Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Penulis: ELVINA
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulungan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Selvina Yulianti, Pengaruh Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulungan. Mahasiswa Berkuliah di Universitas Kaltara dibawah bimbingan Bapak Dedik Wiryawan, S.T, M.M. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode Kuantitatif. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bulungan. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 35 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 23. Hasil penelitian ditemukan bahwa secara parsial Lingkungan Kerja berpengaruh postif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai, berdasarkan dari hasil Uji t nilai signifikan dapat dilihat 0,048 0,05 yang berarti lingkungan kerja berpengaruh secara parsial terhadap kinerja pegawai. Kemudian ditemukan bahwa secara parsial Semangat Kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Kinerja Pegawai, berdasarkan dengan hasil Uji t nilai signifikan dapat dilihat 0,209 > 0,05 yang berarti Semangat Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai Ketiga ditemukan bahwa Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Pegawai, berdasarkan hasil Uji F menunjukkan bahwa nilai F hitung sebesar 17.809 dengan signifikan 0,000 0,05, yang berarti Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Pegawai.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif Dengan Menggunakan Garam Dapur (NaCl)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanah ekspansif adalah tanah yang mempunyai potensi kembang susut yang tinggi apabila terjadi perubahan sistem kadar air tanah. Sehingga sering menyebabkan kerusakan pada bangunan, jalan raya, bendungan, tanggul dan lain-lain. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan dengan memanfaatkan garam dapur (NaCl) sebagai bahan stabilisasi yang ramah lingkungan dan bahan baku yang mudah diperoleh. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan stabilizer garam dapur (NaCl) dan masa peram terhadap perubahan sifat fisik dan teknis tanah ekspansif, lalu mengetahui besarnya prosentase campuran dan lama pemeraman yang optimum ditinjau dari pengujian perbaikan tanah ekspansif serta mengetahui besarnya prosentase perubahan sifat fisik dan teknis pada campuran dan masa peram optimum setelah distabilisasi. Dengan menggunakan metode pengujian tanah di laboratorium dengan komposisi campuran bahan stabilizer sebesar 20%, 30% dan 50% dengan masa peram 1 hari, 4 hari dan 7 hari. Dari penelitian ini, didapatkan hasil bahwa penambahan stabilizer garam dapur dapat meningkatkan sifat fisis dan teknis dengan campuran optimum 50% dan masa peram optimum 7 hari. Prosentase perubahan kadar air (w) turun 56,95%, berat jenis (Gs) naik 19,67%, berat volume tanah naik(γ) 24,19% batas cair (LL) turun 33,52%,batas plastis(PL) naik 92,97%, indeks plastis(PI) turun 96,88%, kohesi ( c ) naik 114,28%, sudut geser dalam (Ø) turun 40,90%, kuat tekan bebas(qu) naik 126,43%.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERANAN PEMUDA KARANG TARUNA DALAM KEGIATAN GOTONG ROYONG MASYARAKAT DI DESA SAJAU KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMU KABUPATEN BULUNGAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan peranan karang taruna dalam kegiatan gotong royong masyarakat di Desa Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi Karang Taruna dalam kegiatan gotong royong masyarakat di Desa Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian yaitu di desa Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Infomormen penelitian yaitu Ketua Karang Taruna Desa Sajau, Pengurus Karang Taruna, Anggota Karang Taruna Desa Sajau, Ketua Adat, Kepala Desa Sajau. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu Bentuk kegiatan gotong royong Karang Taruna di desa Sajau dalam acara kematian yaitu membantu menggali kubur, membuat petih jenzah mengangkat jenazah, dan menyediakan konsumsi. Bentuk kegiatan gotong royong dalam lingkungan masyarakat yaitu pembuatan jalan, membersihkan lingkungan desa, membuat rumah warga dan balai desa. Bentuk kegiatan gotong royong dalam pesta yaitu menyiapkan konsumsi, mempersiapkan fasilitas dan gedung. Kendala yang dihadapi Karang Taruna dalam kegiatan gotong royong secara intern karena kurangnya kekompakan kerja sama , keterbatasan dana, sarana dan prasarana. Kendala secara ektern berupa kurangnya kesadaran masyarakat desa akan fungsi organisasi Karang Taruna, kerja sama dengan pemerintahan desa kurang.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail