Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Volume Lalu Lintas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KINERJA LALU LINTAS TERHADAP POTENSI PENETAPAN LOKASI TERMINAL TIPE A TANJUNG SELOR

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Provinsi Kalimantan Utara berupaya meningkatkan nilai ekonomi yang berdaya saing dengan mengurangi kesenjangan antar wilayahnya yang didukung oleh pengembangan infrastruktur dan peningkatan konektivitas. Guna mendukung hal tersebut khususnya konektivitas pada moda darat, maka perlu adanya fasilitas Terminal Tipe A di ibukota Provinsi Kalimantan Utara. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dimanakah lokasi di Tanjung Selor yang memiliki potensi sebagai lokasi Terminal Tipe A jika ditinjau berdasarkan kinerja lalu lintasnya. Pendekatan penelitian menggunakan metode pendekatan campuran kuantitatif, eksperimen, dan kualitatif, dengan 3 (tiga) alternatif lokasi yang secara berurutan yaitu Kawasan Kota Baru Mandiri, Pool DAMRI, dan jalur AKAP (Kilo dua) yang telah ditentukan berdasarkan pengumpulan data sekunder. Penelitian melibatkan data primer hasil survey pencacahan lalu lintas, survey inventarisasi jalan, dan survey kecepatan titik. Pengambilan sampel menggunakan teknik Krejcie dan Morgan (1970). Teknik analisis data menggunakan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997). Hasil penelitian ini menunjukkan nilai tingkat pelayanan jalan pada setiap alternatif lokasi, dimana lokasi ketiga memiliki nilai “B” sedangkan alternatif lokasi kesatu dan kedua memiliki nilai “A”, namun lokasi kedua menunjukkan kinerja lalu lintas yang lebih baik dengan kecepatan kendaraan rerata 67,71 Km/Jam.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISA PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP PENGGUNA RUAS JALAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SPBU KM 2 Jelarai Selor mulai beroperasi pada bulan Maret 2021. SPBU KM2 Jelarai Selor, berada pada Ruas Jalan Poros Bulungan Berau, Kecamatan Tanjung Selor. SPBU KM2 Jelarai Selor memiliki lokasi yang dekat dengan rumah warga, pertokoan, bengkel, Gereja, dan beberapa Perumahan Maka tentu kondisi ini membuat pertumbuhan dan perkembangan aktivitas di wilayah tersebut sangat pesat. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu dalam aspek transportasi karena meningkatnya jumlah pergerakan lalu lintas yang terjadi. Berdasarkan latar belakang, Adapun rumusan masalah sebagai berikut, Berapa besar nilai hambatan samping yang mempengaruhi nilai kapasitas jalan dan pengaruh hambatan samping terhadap kecepatan kendaraan. Tujuan Penelitian yaitu, untuk mengetahui seberapa besar nilai kapasitas jalan yang dipengaruhi hambatan samping dan untuk mengetahui kecepatan kendaraan yang dipengaruhi hambatan samping. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode MKJI 1997 untuk jalan Luar Kota. Berdasarkan hasil perhitungan maka didapatkan jumlah volume lalu lintas kendaraan dua arah pada jam tersibuk adalah 506,2 smp/jam. Nilai frekuensi hambatan samping sedang yaitu 218,8 untuk kedua sisi. Didapatkan hasil kecepatan arus bebas sebesar 66,93 km/jam. Nilai kapasitas pada ruas jalan Jelarai Selor, dengan hasil perhitungan yaitu 3182,609 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan kedua sisi yaitu sebesar 0,159. Berdasarkan hasil perhitungan kecepatan rata-rata didapatkan yaitu Arah Berau - Tanjung Selor 28 km/jam dan Arah Tanjung Selor - Berau 26 km/jam. Maka untuk tingkat pelayanan jalan Ahmad Yani, Jelarai Selor yaitu A. Pengemudi dapat memilih kecepatan yang diinginkan tanpa hambatan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KAPASITAS DAN TINGKAT PELAYANAN RUAS JALAN SEMANGKA KOTA TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN BERDASARKAN MANUAL KAPASITAS JALAN INDONESIA 1997

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jalan Semangka memiliki aktivitas yang cukup tinggi dari pagi hari hingga malam hari. Hal ini dikarenakan Jalan Semangka menghubungkan beberapa ruas Jalan lainnya di Kota Tanjung Selor. Pada Jalan Semangka juga terdapat beberapa fasilitas publik seperti sekolah dan tempat ibadah. Ruas Jalan Semangka juga terdapat pusat-pusat pertokoan, cafe dan rumah makan. Pada saat jam sekolah banyak bermunculan aktivitas pedagang kaki lima yang berjualan dibahu jalan serta parkir kendaraan di jalan baik penghantar atau penjemput anak sekolah. Hal ini dapat menimbulkan arus lalu lintas terganggu dan terjadi kemacetan dibeberapa titik dan akan berpengaruh terhadap kapasitas dan tingkat pelayanan pada ruas Jalan Semangka Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara detail kapasitas jalan dan tingkat pelayanan jalan, maka penulis menggunakan analisa dengan Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Metode yang digunakan yaitu dengan mengolah data sekunder (peta dan data penduduk) dan melakukan pengambilan data primer. Pengambilan data primer dilakukan selama 4 hari pada 2 hari kerja yaitu pada hari Senin dan Selasa serta 2 hari libur yaitu pada hari Sabtu dan Minggu di jam - jam sibuk seperti jam 07.00 - 09.00, 12.00 - 14.00, dan 16.00 - 18.00. Dari hasil survei didapatkan data geometrik jalan, data volume lalu lintas, dan data hambatan samping. Hasil dari penelitian ini didapatkan kapasitas pada ruas Jalan Semangka yaitu 1369.64 smp/jam dan kecepatan arus bebas yaitu 31.05 km/jam dengan tingkat pelayanan pada ruas Jalan Semangka yaitu kategori B dengan karakteristik arus stabil dengan volume lalu lintas sedang dan kecepatan mulai dibatasi oleh kondisi lalu lintas.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL EMPAT LENGAN (Studi Kasus : Jalan Jelarai Raya, Jalan Gereja, Jalan Bilung Lung Tanjung Selor)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Meningkatnya pertumbuhan jumlah penduduk, jumlah kepemilikan kendaraan pribadi serta sistem angkutan umum lainnya akan menciptakan permasalahan lalu lintas terutama pada persimpangan. Berdasarkan kondisi tersebut maka perlu dilakukan penelitian pada simpang tak bersinyal untuk mengetahui kinerja dari simpang tersebut pada kondisi ekisisting, agar nantinya simpang pada ruas Jalan Jelarai Raya, Jalan Gereja, Jalan Bilung Lung Tanjung Selor dapat melayani arus lalu lintas secara optimal, sehingga pengguna jalan yang melintas di persimpangan jalan merasa tetap aman. Penelitian dilakukan pada saat jam puncak pagi, siang dan sore hari kemudian dianalisis dengan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997). Dari hasil analisis diperoleh kondisi simpang tak bersinyal pada keadaan eksisting, dengan waktu sibuk pada simpang empat lengan Jalan Jelarai Raya, Jalan Gereja, Jalan Bilung Lung Tanjung Selor yaitu pada hari Senin 3 Februari 2020 jam puncak pagi 07.00-08.00 arus total (QTOT)= 1005,40 smp/jam. Hasil perhitungan didapat nilai kapasitas (C) maksimum yang diperoleh sebesar 2438,46 smp/jam tidak melebihi dari kapasitas dasar (CO) = 2900 smp/jam, maka kapasitas simpang masih keadaan baik. Derajat kejenuhan (DS) = 0,41 smp/jam, Jika nilai derajat kejeunhan (DS) 0.75 maka derajat kejenuhan pada persimpangan tersebut masih dalam kinerja baik. Dalam tingkat penilaian perilaku lalu lintas simpang tidak bersinyal nilai tundaan (D) = 8.10 det/smp masih stabil yaitu 15 det/jam. Peluang antrian , Qp % batas bawah = 7,89% dan Qp % batas atas = 19,30% 100% masih dalam kinerja baik. Dari hasil analisis dan perhitungan pada simpang tak bersinyal empat lengan jalan Jelarai Raya, jalan Gereja, jalan Bilung Lung Tanjung Selor kinerja persimpangan masih mampu melayani dengan baik

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS PERENCANAAN LAMPU LALU LINTAS (TRAFFIC LIGHT) PADA PERSIMPANGAN JALAN JERUK – JALAN SENGKAWIT TANJUNG SELOR DENGAN METODE WEBSTER

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan kota Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara ditandai dengan meningkatkan jumlah kendaraan beberapa tahun terakhir. Dengan adanya peningkatan terhadap jumlah kendaraan menyebabkan timbulnya konflikkonflik lalu lintas khususnya pada persimpangan jalan. Belum berfungsinya lampu lintas (traffic light) di persimpangan Jalan Jeruk-Jalan Sengkawit Tanjung Selor mengakibatkan terjadi ketidak teraturan arus lalu lintas pada persimpangan. Manajemen lalu lintas perlu diterapkan khususnya perencanaan pemasangan lampu lalu lintas menggunakan salah satu metode pengaturan lampu lalu lintas yaitu metode Webster demi keselamatan pengendara dan efisiensi waktu bagi pemakai jalan. Penelitian membatasi permasalahan dengan membahas kinerja simpangan Jalan Sengkawit, volume lalu lintas, arus jenuh, waktu siklus optimum, waktu hijau efektif, dan waktu hijau aktual. Perencanaan siklus waktu hijau efektif untuk 3 (tiga) mulut jalan adalah 110 detik dan waktu hijau aktual 98 detik dengan pembagian 3 (tiga) fase simpang yaiu arah Pasar Induk (Selatan) untuk waktu hijau efektif 34 detik dan waktu hijau aktual 33 detik. Rencana waktu hijau efektif arah Tugu Cinta Damai (Barat) yaitu 27 detik dan waktu hijau aktual 26 detik, waktu hijau efektif arah Jalan Jeruk (Utara) yaitu 40 detik dan waktu hijau aktual yaitu 39 detik. Sehingga pengaturan waktu lampu lalu lintas ( traffic Light ) dengan menggunakan metode webster dipersimpangan Jalan Jeruk – Jalan Sengkawit Tanjung Selor layak digunakan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail