ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman benih menggunakan pupuk hormon terhadap varietas mentimun. Rancangan Percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor 1: Varietas (L) terdiri dari L₁ = Mentimun Lokal, L₂ = Mentimun Jepang. Faktor 2: Perlakuan Pupuk Hormon terdiri dari J₀ = tanpa perlakuan (kontrol), J₁ = perendaman 5 menit, J₂ = perendaman 10 menit, J₃ = perendaman 15 menit, sehingga diperoleh 8 Interaksi Perlakuan. Parameter yang diamati antara lain panjang sulur (cm), jumlah daun (helai), lebar daun (cm), umur berbunga (hst), umur panen (hst), panjang buah (cm), diameter buah (cm), bobot buah (cm), jumlah buah per tanaman. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa perlakuan pupuk hormon berpengaruh nyata terhadap panjang sulur 7 hst, 14 hst, panjang buah, diameter buah dan jumlah buah pertanaman. Interaksi antara lama perendaman menggunakan pupuk hormon dan varietas mentimun tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter tanaman.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Irene Anggreani Lang Angit 201841046. Peranan Kelompok Tani terhadap Peningkatan Produksi Hasil Padi Sawah di Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan. Dibimbing oleh Dedik Wiryawan, ST.MM Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan kelompok tani dalam meningkatkan hasil produksi padi sawah di Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan dan mengetahui apa saja hambatan yang dihadapi kelompok tani terhadap peningkatan produksi padi sawah di Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai bulan April 2022 di Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan. Jumlah petani yang diambil secara acak sederhana (simple random sampling) sebagai responden sebanyak 18 orang. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara dengan responden menggunakan daftar pertanyaan serta data sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriktif dengan menggunakan sistem skoring yaitu memberikan skor pada setiap item pertanyaan yang digunakan untuk melihat peranan kelompok tani. Peranan kelompok tani terhadap peningkatan produksi tergolong sedang. Di mana dari kelima peranan kelompok 3 diantaranya tergolong rendah, 2 tergolong tergolong tinggi. Peranan yang dikategorikan rendah adalah peranan kelompok tani dalam penyediaan fasilitas dan sarana produksi, penerapan teknologi panca usahatani, kerjasama dengan lembaga pemerintah atau KUD. Sedangkan peranan yang dikategorikan tinggi yaitu peranan kelompok tani dalam penyebarluasan informasi, dan peranan kelompok tani dalam perencanaan kegiatan. Dan hambatan-hambatan yang di hadapi kelompok tani dalam peningkatan produksi padi yaitu kurangnya fasilitas dan sarana produksi, kurangnya penerapan teknologi panca usahatani serta kurangnya lembaga-lembaga/KUD . terhadap peningkatan produksi kelompok tani di Desa Mara Satu.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian adalah Menganalisis dan mengetahui pengaruh modal dan tenaga kerja serta luas lahan secara bersama-sama terhadap produksi Tambak Udang di Kabupaten Berau, Menganalisis dan mengetahui pengaruh modal dan tenaga kerja serta luas lahan secara parsial terhadap produksi Tambak Udang di Kabupaten Berau, Menganalisis dan mengetahui variabel manakah yang memberikan pengaruh dominan terhadap produksi Tambak Udang di Kabupaten Berau, serta Mengetahui dan menganalisis keuntungan maksimal pada usaha Tambak Udang di Kabupaten Berau. Penelitian ini menggunakan data primer yaitu menggunakan wawancara langsung ke responden. Dengan menggunakan perhitungan Fungsi Cobb Douglass. Hasil uji serempak menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel faktor produksi modal, tenaga kerja, dan luas lahan yang digunakan dalam produksi usaha tambak udang di Kabupaten Berau berpengaruh signifikan dan hasil uji parsial menunjukkan bahwa variabel modal, tenaga kerja dan biaya juga berpengaruh signifikan terhadap produksi usaha tambak udang di Kabupaten Berau. Variabel modal terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap variabel produksi usaha tambak udang di Kabupaten Berau. Variabel tenaga kerja terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap variabel produksi usaha tambak udang di Kabupaten Berau. Variabel luas lahan terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap variabel produksi usaha tambak udang di Kabupaten Berau.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ARIK AGUSTIAN PRIAUTAMA. Penerapan Single Exponential Smoothing dalam Peramalan Produksi Koran Kaltara (dibimbingan oleh St. Syahdan). Metode Single Exponential Smoothing adalah teknik peramalan rata-rata bergerak dengan pembobotan dimana data diberi bobot oleh sebuah fungsi exponential. Single Exponentia lSmoothing merupakan metode peramalan rata-rata bergerak dengan pembobotan canggih, namun masih mudah digunakan dimana dalam mtode ini sangat sedikit pencatatan data masa lalu (Fachrurrazi, 2015). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode Single Exponential Smoothing dalam meramalkan produksi koran kaltara. Adapun tujuan yang di harapkan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode Single Exponential Smoothing dalam meramalkan produksi koran kaltara. Perhitungan manual metode Single Eksponential Smoothing dalam meramalkan produksi koran kaltara dilakukan dengan memilih parameter α terbaik terlebih dahulu (α antara 0 sampai 1). Nilai α terbaik yang terpilih adalah 0,9 untuk selanjutnya digunakan dalam menghitung peramalan. Berdasarkan parameter tersebut diperoleh hasil peramalan pada periode selanjutnya (2 September 2019) 〖sebesar PE〗_28=663,614. Perhitungan yang dilakukan secara manual memberikan hasil peramalan yang sama dengan hasil perhitungan menggunakan software. Nilai MAPE yang diperoleh dari prediksi atau peramalan produksi koran kaltara dengan menggunakan Single Eksponential Smoothing adalah sebesar 1,517. Hal ini menunjukkan bahwa nilai MAPE berada pada kriteria 10% yang berararti nilai MAPE berada pada kriteria sangat baik sehingga dapat dikatakan bahwa metode Single Eksponential Smoothing memiliki tingkat akurasi yang sangat baik dalam mendapatkan nilai taksiran.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Buaya merupakan salah satu instalasi pengolahan air yang di miliki PDAM Kota Tanjung Selor yang melayani kebutuhan air bersih di Kota Tanjung Selor. Supaya IPA tetap dapat beroperasi secara optimal dalam mengelola air, maka diperlukan evaluasi terhadap IPA ini. Penelitian bertujuan untuk : Mengetahui parameter kualitas air baku dan air hasil produksi pada Instalasi Pengolahan Air Minum dan Membandingkan kualitas air baku dan air minum dengan baku mutu. Adapun penelitian ini menggunakan metode wawancara ke pihak PDAM Danum Benuanta, Observasi ke IPA Sungai Buaya dan kuesioner yang diberikan secara langsung kepada masyarakat pengguna air PDAM Danum Benuanta khususnya IPA Sungai Buaya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kinerja IPA Sungai Buaya saat ini dapat dikategorikan cukup baik. Salah satunya jika ditinjau dari kualitas air produksi yang dihasilkan instalasi Sungai Buaya ini yang umumnya sesuai standar yang ditetapkan Permenkes No. 492 Tahun 2010. Dari data uji kualitas air Lab. Kesehatan Daerah tahun 2021, hanya parameter Suhu dan Total Coliform yang tidak memenuhi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi padi sawah (Oryza sativa L) di Desa Sajau Hilir Kecamatan Tanjung Palas Timur
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
pemberian Zpt organik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max (L) Meril)
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Respon Pemberian ZPT Ekstrak Jagung dan Tomat terhadap Produksi Kedelai (Glycine MAX L)
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yunita, 2018 “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi di Kecamatan Tanjung Selor”. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. Pembimbing : Didi Adriansyah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen yaitu luas lahan (X 1), pupuk (X2), dan tenaga kerja (X 3) terhadap variabel dependen yaitu produksi padi (Y) di Kecamatan Tanjung Selor. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ekonometrika, dengan pendekatan statistik uji f dan uji t. Uji f dan uji t digunakan untuk mengetahui tingkat pengaruh semua variabel independen secara bersama- sama terhadap variabel dependen. Kemudian data tersebut diolah dan dianalisis menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel luas lahan (X 1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel produksi padi (Y). Berdasarkan uji t diperoleh hasil dengan nilai T hitung lebih besar dari T tabel sebesar (4,333 > 2,00247) dengan tingkat signifikansi 0,025 berarti bahwa setiap peningkatan atau penurunan luas lahan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan atau penurunan produksi padi di Kecamatan Tanjung Selor. Variabel pupuk (X 2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel produksi padi (Y). Berdasarkan uji t diperoleh hasil dengan nilai T hitung lebih besar dari T tabel sebesar (3,391 > 2,00247) dengan tingkat signifikansi 0,025 berarti bahwa setiap peningkatan atau penurunan jumlah pupuk berpengaruh signifikan terhadap peningkatan atau penurunan produksi padi di Kecamatan Tanjung Selor. Variabel tenaga kerja (X 3. berpengaruh negatif dan tidak signifikan, hal tersebut berarti tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi padi (Y). Berdasarkan uji t diperoleh hasil dengan nilai T hitung lebih kecil dari T tabel sebesar (-,575 2,00247) dengan tingkat signifikansi 0,025 berarti bahwa setiap peningkatan atau penurunan jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan atau penurunan produksi padi di Kecamatan Tanjung Selor. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa variabel luas lahan (X 1. dan variabel pupuk (X2) berpengaruh signifikan terhadap produksi padi (Y) di Kecamatan Tanjung Selor. Sedangkan variabel tenaga kerja (X 3) tidak
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai investasi dan tenaga kerja terhadap nilai produksi di Kabupaten Bulungan. Variabel independen yang digunakan antara lain nilai investasidan tenaga kerja. Sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah industri. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai Investasi dan data tenaaga kerja yang bekerja di Kabupaten Bulungan yang bersumber dari BPS, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bulungan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda, yaitu analisis yang digunakan untuk mencari pengaruh sekumpulan variabel independen terhadap suatu variabel dependen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai investasi dan tenaga kerja tidak mempengaruhi nilai produksi di Kabupaten Bulungan secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap penyerapan nilai produksi yang di hasilkan oleh Kabupaten Bulungan. Secara parsial, nilai investasi tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai produksi di Kabupaten Bulungan dan produktivitas tenaga kerja tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai produksi di Kabupaten Bulungan. Besarnya nilai investasi dan produktivitas tenaga kerja terhadap tenaga kerja di Kabupaten bulungan sebesar 32,2% sedangkan sisanya 67,8% diterangkan oleh faktor lain.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK SOFIAN YUSUF. Pengaruh Pemberian ZPT Air Kelapa dan Ekstrak Jagung Pada Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill). Dibawah bimbingan Ibu Tati Hariyati SP, MP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian ZPT air kelapa dan ekstrak jagung pada produksi tanaman tomat (Lycopersicum Esculentum Mill). Penelitian dilaksanakan di jalan kemayoran (belakang pasar induk) Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara dari Juli sampai dengan September 2017. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor perlakuan dan 4 ulangan. Faktor pertama adalah air kelapa yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa air kelapa(K0), air kelapa 50 ml (K1), air kelapa 100 ml (K2) dan air kelapa 150 ml (K3). Faktor kedua adalah ekstrak jagung yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa ekstrak jagung (J0), ekstrak jagung 50 ml (J1), ekstrak jagung 100 ml (J2), dan ekstrak jagung 150 ml (J3). Hasil data sidik ragam diperoleh bahwa pemberian air kelapa tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan umur panen, jumlah buah, berat buah, diameter buah dan tebal daging buah. Perlakuan ekstrak jagung juga tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan umur panen, jumlah buah, berat buah, diameter buah dan tebal daging buah. Interaksi pemberian air kelapa tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan umur panen, jumlah buah, berat buah, diameter buah dan tebal daging buah. Kata kunci : Air Kelapa, Ekstrak Jagung, Injeksi, Tanaman Tomat