Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

1.637 item publik

Publikasi

Halaman 57 dari 82

Analisis Porsi Pasar (Market Share) Pedagang Keliling (Mlijo) Di Pasar Induk Tanjung Selor

JHONI NGANG
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Porsi Pasar Pedagang Keliling (Mlijo) di Pasar Induk Tanjung Selor. Penelitian ini di laksanakan di Pasar Induk Tanjung Selor. Sumber data yang di gunakan untuk memperoleh data yaitu data Primer peneliti melakukan penelitian secara langsung di lapangan dengan menggunakan metode Observasi, Wawancara dan Dokumentasi, dengan hasil yaitu sebesar 15,7%. Ini menunjukkan bahwa Pedagang Keliling (Mlijo) menguasai Pasar Induk di Tanjung Selor sebesar 15,7%, yang artinya angka tersebut menunjukkan bahwa Pedagang Keliling (Mlijo) memiliki peluang yang cukup besar dalam total penjualannya jika dibandingkan dengan Pedagang Lesehan/Jongkok di Pasar Induk Tanjung Selor.

FUNGSI KETUA ADAT DALAM MENJAGA ADAT PERNIKAHAN SUKU DAYAK BULUSU DI DESA PUNGIT KECAMATAN SEKATAK KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

YUWIT
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAKSI Berdasarkan rumusan masalah yang hendak penulis akan teliti tersebut seperti yang telah diuraikan diatas, maka tujuan dari penelitian yang akan dilakukan yaitu untuk mengetahui dan mengkaji secara lebih mendalam mengenai fungsi ketua adat dalam menjaga adat pernikahan Suku Dayak Bulusu di Desa Pungit Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu suatu tipe penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran atau lukisan situasi secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai objek yang diteliti di mana hasil deskriptif dilanjutkan dengan penjelasan secara rinci dan mendetail. Informan dalam penelitian ini adalah orang-orang yang berkompeten memberikan informasi atau data yang akurat dan akuntabel berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Informan dalam penelitian ini adalah Ketua Adat dan Wakil Ketua Adat Desa Pungit, Ketua Rukun Tetangga satu dan tokoh masyarakat yang memahami penelitian tersebut. Berdasarkan hasil penelitian maupun dalam bahasan fokus masalah maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut, fungsi ketua adat dalam menjaga adat pernikahan suku Dayak Bulusu di Desa Pungit Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara telah baik, sanggup mentaati segala fungsinya dengan tanggung jawab sesuai peraturan adat tersebut dan sebagai kepala hakim untuk menjalan adat pernikahan. Adapun saran-saran yang penulis berikan adalah Ketua Adat Suku Dayak Bulusu di Desa Pungit Kecamatan Sekatak diharapkan selalu berperan aktif dalam mengontrol jalannya adat pernikahan untuk tidak terjadi kekeliruan saat jalannya proses pernikahan yang berlangsung.

ANALISIS KRAKTERISTIK BRIKET BERBAHAN CANGKANG KELAPA SAWIT DAN SEKAM PADI MENGGUNAKAN PEREKAT TAPIOKA

ANTONIUS PAULUS TUENG
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANTONIUS PAULUS TUENG RUING, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Kaltara, Analisis Krakteristik Briket Berbahan Cangkang Kelapa Sawit Dan Sekam Padi Menggunakan Perekat Tapioka. (dibawah Bimbingan Dosen Dady Sulaiman, M.Pd). Briket arang adalah arang yang diolah lebih lanjut menjadi bentuk briket (penampilan dan kemasan yang menarik) yang dapat digunakan untuk keperluan energi alterntif sehari-hari sebagai pengganti minyak tanah dan gas elpiji. Penelitian ini menggunakan 2 jenis baku dengan bahan perekat yaitu tepung tapioka. Perekat berfungsi untuk merekatkan partikel-partikel zat dalam bahan baku sekam padi dan cangkang kelapa sawit. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi pada briket cangkang kelapa sawit terhadap waktu bakar yang meliputi nilai kalor, kadar air, dan kadar abu. Metode penelitian yang dilakukan yaitu ekperimen dengan variabel sekam padi dan cangkang kelapa sawit dengan perlakuan komposisi (50:50, 60:40, 70:30, 30:70, 80:20)% dan perekat 80 gram perekat tapioka yang digunakan. Proses pengambilan data yaitu nilai kalor, lama penyalaan ,kadar air dan waktu bakar dilakukan 5 kali pengulangan, nilai kalor dan kadar abu. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan nilai kalor pada perlakuan komposisi, perlakuan 60:40 merupakan variasi briket terbaik. Hasil perlakuan dengan komposisi arang sekam padi dan arang cangkang kepala sawit (60:40)% menghasilkan nilai kalor sebesar 169.77 kal/gr dengan lama penyalaan 2.01 menit, memiliki kadar air dan kadar abu terendah yaitu kadar air 10% dan kadar abu yang dihasilkan 19. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan jenis perekat dan komposisi bahan pada briket mempengaruhi standar kualitas briket dan waktu bakar. Semakin rendah kadar air dan kadar abu maka waktu bakar akan semakin lama , semakin besar nilai kalor maka waktu bakar akan semakin lama. KATA KUNCI : Briket, sekam padi, cangkang kelapa sawit

Pengklasteran Pengunjung Perpustakaan Menggunakan Algoritma K-Means (Studi Kasus Perpustakaan Kabupaten Bulungan)

SENIWATI
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK SENI WATI. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Kaltara, 2020. Pengklasteran Pengunjung Perpustakaan Menggunakan Algoritma K-Means (Studi Kasus Perpustakaan Kabupaten Bulungan). Pembimbing : Ratna Dwi Christyanti. Perpustakaan adalah sebuah ruangan atau gedung yang berisi buku, bahan bacaan, studi ataupun rujukan yang dikelola oleh suatu lembaga dan digunakan sebagai sumber informasi. Banyaknya data yang tersimpan pada arsip perpustakaan sehingga semakin menumpuk menjadi suatu permasalahan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengelompokkan pegunjung perpustakaan berdasarkan kategori membaca buku, mengerjakan tugas, refresing atau internet gratis, penelitian dan kunjungan sekolah. Metode yang digunakan adalah metode k-means. Metode k-means mengelompokkan data yang ada ke dalam beberapa cluster, dimana data yang memiliki karakteristik yang sama berada dalam satu kelompok. Hasil pengklasteran perpustakaan menggunakan metode k-means yaitu pada cluster 1 dengan tingkat pengunjung tinggi berada pada kategori membaca buku dan mengerjakan tugas, cluster 2 dengan tingkat pengunjung sedang berada pada kategori refresing atau internet gratis dan cluster 3 dengan tingkat pengunjung rendah berada pada kategori kunjungan sekolah dan penelitian. Kata kunci : Metode k-means, Cluster.

IMPLEMENTASI ALGORITMA GREEDY DALAM MENYELESAIKAN KASUS KNAPSACK PROBLEM PT. JASA NUGRAHA EKAKURIR DIKABUPATEN BULUNGAN

LISA NATASKAYA
2020 · Thesis · Open Access

Knapsack Problem merupakan bagian dari Algoritma optimasi yang bertujuan untuk memaksimalkan atau menimalkan sebuah nilai. Knapsack sendiri merupakan masalah optimasi kombintorial untuk memilih barang yang harus dimasukan sampai batas maksimum dan mendapatkan nilai yang seoptimal mungkin. Berdasarkan hasil penelitian dalam skripsi menggunakan 3 konsep Algoritma Greedy yaitu konsep pertama Greedy by profit dimana diperoleh value/profit maksimum sebesar 583 dengan memasukan 10 barang dengan total berat barang sebanyak 25 kg. Konsep kedua yaitu Greedy by weight dimana diperoleh value/profit maksimum sebesar 553 dengan memasukan 10 barang dengan total berat 28 kg. Begitupun dengan konsep Greedy by density memiliki value/profit maksimum sebesar 582 dengan memasukan 13 barang dan dengan total berat barang sebanyak 23 kg. Dalam kasus ini konsep Greedy by profit memiliki value/profit yang lebih besar yang bisa dijadikan sebagai alternative dalam menyelesaikan kasus Knapsac problem.

analisis uji elektrik berbahan campuran buah mengkudu dan jeruk limau sebagai energi alternatif

JULISTINA WATI ANYE
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Julistinawaty, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Kalatara, Analisis Uji Elektrik Berbahan Campuran Buah Mengkudu Dan Jeruk Limau Sebagai Energi Alternatif ( Dibawah Bimbingan Dosen Siti Maria Ulva, M.Pd.) Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pembuatan uji elektrik berbahan campuran pasta buah mengkudu dan pasta buah jeruk limau dan berapa tegangan, arus, dan daya yang didapatkan untuk menghidupkan lampu LED 1,2 watt. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan menggunakan bahan buah mengkudu, dan buah jeruk limau, yang dihaluskan ,cairan pasta kedua bahan tersebut diukur menggunakan komposisi yang berbeda yaitu pasta buah mengkudu dan pasta jeruk limau 50:50 ml, pasta buah mengkudu dan jeruk limau 75:25 ml dan pasta jeruk limau dan pasta buah mengkudu 75:25 ml menggunakan gelas ukur dan di ukur tegangan dan arusnya menggunakan multimeter digital. Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa pasta buah mengkudu dan pasta buah jeruk limau dapat dijadikan salah satu energi alternatif yang cukup baik karena perpaduan antara pasta buah jeruk limau 75 ml dari jam ke-0 dengan tegangan 1,48 volt,arus (I) 0,9 mA,dan daya (P) 1,332 Mw, sampai dengan jam ke- 4 mendapat tegangan 1,19 Volt,arus 0,1 mA,dan daya 0,119 Mw. KATA KUNCI : Uji elektrik, buah mengkudu, buah jeruk limau

IMPLEMENTASI METODE FUZZY C-MEANS DALAM CLUSTERING WILAYAH RAWAN PENYAKIT STUNTING DI KABUPATEN BULUNGAN

MUHAMMAD AYYUB
2020 · Thesis · Open Access

Stunting adalah suatu masalah gizi kronis yang terjadi pada balita, yang ditandai dengan tinggi badan lebih pendek dibandingkan dengan tinggi badan anak seusianya. Kabupaten Bulungan menjadi satu dari 160 kabupaten kota di Indonesia yang diintervensi untuk fokus melakukan penurunan stunting. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cluster tingkat kerawanan stunting di Kabupaten Bulungan. Metode yang digunakan adalah Fuzzy C-Means (FCM). Hasil dari penetian ini adalah clustering tingkat kerawanan stunting menggunakan metode FCM yang terdiri dari 3 cluster, yaitu tingkat kerawanan Tinggi (Cluster 1) karena memiliki tingkat kecukupan posyandu (aktif) terendah, tingkat kerawanan Sedang (Cluster 2) karena memiliki tingkat kecukupan posyandu (aktif) sedang, dan tingkat kerawanan Rendah (Cluster 3) karena memiliki tingkat kecukupan posyandu (aktif) tertinggi.

ANALISA JARINGAN PERPIPAAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DESA LONG SAM MENGGUNAKAN EPANET 2.0

SRI WAHYUNI YAKUP
2020 · Thesis · Open Access

Desa Long Sam yang berada di Kecamatan Tanjung Palas Barat Provinsi Kalimantan Utara adalah salah satu Desa dengan potensi sumber air bersih yang ada. Namun Desa Long Sam adalah salah satu dari sekian banyak desa yang mengalami minimnya pelayanan untuk air bersih . Oleh sebab itu dibuatlah analisa jaringan pipa distribusi air bersih di Desa Long Sam dengan menggunakan metode EPANET 2.0. Dari hasil analisa penelitian yang telah dilakukan pada proyeksi pertumbuhan penduduk 10 tahun mendatang menggunakan metode Geometrik dan Aritmatik diketahui jumlah air bersih yang dibutuhkan pada tahun 2030 adalah sebesar 0,796 ltr/dtk. Sehingga dengan menggunakan EPANET 2.0 untuk menganalisa kebutuhan dasar pada tiap junction didapatkan base demand nya sebesar 0,705 ltr/dtk pada tahun 2020. Sehingga Output data yang dihasilkan dari hasil analisa jaringan perpipaan menggunakan metode EPANET 2.0 Pada jaringan pipa berwarna merah flow yang dihasilkan diatas >100 LPS,sedang pada pipa berwarna kuning flow yang dihasilkan >75 LPS, pipa berwarna hijau menghasilkan flow >50 LPS atau cukup,sedang untuk pipa berwarna biru muda flow yang dihasilkan >25 LPS atau Rendah,dan untuk pipa berwarna biru tua flow yang dihasilkan 25 LPS atau kurang. Pada penelitian in terdapat perbedaan flow yang dihasilkan pada tiap-tiap pipa dengan menggunakan metode EPANET 2.0 hal ini dikarenakan faktor kondisi lingkungan yang berbeda pada tiap-tiap pipa seperti Elevasi pada tiap junction, lenght pada pipa dan head serta pressure yang dihasilkan pada tiap node yang ada pada metode EPANET 2.0 .

