · Thesis · Open Access

Tanah ekspansif merupakan tanah bermasalah yang memiliki sifat yang mudah mengembang dan mudah menyusut sehingga dapat menyebabkan kerusakan konstruksi yang ada di atasnya oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan. Salah satu metode perbaikan tanah yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan limbah abu terbang batu bara sebagai bahan stabilisasi yang ramah lingkungan. Tujuan pertama dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui pengaruh penambahan stabiliser abu terbang batu bara dan masa peram terhadap perubahan sifat fisik dan mekanis tanah ekspansif. Tujuan kedua untuk mengetahui besarnya prosentase campuran dan lama pemeraman yang optimum. Tujuan ketiga untuk mengetahui besarnya prosentase perubahan parameter sifat fisis dan mekanis pada campuran dan masa peram optimum setelah distabilisasi. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode pengujian tanah di laboratorium dengan komposisi campuran bahan stabiliser sebesar 20%, 30%, dan 40%, dengan masa peram 5, 15, dan 30 hari. Dari penelitian ini, didapatkan hasil bahwa penambahan bahan stabiliser abu terbang batu bara dapat meningkatkan sifat fisis dan mekanis dengan campuran optimum sebesar 40% dan masa peram optimum 30 hari.prosentase perubahan kadar air (w) turun sebesar 39,94%, berat jenis (Gs) naik 12,99%, berat volume tanah (γ) naik 6,89%, batas cair turun (LL) 14,18%, batas plastis (PL) naik 40,09%, indeks plastis (PI) turun 87,93%, berat volume tanah kering (γdry) naik 14,05%, kadar air optimum (Wopt) turun 38,12%, CBRdesain naik 2.192%.

IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 12 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN PENGAKUAN DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT HUKUM ADAT DI DESA BINAI KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN

RATNA MAWARNY
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dari Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi dari peraturan daerah tersebut. Penelitian ini adalah jenis penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi untuk memperoleh data-data di lapangan. Informan dalam penelitian ini berjumlah 15 (lima belas) orang yang terdiri dari 2 (dua) orang Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan, 2 (dua) orang Pemerintah Desa Binai, 1 (satu) orang Lembaga Adat Desa Binai, dan 10 (sepuluh) orang Masyarakat Hukum Adat Dayak Desa Binai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat belum terimplementasikan dengan baik di Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Hal ini dikarenakan kurangnya upaya penyebarluasan informasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi tersebut, adalah 1) Faktor komunikasi belum terpenuhi karena belum dilakukannya penyebarluasan informasi, 2) Faktor sumber daya belum terpenuhi karena minimnya anggaran yang tersedia, 3) Faktor disposisi telah terpenuhi karena adanya dukungan dari masyarakat hukum adat itu sendiri, dan 4) Faktor struktur birokrasi telah terpenuhi karena lembaga adat telah menjalankan fungsinya dengan baik.

ANALISIS KINERJA ORGANISASI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA (Studi pada Desa Apung Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan)

ZAINAL WAFA
2020 · Thesis · Open Access

Badan Permusyawaratan desa (BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi desa yang sangat berperan penting terhadap desa, dan merupakan lembaga baru didesa pada era otonomi daerah indonesia. Badan permusyawaratan desa memiliki peran penting dalam pembangunan desa. BPD atau yang disebut dengan nama lain adalah lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk Desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis. Tertuang dalam PERMENDAGRI No 110 tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa yang meliputi semua aturan yang mengatur kinerja Badan Permusyawaratan Desa, Undang-undang dan Peraturan Pemerintah sudah memberikan payung hukum yang jelas sehingga Badan permusyawaratan desa tidak perlu ragu dalam menjalankan fungsinya untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja kepala desa. Adanya mekanisme ‘check and balance’ ini akan meminimalisir penyalahgunaan keuangan desa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja Organisasi Badan Permusyawaratan Desa dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Apung Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang dilakukan pada variabel. Dan analisis dalam penelitian ini menggunakan model interaktif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Penelitian ini bersifat non-kuantitatif yaitu pengumpulan data secara mendalam dan tidak meluas terhadap fenomena yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana proses kinerja Badan Permusyawaratan Desa Apung dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Apung meliputi Tugas Dan Fungsi BPD, Analisis Penyelenggaraan Pemerintahan desa yang dilakukan oleh BPD. Kinerja BPD sesuai tugas dan fungsi meliputi membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa, melakukan pengawasan kinerja kepala desa. dari tugas dan fungsi BPD maka dapat dianalisiskan Kinerja Badan Permusyawaratan Desa dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa pada Desa Apung.

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN SHOWROOM MOBIL DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN DI TANJUNG SELOR

SANDI MUZAKIR
2020 · Thesis · Open Access

Tanjung Selor merupakan Kabupaten Bulungan sekaligus ibu kota Provinsi Kalimantan Utara yang di mana masyakarat pasti membutuhkan beberapa kendaaran. Berdasarkan Data Pada bulan Desember Grafik penjualan mobil Daihatsu di Kabupaten Bulungan tercatat tumbuh 60 persen pada tahun 2019. Masyarakat yang biasa membeli atau mengganti kendaraan mereka saat menjelang akhir tahun, Antusiasme masyarakat kalimantan utara khususnya kabupaten bulungan, agar mempunyai keinginan dan sangat menarik dan membuat penasaran para penggemar otomotif. dengan adanya pengetahuan modifikasi teknologi mobil saat ini telah jauh berbeda dengan teknologi automotif dari tahun ketahun maka dikeluatkan inovasi dan teknologi baru Penelitian ini menggunakan pendektaan kualitatif dan metode perancangan arsitektur modern. sebagai sarana yang memamerkan mobil mewah, servis khusus dan modifikasi otomotif mobil, Showroom yang menekankan integrasi beberapa fungsi kegiatan dengan penataan ruang, struktur dan bentuk disertai penerapan kedalam bangunan jenis yang dirancang.

PERANAN UNIVERSITAS KALTARA DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DI KABUPATEN BULUNGAN

MUHAMMAD FAISJAL
2020 · Thesis · Open Access

Salah satu lembaga yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) ialah Perguruan Tinggi. Latar belakang dari penelitian ini adalah Indonesia memiliki jumlah penduduk terbesar ke 4 di dunia, dan memiliki permasalahan yang belum bisa diatasi salah satunya ialah kemiskinan yang disebabkan oleh masih kurangnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) terutama di pedesaan, salah satu cara untuk mengatasi permasalahan kemiskinan tersebut ialah dengan melakukan Pemberdayaan kepada masyarakat desa untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di perdesaan dan peranan Perguruan Tinggi di sini sangat lah penting dalam meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di perdesaan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Penelitian bertujuan untuk mengetahui lebih jauh peranan yang dilakukan Universitas Kaltara terhadap Pemberdayaan Masyarakat desa di Kabupaten Bulungan. Metode Penelitian yang digunakan penelitian ini adalah Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif, penelitian ini memfokuskan pada sejauh mana peranan Universitas Kaltara dalam melakukan upaya pemberdayaan masyarakat desa melalui program-program yang telah dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Universitas kaltara telah menjalankan peranan dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, namun tak dapat dipungkiri dalam kegiatannya Universitas Kaltara mengalami kesulitan dan kendala sehingga mengakibatkan kurang maksimalnya kegiatan yang dilaksnakan. Dalam pelaksanaan kegiatan Universitas Kaltara telah sesuai dengan standar proses pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat telah sesuai dengan PERMENSTEKDIKTI Nomer 44 Tahun 2015 Pasal 57 ayat 1.

