ANALISIS KINERJA LALU LINTAS TERHADAP POTENSI PENETAPAN LOKASI TERMINAL TIPE A TANJUNG SELOR
Provinsi Kalimantan Utara berupaya meningkatkan nilai ekonomi yang berdaya saing dengan mengurangi kesenjangan antar wilayahnya yang didukung oleh pengembangan infrastruktur dan peningkatan konektivitas. Guna mendukung hal tersebut khususnya konektivitas pada moda darat, maka perlu adanya fasilitas Terminal Tipe A di ibukota Provinsi Kalimantan Utara. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dimanakah lokasi di Tanjung Selor yang memiliki potensi sebagai lokasi Terminal Tipe A jika ditinjau berdasarkan kinerja lalu lintasnya. Pendekatan penelitian menggunakan metode pendekatan campuran kuantitatif, eksperimen, dan kualitatif, dengan 3 (tiga) alternatif lokasi yang secara berurutan yaitu Kawasan Kota Baru Mandiri, Pool DAMRI, dan jalur AKAP (Kilo dua) yang telah ditentukan berdasarkan pengumpulan data sekunder. Penelitian melibatkan data primer hasil survey pencacahan lalu lintas, survey inventarisasi jalan, dan survey kecepatan titik. Pengambilan sampel menggunakan teknik Krejcie dan Morgan (1970). Teknik analisis data menggunakan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997). Hasil penelitian ini menunjukkan nilai tingkat pelayanan jalan pada setiap alternatif lokasi, dimana lokasi ketiga memiliki nilai “B” sedangkan alternatif lokasi kesatu dan kedua memiliki nilai “A”, namun lokasi kedua menunjukkan kinerja lalu lintas yang lebih baik dengan kecepatan kendaraan rerata 67,71 Km/Jam.