ANALISIS CALIFORNIA BEARING RATIO (CBR) MENGGUNAKAN ALAT LIGHT WEIGHT DEFLOCTOMETER (LWD)

ASRI
2020 · Thesis · Open Access

Ruas Jalan Pembangunan Desa Gunung Sari merupakan Jalan Kabupaten yang berada di daerah Tanjung Selor, Kabuaten Bulungan. Jalan Gunung Sari termasuk dalam kategori jalan lama yang harus dilakukan perbaikkan pada suatu ruas jalan tertentu guna mempertahankan kondisi suatu ruas jalan agar selalu dalam kondisi prima, untuk melayani beban kendaraan yang melewati jalan tersebut. Dilihat dari kondisi di lapangan maka terjadi kerusakan struktur di setiap ruas jalan yang ada maka dari itu untuk memperbaikki kerusakan yang terjadi perlu di ketahui nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah. Berdasarkan latar belakang diatas rumusan masalah yang dapat diambil adalah sebagai berikut: Bagaimana hasil perbandingan nilai Evd Light Weight Deflectometer (LWD) dengan perhitungan manual Evd, bagaimana nilai California Bearing Ratio (CBR) yang di hasilkan dengan metode Light Weight Deflectometer (LWD). Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui perbandingan nilai Evd Light Weight Deflectometer (LWD) dengan perhitungan manual Evd, mengetahui nilai California Bearing Ratio (CBR) di ruas jalan Gunung Sari. Dari hasil Analisis dan pembahasan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Nilai EVD yang di dapat dari Alat LWD pada ruas Jalan Gunung Sari km12 pada Titik 1 STA 0+00 = 110,20MN/m² , Titik 2 STA 1+100 = 92,86MN/m² , Titik 3 STA 2+200 = 91,84MN/m² , Titik 4 STA 3+900 = 130,61MN/m². Sedangkan Nilai EVD yang di dapat dari perhitungan manual pada ruas Jalan Gunung Sari Km12 pada Titik 1 STA 0+00 = 110,19MN/m² , Titik 2 STA 1+100 = 92,99MN/m² , Titik 3 STA 2+200 = 92,03MN/m² , Titik 4 STA 3+900 = 130,57MN/m². 2. Nilai California Bearing Ratio (CBR) yang di hasilkan dengan metode Light Weight Deflectometer (LWD) pada Titik 1 STA 0+00 = 80%, Titik 2 STA 1+100 = 66%, Titik 3 STA 2+200 = 65%, Titik 4 STA 3+900 = 96%.

ANALISIS PENGARUH KEDISIPLINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN BULUNGAN

IRAWAN SYAMSIR
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK IRAWAN.SYAMSIR, Analisis pengaruh kedisiplinan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di kantor satuan polisi pamong praja di bawah bimbingan Rina Sri Wahyuni, SE.,M.Acc Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah disiplin dan motivasi berpengaruh terhadap kinerja. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota satuan polisi pamong praja, pengambilan sampel menggunakan teknik sensus. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 100 responden. Pengumpulan data berupa koesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 20 dan stuctural equation modeling (SEM). Hasil penelitian ini adalah, pertama, ditemukan bahwa terdapat hubungan antara disiplin berpengaruh tidak signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai-02 dengan nilai probability 0,986 variabel disiplin kerja lebih terlihat dari disiplin tanggung jawab dengan loading faktor 0,72 dan terdapat hubungan antara motivasi berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai 0.74 dengan nilai probability 0.412. variable motivasi kerja lebih terlihat dari kebutuhan fisiologis dengan loading factor 0,66. Serta variable kinerja lebih terlihat dari indicator kualitas dengan nilai loading factor sebesar 0.59. Berdasarkan dari hasil analisis SEM juga dapat disimpulkan bahwa, variabel Disiplin dan Motivasi mempengaruhi variasi data pada variabel kinerja pegawai sebesar 52%, selebihnya 48% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini misalnya kompetensi dan kompensasi

ANALISIS PERKERASAN LENTUR JALAN DENGAN METODE KOMPONEN SKBI 1987 DAN METODE AASHTO 1993

SALEHUDDIN
2020 · Thesis · Open Access

Ruas Jalan Pembangunan Desa Gunung Sari Km 12 merupakan Jalan Kabupaten yang berada di daerah Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Jalan Pembangunan Desa Gunung Sari Km 12 sudah dalam kondisi yang rusak maka harus dilakukan peningkatan. Tujuan penelitian untuk membandingkan lapisan perkerasan lentur jalan dengan Metode Komponen SKBI 1987 dan AASHTO 1993 pada jalan Pembangunan Desa Gunung Sari Km 12 Kecamatan Tanjung Selor STA 0+000 sampai STA 3+900. Metode yang digunakan untuk menganalisa data yaitu metode Komponen SKBI 1987 dan AASHTO 1993. Dari hasil analisis penelitian yang telah dilakukan pada umur rencana 10 tahun kedepan diketahui bahwa tebal lapis permukaan (surface course) dengan Metode Komponen SKBI 1987 lebih besar dibandingkan dengan metode AASHTO 1993 dengan menggunakan LASTON MS 744 kg untuk Lapisan Permukaan (surface course) sebesar 5 cm, lapisan pondasi atas (Base Course) menggunakan Batu Pecah (Kelas C) sebesar 20 cm dan untuk lapis pondasi bawah (SubBase Course) menggunakan Kepasiran sebesar 20 cm, sedangkan untuk metode AASHTO 1993 dengan menggunakan bahan lapis perkerasan yang sama dihasilkan tebal lapisan permukaan (surface course) sebesar 5 cm, lapis pondasi atas (Base Course) sebesar 4 cm, dan lapis pondasi bawah (SubBase Course) sebesar 16 cm. Pada penelitian ini menunjukan bahwa Lapisan Permukaan Atas dan Lapisan Permukaan Bawah dimana Metode Komponen SKBI 1987 lebih tebal dibandingkan dengan Metode AASHTO 1993, sedangkan untuk Lapisan Permukaan sama.

PENERAPAN METODE COMPOSITE PERFORMANCE INDEX (CPI) DALAM PEMILIHAN PNS TERBAIK BERBANTU GUI MATLAB (STUDI KASUS : RSUD DR.H.SOEMARNO SOSROATMODJO TANJUNG SELOR)

ANANDA RISQI
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Salah satu penggunaan dan pemanfaatan ilmu matematika adalah dibidang pemerintahan dan juga perusahaan. Didalam perusahaan maupun instansi, tim penilai sering merasa sulit dalam memilih sesuatu. Begitu pula bila seorang direktur atau kepala bagian pada sebuah instansi akan menentukan pegawai terbaik. Proses pengambilan keputusan untuk memilih pegawai terbaik harus berdasarkan kriteria-kriteria dan indikator ukuran terbaik. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk membantu tim penilai menentukan pegawai terbaik adalah metode Composite Performance Index (CPI). Metode CPI merupakan salah satu metode perhitungan berbasis indeks gabungan yang dapat digunakan untuk menentukan penilaian atau peringkat dari berbagai alternatif berdasarkan beberapa kriteria. Dari hasil pengolahan dan perhitungan keseluruhan data menggunakan metode CPI, diperoleh alternatif A111 memperoleh nilai tertinggi atau menempati peringkat pertama dengan nilai sebesar 28,3190, dan peringkat kedua diperoleh alternatif A62 dengan nilai sebesar 27,9056, sedangkan untuk peringkat ketiga diperoleh alternatif A102 dengan nilai sebesar 27,5740. Dari perhitungan menggunakan perhitungan manual maupun program, memiliki hasil keluaran nilai yang sama. Jadi, dapat diambil kesimpulan bahwa metode CPI ini adalah metode yang tepat untuk digunakan dalam menentukan pegawai terbaik.

ANALISIS DATA UNTUK MENGETAHUI DAYA YANG DIHASILKAN DARI BEBERAPA ANAK SUNGAI DI KABUPATEN BULUNGAN

PURNAMAWATI
2020 · Thesis · Open Access

PURNAMAWATI,Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Kaltara Analisis Data Untuk Mengetahui Daya Yang Dihasilkan Dari Beberapa Anak Sungai Dikabupaten Bulungan (dibawah bimbingan dosen Wibowo Romadhoni ST.MA.) PLTMH adalah pembangkit dengan memanfaatkan air sebagai tenaga untuk mengahasilkan listrik dengan skala kecil, efektif untuk memanfaatkan air untuk menghasilkan listrik baik skala kecil atau skala besar, pembangkit listrik tenaga air skala besar lebih dari 10MW sedangkan skala kecil kurang dari 10MW. Teknik analis data yang dilakukan pada penelitian ini adalah menggunakan metode manual dengan menggunkan rumus , melalui persamaan sebagai berikut: Menghitung kecepatan aliran air: Mengetahui debit air: Persamaan untuk menghitung debit air: Persamaan untuk menghitung daya : . Pada penelitian ini menggunakan empat rumus dengan mencari A menghitung keceptan aliran air,V mengetahui debit air, Q mencari persamaan untuk menghitung debit air, P persamaan utuk menghitung daya. yang digunakan sebagai dasar dari penelitian yang sudah di lakukan. Dari hasil yang didaptkan dapat disimpulkan dari dua puluh sungai yang sudah di hitung yang paling rendah Sungai 4 karang agung sp2 haya mempunyai daya 0,2 watt, dan yang mendaptkan perhitungan daya tertinggi sungai pimping 31,4 watt.Setelah dilakukan perhitungan dengan mencari nilai A (luas penampang air),V (kecepatan air), Q (debit air), P (daya teoritis yang dikeluarkan), di peroleh daya yang paling besar adalah sungai pimping sebesar 31,4 watt

Analisis Karakteristik berbagai Jenis Minyak Berbahan Tanaman Alami Menggunakan Falling Ball Method

RINA NINGDAYATI
2020 · Thesis · Open Access

Minyak sangatlah penting bagi manusia. Hal itu tidak terlepas dari penggunaan minyak baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan diakademis. Minyak berbahan tanaman alami dapat dimanfaatkan untuk menggoreng maupun untuk dijadikan sebagai obat. Sedangkan di bidang akademis minyak dapat dimanfaatkan sebagai bahan praktikum viskositas. Viskositas merupakan salah satu karakteristik dari minyak yang dapat diketahui dengan menggunakan falling ball method. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dari berbagai jenis minyak yang diolah sendiri. Minyak yang diolah sendiri dengan metode pamanasan ini berasal dari tanaman kelapa, kemiri, urang-aring dan jahe. Minyak yang dihasilkan memiliki karakteristik warna, randemen, massa jenis dan viskositas. Minyak kelapa, kemiri, urang-aring dan jahe memiliki warna yang dominan ke arah kuning kecuali minyak urang-aring yaitu hijau kecoklatan. Randemen dari minyak ini masing-masing 13%, 2%, 15% dan 11%. Nilai massa jenis dan Viskositas dari minyak Kelapa, kemiri urang-aring dan jahe masing masing (840 kg/m3 dan 2,1 poiso), (600 kg/m3 dan 0,7 poiso), (900 kg/m3 dan 1,2 poiso) dan (825 kg/m3 dan 2 poiso). Minyak yang paling baik viskositasnya dimiliki oleh minyak kelapa yaitu 2,1 poiso.