EKSISTENSI TARIAN JEPEN PADA PERNIKAHAN SUKU BULUNGAN DI KELURAHAN TANJUNG PALAS HULU KECAMATAN TANJUNG PALAS

RIZKA RAMADHANA
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini berjudul “Eksistensi Tari Jepen pada Pernikahan Suku Bulungan di Kelurahan Tanjung Palas Hulu Kecamatan Tanjung Palas”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana eksistensi Tari Jepen pada Pernikahan Suku Bulungan, makna Tari Jepen dan faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi Tari Jepen. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan Eksistensi Tari Jepen pada Pernikahan Suku Bulungan di Kelurahan Tanjung Palas Hulu Kecamatan Tanjung Palas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Informan penelitian yaitu Tokoh Adat Bulungan, tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua RT, masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Bentuk pelestarian tradisi Tari Jepen meliputi 3 (tiga) aspek yaitu pelindungan, pengembangan dan pemanfaatan. Makna Tari Jepen dalam pernikahan adalah untuk sarana penghiburan, Tari Jepen merupakan suatu tradisi kesenian masyarakat Suku Bulungan di Kelurahan Tanjung Palas Hulu Kecamatan Tanjung Palas. Masyarakat juga menganggap Tari Jepen sebagai perekat hubungan sosial dan sarana menjalin hubungan silahturahmi. Faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi Tari Jepen yaitu budaya, tradisi, pemerintah daerah dan Lembaga Kesenian Daerah Jepin dan Hadrah “Mekar Jaya”. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Tari Jepen masih eksis pada pernikahan dan dikenal oleh masyarakat Suku Bulungan. Dibuktikan dengan adanya acara Jepen yang dilaksanakan pada proses acara bepupur atau pupuran calon pengantin laki-laki pada malam hari sebelum esok harinya akan menikah, dan genap 3 (tiga) malam dilaksanakan acara Jepen di pihak pengantin perempuan. Tari Jepen juga ditampilkan atau digunakan masyarakat dalam acara-acara maupun hajatan-hajatan tertentu seperti khitanan atau sunatan, tasmiyah atau naik ayun dan sebagainya.

Karakterisasi Morfologi dan Analisis Kekerabatan Padi Lokal di SP. VIII Desa Tanjung Buka Kec. Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan

RINA LESTARI
2020 · Thesis · Open Access

RINA LESTARI. Jurusan Agroteknologi Pertanian Universitas Kaltara, Tanjung Selor Tahun 2020. Karakterisasi Morfologi dan Analisis Kekerabatan Padi Lokal di SP. VIII Desa Tanjung Buka Kec. Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. (Pembimbing Tati Hariyati, SP., MP.). Padi merupakan sumber bahan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia khususnya di Kalimantan Utara. Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka, Kec. Tanjung Palas Tengah salah satu wilayah penghasil tanaman padi lokal yang beragam pada lahan pasang surut dan terbentuknya keanekaragaman karakteristik setiap varietas yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi keragaman serta analisis kekerabatan kultivar padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif analisis, meliputi eksplorasi dengan mengunjungi wilayah SP. VIII dan mencari informasi padi lokal, koleksi sampel padi lokal untuk pengamatan, karakterisasi dengan mengamati panjang malai, jumlah gabah, bentuk gabah, warna gabah, ekor gabah, tingkat kerontokan gabah dan berat 1000 gabah di lakukan pengulangan 5 kali uji karakteristik pada setiap malai, dan selanjutnya di lakukan analisis kekerabatan dengan menggunakan program SPSS pc-version 20.0. Hasil koleksi padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka terdapat 8 kultivar padi lokal yaitu padi Cikin, Embreh, Ikan, Ketan Putih, Ketan Hitam, Krisna, Ladongi dan Londo. Terdapat persamaan maupun perbedaan dari setiap karakteristik yang diamati dan analisis kekerabatan padi lokal membentuk 3 cluster. Padi Cikin dengan Padi Krisna memiliki tingkat kemiripan karakter yang paling dekat, dengan nilai koefisien 1,732 yang mendasari adanya hubungan kekerabatan. Sementara padi Ketan Hitam memiliki hubungan kekerabatan yang paling jauh dari semua padi lokal dengan jarak koefisien 5,657. Kata Kunci: Padi Lokal, Karakterisasi, Analisis Kekerabatan, SP. VIII Desa Tanjung Buka.

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT REHABILITASI NARKOBA DI TANJUNG SELOR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PRILAKU

ABDI IQBAL
2020 · Thesis · Open Access

Badan narkotika nasional Pusat (BNN) telah merilis data terbaru tentang pemakai narkoba di Kaltara, menurut data tersebut pengguna narkotika di Kaltara berada pada peringkat 3 nasional. Namun demikian jumlah pecandu Narkotika yang menjalani proses rehabilitasi medis dan sosial saat ini sangat minim. Hal ini dikarenakan tidak adanya pusat rehabilitasi di Kalimantan Utara khususnya Tanjung Selor. Menurut hukum yang berlaku di Indonesia, pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. Hal ini diperjelas dalam Pasal 3 ayat (1) Peraturan Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor 11 Tahun 2014 tentang Tata Cara Penanganan Tersangka dan/atau Terdakwa Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke Dalam Lembaga Rehabilitasi (Peraturan BNN 11/2014). Pusat Rehabilitasi Narkoba adalah tempat terapi untuk penyembuhan dan pemulihan para korban napza. Dengan dibangunnya Pusat Rehabilitasi Narkoba diharapkan dapat membantu para korban Penyalah gunaan narkoba ( NAPZA) untuk lepas dari pengunaan narkoba dan bisa kembali hidup normal di masyarakat. Untuk dapat merrencanakan dan merancang pusat rehabilitasi pengguna narkoba, meliputi metode pengumpulan data dengan cara: Survei lapangan secara langsung, studi literatur yang berkaitan dengan tema dan obyek rancangan. Untuk mendapatkan data-data mengenai obyek rancangan, dilakukan studi banding melalui literatur serta studi obyek tentang Pusat Rehabilitasi Narkoba secara langsung yang memiliki kesamaan fungsi.

PERENCANAAN RAMBU LALU LINTAS JALAN BESERTA RENCANA ANGGARAN BIAYA PADA RUAS JALAN NASIONAL SEKATAK BUJI - MALINAU KALIMANTAN UTARA

AHMAD ISLAHUDDIN
2020 · Thesis · Open Access

Pemerintah melalui Menteri Perhubungan mulai menggiatkan sebuah konsep spirit zero accident disemua moda transportasi terutama pada angkutan lalu lintas jalan, karena jumlah kecelakaan lalu lintas jalan lebih tinggi jika dibandingkan dengan lalu lintas air dan udara. Ruas Jalan Nasional Transkaltara yaitu salah satu jalan yang belum semua dilengkapi rambu lalu lintas jalan, dalam hal tersebut perlu suatu perencanaan rambu lalu lintas jalan untuk dapat menjaga keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan saat melintasi ruas jalan tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Jumlah dan jenis rambu lalu lintas yang diperlukan dan untuk mengetahui jumlah anggaran biaya yang dibutuhkan. Dari hasil perencanaan sepanjang 9,092 KM diperlukan rambu peringatan sebanyak 72 buah rambu dengan ukuran 75x75 cm, rambu larangan sebanyak 2 buah dengan ukuran 75x75 cm dan rambu petunjuk sebanyak 3 buah rambu dengan ukuran 75x75 cm sebanyak 2 buah dan ukuran 120x180 cm sebanyak 1 buah, dari perencanaan tersebut dapat direncanakan anggaran biaya sebesar Rp. 146,863,748 (seratus empat puluh enam juta delapan ratus enam puluh tiga ribu tujuh ratus empat puluh delapan rupiah). Jumlah belum termasuk pajak.

Anggaran Biaya Perencanaan Peningkatan di Ruas Jalan Budiman Arifin Kecamatan Tanjung Palas

NURMUHAMMAD
2020 · Thesis · Open Access

Ruas Jalan Budiman Arifin merupakan Jalan Kabupaten yang berada di daerah Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. Jalan ini sudah dalam kondisi yang rusak berat maka harus dilakukan rekonstruksi ulang. Tujuan penelitian untuk mencari nilai kerusakan pada STA 0+000 sampai STA 1+100 dan ternyata mengalami kerusakan berat dan harus di rekonstruksi ulang. Metode yang digunakan untuk penilaian kerusakan yaitu metode Surface Distress Index (SDI) dan untuk perencanaan menggunakan Analisis Komponen SKBI 1978 kemudian Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dari hasil analisis penelitian yang di peroleh penilaian kerusakan tersebut rata-rata mengalami rusak berat dan menurut Permen PU No.13/PRT/M/2011 tentang Tata Cara Pemeliharaan dan Penilikan Jalan maka jalan tersebut harus di rekonstruksi ulang, kemudian melakukan perencanaan ulang jalan menggunakan metode analisis komponen SKBI 1978 dan didapatkan tebal perkerasan. Dan setelah didapatkan tebal perkerasan maka hasil akhir dari penelitian ini dimasukkan ke dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan menggunakan AHS 2019 Dinas PUPR-PERKIM Bidang Bina Marga Provinsi Kalimantan Utara untuk mengetahui berapa besar biaya perencanaan tersebut.