EVALUASI PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SEKOLAH DASAR NEGERI 004 TANJUNG PALAS

DEWI AYU PRATIWI
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program bantuan operasional sekolah (bos) di SD Negeri 004 Tanjung Palas, dengan menggunakan metode pendekatan penelitian bersifat deskriptif kualitatif yaitu peneliti berusaha menjelaskan gambaran nyata terkait evaluasi program bantuan operasional sekolah (bos) di SD Negeri 004 Tanjung Palas . Untuk mendapatkan data yang komprehensif, maka dilakukan ofservasi, dokumentasi dan wawancara secara mendalam kepada informan sebagai sumber data primer. Dokumen-dokumen dan litelatur sebagai sumber data sekunder dalam penelitian ini. Hasil penelitian dapat dideskripsikan bahwa penggunaan dana bantuan operasional sekolah di SD Negeri 004 Tanjung Palas tidak dapat keseluruhan dikategorikan baik dapat dilihat secara khusus dalam indicator kriteria evaluasi program yang digunakan yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas dan ketepatan. Dalam hal tersebut terdapat dua indicator yang belum dinilai optimal pelaksanaannya yaitu segi efektivitas karena sekolah tidak memprioritaskan kebutuhan siswa sedangkan lebih fokus pada peralatan penunjang sekolah dan dari segi pemerataan juga belum dapat dikatakan baik karena penyediaan kebutuhan belajar yaitu buku-buku pelajaran tidak dapat dirasakan oleh seluruh siswa dan harus melengkapi secara mandiri. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi Sekolah. Pelaporan penggunaan dana BOS di Sekolah Dasar Negeri 004 Tanjung Palas sudah berjalan dengan baik dan berdasarkan standar prosedur yang ditentukan, dan juga proses pengawasan dari penggunaan dana BOS di SD Negeri 004 Tanjung Palas sejauh ini dapat dikategori kan baik. Karena pengawasaannya menggunakan mekanisme yang berlaku dan mampu melibatkan banyak pihak sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. Kata Kunci : Evaluasi, Bantuan Operasional Sekolah

PERAN BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT DAN PROTOKOL DALAM KEGIATAN DOKUMENTASI PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA

ABDUL GAPUR
2020 · Thesis · Open Access

PERAN BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT DAN PROTOKOL DALAM KEGIATAN DOKUMENTASI PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Biro Hubungan Masyarakat Dan Protokol Dalam Kegiatan Dokumentasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Informan kunci ((key person) dalam penalitian ini adalah pimpinan kantor Biro Humas dan Protokol sedangkan informan pendukung terdiri dari pegawai yang terpilih secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada. Menurut jenis data yang digunakan dan tingkat eksplanasinya, maka penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sedangkan analisis data penelitian menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari tiga hal utama dalam menganalisis data, yaitu : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulam/verifikasi. Berdasarkan hasil analisis hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa kinerja pegawai pada kantor Biro Humas dan Protokol secara keseluruhan belum efektif yang disebabkan oleh minimnya kualitas dan kuantitas pegawai kantor Biro Humas dan Protokol . Kemudian mekanisme penilaian kinerja pegawai pada kantor Biro Humas dan Protokol menggunakan teori Richard and M. Streers (1980:192) sebagai indikator efektivitas kerja. Adapun upaya-upaya yang dilakukan pimpinan Biro Humas dan Protokol untuk meningkatkan kualitas kerja pegawai Biro Humas dan Protokol adalah dengan mengikutsertakan para pegawainya dalam program Bimbingan Tekhnis Kehumasan dan Keprotokolan yang diadakan oleh Pemerintah Daerah maupun pusat.Selanjutnya upaya-upaya yang dilakukan pimpinan Biro Humas dan Protokol untuk meningkatkan kinerja pegawainya antara lain yaitu dengan memotivasi serta menjadi mediator untuk para pegawainya. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi peran kerja pegawai Biro Humas dan Protokol yaitu : organisasi, lingkungan, pekerja, kebijakan dan praktek manajemen. Kata Kunci : Peran, Kinerja Pegawai, Biro Humas dan Protokol.

IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN KARTU INDONESIA SEHAT (STUDI KASUS PUSKESMAS TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN TAHUN 2019)

PUTRI AYU WULANDARI
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini berjudul ”Implementasi Program Jaminan Kartu Indonesia Sehat (Studi Kasus Puskesmas Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan Tahun 2019)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Implementasi Jaminan Kesehatan Kartu Indonesia Sehat Di Puskesmas Tanjung Palas. Adapun aspek dari penelitian yaitu pelayanan terhadap pengguna Kartu Indonesia Sehat dan faktor-faktor penghambat dari pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjung Palas. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, Pendekatan kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan orang-orang dan prilaku yang diamati. Pendekatan kualitatif memiliki karakteristik alami sebagai sumber data langsung, deskriptif, proses lebih dipentingkan daripada hasil. Informan dari penelitian ini berjumlah 17 orang, 3 orang masing-masing dari Dinas Kesehatan, BPJS, dan Puskesmas, sedangkan dari masyarakat sebanyak 14 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aspek pelayanan Kartu Indonesia Sehat (KIS) telah di implementasikan pihak BPJS, Dinas Kesehatan, dan Puskesmas Tanjung Palas. Sedangkan faktor yang menjadi penghambat yaitu faktor internal maupun eksternal terhadap pelayanan kesehatan dilingkup Puskesmas. Adapun jumlah peserta pengguna Kartu Indonesia Sehat yang sudah memperoleh layanan dipuskesmas sebanyak 50 orang.

PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM PEMBANGUNAN (STUDI DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN)

SITI AISYAH MELANTI
2020 · Thesis · Open Access

Adapaun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Pembangunan (Studi Di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan serta untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat dan pendukung dalam Kepemimpinan Kepala Desa dalam pelaksanaan pembangunan Desa Salimbatu. Secara umum jenis penelitian ini dapat dikelompokkan menurut, tujuan, pendekatan, tingkat eksplanasi, dan jenis data. Menurut tujuannya, penelitian ini termasuk jenis penelitian terapan yang bertujuan untuk mempergunakan pengetahuan ilmiah yang telah diketahui untuk memecahkan masalah-masalah kehidupan praktis. Kemudian menurut pendekatannya, penelitian ini termasuk jenis penelitian Policy Research yaitu suatu proses penelitian yang dilakukan pada, atau analisis terhadap masalah-masalah sosial yang mendasar, sehingga temuannya deapat direkomendasikan kepada pembuat keputusan untuk bertindak secara praktis dalam menyelesaikan masalah. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan pada bab sebelumnya, maka penulis dapat menyimpulkan hal-hal sebagai berikut : Pembangunan desa adalah sebagai upaya untuk peningkatan kualitas hidup dan kehidupan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa. Dalam rangka hal tersebut maka pemerintah desa harusn menyusun perencanaan Pembangunan Desa mendasarkan pada kebutuhan dan aspirasi masyarakat serta memanfaatkan seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki mendasarkan kewenangannya dengan mencacu pada perencanaan pembangunan Kabupaten/Kota.

UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK TERHADAP SARANA PRASARANA TERMINAL BANDAR UDARA DI BANDAR UDARA TANJUNG HARAPAN DI TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA TERHADAP SARANA PRASARANA TERMINAL BANDAR UDARA DI BANDAR UDARA TANJUNG HARAPAN DI TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA

MISNA SARI
2020 · Thesis · Open Access

UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK TERHADAP SARANA PRASARANA TERMINAL BANDAR UDARA DI BANDAR UDARA TANJUNG HARAPAN DI TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan publik di Bandar Udara Tanjung Harapan di Tanjung Selor dan faktor pendukung dan penghambat yang dapat mempengaruhi pelayanan publik di Bandar Udara Tanjung Harapan di Tanjung Selor. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan mendeskripsikan peristiwa maupun fenomena yang terjadi di lapangan dan menyajikan data secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta- fakta atau fenomena yang terjadi di lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan triangulasi sumber untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tiga komponen yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kualitas pelayanan publik di di Bandar Udara Tanjung Harapan di Tanjung Selor sudah diterapkan dimensi Tangibel, Realiability, Responsiviness, Assurance dan Emphaty beserta indikatornya. Namun ada beberapa indikator yang belum berjalan sesuai dengan keinginan masyarakat, antara lain ketidaknyamanan tempat pelayanan termasuk sarana dan prasarana yang belum lengkap, ahlinya petugas dalam proses pelayanan. Faktor penghambat pelaksanaan pelayanan publik di Bandar Udara Tanjung Harapan di Tanjung Selor adalah kurangnya sumber daya petugas dan masih kurangnya sarana prasarana. Sedangkan faktor pendukungnya adalah kedisiplinan, mengadakan rapat koordinasi atau semacam evaluasi setahun sekali yang di adakan di akhir tahun kemudian memberikan penanaman kesadaran melayani masyarakat dengan aman, nyaman dan selamat. Faktor pendukung lain adalah adanya fasilitas berupa alat bantu untuk memudahkan proses pelayanan. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan Publik, Sarana, Prasarana, Terminal Bandar Udara.